NBA

RESMI! Chicago Bulls Datangkan Quincy Pondexter dari New Orleans Pelicans

BeritaBintangRESMI! Chicago Bulls Datangkan Quincy Pondexter dari New Orleans Pelicans

Jelang bergulirnya NBA 2017-2018, Chicago Bulls resmi mendatangkan pebasket 29 tahun, Quincy Pondexter dari New Orleans Pelicans. Pondexter sendiri fasih bermain sebagai small forward dan juga shooting guard.

Sebagaimana dilansir laman resmi Poker Online, selain mendapatkan Pondexter, tim berlambang Banteng itu juga memperoleh hak memilih di putaran kedua NBA Draft 2018 milik Pelicans serta uang tunai. Sementara di sisi lain, Pelicans mendapatkan hak draft untuk Ater Majok.

[ Baca Juga – Sempat Lakukan Pendekatan Ilegal pada Paul George, LA Lakers Disanksi NBA ]

Sebagai informasi, Majok di pilih oleh Los Angeles Lakers pada NBA Draft 2011 pada urutan 58. Meski demikian, sang forward/center itu memang belum pernah merasakan berkarier di NBA hingga saat ini. Karier basketnya lebih banyak dihabiskan di Asia dan Eropa.

Kembali ke Pondexter, pemain bertinggi 2 meter itu tentu harus bersaing dengan nama-nama macam Cameron Payne, Jerian Grant dan Kris Dunn untuk menjadi starter.

Pondexter sendiri udah tiga musim bermain di NBA. Selain Pelicans, ia juga pernah memperkuat Memphis Grizzlies.

Kyrie Irving Resmi Gabung Celtics, Jayson Tatum Excited

BeritaBintangKyrie Irving Resmi Gabung Celtics, Jayson Tatum Excited

Jelang bergulirnya NBA 2017-2018, Boston Celtics telah resmi mendapatkan bintang Cleveland Cavaliers, Kyrie Irving. Hal ini terjadi setelah Cavaliers dan Boston Celtics melakukan blockbuster trade. Irving dipastikan menuju Celtics, sementara itu andalan Celtics, Isaiah Thomas bakal berbaju Cavs di NBA 2017-2018.

Pemain anyar Celtics lainnya, yakni Jayson Tatum yang merupakan draft pilihan ketiga di NBA Draft 2017, pun mengaku senang Celtics merekrut Irving. Forward berusia 19 tahun itu excited bakal menjadi rekan setim Irving. Tatum juga percaya kehadiran Irving akan membantu para pemain muda Celtics.

“Saya yakin ini akan menjadi sangat menyenangkan. Irving merupakan pemain yang luar biasa dan salah satu bintang di NBA,” buka Tatum mengutip laman resmi Poker Online.

[ Baca Juga – Keren! San Antonio Spurs Lolos ke Final Wilayah Barat NBA 2016-2017 ]

“Saya sangat antusias bakal menjadi rekan setimnya. Saya yakin betul kalau ia akan membantu para pemain muda Celtics berkembang di musim ini,” urainya.

Tatum sendiri telah memperlihatkan performa bagus selama Liga Musim Panas NBA. Kehadiran Tatum dan Irving pun dipercaya bakal semakin meningkatkan optimisme para penggemar Boston Celtics untuk menatap musim anyar.

Carmelo Anthony Berlabuh di Portland Trail Blazers?

BeritaBintangCarmelo Anthony Berlabuh di Portland Trail Blazers?

Forward berpengalaman NBA, Carmelo Anthony, diyakini bakal merapat ke Portland Trail Blazers jelang bergulirnya NBA 2017-2018. Ini merupakan keyakinan dari wartawan senior ESPN, Adrian Wojnarowski.

Anthony sendiri saat ini masih tercatat sebagai pemain New York Knicks. Namun, kabar yang menyebutkan pebasket 33 tahun itu akan segera cabut dari Madison Square Garden santer terdengar belakangan ini.

