NBA

LA Lakers Terpuruk, Eks Pelatih Angkat Bicara

BeritaBintangLA Lakers Terpuruk, Eks Pelatih Angkat Bicara

Sosok Byron Scott tak diragukan lagi merupakan legenda Los Angeles Lakers. Ia adalah pemain kunci Lakers saat meraih tiga titel NBA pada era 1980-an. Namun, kariernya sebagai pelatih Lakers tak secemerlang saat masih jadi pemain.

Pada era Scott, Kobe Bryant sudah berada di pengujung karier dan kerap diganggu cedera. Selain Bryant yang sudah dimakan usia, materi pemain yang dimiliki Scott pun adalah pemain-pemain muda yang belum matang.

Scott tak mampu meracik tim terbaik. Dia akhirnya dipecat pada pertengahan 2016 dan digantikan Luke Walton yang saat itu berstatus sebagai asisten pelatih Golden State Warriors. Terkait pemecatan tersebut, Scott mengaku telah dikhianati, dibohongi, dan ditipu oleh mantan GM Lakers Mitch Kupchak dan eks eksekutif Jim Buss.

Scott juga mengecam manajemen lama Lakers karena dia merasa hanya dipergunakan untuk melatih Bryant pada musim terakhirnya di NBA sebelum dijadikan kambing hitam di balik performa buruk tim.

[ Baca Juga – Lanjutkan Tren Positif di SEABA 2017, Indonesia Permak Habis Myanmar 123-50 ]

“Kobe sangat respek kepada saya, jadi dia tak akan menolak saat saya meminta dia melakukan sesuatu. Dasarnya, manajemen lama Lakers cuma menginginkan saya untuk membantu tim melewati dua tahun terakhir Kobe agar dia tak ‘mengamuk’. Mereka tahu saya tak akan terintimidasi oleh orang lain,” kata Scott, yang menjadi mentor Bryant pada musim debutnya di NBA, yakni pada 1996-1997.

Di bawah kepemimpinan Scott, performa Lakers memang hancur lebur. Musim lalu dan semusim sebelumnya, Lakers gagal menembus fase playoffs bahkan finis di peringkat buncit divisi mereka. Musim ini di bawah Walton, prestasi Lakers pun tak banyak kemajuan. Mereka hanya finis di atas Phoenix Suns yang tampil sebagai juru kunci Wilayah Barat.

Bawa Warriors Juara NBA 2016-2017, Kevin Durant Terpilih Jadi MVP Musim Ini

BeritaBintangBawa Warriors Juara NBA 2016-2017, Kevin Durant Terpilih Jadi MVP Musim Ini

Pemain basket Tim Golden State Warriors, Kevin Durant, terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) di NBA 2016-2017. Ia terpilih setelah mengantarkan timnya menjuarai NBA 2016-2017 dengan mengalahkan musuh bebuyutannya yaitu, Cleveland Cavaliers.

Pada pertandingan tersebut, Warriors mampu memenangi game kelima dengan skor 129-210 di Oracle Arena. Kemenangan itu dipastikan Warriors karena mereka sudah mengoleksi empat kemenangan dengan skor akhir 4-1.

Pada game kelima, Durant sukses mencetak 39 poin, tujuh rebound, dan lima assist. Pemain berusia 28 tahun itu tercatat sebagai pencetak terbanyak Warriors di setiap pertandingan dengan rata-rata 35,2 poin, 8,4 rebound, dan 5,4 assist.

[ Baca Juga – Tinggalkan Atlanta Hawks, Dwight Howard Resmi Merapat ke Charlotte Hornets

Sebagai ujung tombak kemenangan Warriors, Durant ternyata mengaku tak bisa tidur setelah laga juaranya terhenti di pertandingan keempat. Kala itu, Cavaliers mampu mengecilkan ketertinggalan menjadi 3-1.

