Leonardo Bonucci

Tawaran Rp650 Miliar Manchester City untuk Bonucci Ditolak Juventus

BeritaBintang – Manajer Manchester City, Josep Guardiola, diberi dana besar untuk berbelanja pemain pada bursa transfer musim panas 2016. Sejauh ini, Guardiola telah mendatangkan dua pemain yakni Ilkay Gundogan dan Nolito.

Meski sudah mendapatkan dua pemain, entrenador berpaspor Spanyol itu belum puas. Guardiola dilaporkan masih menginginkan beberapa pemain dan salah satunya pesepakbola yang biasa bermain di posisi belakang.

Seperti diberitakan Bintangbola.co, Kamis (7/7/2016), Guardiola berharap manajemen The Citizens dapat mendatangkan bek Juventus, Leonardo Bonucci. Hal itu membuat manajemen Manchester Biru melayangkan tawaran 38 juta pounds atau sekira Rp650 miliar ke pihak Bianconeri –julukan Juventus.

Namun, Juventus dilaporkan menolak tawaran tersebut. Sebab pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, masih membutuhkan tenaga Bonucci yang tampil brilian sepanjang musim 2015-2016.

Selain menjadi kunci sukses Juve meraih satu trofi scudetto dan Coppa Italia musim 2015-2016, Bonucci juga tampil memukau bersama Timnas Italia di Piala Eropa 2016. Selain menjadi benteng tangguh, mantan bek Bari itu mampu mengemas satu gol dan satu assist selama pergelaran turnamen yang mempertemukan antarnegara Eropa tersebut.

Manuel Neuer Raih Gelar Pemain Terbaik Laga Italia vs Jerman

BeritaBintang – Timnas Jerman sukses menembus babak semifinal gelaran Piala Eropa 2016. Hal tersebut sukses mereka dapatkan usai menaklukkan Italia 6-5 via adu penalti di babak perempatfinal Piala Eropa 2016.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stade Matmut-Atlantique, Minggu (3/7/2016) dini hari WIB, Jerman memang mampu unggul lebih dahulu atas Jerman melalui Mesut Ozil. Namun penalti Leonardo Bonucci membawa Italia menyamakan kedudukan jadi 1-1.

Skor 1-1 pun bertahan hingga 120 menit pertandingan berlalu, sehingga laga ini harus dilanjutkan ke babak penalti. Pada babak ini muncul nama Manuel Neuer yang menjadi pahlawan kemenangan untuk Tim Panser usai menahan sepakan penalti dari Matteo Darmian.

Dengan catatan positif tersebut, membawa Neuer pun dinobatkan sebagai pemain terbaik di pertandingan antara Jerman kontra Italia. Sepanjang laga ini sendiri, Neuer memang tampil apik dengan melakukan setidaknya empat penyelamatan untuk gawangnya dari gempuran Italia Seperti Diberitakan Bintangbola.co

Dengan begini, Jerman pun berhak lolos ke babak semifinal Piala Eropa 2016. Tim arahan Joachim Low tersebut bakal menghadapi pemenang dari pertandingan yang mempertemukan Prancis kontra Islandia di fase empat besar Piala Eropa 2016.

Italia Tekuk Belgia 2-0

BeritaBintang –Italia memetik kemenangan penting pada laga perdananya di Piala Eropa 2016. Gli Azzurri sukses mengatasi perlawanan tim favorit Belgia dengan skor 2-0.

Pada pertandingan di Stade de Lyon, Lyon, Selasa (14/6/2016) dinihari WIB, Italia memasang trio Leonardo Bonucci, Andrea Barzagli, dan Giorgio Chiellini di lini belakang. Mereka berdiri di depan kiper veteran Gianluigi Buffon. Di lini depan, Italia menduetkan Eder dan Graziano Pelle.

Sementara itu, Belgia memasang bintang-bintangnya seperti Thibaut Courtois, Toby Alderweireld, Radja Nainggolan, Axel Witsel, Eden Hazard, Kevin De Bruyne, sampai Romelu Lukaku sejak menit awal.

Belgia mendominasi permainan, tapi mereka dihadapkan pada tembok tebal saat mendekati lini pertahanan Italia. Italia memang bertahan sangat disiplin dan membuat para pemain depan Belgia frustrasi.

Italia, yang lebih banyak mengandalkan serangan balik, unggul 1-0 di babak pertama melalui gol Emanuele Giaccherini pada menit ke-32. Tim besutan Antonio Conte itu kemudian memantapkan kemenangan mereka lewat gol Pelle di injury time seperti diberitakan Panduan Judi Online

Berkat kemenangan ini, Italia untuk sementara memimpin klasemen Grup E dengan poin tiga. Mereka ada di atas Swedia dan Republik Irlandia yang masing-masing punya poin satu. Belgia di posisi terbawah dengan poin nol.

Jalannya Pertandingan

Peluang pertama didapatkan oleh Belgia. Pada menit kesepuluh, Radja Nainggolan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang memaksa Gianluigi Buffon menjatuhkan diri untuk menepis bola.

Nainggolan menjajal lagi peruntungannya pada menit ke-22 lewat tembakan jarak jauh. Namun, kali ini tembakannya masih melenceng.

