Lion Air

Mantan Pilot Lion Air: Tak Ada yang Diangkat jadi Pegawai Tetap

BeritaBintang – Serikat Pekerja – Asosiasi Pilot Lion Group (SP-APLG) menyatakan pihak manajemen maskapai tersebut melakukan eksploitasi para pilot melalui kontrak kerja, di antaranya soal pengangkatan karyawan tetap.

Salah satu pilot Lion Air, Mario Hasiholan mengatakan pilot pada maskapai Lion Air tak pernah diangkat menjadi pegawai tetap, namun hanya berstatus pegawai kontrak.

“Betul, status kami pekerja kontrak. Tidak pernah ada yang diangkat jadi pegawai tetap,” kata Mario dalam jumpa pers, di kantor Bintangbola Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Minggu (7/8).

Mario mencontohkan salah satunya adalah masa kerja dari 2015 sampai dengan 2033 atau 18 tahun. Padahal, paparnya, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) berdasarkan Undang Undang Ketenegakerjaan, hanya dibatasi selama tiga tahun, dan untuk jenis pekerjaan yang sekali selesai atau bersifat sementara. Serikat pekerja itu menilai pilot bukanlah yang termasuk di dalamnya.

Jika keberatan dengan kebijakan perusahaan, Mario mengatakan, para pilot dipersilakan mengundurkan diri dengan membayar penalti atau denda mulai dari Rp500 juta hingga Rp7 miliar. Walaupun demikian, dia menambahkan, pihaknya tak mengetahui soal dasar penetapan penalti tersebut.

Pilot juga diharuskan mengganti biaya pelatihan Panduan Judi Online sebesar US$ 715.339 jika menolak menandatangani kontrak kerja tersebut. Padahal, papar Mario, kontrak kerja disodorkan setelah pelatihan dilakukan.

“Mereka menggunakan kontrak untuk menjerat kami,” ujar Mario.

Dia menegaskan bentuk eksploitasi lainnya melalui kontrak kerja adalah kebijakan jadwal terbang dan jam kerja pilot. Jam kerja pilot yang disetujui oleh Kementerian Perhubungan adalah 9 jam per hari dan 30 jam per minggu, namun pada praktiknya justru lebih dari itu.

SP-APLG menyatakan pihaknya sudah melaporkan manajemen Lion Air kepada Kementerian Tenaga Kerja, dan Komisi IX DPR RI. Ikatan Pilot Indonesia, kata Mario, juga sudah paham betul mengenai permasalahan ini.

Sebelumnya, manajemen Lion Air memberikan keterangan pers soal pemecatan 14 pilot tersebut. Menurut manajemen, mereka melakukan pelanggaran berat seperti melawan perintah, tidak melaksanakan tugas, sabotase dan penghasutan dalam aksi mogok pada Mei lalu. Lion Air juga menyatakan tidak mengakui keberadaan SP-APLG

Ini Nama Pramugari, Pramugara, dan Kopilot Lion Air yang Dibekuk Lagi Pesta Narkoba

BeritaBintang – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengeluarkan tiga inisial kru maskapai Lion Air yang ditangkap sedang pesta sabu beberapa hari lalu.

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten menangkap beberapa orang kru maskapai Lion Air yang sedang mengadakan pesta narkotika jenis sabu.

Informasi yang dihimpun Warta Kota, para kru yang ditangkap, terdiri dari seorang co-pilot, pramugari, dan pramugara.

Para kru maskapai berlogo singa bersayap itu dikabarkan diringkus pada Sabtu (19/12).

Humas BNN, Komisaris Besar Slamet Pribadi mengatakan, ketiga inisial kru adalah SH (35), MT (23), dan SR (20).

“Ketiga kru maskapai tersebut adalah SH yang merupakan pilot, MT seorang pramugara, dan SR seorang pramugari, ” kata Slamet.

Menurut Slamet, ketiganya ditangkap di sebuah apartemen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

“Ditangkap pada 19 Desember lalu sekitar pukul 14.00 WIB,” kata Slamet.

Kasus ini rencananya akan digelar siang ini di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur pukul 13.00.

220 Penumpang Lion Air Tujuan Banjarmasin Tiba-tiba Diturunkan dari Pesawat

BeritaBintang – Sekitar 220 penumpang Lion Air tujuan Banjarmasin di Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta, Kamis 15/10/2015 pukul 22.30 WIB, gelisah.

Mereka sudah naik di pesawat Lion penerbangan JT-0328, tiba-tiba mereka diminta turun.”Ini kita sudah delay, dua kali, lalu diminta naik eh disuruh turun lagi,” kata Enos, warga Banjarmasin, Kalsel.

Penumpang lainnya mengatakan, pilot sudah siap, namun co-pilot menyatakan pesawat tak bisa terbang, karena otoritas Bandara Syamdlsuddin Noer, sudah tutup sejak pukul 22.00 WITA.

Pesawat Lion Air JT 0328 ini sejatinya terbang pukul 19.50 WIB,, Namun ada pengumuman penundaan hingga pukul 21.30 wib.

Lalu pukul 22.00 wib, penumpang diminta naik ke pesawat. Namun, saat sudah 15 menit di kabin pesawat, mereka diminta turun. Hingga saat ini mereka berkumpul di depan meja petugas terminal kebetangkatan A-12.