NBC

Obama Sering Telepon Trump, Berikan Bimbingan

BeritaBintang – Mantan manajer kampanye Donald Trump, Kellyanne Conway, memaparkan bahwa presiden terpilih Amerika Serikat itu kerap berbincang dengan presiden petahana, Barack Obama, beberapa kali setelah pemilu presiden berakhir.

Media AS menyebut perbincangan kedua tokoh ini merupakan upaya Obama untuk memberikan bimbingan kepada konglomerat asal AS yang belum memiliki pengalaman di bidang politik itu.

Dalam program Meet the Press yang disiarkan stasiun televisi AS, NBC, pada Selasa (29/11) lalu, Conway mengungkapkan bahwa perbincangan teranyar antara Trump dan Obama terjadi pada akhir pekan, selama 45 menit.

Conway memaparkan bahwa Obama dan taipan real-estate itu “secara rutin membicarakan sejumlah isu,” termasuk pertanyaan Obama soal kebijakan yang akan diterapkan Trump kepada Kuba usai kematian pemimpin revolusi negara itu, Fidel Castro.

Dilansir dari Bandar Bola Terbaik, Conway menyatakan bahwa Trump saat ini belum menetapkan kebijakan yang akan diluncurkannya terhadap Kuba setelah ia menjabat di Gedung Putih pada Januari mendatang. Conway mamaparkan Trump hingga kini masih terus berkonsultasi dengan sejumlah penasihatnya dan berbagai tokoh lainnya, termasuk Obama, terkait hubungan AS dengan Kuba.

AS dan Kuba sepakat menghentikan permusuhan yang telah berlangsung selama lebih dari lima dekade. Kedua negara mulai menormalisasi hubungan, salah satunya dengan membangun kantor kedutaan besar di masing-masing negara dan membuka kembali rute pesawat komersil antara kedua negara.

Dalam berbagai kampanyenya, Trump sendiri berjanji akan meninjau kembali setiap negosiasi perdagangan dengan Kuba yang mulai marak sejak hubungan kedua negara membaik.

Meski Trump dan Obama kerap saling serang selama pemilu, keduanya sepakat untuk bertemu dan berbincang di Gedung Putih, hanya dua hari setelah Trump dinyatakan memenangi pemilu presiden pada awal November lalu.

Media AS, The Wall Street Journal melaporkan bahwa Obama “berencana untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan penggantinya, daripada yang biasanya dilakukan presiden AS,Linkalternatif.info” karena Trump jelas “membutuhkan bimbingan lebih.”

Dalam wawancaranya dengan NBC, Conway juga menyatakan, “Negara ini tidak terbiasa dipimpin oleh pebisnis sukses. Jadi ini akan berbeda.” (

Jumlah Penonton Debat Clinton-Trump Pecahkan Rekor

BeritaBintang – Debat calon presiden Amerika Serikat pada Senin malam lalu memecahkan rekor jumlah penonton untuk acara serupa sebelumnya.

Menurut data Nielsen yang dikutip Agen Judi Terpercaya, Rabu (28/9), ada 84 juta penonton debat antara Hillary Clinton dan Donald Trump di TV rumah mereka. Debat itu ditayangkan secara langsung oleh 13 siaran televisi.

Jutaan lainnya menonton debat melalui internet. Perhitungan Nielsen tidak termasuk mereka yang menonton debat di bar, restoran atau kantor. Penonton dari saluran kabel C-SPAN juga tidak dihitung. Artinya, jumlah sebenarnya bisa lebih banyak lagi.

penonton ini terbesar dalam sejarah debat presiden di AS. Sebelumnya angka terbesar, yaitu 80,6 juta penonton, tercatat dalam debat satu-satunya antara Jimmy Carter dan Ronald Reagan pada 1980.

Sementara debat pemilu sebelumnya antara Barack Obama dan Mitt Romney pada 2012 hanya menjaring 67 juta penonton.
Berita Bintang

Bagi stasiun televisi, hal ini merupakan berkah tersendiri. NBC menjaring paling banyak penonton dengan 18 juta penonton, terutama karena moderator debat, yaitu Lester Holt, adalah pembawa acara di NBC.

Stasiun yang menampilkan live lainnya yaitu ABC mendapat 13,5 juta penonton, CBS menarik 12,1 juta penonton, Fox News menjaring 11,4 penonton dan CNN 9,9 juta penonton.

Debat itu juga ditayangkan langsung di stasiun televisi berbahasa Spanyol seperti Univision dengan 2,5 juta penonton dan Telemundo 1,8 juta penonton.

