MKV POKER

Jelang Musim 2017, Tim-Tim IBL Belanja Pemain Asing

BeritaBintangJelang Musim 2017, Tim-Tim IBL Belanja Pemain Asing

Indonesia Basketball League (IBL) dimulai Desember mendatang. Tim-tim peserta mulai memperkuat skuatnya, termasuk belanja pemain asing.

IBL musim 2017/2018 akan menyajikan pertandingan dari 10 tim, minus CLS Knight yang menyatakan mundur musim depan. Mereka adalah Pelita Jaya, Satya Wacana, Bandung Utama, Bima Perkasa Yogyakarta, Pasific Surabaya, Hang Tuah Sumsel, Garuda Bandung, Satria Muda, NSH, dan Aspac Jakarta.

Dalam persiapannya, liga kembali menyiapkan 200-an pemain asing yang siap direkrut oleh klub-klub peserta itu. Perekrutan pemain asing dilakukan di Poker Online.

Yang berbeda adalah kali ini hanya lima klub yang tidak lolos babak playoff yang diundi untuk menentukan daftar urut pemilihan pemain. Sementara lima tim lainnya menyesuaikan dengan peringkat reguler season.

Setya Wacana menjadi tim yang lebih dulu melakukan pemilihan, disusul Bima Perkasa, Hangtuah Sumsel, NSH, Siliwangi Bandung (yang diurut melalui undian). Selanjutnya, Garuda Bandung, Pasific Caesar, Aspac, Pelita Jaya, dan Satria Muda.

Adapun persyaratan yang diterapkan pada perekrutan pemain asing tahun ini adalah tim wajib memilih dua pemain dari ratusan nama pemain di draft list, dan tidak diperbolehkan memilih di luar daftar tersebut.

Setiap pemain asing yang dipilih juga memiliki batasan tinggi untuk salah satu pick yaitu 188 cm. Sedangkan untuk batas salary untuk dua pemain adalah empat ribu dollar AS (Rp 54 juta) per bulan serta maksimal salary untuk setiap pemainnya adalah tiga ribu dollar AS (Rp 40,6 juta).

[ Baca Juga – Dwyane Wade Akan Reuni dengan LeBron James di Cavs? ]

“Jika dilihat dari hasil draftnya menarik ya, di luar dua pemain asing yang dipertahankan oleh Aspac dan Pasific Caesar, hanya ada dua nama lama yaitu Dior Lownhor dan Nate Barfield. Jadi ya pemainnya baru-baru jadi kami harap bisa lebih bagus dari sebelumnya,” kata Direktur Liga Hasan Gozali usai acara.

“Dan kami harap pemain asing yang sudah tercatat ini akan datang 1 November, di samping kami juga persiapkan segala administrasinya termasuk untuk masalah Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS),” sambungnya.

Setelah pemain asing datang masih ada satu yang mungkin harus dikroscek seperti tinggi badannya.”Tapi sejauh ini sekilas oke, semua tertib dan batas gaji tertib. Jadi cukup puas lah, semoga pemain asing ini bisa membantu tim masing -masing.”

Berkaca pada musim sebelumnya, beberapa klub ada yang kecewa lantaran ada pemain asing yang tidak datang dengan berbagai alasan. Soal itu, Hasan mengatakan sudah menyiapkan langkah tegas.

“Jika atlet ini tidak datang dengan alasan apapun akan kami blacklist. Sudah pasti tahun depan tidak masuk daftar list karena kami sudah komitmen dan merugikan timnya,” kata Hasan.

Namun, seumpama ada pemain yang cedera, tim diberi kesempatan mengganti pemainnya hanya sekali untuk satu pemain.

“Tetap boleh diganti tapi hanya satu kali dan batas terakhirnya sampai tengah musim dan hanya boleh dari list yang sama. Tidak boleh di luar dan hanya satu pemain. Jika sudah lewat deadline dan pemain cedera itu menjadi risiko yang diambil oleh tim,” tuntasnya.