Italia mendapatkan kesempatan delapan menit kemudian. Graziano Pelle yang menguasai bola di luar kotak penalti melepaskan tembakan, tapi usahanya masih melebar.

Kebuntuan terpecahkan pada menit ke-32 setelah Italia mengejutkan Belgia lewat gol Giaccherini. Gol tersebut diawali umpan panjang Leonardo Bonucci dari tengah lapangan. Giaccherini lolos dari kawalan bek-bek Belgia dan langsung menghadapi kiper Thibaut Courtois. Dengan tenang, Giaccherini menceploskan bola ke dalam gawang.

Italia punya kans menambah keunggulannya tiga menit kemudian. Antonio Candreva menembak dari luar kotak penalti, namun Courtois bisa mementahkannya.

Tak berselang lama, Pelle nyaris menggandakan keunggulan Italia. Dia berdiri bebas di mulut gawang, tapi sundulannya masih sedikit melenceng.

Upaya Belgia untuk menyamakan skor pada menit ke-39 tak membuahkan hasil. Tendangan Axel Witsel dari luar kotak penalti masih melebar.

Hingga berakhirnya babak pertama, kedudukan belum berubah. Italia masih memimpin 1-0.

Romelu Lukaku menyia-nyiakan sebuah peluang emas untuk menyamakan skor pada menit ke-53. Dalam sebuah serangan balik kilat Belgia, Lukaku mencoba menaklukkan Buffon dengan tembakan ke tiang jauh. Namun, tembakannya melenceng tipis.

Beberapa saat kemudian, Belgia nyaris kebobolan lagi. Beruntung buat mereka, Courtois membuat penyelamatan gemilang untuk menepis bola sundulan Pelle.

Untuk menambah daya gedor, Belgia memasukkan Dries Mertens dan menarik keluar Nainggolan. Sementara itu, Lukaku digantikan oleh Divock Origi.

Memasuki menit-menit akhir, Belgia tak henti-hentinya menggempur Italia. Origi punya peluang pada menit ke-82, tapi sundulannya meneruskan umpan Kevin De Bruyne masih sedikit melambung.

Berselang dua menit, serangan balik cepat Italia membuat gawang Belgia terancam. Namun, tendangan keras Ciro Immobile dimentahkan oleh Courtois.

Meski diserang habis-habisan, Italia justru berhasil mencetak gol keduanya saat laga sudah memasuki injury time. Pelle yang berdiri bebas di mulut gawang menuntaskan umpan matang Candreva dengan sebuah tendangan voli mematikan.

Susunan Pemain
Belgia: Courtois; Ciman (Ferreira-Carrasco 75′), Alderweireld, Vermaelen, Vertonghen; Witsel, Nainggolan (Mertens 62′); De Bruyne, Fellaini, Hazard; R. Lukaku (Origi 73′)

Italia: Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Candreva, Parolo, De Rossi (Thiago Motta 78′), Giaccherini, Darmian (De Sciglio 58′); Pelle, Eder (Immobile 75′)

Kemenangan Penting Juventus untuk Pepet Inter

BeritaBintang –   Kemenangan atas Carpi dengan skor 3-2 dijadikan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, sebagai tiga poin penting. Sebab kemenangan atas Carpi membuat La Vechia Signora menutup laga terakhir pada 2015 dengan manis. Saat ini Gianluigi Buffon dan kawan-kawan hanya terpaut dua angka dari posisi kedua dan ketiga yang berbarengan diisi Fiorentina serta Napoli.

Tak hanya menjaga jarak dengan Fiorentina dan Napoli, kemenangan ini membuat Bianconeri –julukan Juve– mampu memperpendek poin dengan sang pemuncak klasemen Inter Milan. Saat ini Juve (33) hanya terpaut dua angka dari Nerazzurri.

Namun, Inter memainkan satu laga lebih sedikit. Mauro Icardi dan kawan-kawan baru memainkan laga ke-17 pada Senin (21/12/2015) dini hari WIB kontra Lazio. Jika La Beneamata terpleset di laga tersebut, peluang Paulo Dybala dan kawan-kawan melesat ke puncak klasemen terbuka lebar pada Januari 2016.

Selain mengharapkan klub lawan meraih hasil minor, kunci utama untuk merangsek ke posisi atas ialah menjaga konsistensi permainan. Dengan kemenangan atas Carpi total Juve meraih tujuh kemenangan beruntun di Serie A.

“Kemenangan penting dan kami mampu melanjutkan tren positif. Kami membutuhkan kemenangan untuk memulai 2016 dengan optimistis,” jelas Allegri seperti mengutip dari Football Italia, Senin (21/12/2015).

“Lihat statistik, kami mampu meraih tujuh kemenangan beruntun dan berdiri sejajar dengan Napoli, Roma dan Fiorentina. Inter memang masih konsisten dan bermain baik sejauh ini. Namun, kami memulai musim dengan lambat dan yang terpenting kami meraih kemenangan,” urai mantan pelatih AC Milan itu.

Di laga melawan Carpi yang diadakan di Stadion Alberto Braglia, gol-gol Juve dicetak Mario Mandzukic (18), (41) dan Paul Pogba (50). Sementara dua gol tuan rumah dikemas Marco Boriello (15) dan bunuh diri Leonardo Bonucci saat babak kedua hampir selesai.