“Saya tidak bisa tidur selama dua hari. Saya cemas, saya gelisah, saya memasukkan semua kerja keras saya, dan harus percaya dengan itu,” ungkap Durant, mengutip dari laman resmi NBA.

 

Tinggalkan Atlanta Hawks, Dwight Howard Resmi Merapat ke Charlotte Hornets

BeritaBintangTinggalkan Atlanta Hawks, Dwight Howard Resmi Merapat ke Charlotte Hornets

Charlotte Hornets mendapatkan kekuatan tambahan jelang bergulirnya NBA 2017-2018. Klub yang bermarkas di Charlotte, North Carolina itu sukses mendapatkan center berpengalaman Dwight Howard dari Atlanta Hawks.

“Hornets sangat excited bisa menambah pemain dengan level atas macam Howard ke roster kami. Dia pemain yang sangat berbakat. Sebagai center, ia adalah seorang rebounder hebat dan pelindung ring yang baik,” ucap General Manager Hornets, Rich Cho, sebagaimana dimuat laman resmi NBA.

Sebagai informasi, untuk mendapatkan Howard, Hornets harus menyerahkan Marco Belinelli, Miles Plumlee dan NBA Draft 2017 urutan 41 kepada Hawks. Selain Howard, Hornets juga mendapat pilihan ke-37 di NBA Draft 2017.

[ Baca Juga – Komentari Kinerja Pelatih Pengganti Steve Kerr, Thompson: Brown Melakukannya dengan Baik ]

Well, kekuatan Hornets musim depan tentu patuh diperhitungkan dengan masuknya Howard. Ya, kombinasi center berusia 31 tahun itu dengan point guard andalan Hornets, Kemba Walker, tentu menarik untuk disimak di NBA 2017-2018.

Howard sendiri memang sudah malang melintang di NBA. Lama memperkuat Orlando Magic, Howard lalu berpindah-pindah klub sejak 2012. Sebelum berlabuh di Hornets, pemain yang delapan kali masuk NBA All-Star itu memperkuat LA Lakers, Houston Rockets, dan tentunya Hawks.

Tak Mau Kalah, Cavaliers Lanjutkan Asa dari Kemenangan di Pertandingan Keempat Final NBA 2017

BeritaBintangTak Mau Kalah, Cavaliers Lanjutkan Asa dari Kemenangan di Pertandingan Keempat Final NBA 2017

Pertandingan keempat final NBA 2017 boleh jadi merupakan momen paling menegangkan bagi tim kebanggaan warga Cleveland, Cleveland Cavaliers. Menjamu rival abadi, Golden State Warriors, hasil game keempat itu akan menentukan nasib siapa juara NBA 2017.

Ya, Warriors sendiri berhasil menyapu bersih kemenangan dalam tiga game pertama. Tak ayal, kemenangan Cavs –sebutan Cavaliers- di game keempat ini berhasil menyelamatkan asa LeBron James dan kawan-kawan untuk merebut titel juara.

Cavaliers sendiri langsung membuka keunggulan di kuarter pertama. Tampil di depan publik sendiri, Richard Jefferson dan Kevin Love tampil ganas. Cavs pun menutup kuarter pertama dengan skor 49-33.

[ Baca Juga – Komentari Kinerja Pelatih Pengganti Steve Kerr, Thompson: Brown Melakukannya dengan Baik ]

Bertanding di Quicken Loans Arena, Warriors melakukan perlawanan sengit di kuarter kedua. Kevin Durant dan Klay Thompson lagi-lagi menjadi pemain kunci. Namun, Dubs –sebutan Warriors- masih belum mampu mengungguli Cavs dengan skor 35-37.

Pada kuarter ketiga dan keempat, Cavaliers akhirnya berhasil mengoleksi poin yang membawa tim keluar sebagai pemenang. Kalahkan Warriors 29-28 dan 22-20, Cavaliers berhasil mengubah kedudukan menjadi 3-1. Dengan skor akhir 137-116, kans Cavs untuk merebut juara masih ada jelang game kelima pada Senin 12 Juni 2017 waktu setempat.

