MF

Kisah Cinta Dua Remaja yang Berujung Bui

BeritaBintang – Kisah asmara anak muda yang masih berada di bangku sekolah sering diwarnai berbagai hal menarik, mulai putus cinta hingga berakhir bahagia di pelaminan. Namun, berbeda dengan cerita cinta dua remaja ini yang harus berakhir di kantor polisi.

Kisah tersebut berawal dari laporan orangtua remaja wanita bernama Budi Nuryanto (41) lantaran anaknya Nurria Puji Lestari (16) pada Minggu 6 Maret 2016 pamit ke rumah temannya yang berada di kawasan Pasar Minggu.

Namun, tiba-tiba Nurria mengirim sebuah pesan singkat ke orangtuanya yang mengabarkan bahwa dirinya sedang berada di sebuah angkutan umum dan dibawa oleh seorang wanita ke rumah kosong. Alhasil, orangtua Nurria pun panik dan melaporkannya ke Mapolsek Pasar Minggu bahwa anaknya hilang serta diduga diculik.

“Tapi, tiba-tiba dia (Nurria) SMS ke ayahnya katanya minta tolong, ketika sedang di angkot dengan seorang wanita yang tidak dikenal, diajak ke rumah kosong, dan setelah itu ditelefon kembali HP-nya tidak aktif,” ujar paman korban, Herman, saat dihubungi, Senin 7 Maret 2016.

Atas laporan tersebut, jajaran Kepolisian Sektor Pasar Minggu pun langsung mengerahkan pasukan untuk melakukan pencarian terhadap seorang remaja wanita tersebut.

Dari pencarian tersebut, pada Senin 7 Maret 2016 malam, Polsek Pasar Minggu berhasil menemukan Nurria di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, dan tengah bersama pacarnya yang diketahui berinisial MF (16).

“Jadi mereka ini kabur dari rumah, karena hubungannya tidak direstui. Mereka diketahui pacaran sudah selama delapan bulan,” kata Kapolsek Pasar Minggu Kompol Zaky Nasution, di kantornya, Selasa (8/3/2016).

Kedua remaja tersebut akhirnya dibawa ke Mapolsek Pasar Minggu, dan pacar dari Nurria harus mendekam di balik jeruji besi lantaran dugaan membawa anak di bawah umur.

“Mereka bilang mau hidup berdua. Si remaja pria akan mencari kerja, namun memang kan tidak direstui, makanya kita amankan si remaja pria,” tambah Zaky.

Sementara orangtua Nurria akan melakukan mediasi dan mencabut berkas perkara setelah anaknya ditemukan dan diketahui alasan mereka berdua melarikan diri ke Puncak, Bogor, Jawa Barat.

“Mungkin saya akan mediasi secara kekeluargaan, dan mencabut berkas perkaranya, karena ini masih bisa diselesaikan. Saya pikir kemarin diculik makanya saya panik,” tutur Budi.