Maverick Vinales

Raih Hasil Baik di Dua Race Awal MotoGP 2017, Graziano: Rossi Punya Keinginan Kuat untuk Juara!

BeritaBintangRaih Hasil Baik di Dua Race Awal MotoGP 2017, Graziano: Rossi Punya Keinginan Kuat untuk Juara!

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, meraih hasil baik dalam dua seri awal MotoGP 2017. The Doctor –julukan Rossi– berhasil finis di posisi tiga Grand Prix (GP) Qatar dan podium kedua di GP Argentina.

Hasil tersebut lantas mengantarkan Rossi berada di urutan dua klasemen sementara MotoGP 2017. Pembalap berpaspor Italia itu terpaut 14 angka dari rekan setimnya, Maverick Vinales, dengan raihan 50 poin di puncak klasemen.

[ Baca Juga : ” Duh, Dwayne Johnson Bocorkan Film Terbaru DC dan Warner Bros ” ]

Meski demikian, ayah Rossi yakni Graziano Rossi, menilai anaknya mengetahui cara untuk bersaing dan meraih hasil baik di setiap seri balapan MotoGP musim ini. Ia pun memberikan pandangannya terhadap sifat anaknya tersebut.

Menurut Graziano, Rossi tidak seutuhnya memiliki sifat dirinya. Ia menyebut, The Doctor –julukan Rossi– hanya ingin memberikan penampilan terbaik dan menghibur fans-nya di lintasan.

“Saya pikir, Rossi tidak mengambil seluruhnya (sifat) dari saya, melainkan dia hanya punya keinginan untuk balapan dan menghibur penonton, selebihnya tidak. Dia telah mengembangkan cara dan jalur yang sangat produktif,” ungkap Graziano, mengutip dari AGEN BOLA, Sabtu (15/4/2017).

Raih Dua Kemenangan Berturut-turut, Vinales Cetak Rekor Baru di Yamaha

BeritaBintangRaih Dua Kemenangan Berturut-turut, Vinales Cetak Rekor Baru di Yamaha

Menjadi pembalap adalan Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales kembali membuktikan kelasnya di MotoGP, ajang balap motor paling prestisius di dunia. Pembalap berusia 22 tahun itu mampu menyapu bersih kemenangan di dua race awal MotoGP 2017!

“Ini adalah balapan yang sulit, sangat sulit. Saya mulai dari posisi keenam dan saya anggap start tidak terlalu buruk. Saya menemukan cara untuk menyalip rider lain secepat yang saya bisa, dan akhirnya saya bisa berada di belakang Cal (Crutchlow),” ungkap Vinales menceritakan jalannya balapan, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Selasa (11/4/2017).

[ Baca Juga : ” Trailer Ragnarok, Selamat Tinggal Palu Sakti Thor! ” ]

Dari raihan gemilangnya itu, Vinales mencatatkan rekor pribadinya bersama Tim Movistar Yamaha. Pembalap yang baru berusia 22 tahun itu menjadi pembalap pertama di era milenium yang berhasil meraih kemenangan dalam dua race pertama, setelah sebelumnya rekor dipegang Wayne Rainey pada 1990.

Vinales juga mengaku tidak percaya dan menganggap raihan tersebut seperti mimpi Tak lupa, ia pun memuji kerja keras timnya sehingga bisa mengantarkan sang rider berada di urutan pertama. Pembalap asal Inggris itu kembali menegaskan apa yang ia raih bukan miliknya seorang, tapi menjadi kemenangan bagi tim.

“Untuk seri selanjutnya, saya harus terus mencoba dan melanjutkan balapan dengan cara yang sama. Tim sangat termovitasi dan memiliki performa yang sangat hebat. Dari race ke race, saya merasa semakin kuat! Saya sangat senang dengan dua kemenangan berturut-turut. Ini luar biasa!” tutup rekan setim Valentino Rossi itu.

Kemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

BeritaBintangKemenangannya di GP Qatar dan Argentina 2017 Bikin Vinales Termotivasi

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, mengaku termotivasi untuk meraih hasil yang gemilang lagi berkat raihan positif balapannya di dua seri awal MotoGP 2017. Setelah tampil luar biasa di tes pramusim, ternyata capaiannya itu mampu ia lanjutkan di race yang sudah berlangsung di Qatar dan Argentina.

Di GP Qatar, Vinales sukses membuat kejutan setelah keluar menjadi yang pertama. Pada balapan tersebut, ia mampu menunjukkan kualitasnya yang maksimal di musim perdananya bersama Yamaha.

[ Baca Juga : ” Saudara Ungkap Carrie Fisher Masih Akan Hadir di Star Wars IX ” ]

Ketangguhannya itu mampu ia ulangi lagi setelah menjuarai seri kedua GP Argentina. Meski begitu, Top Gun –julukan Vinales– mengaku akan tetap bekerja keras.

“Sulit dipercaya Anda dapat mulai seperti ini. Setelah pramusim, dua race berturut-turut adalah sesuatu yang luar biasa dan memberi kami motivasi tinggi,” ungkap Vinales, mengutip dari AGEN BOLA, Senin (10/3/2017).

“Kami harus menjaga dengan cara yang benar dan tetap bekerja keras,” tuntasnya.

Jelang MotoGP 2017, Vinales Sudah Tak Sabar Berduel dengan Marquez

BeritaBintangJelang MotoGP 2017, Vinales Sudah Tak Sabar Berduel dengan Marquez

Kiprah pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, pada sesi uji coba pramusim yang berlangsung di Sirkuit Losail memang luar biasa. Dari tiga hari uji coba yang berlangsung, Vinales mampu menjadi tercepat.

Dengan hasil tersebut, Vinales pun sukses menyapu bersih keempat uji coba pramusim dengan performa yang luar biasa. Hal tersebut pun membuat namanya semakin diunggulkan untuk menjadi rival utama sang juara bertahan, Marc Marquez, di kejuaraan dunia tahun ini.

[ Baca Juga – ” Teaser Trailer: Coco, Antara Musik dan Magic ” ]

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Vinales beberapa saat ini. Ia sendiri mengaku sudah tidak sabar untuk bisa langsung berduel dengan Marquez sejak seri perdana MotoGP 2017 dimulai.

“Akan sangat menyenangkan menghadapi Marc. Saya sangat menghormatinya. Kami saling kenal sejak anak-anak. Ia rider yang sangat agresif, dan saya harus berupaya keras mengalahkannya,” ucap Vinales, seperti dikutip dari Agen Bola, Minggu (19/3/2017).

“Tentu akan terdapat rivalitas di antara kami sejak seri awal dimulai. Akan tetapi, peluang juara sangat terbuka bagi siapa saja. Level persaingan sangat tinggi. Siapa pun bisa meraih kemenangan,” tuntas pembalap asal Spanyol tersebut.

Merendah, Vinales Mengaku Takkan Sedih jika Gagal Menang di Qatar

BeritaBintangMerendah, Vinales Mengaku Takkan Sedih jika Gagal Menang di Qatar

Rider anyar Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku sangat bersemangat untuk segera menjalani MotoGP 2017, setelah merajai rangkaian tes pramusim di Valencia, Malaysia, Australia dan Qatar. Vinales memang sukses melibas semua lawannya dan mencatatkan waktu tercepat .

Dengan hasil gemilang ini, Top Gun pun layak optimis bisa meraih kemenangan demi kemenangan musim ini. Hasil ini juga membuktikan bahwa dirinya punya dukungan dan fasiltas yang sangat memadai dari Yamaha demi menuju tangga juara dunia.

