Maverick Vinales

Jelang MotoGP 2017, Vinales Sudah Tak Sabar Berduel dengan Marquez

BeritaBintangJelang MotoGP 2017, Vinales Sudah Tak Sabar Berduel dengan Marquez

Kiprah pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, pada sesi uji coba pramusim yang berlangsung di Sirkuit Losail memang luar biasa. Dari tiga hari uji coba yang berlangsung, Vinales mampu menjadi tercepat.

Dengan hasil tersebut, Vinales pun sukses menyapu bersih keempat uji coba pramusim dengan performa yang luar biasa. Hal tersebut pun membuat namanya semakin diunggulkan untuk menjadi rival utama sang juara bertahan, Marc Marquez, di kejuaraan dunia tahun ini.

[ Baca Juga – ” Teaser Trailer: Coco, Antara Musik dan Magic ” ]

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Vinales beberapa saat ini. Ia sendiri mengaku sudah tidak sabar untuk bisa langsung berduel dengan Marquez sejak seri perdana MotoGP 2017 dimulai.

“Akan sangat menyenangkan menghadapi Marc. Saya sangat menghormatinya. Kami saling kenal sejak anak-anak. Ia rider yang sangat agresif, dan saya harus berupaya keras mengalahkannya,” ucap Vinales, seperti dikutip dari Agen Bola, Minggu (19/3/2017).

“Tentu akan terdapat rivalitas di antara kami sejak seri awal dimulai. Akan tetapi, peluang juara sangat terbuka bagi siapa saja. Level persaingan sangat tinggi. Siapa pun bisa meraih kemenangan,” tuntas pembalap asal Spanyol tersebut.

Merendah, Vinales Mengaku Takkan Sedih jika Gagal Menang di Qatar

BeritaBintangMerendah, Vinales Mengaku Takkan Sedih jika Gagal Menang di Qatar

Rider anyar Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengaku sangat bersemangat untuk segera menjalani MotoGP 2017, setelah merajai rangkaian tes pramusim di Valencia, Malaysia, Australia dan Qatar. Vinales memang sukses melibas semua lawannya dan mencatatkan waktu tercepat .

Dengan hasil gemilang ini, Top Gun pun layak optimis bisa meraih kemenangan demi kemenangan musim ini. Hasil ini juga membuktikan bahwa dirinya punya dukungan dan fasiltas yang sangat memadai dari Yamaha demi menuju tangga juara dunia.

Baca Juga : ” Intip Bocoran Jumanji dari Dwayne ‘The Rock’ Johnso

“Tentu hasil pramusim memberi saya motivasi yang tinggi. Saya terlihat sangat kuat. Saya bisa melihat diri saya berpeluang meraih kemenangan dan hal ini membuat saya sangat bersemangat dan ingin bekerja lebih keras lagi,” kata Vinales seperti dimuat RACER.

“Kompetisi tahun ini akan sangat sengit. Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso, serta Valentino Rossi dan Marc Marquez akan tampil kompetitif di Qatar (seri pembuka MotoGP 2017). Losail adalah lintasan di mana mereka melaju sangat cepat. Dani Pedrosa juga sangat kuat di hari terakhir uji coba. Saya juga sangat terkejut dengan performa Alvaro Bautista, ia sangat cepat,” ucap rider berusia 22 tahun.

“Namun, saya sama sekali takkan kecewa bila gagal menang di Qatar nanti. Kami memang butuh waktu untuk belajar mengeluarkan seluruh potensi Yamaha, jadi tentu kekalahan takkan jadi kekecewaan,” pungkasnya.

Hati-Hati Kejutan Vinales Bersama Yamaha, Rossi!

BeritaBintang –  Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi memang bakal memiliki duet baru di MotoGP musim 2017. Jika di musim ini ia bertandem dengan Jorge Lorenzo, pada tahun depan The Doctor akan berduet dengan Maverick Vinales.

Keputusan manajemen Tim Yamaha menunjuk Vinales sebagai suksesor Lorenzo memang sempat menuai perdebatan di beberapa kalangan. Alasannya, Vinales disebut-sebut belum berada di level untuk memperkuat tim seperti Yamaha tahun depan.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio. Ia justru menyarankan agar Rossi tidak terlalu memandang remeh Vinales bersama Tim Yamaha tahun depan.

“Valentino Rossi memang seorang pembalap yang sangat kuat, dan juga berpengalaman. Akan tetapi, saya memperingati agar ia tetap mewaspadai Maverick Vinales di Tim Yamaha tahun depan,” ungkap Brivio, seperti disadur Agen Casino Online, Sabtu (1/10/2016).