5 Hal Menjengkelkan yang Terjadi Ketika Main Gim Online Android

BeritaBintang5 Hal Menjengkelkan yang Terjadi Ketika Main Gim Online Android

Game online di Android terbukti semakin digandrungi. Mulai dari era Clash of Titans, sampai yang baru-baru ini populer, Mobile Legends. Bahkan, sebagian besar di antara kamu mungkin sedang memainkannya.

Tak hanya sebatas hiburan semata, bermain gim juga dapat digunakan untuk mengasah otak dan berinteraksi dengan gamers lainnya. Terlebih beberapa gim mobile di Android saat ini bisa dimainkan bersama-sama dengan teman.

Namun yang namanya masalah memang tidak bisa diprediksi. Tentunya kamu pernah mengalami saat-saat menyebalkan ketika bermain gim. Apa saja? Berikut adalah sejumlah momen menyebalkan yang sering terjadi ketika bermain game online di Poker Online:

1. Download Data Lagi Setelah Diinstal

Tentu menyebalkan jika sudah selesai mengunduh gim, kita tidak bisa langsung memainkannya. Ternyata, beberapa gim Android mengharuskan pengguna untuk menunduh data tambahan.

Biasanya hal ini terjadi pada gim buatan Netmarble. Sebagian besar gim mereka memang kecil. Namun saat dijalankan, gim malah mengunduh data lagi. Praktis, kita harus menunggu terlebih dahulu.

2. Internet Tidak Stabil

Masalah ini rasanya sering dialami semua gamers. Bayangkan saja, ketika sedikit lagi akan menang, mendadak koneksi malah tidak stabil dan akhirnya kalah. Dijamin semua gamers tentunya akan kesal bukan kepalang.

[ Baca Juga – Valve Copot Ratusan Game Abal-abal dari Steam ]

3. Server Maintenance atau Error

Ketika selesai mengerjakan kewajiban, akhirnya kamu punya waktu bermain. Ketika mau bermain, server gim ternyata sedang maintenance. Wah, pasti kamu bete. Ingin bersantai, malah harus menunggu sever hingga selesai maintenance.

Ada lagi yang lebih menyebalkan yaitu server error. Ketika di tengah gim, aplikasi malah tertutup dengan sendirinya. Hal ini bisa terjadi karena server tidak bisa menampung banyak pemain di waktu bersamaan, atau memang sedang ada masalah dari server gim itu sendiri.

4. Terlalu Sering Update Game

Tidak ada yang salah dengan update gim. Bahkan, update adalah hal yang ditunggu-tunggu karena membawa fitur baru. Mulai dari karakter baru, item baru, sampai stabilitas gim.

Namun, kalau terlalu sering update tentunya menyebalkan juga. Apalagi kalau kamu tidak terkoneksi dengan jaringan WiFi. Kamu pun terpaksa menggunakan kuota. Kalau tidak di update, kita tidak bisa main. Jadi dilema, deh!

5. Inventory Penuh

Inventory atau penyimpan item biasa ditemukan di dalam gim bergenre Role Playing Game (RPG). Jika inventory penuh, biasanya kita terpaksa menghapus atau membuang beberapa barang untuk digantikan dengan yang lebih berharga.

 

RESMI! New Orleans Pelicans Gaet Tony Allen

BeritaBintangRESMI! New Orleans Pelicans Gaet Tony Allen

Jelang bergulirnya NBA 2017-2018, New Orleans Pelicans berhasil mendapatkan suntikan kekuatan baru. Pelicans berhasil menggaet Tony Allen dari Memphis Grizzlies. Di Smoothie King Center, pebasket 35 tahun yang fasih bermain sebagai shooting guard dan small forward itu menandatangani kontrak berdurasi semusim.

Kemampuan Allen sebagai guard memang tak perlu diragukan lagi, ia adalah kunci Boston Celtics sukses memenangi cincin juara NBA pada 2008 silam. Allen pun telah tiga kali masuk tim pertama NBA alldefensive, terakhir pada 2015.

[ Baca Juga – Gabung Hornets, sang Pelatih Pastikan Dwight Howard Jadi Starter di NBA 2017-2018 ]

Allen sendiri menghabiskan tujuh musim belakangan bersama Grizzlies, di mana ia jadi pilar klub dan hampir selalu menjadi pemain utama. Musim lalu, Allen membukukan rata-rata 9,1 poin, 5,5 rebound, 1,4 assist, dan 1,6 steal.

