Negeri Jiran

Kepolisian Malaysia Selidiki Kelompok ‘Imam Mahdi’

BeritaBintang –  Kepolisian Perak, Malaysia, tengah menyelidiki kelompok yang mengklaim sebagai Imam Mahdi. Kelompok tersebut dilaporkan mulai menyebarkan pahamnya di Negeri Jiran.

Kepala Kepolisian Perak, Datuk Seri Abd Rahim Hanafi, menuturkan saat ini polisi yang bekerja sama dengan Jabatan Agama Islam Perak (JAIPk) terus mengawasi pergerakan kelompok ini.

“Polisi bekerja sama dengan JAIPk untuk memastikan klaim dari Menteri Besar Datuk Seri Dr Zambry Abd Kadir (terkait kelompok sesat),” ujar Hanafi, sebagaimana dikutip dari BintangBola.Co , Sabtu (23/7/2016).

Dilaporkan, kelompok yang ia maksud adalah yang dipimpin pria mengaku sebagai Imam Mahdi dan diduga sedang membangun kelompok militan dengan nama Tentara Mahdi.

Media di Malaysia mewartakan kelompok tersebut saat ini sedang menjalankan aksinya untuk merayu warga Negeri Jiran agar bergabung dengan kelompok itu yang diklaim didukung oleh seorang ulama.

Dikabarkan, kelompok tersebut mengklaim sudah memiliki senjata untuk perang dan siap membaiat diri kepada sang Imam Mahdi yang berada di Makkah, Arab Saudi.

Incar Wisatawan Muslim Dunia, Sabang Galakkan Wisata Halal

BeritaBintang –Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), mengharapkan, kepada pengusaha industri pariwisata agar menggalakkan menjual paket wisata halal di Sabang, untuk meningkatkan kunjungan ke pulau paling ujung barat Indonesia itu.

Pengurus Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Sabang, Mujiburizal di Sabang, Minggu (17/4/2016) mengatakan, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan muslim di seluruh dunia, maka paket wisata halal harus gencar dipromosikan.

“Jika rumah makan maupun restoran mengantungi sertifikat halal, dapat dipastikan kunjungan wisatawan dari Negeri Jiran maupun muslim lainnya akan meningkat. Banyak lokasi wisata sudah menjual paket pariwisata halal,” katanya mengitp Antara.

Menurutnya, seperti dikutip dari Indowins, Aceh dan Sabang merupakan satu-satunya provinsi yang memberlakukan Syariat Islam di Indonesia, sehingga pemerintah daerah bersama pelaku usaha arus pro aktif mempromosikan paket tour wisata halal tersebut.

“Ada ribuan wisatawan Malaysia setiap tahun berkunjung ke Aceh, dan pasarnya mereka adalah wisata halal, spriritual dan religi. Pemerintah Sabang dan pelaka usaha wisata harus mampu menarik perhatian mereka, solusinya tetap wisata halal,” imbuhnya.

Kemudian, Pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HMP) Kota Sabang, Irwan menambahkan, Pulau Weh tidak hanya kaya dengan potensi bahari, namun banyak objek wisata heritage yang belum terpublikasi dengan maksimal.

“Sabang ini kota wisata yang sempurna, banyak objek wisata yang kita miliki nilai jual sangat tinggi. Bangunan-bangunan kuno peninggalan Belanda mudah kita dapatkan, selain itu benteng-benteng Jepang berjejer di sepanjang pantai menambah daya tarik tersendiri untuk dikunjungi,” tuturnya.

Dicurigai Rencanakan Serangan, Malaysia Tangkap Tujuh Militan ISIS

BeritaBintang –    Kepala Polis di Raja Malaysia Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar mengonfirmasi jajarannya berhasil menangkap tujuh orang anggota militan ISIS. Penangkapan dilakukan dalam rangka operasi besar-besaran selama tiga hari yang dimulai sejak Jumat 22 Januari 2016 di seluruh Malaysia.

Operasi dilancarkan di empat negara bagian dalam persiapan menghadapi Konferensi Internasional Deradikalisasi dan Pencegahan Kekerasan Ekstremis yang diadakan pada Senin 25 Januari di mana Malaysia menjadi tuan rumah.

Polisi mengatakan tujuh orang tersebut mendapat perintah langsung dari salah anggota ISIS di Suriah termasuk Bahrun Naim yang menjadi otak serangan bom di kawasan Sarinah, Jakarta pada Kamis 14 Januari.

“Seluruh tersangka merupakan anggota jaringan yang sama dengan mereka yang bertanggung jawab merencanakan teror di lokasi-lokasi strategis di seluruh Malaysia,” ujar Khalid, dilansir Reuters, Minggu (24/1/2016).

Khalid juga menuturkan tujuh anggota militan itu juga mendapatkan perintah dari Muhammad Wanndy Mohamed Jedi yang diketahui bertugas merekrut anggota ISIS asal Malaysia. Penangkapan kali ini menyusul operasi serupa pada 15 Januari usai Negeri Jiran mengumumkan status waspada pasca-bom Sarinah. Seorang terduga ISIS juga ditangkap dalam operasi pekan lalu.

Salah satu dari tujuh orang yang ditangkap bertugas untuk mengumpulkan dan mengalirkan dana kepada warga Malaysia yang akan bergabung dengan ISIS di Suriah. Dana tersebut juga digunakan untuk mendanai serangan teror yang akan dilakukan di Malaysia.

Semua yang ditangkap merupakan pria warga Malaysia dengan rentang usia sekira 26-50 tahun. Polisi berhasil menyita peluru, buku mengenai jihad, bendera ISIS, dan rekaman video propaganda.

KAA Usai, Jokowi Bertolak ke Kuala Lumpur

BeritaBintang Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menggelar pertemuan tingkat internasional. Usai melakukannya dalam Konforensi Asia Afrika (KAA) ke-60, Jokowi kini berencana bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurut Biro Pers Istana Kepresidenan, Jokowi akan bertolak ke Kuala Lumpur pukul 14:00 WIB hari ini. Ia akan diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

“Lepas landas menuju Kuala Lumpur, Malaysia dalam rangka kunjungan kerja,” demikian keterangan tertulis Biro Pers Istana Kepresidenan, Minggu (26/4/2015). Tidak ada penjelasan rinci mengenai kegiatan Jokowi selama di Negeri Jiran. Bahkan tidak ada keterangan dengan siapa ia akan bertemu di sana.

Rencananya Jokowi akan didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi. Merujuk pada kunjungan ke luar negeri sebelumnya, biasanya selain didampingin Iriana Jokowi, Presiden juga ditemani sejumlah menteri.