Los Blancos

Dwigol Ronaldo Bawa Los Blancos ke Puncak Klasemen

BeritaBintang –   Real Madrid sukses mengalahkan Real Sociedad dengan skor 3-1 dalam laga jornada ke-17 La Liga di Santiago Bernabeu, Rabu (30/12/2015). Dwigol Cristiano Ronaldo, plus satu dari Lucas Vazquez membuat Los Blancos kini bertengger di puncak klasemen – setidaknya untuk sementara waktu, unggul satu poin dari Barcelona dan Atletico Madrid.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Madrid tentu mengincar poin penuh dari laga ini demi menjaga persaingan memperebutkan titel juara dengan Barcelona dan Atletico Madrid. Manajer Rafael Benitez menurunkan trisula maut Gareth Bale, Karim Benzema, dan Ronaldo di lini depan.

Madrid langsung menggempur pertahanan Sociedad sejak wasit meniupkan peluit tanda pertandingan dimulai. Dalam sepuluh menit pertama, Los Blancos sudah mendapat tiga kesempatan emas yang sayangnya gagal membuahkan gol karena penampilan impresif kiper tim tamu, Geronimo Rulli.

Peluang pertama didapatkan Pepe memanfaatkan sepak pojok, tetapi gagal berbuah gol karena reflek gemilang Rulli. Beberapa menit kemudian, Rulli kembali melakukan penyelamatan hebat untuk mementahkan tembakan Ronaldo dan juga sontekan Benzema.

Ditekan di menit awal, Sociedad mencoba bangkit dengan counter attack. Pada menit 12, Yuri Berchiche mampu menyambut umpan Inigo Martinez, tetapi Pepe mampu melakukan blok sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru. Dua menit kemudian, Imanol Agirretxe menebar ancaman dengan melewati Marcelo dan Nacho, tetapi ia gagal menaklukkan kiper Los Blancos, Keylor Navas.

Saat mendapat momentum, tim tamu malah mendapatkan pukulan berat setelah Agirretxe yang merupakan pemain tersubur Soicedad, mengalami cedera sehingga harus ditarik keluar pada menit 18.

Hilangnya pemain andalan Sociedad membuat Madrid kembali tancap gas. Pada menit 23, kesempatan untuk membuka keunggulan akhirnya tiba setelah wasit menunjuk titik putih usai Benzema dijatuhkan Martinez. Namun sayang, Ronaldo gagal menjalankan tugasnya dengan baik, eksekusinya melayang di atas mistar gawang.

Ketika paruh pertama menyisakan lima menit, wasit kembali menghadiahi tuan rumah penalti. Kali ini karena Yuri melakukan handball saat mengantisipasi umpan silang Bale. Meski sempat gagal, Ronaldo dipercaya lagi untuk menjadi eksekutor. Dan kini, tanpa kesalahan ia mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan Madrid bertahan hingga jeda.

Babak Kedua

Diluar dugaan, Sociedad memberi kejutan di awal paruh kedua. Pemain pengganti Agirretxe, Armindo Bruma, sukses menyamakan skor ketika laga baru berjalan empat menit setelah mendapatkan umpan dari Jonathas de Jesus.

Setelah itu, Madrid kemudian kembali meningkatkan agresivitas untuk mengamankan tripoin. Namun, tim tamu sempat nyaris kembali mencuri gol sepuluh menit berselang. Bruma tidak terkawal di depan gawang Madrid, namun first touch-nya sangat buruk sehingga Navas mampu merebut bola dengan cepat.

Giliran Madrid yang mengancam pada menit 58, James Rodriguez memberi umpan matang kepada Bale yang kemudian melepas tembakan keras. Namun sekali lagi, Rulli mampu meredamnya.

Gol yang ditunggu publik Madrid akhirnya tiba pada menit 67. Ronaldo membukukan gol keduanya di pertandingan ini melalui tembakan yang mengalir deras ke gawang Rulli.

Madrid lebih tenang usai mencetak gol kedua. Serangan-serangan Sociedad pun berhasil diredam dengan baik untuk menjaga keunggulan. Tiga menit jelang pertandingan usai, armada Benitez akhirnya memastikan raihan tiga angka melalui gol Lucas Vazquez, yang memaksimalkan umpan dari Bale.