Meski tak disebut di laman resmi mereka, menurut Poker Online, kontrak anyar Allen bersama Pelicans disebut-sebut mencapai USD2,3 juta untuk setahun.

Kehadiran Allen sendiri tentu menambah kedalamam Pelicans di sektor lapangan belakang. Selain itu, Allen juga bisa difungsikan sebagai pemain wing saat menggunakan lineup skuad yang lebih pendek.

Duh! Game Ngeselin Ini Tak Bisa Dimainkan di iOS 11

BeritaBintang –  Duh! Game Ngeselin Ini Tak Bisa Dimainkan di iOS 11

Masih ingat Flappy Bird? Game yang dapat membuat kesal penggunanya itu sampai saat ini masih tersedia untuk dimainkan. Namun lain ceritanya ketika Anda menjalankan sistem operasi iOS 11.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh pembuat Flappy Bird, Dong Nguyen. Dikutip dari Poker Online, Nguyen mengatakan bahwa saat ini game buatannya itu masih menggunakan sistem 32-bit. Hal itu membuat Flappy Bird tak bisa dimainkan di iOS 11.

Sebagaimana diketahui Apple baru saja menerapkan kebijakan baru di sistem operasinya. Mulai dari iOS 11, perusahaan telah mengandalkan sistem 64 bit untuk semua aplikasi iOS. Sayangnya, Nguyen masih belum berniat memperbaikinya.

Sebelumnya Apple memang telah memperingatkan pengembang aplikasi bahwa mereka akan memberlakukan sistem 64 bit. Para pengembang yang membuat aplikasi di iOS diminta untuk memperbarui dukungan mereka dan menyesuaikan dengan sistem baru Apple.

[ Baca Juga – Duet! Assassin’s Creed dan Final Fantasy Berada dalam Satu Game, Apa Jadinya? ]

Flappy Bird dirilis pada Mei 2013. Setahun sejak perilisannya game ini telah dimainkan lebih dari 50 juta pengguna secara global. Kepopuleran game ini sendiri tak lepas dari tingkat kesulitannya.

Meski kontrol permainan tergolong mudah, yakni dengan menyentuh-nyentuh layar, namun pengguna wajib mempertahankan posisi burung agar lolos dari setiap rintangan.

Karena kesulitannya itu, beberapa kasus perusakan smartphone pun sempat beredar. Karena merasa frustasi orang-orang membanting atau memalu perangkat mereka sendiri. Itulah yang membuat orang-orang penasaran dengan permainan Flappy Bird hingga menjadi populer.

Gabung Hornets, sang Pelatih Pastikan Dwight Howard Jadi Starter di NBA 2017-2018

BeritaBintangGabung Hornets, sang Pelatih Pastikan Dwight Howard Jadi Starter di NBA 2017-2018

Center berpengalaman NBA, Dwight Howard, resmi bergabung dengan Charlotte Hornets jelang bergulirnya NBA 2017-2018 dari Atlanta Hawks. Pelatih kepala Hornets, Steve Clifford, pun mengonfirmasi pebasket 31 tahun bakal jadi starter pada musim ini.

Sebagaimana dilansir Poker Online, Clifford mengonfirmasi kalau Howard bakal menggeser Cody Zeller yang musim lalu merupakan langganan starter di Hornets.

Sebagai informasi, demi sang center, Hornets melakukan trade dengan memberikan Marco Belinelli, Miles Plumlee dan NBA Draft 2017 urutan 41 kepada Hawks.

[ Baca Juga – Belum Pulih dari Cedera Pangkal Paha, Isaiah Thomas Absen Bela Cavaliers di Awal Musim NBA 2017-2018 ]

“Dwight jelas masih merupakan salah pemain bertahan elite di NBA. Dia salah satu pemain paling cerdas yang pernah saya latih,” ucap Clifford.

“Dwight sendiri akan menjadi starter musim ini, menggantikan Cody. Untuk line-up lainnya, sama seperti musim lalu dengan Kemba Walker, Nicolas Batum, Michael Kidd-Gilchrist dan Marvin Williams bergabung dengan Dwight,” ungkapnya.