“iVnales juga akan memberikan stimulasi bagi Rossi untuk tampil bagus. Pada musim depan, Rossi akan tetap memiliki rekan setim yang hebat dan sama kuat dengannya,” tandasnya kepada Kamusjudi.com

Aleix Espargaro Enggan Salahkan Suzuki karena Terus Raih Hasil Buruk

BeritaBintangMISANO – Memasuki seri ke-13 MotoGP 2016, pembalap Tim Suzuki Ecstar, Aleix Espargaro tidak kunjungb menunjukkan performa gemilang. Bahkan rekan setim Maverick Vinales itu kembali gagal menembus garis finis pada balapan akhir pekan lalu.

Alhasil, Espargaro masih duduk di posisi ke-12 dengan raihan 41 poin. Meski begitu, pembalap berpaspor Spanyol itu enggan untuk menyalahkan pihak-pihak lainnya.

Espargaro mengaku dirinya akan terus berusaha memperbaiki diri hingga musim 2016 berakhir. Ia menilai hingga saat ini, dirinya belum berhasil menunjukkan performa yang kompetitif di ajang balapan kenamaan dunia tersebut.

“Saya terus merasa kesulitan. Saya mengerti apa yang sedang dihadapi. Tentu saja ini adalah salah saya karena tidak tampil kompetitif,” ujar Espargaro, mengutip dari Link Alternatif SBOBET, Rabu (14/9/2016).

“Dalam beberapa sesi sebelumnya, saya merasa telah lebih baik. Namun saya seharusnya tidak lengah,” tuntasnya.

Andrea Iannone Belum Terbiasa dengan Warna Biru Milik Suzuki

BeritaBintangBOLOGNARider asal Italia, Andrea Iannone, mengakui dirinya belum terbiasa melihat warna biru milik Suzuki. Sebab, warna tersebut merupakan warna kebesaran tim pabrikan asal Hamamatsu, Jepang, ini.

Iannone tak menunggu waktu lama untuk membela tim balap di MotoGP musim depan.  Ia akan mengisi kursi yang ditinggalkan oleh pembalap Suzuki yakni Maverick Vinales yang digaet Yamaha dan tak diperpanjangnya kontrak, Aleix Espargaro.

The Maniac Joe- julukan Iannone- yang selama ini terbiasa dengan warna, musim depan harus terbiasa dengan kuda besi berwarna biru yang merupakan khas dari Suzuki. Kendati demikian, Iannone mengaku tak sabar menggeber motornya untuk bisa bersaing dengan Yamaha, Honda dan Ducati. Sebab, motor bermesin GSX-RR musim ini banyak melakukan pengembangan dan inovasi.

“Saya masih belum bisa berasumsi banyak, namun saya harus membiasakan diri untuk membayangkan melihat warna biru. Sebab itu adalah warna kebesaran Suzuki,” ucap Iannone menukil TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Sabtu (9/7/2016).

“Saya percaya kami bisa, meskipun sejauh ini masih memiliki pro dan kontra tentang performa motor. Namun apabila kami ingin menang maka kami harus menguasai situasi tertentu dan itu adalah modal yang harus kami lakukan,” tuntas sosok berusia 28 tahun tersebut.

Vinales Kecewa dengan Performa Motor Suzuki di Sirkuit Assen

BeritaBintang – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, menyatakan kecewa dengan performa motornya saat menjajal Sirkuit Assen akhir pekan lalu. Vinales gagal menunjukkan penampilan impresifnya pada seri kedelapan tersebut.

Pembalap yang akan berseragam Tim Movistar Yamaha pada musim depan tersebut hanya berhasil finis di posisi kesembilan. Vinales mengaku masih belum mengetahui penyebab kegagalannya di Sirkuit Assen.

“Di awal balapan, saya dapat tampil baik. Mungkin tim harus memperbaiki pengaturan elektronik karena itu hanya dapat bekerja di lintasan kering. Kami tidak dapat membalap di sini,” tutur Vinales, seperti dikutip Panduan Judi Online, Selasa (28/6/2016).

Pria berpaspor Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa dirinya hampir kehilangan kepercayaan pada kemampuan motornya. Vinales berharap Tim Movistar Yamaha akan dapat memperbaiki performa motornya.

“Saya seakan melaju di atas es. Menurut saya, kami harus memperbaiki performa motor. Sulit bagi saya untuk memercayai kemampuan motor. Saya melaju dengan sangat lambat. Saya tidak tahu alasannya,” pungkas dia.

Maverick Vinales Puas dengan Kinerja Sasis Baru Suzuki

BeritaBintang  – Tim Suzuki Ecstar memiliki sasis baru yang dirancang untuk bertarung di MotoGP seri Belanda pada akhir pekan ini. Pembalap muda Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, mengaku puas dengan kinerja sasis baru timnya.

Sasis baru Suzuki sudah digunakan Vinales saat melakukan free practice pertama (FP1) dan kedua (FP2), Jumat 24 Juni 2016. Menurut pembalap berusia 21 tahun tersebut, sejauh ini sasis baru Suzuki telah bekerja dengan cukup memuaskan.