Pecahkan Rekor Mike Jordan, LeBron: Ia Inspirasi Saya!

BeritaBintangPecahkan Rekor Mike Jordan, LeBron: Ia Inspirasi Saya!

Pemain Claveland Cavaliers, LeBron James berhasil melewati rekor Michael Jordan sebagai pencetak poin terbanyak dalam sejarah NBA. Ia berhasil menciptakan 5995 poin pada postseason.

LeBron mencetak angka tersebut saat mengalahkan Boston Celtics. Lantas ia menyampaikan rasa hormatnya kepada sang idola. Ia mengaku memilih angka 23 sejak awal kariernya sebagai tanda kekagumannya.

“Pertama, saya menggunakan jersey nomor 23 karena Mike. Saya jatuh cinta dengan basket karena ia, hanya karena melihat apa yang mampu ia raih. Namun saya merasa Mike seperti, Anda tahu, saat Anda bertumbuh dan menyaksikan Michael Jordan, ia nyaris seperti Tuhan. Jadi saya tak pernah menyangka saya bisa menjadi seperti Mike,”kata LeBron.

[ Baca Juga – Wih! Rengkuh Cincin Juara NBA 2017, Warriors Dapat Ucapan Selamat dari Messi dan Barcelona ]

Ia menambahkan permainan Mike Jordan begitu menginspirasi. Bahkan  gaya bermainannya mengikuti legenda NBA tersebut hingga akhirnya ia mampu menemukan ciri khasnya sendiri hingga saat ini.

“Jadi saya mulai fokus pada diri sendiri karena saya tak pernah menyangka bisa mencapai titik di mana Mike pernah berada. Jadi saya rasa itu membantu membentuk gaya permainan saya. Dan hal terbesar adalah, duduk di sini setelah memecahkan rekor poin terbesar di sejarah play-off, saya hanya menjadi diri sendiri,” tuntasnya.

Sekadar informasi, LeBron mencetak rekor setelah 14 tahun bertemu dengan Mike untuk pertama kalinya. Tepat pada 8 April 2003, saat LeBron berusia 18 tahun dan saat itu pula ia memutuskan mengenakan jersey nomor 23 hingga saat ini.

Wih! Rengkuh Cincin Juara NBA 2017, Warriors Dapat Ucapan Selamat dari Messi dan Barcelona

BeritaBintangWih! Rengkuh Cincin Juara NBA 2017, Warriors Dapat Ucapan Selamat dari Messi dan Barcelona

Golden State Warriors akhirnya keluar sebagai kampiun NBA 2016-2017. Meski berbeda jenis olahraga, klun sepakbola ternama, FC Barcelona dan bintang mereka Lionel Messi, ternyata juga turut berbahagia atas kesuksesan Warriors ini.

Warriors merengkuh cincin juara NBA 2017 usai mengalahkan juara bertahan Cleveland Cavaliers pada game keempat di Oracle Arena, Selasa 13 Juni 2017) pagi WIB, dengan skor 129-120. Dengan kemenangan ini, Warriors pun memenangi best-of-seven final dengan keunggulan agregat 4-1.

Warriors sendiri juga menyempurnakan gelar ini dengan mengirim Kevin Durant sebagai Most Valuable Player (MVP) di NBA Finals berkat performa gemilangnya sejak game pertama.

[ Baca Juga – Setelah Pelatnas di Korea Selatan, 12 Nama Timnas Basket Putri Diumumkan ]

Capaian sempurna Warriors ini pun turut disambut sukacita oleh Barcelona, di mana beberapa bintang mereka macam Messi, Neymar Jr, Luis Suarez, hingga Gerard Pique memberi ucapan selamat. Seperti diketahui, Messi dan megabintang Warriors, Stephen Curry, memang menjalin persahabatan di mana keduanya kerap bertukar jersey dalam beberapa kesempatan.