Howard sendiri telah membela beberapa klub top sepanjang kariernya di NBA. Selain Hawks, Howard pernah memperkuat Los Angeles Lakers, Houston Rockets, hingga Orlando Magic.

Duet! Assassin’s Creed dan Final Fantasy Berada dalam Satu Game, Apa Jadinya?

BeritaBintangDuet! Assassin’s Creed dan Final Fantasy Berada dalam Satu Game, Apa Jadinya?

Baru-baru ini salah dua pengembang game ternama yakni Ubisoft dan Square Enix menyampaikan pengumuman yang menarik, di mana mereka mengkonfirmasi sebuah crossover game Assassin’s Creed dan Final Fantasy. Pengumuman resmi tersebut diumumkan tepat hari ini. Kedua pengembang game ternama ini akan saling ‘menghormati’ terhadap lingkungan game masing-masing sebagai bagian dari kolaborasi kedua game besutan mereka itu.

Dilansir dari Poker Online, untuk menandai dimulainya kemitraan ini, keduanya telah meluncurkan sebuah karya seni di Gamescon yang akan menampilkan Bayek dari Assassin’s Creed Origins dan Noctis dari Final Fantasy XV.

Penggemar garis keras dari kedua seri akan melihat easter egg yang telah disembunyikan oleh tim untuk menandai dimulainya kemitraan tidak resmi ini di antara kedua waralaba tersebut. Salah satu easter egg semacam itu sudah termasuk dalam trailer Assassin’s Creed Origins Gamescom yang terbaru.

[ Baca Juga – Sistem Surrender Mobile Legends Diperbarui, Ini Kata Moonton ]

“Kolaborasi ini adalah hasil dari menjadi penggemar besar,” kata Direktur Permainan Ubisoft Montreal Ashraf Ismail. Ia juga menambahkan bahwa “Ada banyak rasa hormat antara kedua tim dan kami tidak bisa lebih senang dengan kesempatan untuk memberikan penghargaan kepada pekerjaan masing-masing.”

Kemitraan ini akan dimulai pada 30 Agustus ketika pemain Final Fantasy XV yang telah mendapatkan Dream Egg dari acara Moogle Chocobo Carnival akan menerima pakaian Assassin yang sebelumnya telah dikenal karena digunakan oleh Noctis.

Assassin’s Festival DLC gratis akan dirilis untuk Final Fantasy XV pada hari berikutnya. DLC akan mengubah kota Lestallum dan kegiatan baru akan tersedia bagi para pemain untuk berpartisipasi di dalam game tersebut.

Assassin’s Creed Origins, tambahan terbaru untuk franchise populer ini juga akan dirilis untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC pada 27 Oktober mendatang. Tambahan ini juga akan tersedia pada Xbox One X saat diluncurkan sekira November di tahun ini.

Belum Pulih dari Cedera Pangkal Paha, Isaiah Thomas Absen Bela Cavaliers di Awal Musim NBA 2017-2018

BeritaBintangBelum Pulih dari Cedera Pangkal Paha, Isaiah Thomas Absen Bela Cavaliers di Awal Musim NBA 2017-2018

Cleveland Cavaliers baru saja mengakuisisi point guard Isaiah Thomas dari Boston Celtics di musim panas ini. Namun, Cavs yang merupakan runnerup NBA musim lalu, takkan bisa memainkan pebasket 28 tahun itu lantaran belum sembuh betul dari cedera pangkal paha.

Seperti diketahui, Thomas bergabung dengan Cavs sebagai bagian dari trade Kyrie Irving ke Cetlcis. Selain Thomas, Cavs juga mendapatkan Jae Crowder, Ante Zizic dan dua hak draft.

Meski demikian, sebagaimana dikonfirmasi pelatih Cavs, Tyronn Lue, Thomas sayangnya tidak akan bisa dimainkan di awal NBA 2017-2018. “Isaiah saya pikir tidak akan bisa memulai musim ini. Cedera pangkal pahanya saya pikir akan membuatnya absen di awal musim ini,” ucap Lue mengutip Poker Online.

[ Baca Juga – Sebelum Gantung Sepatu, Stephon Marbury Ingin Beraksi Lagi di NBA ]

Thomas sendiri sejatinya mengalami cedera tersebut di akhir musim lalu, saat masih membela Celtics. Cedera ini dialami sang point guard di final Wilayah Timur, saat melawan Cavs. Ya, cukup ironis memang.

Dengan absennya Thomas, Cavs sendiri kemungkinan besar akan mengandalkan Derrick Rose di pos point guard di awal NBA 2017-2018. Rose sendiri juga baru bergabung dengan Cavs musim panas ini dari New York Knicks.

NBA 2017-2018 sendiri akan mulai start pada akhir bulan depan. Laga perdana akan dihelat pada 20 Oktober 2017 waktu setempat.

Sistem Surrender Mobile Legends Diperbarui, Ini Kata Moonton

BeritaBintangSistem Surrender Mobile Legends Diperbarui, Ini Kata Moonton

Moonton baru saja menghadirkan update terbaru untuk game Mobile Legends. Nah, menariknya di patch terbaru ini (1.2.14.196.1), Moonton melakukan pembaruan untuk sistem menyerah (Surrender) dalam pertandingan.

Seperti diketahui, sistem Surrender dihadirkan untuk mengakomodir kebutuhan pemain yang tidak sanggup dalam meladeni permainan lawan yang mungkin dirasa sangat tangguh. Nah, pembaruan sistem Surrender kali ini ditujukan juga untuk menangani kasus pemain yang meninggalkan permainan atau biasa disebut AFK (away from keyboard).

Berkurangnya satu pemain dalam pertandingan mampu menyebabkan permainan jadi tidak imbang. Karenanya, untuk menghindari hal itu tim yang menyatakan menyerah karena salah seorang pemainnya AFK tidak akan dikenakan hukuman. Asalkan mengikuti beberapa syarat.

“Sistem ini ada untuk High Ranked Match. Dan berlaku dalam waktu tiga menit apabila ada yang AFK dan kondisinya harus sebelum ada yang First Blood,” ujar Overseas Operations Manager Moonton Indonesia Fendy Tan kepada Poker Online.

[ Baca Juga – Game Splasher Bakal Meluncur ke PS4 dan Xbox One, Ini Videonya! ]

Jika mengikuti syarat yang diberikan, maka ketika Surrender tidak ada yang diuntungkan di kedua belah pihak. Yang menyerah tidak turun bintang, yang (merasa) menang juga tidak akan naik bintang. Tapi, yang AFK tadi mendapat hukuman dengan turun bintang.

Nah, untuk menghindari terjadinya kesengajaan, pihak Moonton memberikan pengecualian. “Semisal kita team-up nih berempat. Tapi ada yang AFK dan kita nyerah, nah kita juga kena hukuman,” ujar Fendy.

Selain update di sistem Surrender, Moonton juga menjadikan ajang update patch ini sebagai momen meluncurnya hero baru, yakni Argus. Sejumlah hero juga mendapat penyesuaian.

Sebelum Gantung Sepatu, Stephon Marbury Ingin Beraksi Lagi di NBA

BeritaBintangSebelum Gantung Sepatu, Stephon Marbury Ingin Beraksi Lagi di NBA

Eks pebasket NBA yang kini bermain di Liga Basket China, Stephon Marbury, menyatakan hasratnya untuk kembali lagi tampil di NBA sebelum gantung sepatu. Marbury yang berposisi sebagai point guard, saat ini sudah berusia 40 tahun.

Marbury memulai karier profesionalnya di NBA pada 1996 silam, di mana ia membela panji Minnesota Timberwolves. Ia memperkuat Wolves pada 1996-1999. Setelah itu, Marbury memperkuat New Jersey Nets pada 1999-2001.

Ia kemudian melanjutkan kariernya di NBA bersama Phoenix Suns pada 2001-2004, dan juga New York Knicks pada 2004-2009. Marbury pun terakhir kali bermain di NBA adalah pada 2009 bersama Boston Celtics.