Real Madrid (4-2-3-1): Navas; Danilo, Pepe, Nacho, Marcelo; Kroos, Modric/Cesemiro, James/Kovacic; Bale, Benzema/Lucas Vazquez. Ronaldo.
Cadangan: Casilla, Varane, Casemiro, Jese, Isco.

Real Sociedad (4-4-2): Rulli; C. Martinez, Elustondo, I. Martinez, Yuri; Prieto, Illarramendi, Bergara, Canales/Pardo; Jonathas/Vela, Agirretxe/Bruma.
Cadangan: Oier, Hector, Reyes, De La Bella.

Atraksi Solo Marcelo Bungkam Galatasaray

BeritaBintang – Marcelo mempersembahkan atraksi solo yang menawan ketika membungkam tamunya Galatasaray 2-1. Ini menjadi modal Los Blancos melakoni laga perdana La Liga melawan Gijon.

Real Madrid menjamu Galatasaray di laga Piala Santiago Bernabeu kemarin sebagai laga pramusim terakhir sebelum memulai La Liga Minggu malam waktu setempat atau Senin (24/8/2015) waktu Indonesia.

Pelatih Rafael Benitez mekukan tujuh pergantian pemain. Hanya empat pemain yang berlaga penuh 90 menit, yakni Cristiano Ronaldo, Keylor Navas, Marcelo, dan Nacho.

Ironis, dua gol Los Blancos dicetak oleh dua bek. José Ignacio alias Nacho membuka kebuntuan lewat gol perdana menit ke-17. Ia memanfaatkan umpan Luka Modrid yang mengambil tendangan sudut.

Pemain kawakan Wesle Sneijder menyamakan kedudukan menit ke-52. Ia memanfaatkan assist dari Lucas Podolski.

Dalam posisi seimbang, Marcelo menguasai bola dari lini tengah. Ia berlari menyusuri lini kanan pertahanan Galarasary. Macelo melewati empat pemain hingga ke posisi tengah. Tepat di depan gawang, ia mencocor bola dengan kaki kiri dan masuk.

Secara keseluruhan, performa Real Madrid belum mencapai puncak kendati formasi terbaik sudah diturunkan. Di awal pertandingan, pertahanan Los Blancos sempat goyah oleh serangan Galatasaray yang dimotori oleh Umut Bulut bersama Lukas Podolski dan Sneijder. Beruntung kiper Keylor Navas mampu menepis beberapa bola.

Isco Tak Ingin Dibandingkan Dengan Andres Iniesta

BeritaBintang

Gelandang Real Madrid, Isco, tak mau dibanding-bandingkan dengan bintang Barcelona, Andres Iniesta. Menurutnya, suatu kehormatan bisa disamakan dengan pemain kelas dunia macam Iniesta, namun ia tak suka dengan segala bentuk perbandingan.

Wajar jika banyak pihak kerap membanding-bandingkan keduanya. Selain memiliki skill olah bola di atas rata-rata, keduanya sama-sama sering beroperasi di lini tengah penyerangan timnya.

Hal yang membuat pemain bernama lengkap Francisco Román Alarcón Suárez ogah disamakan dengan Iniesta, karena ia ingin menjadi pemain yang mampu mencatatkan sejarah atas namanya sendiri.

Keinginan itu mungkin bisa dicapai pemain berusia 22 tahun jika melihat grafik permainannya dalam musim ke musim. Bisa dilihat dari statistiknya bersama Los Blancos musim ini.

Meski bersaing dengan gelandang berkelas yang dimiliki Madrid, eks pemain Tim Nasional Spanyol U-21 itu tetap mampu menarik perhatian pelatih Carlo Ancelotti. Sejauh ini, ia telah mencetak lima gol dan 13 assist dari 41 penampilan.

“Suatu kebanggaan bisa dibandingkan dengan Iniesta berkat segala sesuatu yang mampu ia capai. Namun, sudah saya katakan sebelumnya, saya tidak suka dengan segala jenis perbandingan,” jelas Isco.

“Andres ialah Andres dan saya ialah Isco. Saya ialah orang dan pemain yang berbeda dengannya. Saya ingin dikenang dan masuk dalam buku sejarah sendiri, baik di level internasional maupun klub,” urainya.