Negeri Sakura

Wajah Brutal Scorpio Dirombak Jadi Motor Dua Alam

BeritaBintang – Scrambler memang terlahir sebagai motor yang tangguh. Sebab, kuda besi model ini mampu melahap segala medan jalan. Penggunaan ban dan knalpot yang tinggi alasan utamanya. Kini, gaya motor yang menjadi tren di Inggris pada 1920-an itu kembali populer di kalangan pencinta custom, tak terkecuali di Tanah Air.

Seperti halnya Andi, yang menyulap secara ‘brutal‘ Yamaha Scorpio lansiran 2008 menjadi bergaya Scrambler. Pria domisili Jakarta yang bekerja di bidang properti ini mengatakan, konsep Scrambler dipilih karena dianggap menarik. Terbilang brutal, karena dia nekat melucuti semua peranti bawaan pabrik dan diganti dengan part custom. Kata dia, yang tersisa hanya mesin dan sasis saja.

Ia mengatakan, untuk sasis bagian belakang juga sudah kena sapuan modifikasi. “Karena asli bawaan pabrik terlalu nungging, dan ini dibuat flat, dipotong 15 sentimeter belakangnya,” ujarnya kepada Agen Judi Online, Selasa 18 Oktober 2016.

Untuk mengentalkan kesan motor dua alam ini, Andy memilih mengganti shockbreaker depan dengan suspensi kepunyaan Yamaha Byson. Terbilang beralasan, karena dimensinya yang lebih besar. “Terus saya juga gunakan ban dual-purpose jadi kotak-kotak, biar jalan di tanah juga tak masalah,” tutur dia.

Sebagai ciri khas motor pabrikan Negeri Sakura, pria 32 tahun itu juga mengaplikasikan bendera Jepang pada bodi dan tangki. “Tapi ini bukan ide dari builder Jepang yang buat Scrambler begini, karena saya suka saja warna benderanya,” katanya.

Scorpio bergaya Scrambler.

Mantan Pembalap Terburuk F1 Menyamakan Dirinya dengan Lewis Hamilton Mantan pembalap Formula One (F1) terburuk di era 1995, Taki Inoue, kembali berkicau di akun media sosial Twitter miliknya. Dalam kesempatan ini, ia membandingan dirinya dengan pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton. Dalam sebuah foto yang diunggah pria berkebangsaan Jepang ini ke dalam akun Twitter miliknya, tampak Hamilton sedang berlibur dan menikmati olahraga jet air di sebuah pantai. Pembalap berkebangsaan Inggris tersebut terlihat melakukan lompatan di atas air. Tidak mau kalah dengan gaya yang dilakukan Hamilton, Taki lantas menyamakan gerakan dirinya saat tertabrak mobil medis dalam perlombaan F1 seri Grand Prix (GP) Hungaria musim 1995. Saat itu ia tengah berusaha memadamkan api yang membakar mesin mobilnya. “Lewis Hamilton melakukan lompatan di atas jet air, sedangkan Taki Inoue melompat di atas mobil medis,” kicau mantan pembalap asal Negeri Sakura yang sama sekali belum pernah naik podium tersebut, melansir dari akun Twitter resminya @takiinoue, Senin (6/6/2016).

BeritaBintang – Mantan pembalap Formula One (F1) terburuk di era 1995, Taki Inoue, kembali berkicau di akun media sosial Twitter miliknya. Dalam kesempatan ini, ia membandingan dirinya dengan pembalap Mercedes AMG Petronas, Lewis Hamilton.

Dalam sebuah foto yang diunggah pria berkebangsaan Jepang ini ke dalam akun Twitter miliknya, tampak Hamilton sedang berlibur dan menikmati olahraga jet air di sebuah pantai. Pembalap berkebangsaan Inggris tersebut terlihat melakukan lompatan di atas air.

Tidak mau kalah dengan gaya yang dilakukan Hamilton, Taki lantas menyamakan gerakan dirinya saat tertabrak mobil medis dalam perlombaan F1 seri Grand Prix (GP) Hungaria musim 1995. Saat itu ia tengah berusaha memadamkan api yang membakar mesin mobilnya.