Sejak saat itu, Marbury pun mencoba peruntungannya bermain di China. Marbury lantas menjadi idola di Negeri Tirai Bambu setelah tampil menawan bersama Beijing Ducks.

Marbury membawa Ducks menjadi juara Liga Basket China tiga kali beruntun, yakni pada dari 2012-2015. Marbury bahkan sampai dibuatkan perangko, patung perunggu hingga museum di China.

Meski usianya sudah berkepala empat, Marbury masih mampu tampil hebat. Musim lalu dia mencatat rata-rata 21,4 poin dan 5,5 assists, meskipun tentu level NBA dengan level kompetisi di China sangat berbeda.

[ Baca Juga – Cedera Lutut, Michael Carter-Williams Kemungkinan Besar Absen Bela Hornets di Awal Musim NBA 2017-2018 ]

Well, sejak April 2017, Marbury telah berpisah dengan Ducks. Di musim ini, yang merupakan musim terakhirnya di China, ia akan membela Beijing Fly Dragons.

Namun, tanpa diduga, Marbury tiba-tiba membuat heboh lewat kicauannya di akun Twitter pribadinya. “Langkah saya selanjutnya adalah langkah terbaik. Bekerja kembali ke NBA,” tweet Marbury.

Marbury sendiri lantas menjelaskan lebih lanjut soal keinginannya kembali ke NBA. “Saya membuat comeback ke NBA untuk fans yang ingin melihat saya memainkan tahun terakhir saya sebagai pemain profesional,” ucap Marbury, sebagaimana dilansir Poker Online.

“Setelah mendengar begitu banyak orang mengatakan untuk kembali, saya akhirnya berdoa dan menyampaikan pemikiran besar ini. Saya pikir akhir yang sempurna adalah pensiun bersama Ducks, namun apapun bisa terjadi,” jelasnya.

Sebagai informasi, sama seperti NBA, Liga China akan kembali bergulir akhir Oktober 2017 sampai Februari 2018. Setelah itu Marbury bebas bergabung dengan klub NBA, meski jelas apakah ada klub NBA yang mau merekrutnya. NBA 2017-2018 sendiri akan berakhir pada pertengahan Juni 2018.

Game Splasher Bakal Meluncur ke PS4 dan Xbox One, Ini Videonya!

BeritaBintangGame Splasher Bakal Meluncur ke PS4 dan Xbox One, Ini Videonya!

Gamer mungkin telah akrab dengan game Sonic jadul di konsol game Sega atau Mario Bros di platform Nintendo. Permainan 2D itu cukup seru dan menantang gamer untuk melewati rintangan demi rintangan.

Nah, untuk pemilik PS4 dan Xbox One, akhir bulan ini gamer bisa mencoba jenis permainan serupa. Dilansir Poker Online, Splasher akan hadir di Amerika Serikat untuk pemilik PS4 pada 26 September, sedangkan di Eropa, gamer PS4 dan Xbox One bisa mencicipinya pada 27 September.

Dari video trailer, terlihat game menampilkan seorang karakter yang dibekali kemampuan untuk menembakan cairan berwarna. Warna cairan itu memiliki fungsi yang berbeda-beda. Setiap cairan dapat diandalkan untuk melancarkan perjalanan sang tokoh dalam permainan.

[ Baca Juga – Mantap! Xbox One Bisa Rekam Game Resolusi 1080p ]

Game juga menantang gamer untuk berpikir cepat serta memadukan setiap warna cairan untuk bisa melewati hambatan. Dalam permainan, terdapat pula fitur Leaderboard, yang mengharuskan gamer cepat sampai menuju titik finish dalam modus Time Attack atau Speedrun.

Konon, ada 22 level yang bisa dijajal oleh gamer. Setiap level tampaknya menampilkan tingkat kesulitan permainan yang berbeda-beda.

Gamer dibekali sebuah cannon yang memberikan kemampuan gameplay seperti menempel di dinding, memantul ke udara serta melempar musuh ke dalam jebakan. Misi Anda ialah mengakhiri proyek-proyek yang kejam dari CEO yang aneh, seorang ilmuwan yang dikenal sebagai “Le Docteur”.

Gamer juga harus menyelamatkan semua teman Splashers.