“Sasis baru kami bekerja dengan sangat baik. Saya tidak berpikir itu sudah bekerja 100 persen, tapi saya merasa itu sudah baik,” tutur Vinales, sebagaimana diberitakan Panduan Judi Online, Sabtu (25/6/2016).

“Jika kami bekerja dengan lebih keras malam ini, kami bisa memberikan loncatan yang lebih baik lagi besok,” sambung pembalap yang musim depan akan membela Tim Movistar Yamaha.

Vinales memang tampil apik di sesi free practice. Di FP2, pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut berada di posisi empat dengan catatan waktu terbaik lebih cepat 0.099 detik dari rider Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo.

Dani Pedrosa Sempat Takut kepada Maverick Vinales di GP Catalunya

BeritaBintang –Pembalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, mengaku sempat takut kepada rider muda Suzuki Ecstar, Maverick Vinales, saat bertarung di GP Catalunya akhir pekan lalu. Pedrosa takut disalip Vinales yang dinilainya tampil dengan baik secara keseluruhan.

Pedrosa menyorot penampilan Vinales yang sudah impresif sejak memulai balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Pembalap berusia 30 tahun itu menilai, Vinales dari sejak awal selalu mengancam posisinya.

“Tidak mudah bagi saya (membalap di GP Catalunya) karena Maverick (Vinales) selalu membuntuti,” kata Pedrosa, sebagaimana diberitakan Taruhan Bola Online, Jumat (10/6/2016).

“Untungnya dia tiba-tiba memilih menyerang dan itu tidak berhasil, sehingga kami pun terpisah. Kami terpisah dengan jarak kurang lebih satu detik,” sambung pembalap berkebangsaan Spanyol itu.

Pada akhirnya, Pedrosa memang finis satu posisi di atas Vinales. The Little Spaniard menyelesaikan balapan di posisi tiga, sementara Vinales di posisi empat dengan perbedaan 18 detik.

Kecolongan Maverick Vinales, Suzuki Tak Ingin Lepas Aleix Espargaro

BeritaBintang – Team Manager Suzuki Ecstar, Davide Brivio, membeberkan alasan pihaknya yang rela melepas pembalap potensial, Maverick Vinales, ke Movistar Yamaha. Menurutnya, ia sudah mengetahui apabila rider asal Spanyol tersebut akan hengkang.

Kehilangan seorang Vinales tentu sebuah pengorbanan, karena Rookie of The Year tersebut masih bisa memberikan banyak hal untuk Suzuki di tahun-tahun mendatang. Tak ingin menunggu waktu lama, Suzuki menjatuhkan pilihannya pada joki Ducati, Andrea Iannone.

 “Ya kami tahu dalam beberapa waktu nanti kami akan kehilangan Maverick. Lantas, kami harus bergerak cepat untuk mencari penggantinya, dan kami memutuskan merekrut Andrea Iannone,” ucap Brivio mengutip Cara Bermain Judi Online, Senin (30/5/2016).

Sementara itu, Brivio juga mengatakan apabila pihaknya saat ini sedang berusaha mengamankan jasa Aleix Espargaro. Sebab, kontrak pembalap asal Spanyol tersebut akan habis pada akhir musim ini.

“Saat ini kami dapat bekerja dengan baik. Bahkan kami akan memulai pembicaraan dengan Aleix dan tunggu saja waktu yang tepat,” pungkasnya.

Bos Yamaha: Jorge Lorenzo Takkan Tergantikan

BeritaBintang  – Bos Tim Movistar Yamaha, Lin Jarvis, mengatakan sulit mengganti sosok Jorge Lorenzo. Lorenzo tercatat telah tiga kali menyumbangkan gelar juara untuk Yamaha sejak bergabung pada 2008.

Mulai musim 2017, Lorenzo akan berseragam Ducati. Kursi kosong yang ditinggalkan oleh pria berjuluk X-Fuera tersebut akan diisi oleh Maverick Vinales. Vinales telah resmi menjadi pembalap Tim Movistar Yamaha selama dua musim, terhitung mulai musim 2017.

Meski Vinales dan Lorenzo sama-sama berpaspor Spanyol, Jarvis menilai sulit untuk menemukan pembalap seperti Lorenzo. Kendati demikian, Jarvis optimis Vinales memiliki potensi besar untuk menjadi pembalap kenamaan di masa depan.

“Sejujurnya saya sangat senang dengan keputusan ini. tentu saja, saat Anda kehilangan sosok pembalap yang pernah juara dunia dan berbakat seperti Jorge maka akan sulit untuk mencari penggantinya,” tutur Jarvis, seperti dikutip dari Bintangbola.co Jumat (20/5/2016).

“Anda tidak akan langsung dapat menemukan sosok penggantinya atau memiliki pengalaman seperti dirinya. Jadi, kami memutuskan memiliki pembalap yang sangat berpotensi untuk menjadi penggantinya,” tambahnya.