Marc Marquez Juara

Unik! Arca Sosok Manusia Tanpa Kepala Menunggangi Kerbau di Lahat

BeritaBintangUnik! Arca Sosok Manusia Tanpa Kepala Menunggangi Kerbau di Lahat

JIKA hendak merencanakan liburan, kerap kali para traveller mencari destinasi yang masih perawan dan tersembunyi lokasinya. Sehingga bisa menjauh sejenak dari hiduk pikuk keriuhan kota.

Namun, bila ingin merasakan sensasi yang berbeda dari alam, cobalah sesekali lakukan perjalanan wisata sejarah, dengan menjelajahi dan melakukan pengamatan pada situs-situs warisan yang berumur ratusan bahkan ribuan tahun.

Salah satu daerah yang memiliki banyak warisan tersebut ialah Kabupaten Lahat. Di daerah yang merupakan kabupaten tertua di Sumatera Selatan itu, sudah ditemukan sekiranya 3.000 buah situs megalitikum.

Kemudian, situs warisan dari zaman megalitikum yang ada di daerah yang dipimpin oleh Aswari Rivai juga berbentuk unik dan membuat penasaran. Arca megalit Tanjung Beringin salah satunya.

{ Baca Juga, ” Marc Marquez Juara di GP Jerman, Valentino Rossi: Dia Memilih Ban yang Tepat ” }

Arca yang berbentuk sesosok manusia sedang menunggangi seekor kerbau tersebut bisa membuat orang yang melihatnya menganga kaget. Pasalnya, manusia yang tergambarkan dalam arca tidak memiliki kepala.

Dikutip dari laman resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Sabtu (8/7/2017), tangan kanan manusia yang ada di arca memegang kepala kerbau, tangan kiri digambarkan hanya sampai siku.

Layaknya seorang yang menunggangi kerbau, kaki kanan tokoh terlihat dalam posisi menekuk ke bawah, dengan pergelangan kaki dan telapak kaki yang juga tidak tergambar. Uniknya lagi, arca ini juga ditemukan buaya, yang sedang berada di kepala kerbau, seakan hendak memangsa kerbau.

Marc Marquez Juara di GP Jerman, Valentino Rossi: Dia Memilih Ban yang Tepat

BERITABINTANG –  Marc Marquez Juara di GP Jerman, Valentino Rossi: Dia Memilih Ban yang Tepat

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengakui bahwa dirinya sangat sulit untuk bisa bertarung di GP Jerman. Hingga akhirnya pembalap asal Italia itu hanya berhasil menduduki posisi lima di akhir GP Jerman.

Sementara Marc Marquez (Repsol Honda) berhasil dengan mudah menjadi yang tercepat di Sirkuit Sachsenring. Menurut pembalap berusia 38 tahun itu, Marquez memiliki ban yang sangat baik untuk bisa memenangkan balapan.

{ Baca Juga : ” Sudah Boyong Tujuh Pemain, AC Milan Masih Ingin Dapatkan Serge Aurier dari PSG}

Sementara YZR-M1 dinilai Rossi memiliki masalah pada bannya. Sehingga The Doctor –julukan Rossi– harus rela tak bisa meraih posisi podium di GP Jerman.

“Kami telah sangat menderita di Sachsenring sangat banyak. Keuntungan dari pembalap Honda di Jerman adalah mereka memiliki kecepatan yang sangat baik. Marquez terutama dia memilih ban yang sangat baik,” ujar Marquez, mengutip dari AGEN BOLA, Sabtu (8/7/2017).

“Sementara kami, kami kesulitan untuk mengendalikannya. Kami memilih ban yang saya rasa kurang tepat. Itu salah satu masalah kami. Sejak itu, kami sangat ingin untuk mengatasi kerugian ini,” tandasnya.