“Selamat untuk juara NBA Golden State @Warriors. Well Done!,” demikian tweet Barca di akun Twitter resmi mereka yang juga disertai foto keempat pemain di atas dan gimmick tur pramusim Barca ke Amerika Serikat pada musim panas nanti.

Bawa Warriors Juara NBA 2016-2017, Kevin Durant Terpilih Jadi MVP Musim Ini

BeritaBintangBawa Warriors Juara NBA 2016-2017, Kevin Durant Terpilih Jadi MVP Musim Ini

Pemain basket Tim Golden State Warriors, Kevin Durant, terpilih sebagai Most Valuable Player (MVP) di NBA 2016-2017. Ia terpilih setelah mengantarkan timnya menjuarai NBA 2016-2017 dengan mengalahkan musuh bebuyutannya yaitu, Cleveland Cavaliers.

Pada pertandingan tersebut, Warriors mampu memenangi game kelima dengan skor 129-210 di Oracle Arena. Kemenangan itu dipastikan Warriors karena mereka sudah mengoleksi empat kemenangan dengan skor akhir 4-1.

Pada game kelima, Durant sukses mencetak 39 poin, tujuh rebound, dan lima assist. Pemain berusia 28 tahun itu tercatat sebagai pencetak terbanyak Warriors di setiap pertandingan dengan rata-rata 35,2 poin, 8,4 rebound, dan 5,4 assist.

[ Baca Juga – Curry: Warriors Bakal Tampil Spartan dan Agresif di Game Kelima NBA Finals 2017 ]

Sebagai ujung tombak kemenangan Warriors, Durant ternyata mengaku tak bisa tidur setelah laga juaranya terhenti di pertandingan keempat. Kala itu, Cavaliers mampu mengecilkan ketertinggalan menjadi 3-1.

“Saya tidak bisa tidur selama dua hari. Saya cemas, saya gelisah, saya memasukkan semua kerja keras saya, dan harus percaya dengan itu,” ungkap Durant, mengutip dari laman resmi NBA.

Disoraki Pendukung Cavaliers, Begini Tanggapan Draymond Green

BeritaBintangDisoraki Pendukung Cavaliers, Begini Tanggapan Draymond Green

Forward Golden State Warriors, Draymond Green, mendapat perlakukan kurang menyenangkan dari para pendukung Cleveland Cavaliers pada partai keempat final NBA 2017, Sabtu 10 Juni 2017. Para pendukung Cavaliers beberapa kali menyerukan chant ‘Draymond pecundang’ untuk menunjukkan kekesalan mereka.

Green memang bisa dikatakan menjadi subjek kekesalan para pendukung Cavaliers. Pasalnya, pada pertandingan tersebut pemain 27 tahun tersebut membuat dua technical fouls yang mengharuskannya keluar dari lapangan. Meski begitu, wasit yang memimpin pertandingan justru tidak mengeluarkan Green dari lapangan.

Oleh karena itu, emosi para pendukung Cavaliers pun semakin memuncak. Terlebih Green tahun lalu melakukan tendangan kepada LeBron James pada final NBA tahun lalu.

[ Baca Juga – 6 Juli, ‘Gundam Versus’ Hadir di PlayStation 4 ]

Meski mendapat perlakuan tidak menyenangkan, Green justru menanggapinya dengan bijaksana. Ia justru mengatakan kalau chant yang dilontarkan pendukung Cavaliers mengartikan seberapa penting dirinya untuk mereka.

“Yah, mereka membuat saya lebih baik. Mereka menunjukkan betapa pentingnya saya bagi mereka. Mereka berada di rumah dan memikirkan saya. Jika Anda datang ke pertandingan dan menyerukan nama saya, itu artinya Anda berada di rumah tapi memikirkan saya. Jadi teriakan cinta untuk mereka,” jawab Green.

Wih! Rengkuh Cincin Juara NBA 2017, Warriors Dapat Ucapan Selamat dari Messi dan Barcelona

BeritaBintangWih! Rengkuh Cincin Juara NBA 2017, Warriors Dapat Ucapan Selamat dari Messi dan Barcelona

Golden State Warriors akhirnya keluar sebagai kampiun NBA 2016-2017. Meski berbeda jenis olahraga, klun sepakbola ternama, FC Barcelona dan bintang mereka Lionel Messi, ternyata juga turut berbahagia atas kesuksesan Warriors ini.

Warriors merengkuh cincin juara NBA 2017 usai mengalahkan juara bertahan Cleveland Cavaliers pada game keempat di Oracle Arena, dengan skor 129-120. Dengan kemenangan ini, Warriors pun memenangi best-of-seven final dengan keunggulan agregat 4-1.

Warriors sendiri juga menyempurnakan gelar ini dengan mengirim Kevin Durant sebagai Most Valuable Player (MVP) di NBA Finals berkat performa gemilangnya sejak game pertama.

[ Baca Juga – Meski Sukses Juarai NBA 2016-2017, Kevin Durant Anggap Warriors Bukan Tim Super ]

Capaian sempurna Warriors ini pun turut disambut sukacita oleh Barcelona, di mana beberapa bintang mereka macam Messi, Neymar Jr, Luis Suarez, hingga Gerard Pique memberi ucapan selamat. Seperti diketahui, Messi dan megabintang Warriors, Stephen Curry, memang menjalin persahabatan di mana keduanya kerap bertukar jersey dalam beberapa kesempatan.

“Selamat untuk juara NBA Golden State @Warriors. Well Done!,” demikian tweet Barca di akun Twitter resmi mereka yang juga disertai foto keempat pemain di atas dan gimmick tur pramusim Barca ke Amerika Serikat pada musim panas nanti.

Meski Sukses Juarai NBA 2016-2017, Kevin Durant Anggap Warriors Bukan Tim Super

BeritaBintangMeski Sukses Juarai NBA 2016-2017, Kevin Durant Anggap Warriors Bukan Tim Super

Megabintang Golden State Warriors nampaknya mencoba untuk tetap down to earth. Meski baru saja sukses mengantarkan timnya meraih cincin juara NBA 2016-2017, small forward berusia 28 tahun itu menyebut kalau Warriors bukanlah tim super.

Seperti diketahui, Warriors sukses merebut gelar juara kedua mereka dalam tiga musim terakhir! Namun, rupanya KD –julukan Durant– tak setuju dengan anggapan kalau Warriors amat superior di NBA saat ini.

Menurut tandem sehati Stephen Curry itu, Warriors sebenarnya diisi pemain-pemain yang pernah diabaikan atau tak dianggap istimewa.

“Yang pertama, jika semua orang menginginkan Stephen Curry, dia mungkin berada di Draft nomor 1. Banyak orang yang mengabaikannya. Banyak orang yang meragukan Steph, mereka mengatakan dia tak mungkin sebagus ini,” ucap KD, sebagaimana dimuat CBS Sports.

[ Baca Juga – Lakers dan Clippers, Dua Calon Kuat Tim LeBron James di NBA 2018-2019 ]

“Lalu, ada Draymond Green. Well, tak ada yang menginginkannya. Dia power forward 6-5. Mereka mengatakan dia tak bisa bermain di liga, dia tak akan bisa jadi starter. Lalu ada Shaun Livington, yang mengalami cedera lutut parah. Tak seorang pun awalnya menduga, dia bisa menjadi sehebat Shaun Livingston saat ini,” celoteh mantan bintang OKC Thunder ini.

“Lalu juga Andrea Iguodala. Ia di-trade dua kali. Tak ada yang menginginkannya. Banyak orang yang tak menduga para pemain ini bisa menjadi seperti saat ini. Tim Super? Tidak! Kami cuma bekerja bersama dengan bagus. Pelatih menempatkan kami pada posisi yang bisa memaksimalkan kekuatan kami,” tukas sang megabintang.