[ Baca Juga – Eks Pelatih Cavaliers Ingin Segera Kembali Melatih di NBA ]

“Portland merupakan tim yang menarik karena CJ McCollum dan Damian Lillard ada di sana dan ini tentunya sangat berarti untuk Anthony,” kata Wojnarowski yang dilansir laman resmi Poker Online.

“Jika Portland berhasil mendapatkan Anthony, tentunya tak akan terjadi trade. Anthony sudah sangat ingin bergabung dengan Portland,” klaimnya.

Sebagai informasi, Anthony memang memiliki klausul no trade dalam kontraknya yang membuatnya bebas pergi ke klub manapun yang diinginkan.

Selain Ramon Sessions, Knicks Juga Resmi Gaet Michael Beasley Jelang NBA 2017-2018

BeritaBintangSelain Ramon Sessions, Knicks Juga Resmi Gaet Michael Beasley Jelang NBA 2017-2018

New York Knicks terus memperkuat skuadnya jelang bergulirnya NBA 2017-2018. Setelah sukses mendatangkan Ramon Sessions dan mempertahankan Ron Baker, Knicks juga berhasil menggaet Michael Beasley. Hal ini dikonfimasi Knicks di laman resmi mereka.

Beasley, forward berusia 28 tahun, memang sudah malang melintang di NBA. Ia pernah memperkuat tim-tim macam Miami Heat, Minnesota Timberwolves, Phoenix Suns, Miami Heat, Houston Rockets, dan terakhir di musim lalu ia memperkuat Milwaukee Bucks. Beasley juga pernah bermain di Liga China.

[ Baca Juga – RESMI! New York Knicks Dapatkan Ramon Sessions ]

Knicks sendiri tak mengumumkan detail kontrak Beasley di laman resmi mereka. Namun, New York Times mengklaim kalau pebasket eksentrik ini dikontrak untuk durasi semusim saja.

Beasley sendiri diyakini akan menjadi pengganti Carmelo Anthony yang akan di-trade Knicks. Sebagaimana diketahui, Anthony sedang diperebutkan dua klub NBA, Cleveland Cavaliers dan Houston Rockets.

Musim lalu bersama Bucks, Beasley tampil lumayan impresif dengan rata-rata membuat 9,4 poin, dan 3,4 rebound dalam 56 laga, yang enam diantaranya sebagai Poker Online.

RESMI! New York Knicks Dapatkan Ramon Sessions

BeritaBintangRESMI! New York Knicks Dapatkan Ramon Sessions

New York Knicks resmi mendapatkan guard berpengalaman, Ramon Sessions jelang bergulirnya NBA 2017-2018. Hal ini dikonfirmasi laman resmi NBA.

Musim lalu, Sessions yang kini berusia 31 tahun, membela Charlotte Hornets. Sayang ia diganggu cedera lutut kiri sepanjang NBA musim lalu.

Meski demikian, ini tak menghalangi niat Knicks untuk menampung guard yang juga pernah membela Milwaukee Bucks, Minnesota Timberwolves, Cleveland Cavaliers, Los Angeles Lakers, Sacramento Kings, dan Washinton Wizards tersebut.

[ Baca Juga – LA Lakers Resmi Boyong Vander Blue dari G League ]

Musim lalu, Sessions bermain sebanyak  50 laga untuk Hornets dengan torehan 6,2 poin, 2,6 assists, dan 1,5 rebound dalam 16,2 menit bermain.

Di laman resmi Poker Online, tak disebutkan berapa biaya transfer Sessions dan berapa lama durasi kontrak sang guard.

RESMI! San Antonio Spurs Resmi Kontrak Patty Mills

BeritaBintangRESMI! San Antonio Spurs Resmi Kontrak Patty Mills

Setelah kontraknya sempat expired, San Antonio Spurs akhirnya resmi mengontrak lagi point guard Patty Mills. Meski tidak berstatus point guard utama di Spurs, Mills bersedia menikat kontrak anyar bersama Spurs yang berdurasi empat musim.

