Man City

Yaya Toure dan Alex Teixeira Buruan Utama Inter Milan

BeritaBintang – Inter Milan menjadikan Yaya Toure dan Alex Teixeira sebagai buruan utama untuk didatangkan pada bursa transfer musim panas 2016. Seperti diberitakan Panduan Judi Online, Selasa (6/6/2016), Nerazzurri –julukan Inter– sudah melakukan langkah signifikan untuk mendapatkan dua pemain tersebut.

Inter sejak lama menginginkan jasa Toure. Sebab, pelatih Inter yakni Roberto Mancini paham betul kualitas yang dimiliki gelandang berpaspor Pantai Gading tersebut. Mancio –sapaan akrab Mancini– sempat bekerja sama dengan Toure di Manchester City dalam kurun 2010 hingga 2013.

Peluang Toure meninggalkan Etihad Stadium –markas Man City– terbuka lebar. Sebab, Toure memiliki hubungan yang tak baik dengan manajer The Citizens, Josep Guardiola, ketika masih bahu-membahu di Barcelona.

Sementara itu, Teixeira saat ini dimiliki klub Chinese Super League yakni Jiangsu Suning. Sebagai informasi, Jiangsu Suning dimiliki Suning Group yang merupakan pemiliki saham mayoritas di Inter Milan.

Karena itu, proses perpindahan Toure dan Teixeira diyakini bakal berjalan mulus. Jika transfer tersebut terealisasi, betapa berbahayanya lini tengah Inter dengan dihuni dua pemain kelas dunia tersebut.

PSG Diyakini Bisa Bermain Sempurna di Etihad Stadium

BeritaBintang  – Paris Saint-Germain membutuhkan hasil kemenangan atas Manchester City untuk lolos ke babak semifinal Liga Champions. Les Parisiens pun diyakini akan bermain sempurna untuk bisa menang.

Saat melakoni pertandingan leg I babak semifinal Liga Champions di Parc des Princes tengah pekan ini, PSG bermain imbang 2-2 melawan The Citizens.

Gol PSG dicetak oleh Zlatan Ibrahimovic dan Adrien Rabiot. Gol City dicetak oleh Kevin De Bruyne dan Fernandinho.

Dengan hasil imbang ini, City tinggal membutuhkan hasil imbang tak lebih dari 1-1 untuk lolos ke babak semifinal. Sementara PSG, jelas mengincar kemenangan.

Soal laga leg II perempatfinal yang akan berlangsung di Etihad Stadium, Rabu (13/4/2016) dini hari WIB, eks pemain City, Patrick Vieira, bilang bahwa tak ada tim yang menjadi favorit.

PSG yang bisa mengalahkan Chelsea saat bertanding di Stamford Bridge di laga 16 besar, diyakini mempunyai potensi untuk bisa bermain sempurna agar lolos ke semifinal.

“Anda tak bisa bilang bahwa Man City adalah Favorit,” kata Vieira di indowins.com

“Saya pikir Paris Saint-Germain, dengan cara mereka bermain melawan Chelsea di babak sebelumnya, menunjukkan bahwa mereka bisa memenangi pertandingan tandang.”

“Saya pikir pertandingannya masih terbuka untuk kedua tim,” imbuhnya.

Carlos Tevez Ungkap Kisah Pengkhianatan di Manchester

BeritaBintang – Carlos Tevez sempat disebut pengkhianat saat menyebrang dari Manchester United ke Manchester City. Namun Tevez mengungkapkan bahwa dirinya tak pernah ditawari kontrak oleh United sebelum momen kepindahan tersebut.

Tevez berstatus pemain pinjaman dari Media Sports Investment ketika dirinya menghabiskan dua musim di United. Tevez tampil cukup apik di United dengan torehan 34 gol dari 99 pertandingan.

Performa apik Tevez juga berperan penting dalam keberhasilan United memenangkan dua titel Liga Inggris, satu trofi Piala Liga, satu titel juara Liga Champions, dan satu mahkota Piala Dunia Antarklub.

Pujian pada Tevez dari pendukung United mendadak berubah jadi kekecewaan saat mantan striker Corinthians itu memutuskan bergabung dengan Man City pada musim berikutnya.

Bukan hanya suporter United yang kecewa, manajer United Alex Ferguson pun disebut sangat kecewa dengan keputusan Tevez.

“Hubungan saya dengan Ferguson tetap normal, tak ada apapun yang terjadi di antara kami,” ucap Tevez seperti dikutip dari FourFourTwo.

Menurut Tevez, dirinya sama sekali tidak melakukan kesalahan dalam proses perpindahannya ke Man City.

“Saya menghabiskan dua musim dengan status pinjaman di United dan Ferguson berkata bahwa mereka akan berusaha untuk membuat saya bertahan di sana.”

“Kami mencapai final Liga Champions di Roma dan saya sama sekali tidak mendapatkan tawaran kontrak meskipun saya mendengar hal itu sepanjang musim,” ujar pemain yang juga sempat berkostum Juventus ini.

Karena itulah Tevez merasa aneh ketika United merasa kecewa ketika dirinya memutuskan hengkang dan bergabung dengan City.

“Ketika saya pergi ke City, mereka (United) protes, namun saat itu saya sama sekali tak punya pilihan untuk menandatangani kontrak dengan United.”

“Jadi, saya bebas saat itu,” ujar Tevez membela diri.