Data Nielsen menunjukkan bahwa penonton tetap bertahan di depan layar kaca hingga debat usai. Padahal spekulasi sebelumnya, akan ada penurunan jumlah penonton setelah 30 menit pertama dari 98 menit acara berlangsung.

Debat tersebut juga yang paling banyak dibicarakan di Linkalternatif.info. Selain itu, debat tersebut juga yang paling banyak ditonton di internet, terutama di Youtube dengan 2,5 juta penonton.

Selama berbulan-bulan pertemuan dilakukan antar stasiun televisi untuk menyelenggarakan debat tersebut.

Trump memang merupakan magnet rating bagi acara tersebut. Namun Clinton yang paling diuntungkan dengan jumlah penonton yang banyak, terutama setelah berbagai media menyatakan dia memenangi debat ronde pertama itu.

Pada Oktober, akan ada dua lagi debat capres AS, ditambah satu debat calon wakil presiden; Mike Pence dan Tim Kaine.

Ini Kegiatan Rio Haryanto di Luar Lintasan

BeritaBintang –   Setelah menghadapi hari yang berat saat mengendarai jet daratnya di uji coba pramusim kedua, pembalap kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto menyibukkan diri di luar lintasan.  Rio melakukan sesi pemotretan dan wawancara untuk ajang promosi Formula One (F1) musim 2016.

Lewat akun media sosial Manor Racing Team, memberikan gambaran kegiatan pembalap asal Surakarta tersebut. Bahkan Rio terlihat sedang bergaya di depan kamera.

Diketahui salah satu stasiun televisi yang mewawancarai Rio adalah stasiun televisi asal Amerika Serikat, NBC yang memegang hak siar lomba Formula One. Lantas, seluruh pembalap wajib melakukan beberapa sesi yang disiapkan oleh pihak penyiar tersebut.

Sekedar informasi, setiap tim di Formula One diberi pilihan untuk melakukan ajang promosi dengan pembuatan video pada hari kedua atau ketiga uji coba.  Kegiatan tersebut berlangsung di sirkuit de Catalunya, bahkan untuk di sirkuit kecepatan mereka dibatasi 100km/jam.

Goyang Terlalu Seksi, Jennifer Lopez Terancam 2 Tahun Penjara

BeritaBintang – Sudah berumur 45 tahun, pelantun lagu On The Floor, Jennifer Lopez, masih terlihat memesona. Namun, ada beberapa orang yang menilai kalau goyangan badan Lopez tidak terlalu mengesankan.

Diberitakan oleh Agen Bola SBOBET pada Sabtu (6/6), Lopez mendapat gugatan setelah tampil dalam sebuah konser di Maroko.

Gugatan yang dilayangkan oleh sebuah kelompok pendidikan di Afrika Utara tersebut berisi protes kalau Lopez dianggap telah melanggar aturan karena mencederai kehormatan wanita Maroko akibat bergoyang terlalu seksi.

Penampilan Lopez dalam konser disiarkan secara langsung oleh sebuah stasiun televisi Maroko pada Jumat (29/5). Dilihat dari beberapa foto-foto yang tersiar, Lopez tampak memakai kostum dan melakukan gerakan tari yang menonjolkan bagian bokong.

Tidak hanya Lopez yang digugat. Pihak penyelenggara konser pun masuk dalam daftar gugatan yang mengancam mereka dengan hukuman dua tahun penjara.

Meski pemerintah Maroko bukan pihak yang melayangkan gugatan, namun Menteri Komunikasi Maroko mengaku sangat keberatan dengan penampilan seksi Lopez di televisi.

“Apa yang ditayangkan di televisi tidak bisa diterima dan telah melanggar aturan penyiaran,” kata sang menteri, Mustapha Khalfi, dalam cuitan di akun Twitter-nya pada Jumat.

Dalam konser tersebut, tidak hanya Lopez yang tampil. Musisi dunia seperti Pharrell, Marron 5, Sting, Usher dan Akon, juga tampil dalam konser musik yang diselenggarakan selama 10 hari ini.

Sebanyak 160 ribu orang mendatangi konser yang diadakan di pusat kota, Rabat.

Gugatan dari Maroko nyatanya tidak terlalu berpengaruh kepada Lopez, yang kini sedang bersiap tampil dalam serial televisi, Shades Of Blue.
Dalam tayangan tersebut, Lopez berperan sebagai detektif Harlee Santos yang harus memecahkan sebuah kasus rumit.

Shades Of Blue akan disiarkan oleh stasiun NBC pada 2016 dan belum memiliki jadwal tayang resmi. Tidak hanya serial televisi, Lopez juga akan kembali berakting sebagai di film layar lebar dalam film Lila and Eve. Film tersebut menceritakan tentang pembunuhan dan akan tayang pada 17 Juli.