Baca Juga : ” Intip Bocoran Jumanji dari Dwayne ‘The Rock’ Johnso

“Tentu hasil pramusim memberi saya motivasi yang tinggi. Saya terlihat sangat kuat. Saya bisa melihat diri saya berpeluang meraih kemenangan dan hal ini membuat saya sangat bersemangat dan ingin bekerja lebih keras lagi,” kata Vinales seperti dimuat RACER.

“Kompetisi tahun ini akan sangat sengit. Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, serta Valentino Rossi dan Marc Marquez akan tampil kompetitif di Qatar (seri pembuka MotoGP 2017). Losail adalah lintasan di mana mereka melaju sangat cepat. Dani Pedrosa juga sangat kuat di hari terakhir uji coba. Saya juga sangat terkejut dengan performa Alvaro Bautista, ia sangat cepat,” ucap rider berusia 22 tahun.

“Namun, saya sama sekali takkan kecewa bila gagal menang di Qatar nanti. Kami memang butuh waktu untuk belajar mengeluarkan seluruh potensi Yamaha, jadi tentu kekalahan takkan jadi kekecewaan,” pungkasnya.

Hati-Hati Kejutan Vinales Bersama Yamaha, Rossi!

BeritaBintang –  Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi memang bakal memiliki duet baru di MotoGP musim 2017. Jika di musim ini ia bertandem dengan Jorge Lorenzo, pada tahun depan The Doctor akan berduet dengan Maverick Vinales.

Keputusan manajemen Tim Yamaha menunjuk Vinales sebagai suksesor Lorenzo memang sempat menuai perdebatan di beberapa kalangan. Alasannya, Vinales disebut-sebut belum berada di level untuk memperkuat tim seperti Yamaha tahun depan.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio. Ia justru menyarankan agar Rossi tidak terlalu memandang remeh Vinales bersama Tim Yamaha tahun depan.

“Valentino Rossi memang seorang pembalap yang sangat kuat, dan juga berpengalaman. Akan tetapi, saya memperingati agar ia tetap mewaspadai Maverick Vinales di Tim Yamaha tahun depan,” ungkap Brivio, seperti disadur Agen Casino Online, Sabtu (1/10/2016).

“iVnales juga akan memberikan stimulasi bagi Rossi untuk tampil bagus. Pada musim depan, Rossi akan tetap memiliki rekan setim yang hebat dan sama kuat dengannya,” tandasnya kepada Kamusjudi.com

Aleix Espargaro Enggan Salahkan Suzuki karena Terus Raih Hasil Buruk

BeritaBintangMISANO – Memasuki seri ke-13 MotoGP 2016, pembalap Tim Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro tidak kunjungb menunjukkan performa gemilang. Bahkan rekan setim Maverick Vinales itu kembali gagal menembus garis finis pada balapan akhir pekan lalu.

Alhasil, Espargaro masih duduk di posisi ke-12 dengan raihan 41 poin. Meski begitu, pembalap berpaspor Spanyol itu enggan untuk menyalahkan pihak-pihak lainnya.

Espargaro mengaku dirinya akan terus berusaha memperbaiki diri hingga musim 2016 berakhir. Ia menilai hingga saat ini, dirinya belum berhasil menunjukkan performa yang kompetitif di ajang balapan kenamaan dunia tersebut.

“Saya terus merasa kesulitan. Saya mengerti apa yang sedang dihadapi. Tentu saja ini adalah salah saya karena tidak tampil kompetitif,” ujar Espargaro, mengutip dari Link Alternatif SBOBET, Rabu (14/9/2016).

“Dalam beberapa sesi sebelumnya, saya merasa telah lebih baik. Namun saya seharusnya tidak lengah,” tuntasnya.

Andrea Iannone Belum Terbiasa dengan Warna Biru Milik Suzuki

BeritaBintangBOLOGNARider asal Italia, Andrea Iannone, mengakui dirinya belum terbiasa melihat warna biru milik Suzuki. Sebab, warna tersebut merupakan warna kebesaran tim pabrikan asal Hamamatsu, Jepang, ini.