Spurs resmi mengumumkan hal ini di laman resmi mereka. Meski demikian, kampiun NBA 2014 ini tak menjelaskan detail dari jumlah nilai kontrak pebasket berusia 28 tahun tersebut.

[ Baca Juga – Ini Bukti Loyalitas John Wall pada Washington Wizards ]

Mills, yang pernah menjadi andalan utama tim Universitas Saint Mary, California, sukses mencatatkan 41% keberhasilan tembakan three point di NBA musim lalu.

Mills sendiri telah menghabiskan enam musim bersama Spurs dengan rataan 9,5 poin per laga. Meski kerap menjadi point guard lapis kedua, total Mills telah membuat 147 tembakan three point di klub yang bermarkas di Poker Online.

Ini Bukti Loyalitas John Wall pada Washington Wizards

BeritaBintangIni Bukti Loyalitas John Wall pada Washington Wizards

NBA 2017-2018 akan menjadi musim kedelapan bagi John Wall membela panji Washington Wizards. Point guard ‘raksasa’ berusia 26 tahun itu pun kini mempertegas loyalitas tanpa batasnya untuk Wizards.

Dalam sebuah wawancara dengan laman resmi NBA, Wall menyatakan masih terus berhasrat untuk bisa meraih cincin juara NBA. Meski begitu, pebasket yang telah empat kali masuk NBA All-Star itu tak ingin berpindah-pindah tim hanya untuk menjadi juara.

Ya, Wall hanya ingin menjadi juara bersama Wizards saja. Wall sendiri belum lama ini memperpanjang kontraknya selama empat musim bersama Wizards.

[ Baca Juga – Jalani Laga Penentuan di SEABA 2017, Pemain Indonesia Tak Takut Hadapi Filipina ]

“Tak ada alasan untuk pindah tim karena saya tahu di mana saya berada dan ingin jadi apa ke depan. Saya memiliki tujuan besar dan saya ingin melakukannya di sini. Saya masih menyimpan hasrat untuk meraih cincin juara NBA dan akan terus seperti itu,” kata Poker Online.

Pelatih Wizards, Scott Brooks, pun juga tak mau ketinggalan untuk berkomentar soal bintangnya ini. “Kalian akan senang dengan hanya melihat John Wall bertahan di Wizards. Ketika kalian mendapat tim dengan kombinasi pemain seperti saat ini, tak mungkin Wall bakal kelelahan di tengah pertandingan seperti di musim lalu misalanya,” cetus sang juru taktik.

RESMI! Orlando Magic Sukses Gaet Center Berpengalaman NBA

BeritaBintangRESMI! Orlando Magic Sukses Gaet Center Berpengalaman NBA

Orlando Magic sukses mendatangkan center berpengalaman NBA, Marreese Speights ke Amway Center. Perekrutan sang center yang berstatus bebas transfer tersebut dikonfirmasi president of basketball operations Magic, Jeff Weltman.

Baru berusia 29 tahun, Speights memang tercatat pernah membela tim-tim top NBA macam Cleveland Cavaliers, Golden State Warriors, hinnga LA Clippers. Bersama Warriors, Speights bahkan sukses menyabet cincin juara NBA pada 2015 lalu.

[ Baca Juga – Kalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017 ]

“Speights merupakan big man dengan kemampuan menembak yang sangat baik di sepanjang kariernya. Dia merupakan pemain veteran yang bisa membawa pengalaman lebih ke dalam tim kami,” kata Weltman seperti dimuat laman resmi Judi Bola Online.

Di NBA musim lalu, Speights tercatat bermain sebanyak 82 laga pada musim reguler bersama Clippers dengan catatan 8,7 poin per game dan 4,5 rebound.

Pebasket bertinggi 2,8 meter itu juga sukses membukukan 25 double-double di musim 2016-2017, termasuk mencetak 23 poin ketika menghadapi Oklahoma City Thunder.

