Maniac Joe

Gagal di Hari Pertama MotoGP Catalunya, Iannone Gusar

BeritaBintangGagal di Hari Pertama MotoGP Catalunya, Iannone Gusar

Kiprah pembalap Tim Suzuki, Andrea Iannone, saat melakoni sejumlah sesi latihan bebas di hari pertama MotoGP seri Catalunya memang tidak berjalan mulus. Bagaimana tidak dari dua sesi latihan bebas, Iannone gagal menempatkan dirinya di urutan 10 besar.

Pada sesi latihan bebas pertama yang berlangsung di Sirkuit Barcelona tersebut, Iannone hanya mampu menempati urutan ke- 14 usai mencatatkan waktu 1 menit 48.114 detik. Sedangkan di latihan bebas kedua, ia hanya naik satu peringkat ke urutan 13 usai mencatatkan waktu 1 menit 45.465 detik.

[ Baca Juga : ” The Godfather Raih Predikat Film Terbaik Versi Empire ” ]

Mengetahui kondisi tersebut membuat Iannone pun memberikan komentarnya pasca-melakoni dua sesi latihan bebas di MotoGP Catalunya. Ia tidak terlalu merasa puas dengan hasil yang telah dicatatkannya tersebut.

“Dalam sesi di pagi hari, saya tidak merasa benar-benar baik. Terdapat perasaan yang aneh dengan mengaspal di atas lintasan yang basah. Sementara di sore hari, kami mampu sedikit tampil lebih baik,” ucap Iannone, seperti disadur dari AGEN BOLA, Sabtu (10/6/2017).

“Akan tetapi itu belum cukup untuk membawa kami berada di posisi yang diinginkan. Saya pun tidak terlalu yakin dengan apa yang salah. Saya merasa set-up pada motor cukup baik, namun harus diakui bahwa kami memang tidak cukup baik terhadap perangkat elektronik. Semoga kami bisa memperbaikinya sebelum balapan akhir pekan ini,” tutup pembalap berjuluk Maniac Joe itu.

Iannone: Saya Sangat Menyukai Lintasan di Le Mans

BeritaBintangIannone: Saya Sangat Menyukai Lintasan di Le Mans

Kiprah salah satu pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, di kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 memang belum benar-benar menjanjikan. Pasalnya dari keempat seri yang sudah berlalu, Iannone masih belum pernah menyelesaikan balapan di posisi lima besar.

Bahkan pada balapan teranyar di MotoGP seri Jerez, Iannone gagal menyelesaikan balapan. Ia mengalami crash ketika baru melalui sembilan lap, padahal Iannone sempat tampil kompetitif di papan atas.

[ Baca Juga : ” Nasib Naruto Mulai Terungkap di Serial Boruto ” ]

Meski begitu tidak lantas membuat Iannone pesimis terkait peluangnya jelang balapan di Le Mans. Ia mengaku cukup optimis bisa meraih hasil lebih baik, lantaran sangat menyukai karakter yang ada di sirkuit itu.

“Saya sungguh sangat menyukai karakter lintasan di sini (Le Mans). Jadi saya berharap saya bisa menikmati balapan pada akhir pekan nanti dengan nyaman,” ucap Iannone, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Kamis (18/5/2017).

“Terlebih saya merasa bahwa meraih poin di sini sangatlah penting untuk kami, terutama kepercayaan diri saya usai balapan yang buruk di Jerez,” tuntas pembalap berjuluk Maniac Joe tersebut.

Finis di Depan Lorenzo pada MotoGP Amerika Serikat, Iannone Dinilai Puas

BeritaBintangFinis di Depan Lorenzo pada MotoGP Amerika Serikat, Iannone Dinilai Puas

Pengamat MotoGP Carlo Pernat, menilai Andrea Iannone senang bukan kepalang dapat finis di posisi tujuh seri ketiga MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Austin, Amerika Serikat. Dalam pandangan Pernat, hal yang membuat Maniac Joe –sapaan akrab Iannone– senang karena ia berhasil finis di atas rider utama Ducati, Jorge Lorenzo.