“Lewis Hamilton melakukan lompatan di atas jet air, sedangkan Taki Inoue melompat di atas mobil medis,” kicau mantan pembalap asal Negeri Sakura yang sama sekali belum pernah naik podium tersebut, melansir dari Bintangbola.co, Senin (6/6/2016).

Sempat Frustasi, Siswa Ini Akhirnya Raih Beasiswa ke Jepang

BeritaBintang –Sebagian orang mungkin bermimpi mengenyam pendidikan di luar negeri. Mimpi yang sama juga dirasakan alumnus Sampoerna Academy Boarding School (SABS) Triska Syattwa Wisnu Wardana. Namun, impian ini nyaris kandas.

Wisnu, sapaan akrabnya, termotivasi untuk bersekolah di luar negeri setelah sekolahnya menampilkan alumni yang berhasil menempuh studi di berbagai perguruan tinggi asing. Tekad itu ditunjukkannya dengan mendaftar ke sejumlah kampus seperti di Kanada dan Inggris.

“Tapi saya terkendala biaya ketika mendaftar di beberapa kampus itu. Jadi sudah daftar dan wawancara, tapi masih belum sesuai dengan kondisi keuangan keluarga saya,” ungkapnya saat berbincang dengan Taruhan Bola Online, belum lama ini.

Sempat frustasi karena tidak mendapatkan kampus yang sesuai kondisinya, Wisnu kemudian menyadari satu hal. Selama ini, dia menggandrungi komik dan anime. Akhirnya, Wisnu pun membidik Jepang sebagai negara tujuan studi,

Karena dari jurusan IPA, Wisnu berniat mengambil jurusan teknik. Tapi ternyata kampus idamannya tidak memiliki jurusan yang diinginkan Wisnu. Akhirnya, setelah riset bersama guru BP, putra asli Lampung itu memilih ilmu sosial.

September mendatang, Wisnu pun akan memulai hari-hari sebagai mahasiswa di Asia Pasific University Ritsumeikan, Jepang. Asyiknya lagi, Wisnu akan mencicipi kuliah di Negeri Sakura gratis karena mendapat beasiswa.

“Awalnya orangtua enggak setuju di Jepang, karena di Indonesia sudah banyak kampus yang bagus. Tapi akhirnya ibu mencari tahu sendiri tentang sekolah di sana, jadinya diizinkan,” pungkasnya.

Tertantang Berkendara Lewat Jembatan Unik di Jepang Ini?

BeritaBintang – Sekilas ketika mendengar kata jembatan memang terkesan biasa. Namun, hal tersebut tidak berlaku pada jembatan unik yang berada di Negeri Sakura.

Jembatan Eshima Ohashi yang Kota Matsue di Prefektur Shimane dan Kota Sakaiminato di Prefektur Tottori, di Jepang, memiliki bingkai kaku terbesar di Jepang dan terbesar ketiga di dunia.

Betapa tingginya jembatan tersebut. Terang saja, jembatan yang memiliki panjang total 1.7 Kilometer tersebut memiliki jalanan yang naik dan turun sepanjang 1.44 Kilometer dengan lebar 11.3 meter.

Menurut data yang dikutip dari laman AmusingPlanet tersebut, Sabtu (14/3/2015), pantas apabila jembatan tersebut terlihat memiliki undakan yang begitu tinggi bukan?

Nama jembatan ini sebenarnya tidak terlalu meledak hingga sebuah iklan dari Perusahaan aihatsu Motor Co.’s Tanto minivan. Iklan tersebut memberikan kesan bahwa jembatan tersebut memiliki kemiringan yang luar biasa. Beberapa media pun memberikan kesan bahwa Anda bisa merasakan sensasi menaikki roller coaster.

Namun, sebenarnya jembatan unik ini memilik tingkat kemiringan yang nyaman dan aman sekitar 6.1 persen di sisi Prefektur Shimane dan 5.1 persen di Prefektur Tottori. Lantas, mau mencoba menguji kehebatan kendaraan Anda dengan melintasi jembatan Eshima Ohashi?