LA Lakers Terpuruk, Eks Pelatih Angkat Bicara

BeritaBintangLA Lakers Terpuruk, Eks Pelatih Angkat Bicara

Sosok Byron Scott tak diragukan lagi merupakan legenda Los Angeles Lakers. Ia adalah pemain kunci Lakers saat meraih tiga titel NBA pada era 1980-an. Namun, kariernya sebagai pelatih Lakers tak secemerlang saat masih jadi pemain.

Pada era Scott, Kobe Bryant sudah berada di pengujung karier dan kerap diganggu cedera. Selain Bryant yang sudah dimakan usia, materi pemain yang dimiliki Scott pun adalah pemain-pemain muda yang belum matang.

Scott tak mampu meracik tim terbaik. Dia akhirnya dipecat pada pertengahan 2016 dan digantikan Luke Walton yang saat itu berstatus sebagai asisten pelatih Golden State Warriors. Terkait pemecatan tersebut, Scott mengaku telah dikhianati, dibohongi, dan ditipu oleh mantan GM Lakers Mitch Kupchak dan eks eksekutif Jim Buss.

Scott juga mengecam manajemen lama Lakers karena dia merasa hanya dipergunakan untuk melatih Bryant pada musim terakhirnya di NBA sebelum dijadikan kambing hitam di balik performa buruk tim.

[ Baca Juga – Lanjutkan Tren Positif di SEABA 2017, Indonesia Permak Habis Myanmar 123-50 ]

“Kobe sangat respek kepada saya, jadi dia tak akan menolak saat saya meminta dia melakukan sesuatu. Dasarnya, manajemen lama Lakers cuma menginginkan saya untuk membantu tim melewati dua tahun terakhir Kobe agar dia tak ‘mengamuk’. Mereka tahu saya tak akan terintimidasi oleh orang lain,” kata Scott, yang menjadi mentor Bryant pada musim debutnya di NBA, yakni pada 1996-1997.

Di bawah kepemimpinan Scott, performa Lakers memang hancur lebur. Musim lalu dan semusim sebelumnya, Lakers gagal menembus fase playoffs bahkan finis di peringkat buncit divisi mereka. Musim ini di bawah Walton, prestasi Lakers pun tak banyak kemajuan. Mereka hanya finis di atas Phoenix Suns yang tampil sebagai juru kunci Wilayah Barat.

Bawa Warriors Juara NBA 2016-2017, Kevin Durant Terpilih Jadi MVP Musim Ini

BeritaBintangBawa Warriors Juara NBA 2016-2017, Kevin Durant Terpilih Jadi MVP Musim Ini

Pemain basket Tim Golden State Warriors, Kevin Durant, terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) di NBA 2016-2017. Ia terpilih setelah mengantarkan timnya menjuarai NBA 2016-2017 dengan mengalahkan musuh bebuyutannya yaitu, Cleveland Cavaliers.

Pada pertandingan tersebut, Warriors mampu memenangi game kelima dengan skor 129-210 di Oracle Arena. Kemenangan itu dipastikan Warriors karena mereka sudah mengoleksi empat kemenangan dengan skor akhir 4-1.

Pada game kelima, Durant sukses mencetak 39 poin, tujuh rebound, dan lima assist. Pemain berusia 28 tahun itu tercatat sebagai pencetak terbanyak Warriors di setiap pertandingan dengan rata-rata 35,2 poin, 8,4 rebound, dan 5,4 assist.

[ Baca Juga – Tinggalkan Atlanta Hawks, Dwight Howard Resmi Merapat ke Charlotte Hornets

Sebagai ujung tombak kemenangan Warriors, Durant ternyata mengaku tak bisa tidur setelah laga juaranya terhenti di pertandingan keempat. Kala itu, Cavaliers mampu mengecilkan ketertinggalan menjadi 3-1.

“Saya tidak bisa tidur selama dua hari. Saya cemas, saya gelisah, saya memasukkan semua kerja keras saya, dan harus percaya dengan itu,” ungkap Durant, mengutip dari laman resmi NBA.