Pada balapan tersebut, X-Fuera –julukan Lorenzo– hanya menyelesaikan balapan di posisi sembilan. Sekadar diketahui, kepastian Lorenzo gabung Ducati pada pertengahan 2016 membuat Iannone terpental dari posisinya.

Saat itu Iannone harus rela statusnya sebagai pembalap Ducati digantikan Lorenzo. Alhasil, Iannone dipaksa hengkang dan memutuskan membela Suzuki per MotoGP 2017.

Di awal MotoGP 2017, Iannone sebenarnya tampil mengesankan. Pada race pertama yang berlangsung di Sirkuit Losail, rider berpaspor Italia itu sempat menduduki posisi dua. Namun nahas, ia terjatuh ketika balapan memasuki setengah jalan.

[ Baca Juga : ” Karakter Utama Detective Conan Dikabarkan Tewas di Film Terbaru ” ]

Pada race selanjutnya yang berlangsung di Argentina, Iannone finis di posisi buncit atau 16. Namun, hal itu karena Iannone mendapat hukuman penalti setelah melakukan jump start di awal balapan.

Sementara itu barulah Iannone menunjukkan kelasnya di Amerika Serikat dengan finis di posisi tujuh. Bagaimana dengan Lorenzo? Dari tiga race awal, Lorenzo finis di posisi 11 GP Qatar, gagal finis di Argentina dan hanya menempati posisi 9 di Amerika Serikat. Dengan finis di atas Lorenzo, Iannone dapat membuktikan kepada manajemen Ducati bahwa ia adalah pembalap kompetitif.

“Iannone mendapat performa positif. Ia memang layak finis di posisi itu (tujuh). Mungkin, finis di atas Lorenzo merupakan sebuah kebanggaan baginya,” kata Pernat mengutip dari AGEN BOLA, Kamis (27/4/2017).

Pulang dengan Tangan Kosong di GP Argentina, Alex Rins Move On ke GP Amerika Serikat

BeritaBintangPulang dengan Tangan Kosong di GP Argentina, Alex Rins Move On ke GP Amerika Serikat

Tak hanya mengalami cedera selama tiga hari di gelaran Grand Prix (GP) Argentina 2017, pembalap Tim Suzuki Ecstar, Alex Rins juga harus menerima kenyataan pahit usai dirinya gagal menyelesaikan balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin 10 April 2017 dini hari WIB itu.

“Kenyataannya, ini adalah minggu yang sulit (di Argentina). Kami tahu balapan akan menjadi sulit karena cedera yang saya alami. Cedera itu membuat saya kesakitan selama tiga hari penuh, tapi kami ingin mengikuti balapan, dan pada akhirnya semua itu bisa terlaksana,” ungkap Rins mengutip dari situs resmi AGEN BOLA, Kamis (13/4/2017).

[ Baca Juga : ” Movie Trailer: Sifat Jahat Optimus Prime Terungkap Transformers: The Last Knight ” ]

Meski bisa mengikuti race sesungguhnya, namun cedera yang dialami pembalap asal Spanyol itu mempersulit penampilannya dalam membawa GSX-RR –motor andalan sang rider. Ia mengaku merasa nyaman dengan kondisi pergelangan kakinya yang cedera, namun hal itu membuat dirinya kesulitan mengerem.

“Saya kesakitan saat mengerem. Setelah beberapa putaran dan berada di posisi 15, saya mencoba menyalip di setiap tikungan, dan itu berhasil membuat saya maju ke posisi 14. Tapi kemudian saya hilang kontrol dan terjadilah tabrakan,” timpal rider berusia 21 tahun itu.

Rins pun harus gigit jari karena tidak berhasil menyelesaikan balapan selama 25 lap itu. Hal yang tak kalah buruk juga dialami rekan setimnya, Andrea Iannone. Maniac Joe –sapaan akrab Iannone– hanya finis di posisi 16 dan gagal meraih poin.

“Sekarang, sudah saatnya untuk melihat ke depan dan berharap untuk Austin (GP Amerika Serikat). Saya suka sirkuit di sana! Saya akan melakukan pemulihan dengan istirahat serta fisioterapi, sehingga saya bisa tiba di Texas dengan kondisi prima,” tutup Rins optimis.