Iannone tak menunggu waktu lama untuk membela tim balap di MotoGP musim depan.  Ia akan mengisi kursi yang ditinggalkan oleh pembalap Suzuki yakni Maverick Vinales yang digaet Yamaha dan tak diperpanjangnya kontrak, Aleix Espargaro.

The Maniac Joe- julukan Iannone- yang selama ini terbiasa dengan warna, musim depan harus terbiasa dengan kuda besi berwarna biru yang merupakan khas dari Suzuki. Kendati demikian, Iannone mengaku tak sabar menggeber motornya untuk bisa bersaing dengan Yamaha, Honda dan Ducati. Sebab, motor bermesin GSX-RR musim ini banyak melakukan pengembangan dan inovasi.

“Saya masih belum bisa berasumsi banyak, namun saya harus membiasakan diri untuk membayangkan melihat warna biru. Sebab itu adalah warna kebesaran Suzuki,” ucap Iannone menukil TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Sabtu (9/7/2016).

“Saya percaya kami bisa, meskipun sejauh ini masih memiliki pro dan kontra tentang performa motor. Namun apabila kami ingin menang maka kami harus menguasai situasi tertentu dan itu adalah modal yang harus kami lakukan,” tuntas sosok berusia 28 tahun tersebut.

Vinales Kecewa dengan Performa Motor Suzuki di Sirkuit Assen

BeritaBintang – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, menyatakan kecewa dengan performa motornya saat menjajal Sirkuit Assen akhir pekan lalu. Vinales gagal menunjukkan penampilan impresifnya pada seri kedelapan tersebut.

Pembalap yang akan berseragam Tim Movistar Yamaha pada musim depan tersebut hanya berhasil finis di posisi kesembilan. Vinales mengaku masih belum mengetahui penyebab kegagalannya di Sirkuit Assen.

“Di awal balapan, saya dapat tampil baik. Mungkin tim harus memperbaiki pengaturan elektronik karena itu hanya dapat bekerja di lintasan kering. Kami tidak dapat membalap di sini,” tutur Vinales, seperti dikutip Panduan Judi Online, Selasa (28/6/2016).

Pria berpaspor Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa dirinya hampir kehilangan kepercayaan pada kemampuan motornya. Vinales berharap Tim Movistar Yamaha akan dapat memperbaiki performa motornya.

“Saya seakan melaju di atas es. Menurut saya, kami harus memperbaiki performa motor. Sulit bagi saya untuk memercayai kemampuan motor. Saya melaju dengan sangat lambat. Saya tidak tahu alasannya,” pungkas dia.

Maverick Vinales Puas dengan Kinerja Sasis Baru Suzuki

BeritaBintang  – Tim Suzuki Ecstar memiliki sasis baru yang dirancang untuk bertarung di MotoGP seri Belanda pada akhir pekan ini. Pembalap muda Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, mengaku puas dengan kinerja sasis baru timnya.

Sasis baru Suzuki sudah digunakan Vinales saat melakukan free practice pertama (FP1) dan kedua (FP2), Jumat 24 Juni 2016. Menurut pembalap berusia 21 tahun tersebut, sejauh ini sasis baru Suzuki telah bekerja dengan cukup memuaskan.

“Sasis baru kami bekerja dengan sangat baik. Saya tidak berpikir itu sudah bekerja 100 persen, tapi saya merasa itu sudah baik,” tutur Vinales, sebagaimana diberitakan Panduan Judi Online, Sabtu (25/6/2016).

“Jika kami bekerja dengan lebih keras malam ini, kami bisa memberikan loncatan yang lebih baik lagi besok,” sambung pembalap yang musim depan akan membela Tim Movistar Yamaha.

Vinales memang tampil apik di sesi free practice. Di FP2, pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut berada di posisi empat dengan catatan waktu terbaik lebih cepat 0.099 detik dari rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo.