Le Mans

Start dari Urutan Kedua, Lorenzo Pamer Kegembiraannya

BeritaBintangStart dari Urutan Kedua, Lorenzo Pamer Kegembiraannya

Lorenzo meluapkan kegembiraannya usai sesi kualifikasi MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Catalunya. Maklum, ia akan memulai balapan dari posisi ideal yaitu urutan kedua.

Ya, Lorenzo sukses mencetak race position terbaiknya bersama Ducati musim ini. Ia berhasil membubuhkan waktu 1 menit  44.201 detik.

[ Baca Juga : ” Ehm, Ji Chang Wook Gugup saat Ciuman dengan Nam Ji Hyun ” ]

Menurut laporan dari AGEN BOLA, Maklum dari enam seri balapan, pole position terbaik Lorenzo hanya berada di urutan enam. Itu pun ia dapatkan saat mengaspal di COTA (Circuit of the America) dan Le Mans, Prancis. Tak ayal, kegembiraan Lorenzo dituangkan di media sosial Twitter miliknya @lorenzo99.

Berambisi di MotoGP Italia 2017, Lorenzo: Tujuan Saya Sama, Jadi Pembalap Terbaik Ducati

BeritaBintangBerambisi di MotoGP Italia 2017, Lorenzo: Tujuan Saya Sama, Jadi Pembalap Terbaik Ducati 

Pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengungkapkan keinginannya untuk kembali meraih kesuksesan di seri berikutnya MotoGP 2017 yang akan berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia. Hal itu ia sampaikan usai melakoni tes privat di Sirkuit Catalunya, Spanyol.

Ia pun merasa hasil tes privat ini bisa berguna untuk tampil di GP Italia agar bisa memenuhi ambisinya itu. X-Fuera –julukan Lorenzo- mengaku akan memperbaiki beberapa hal pada motor agar nantinya bisa tampil maksimal saat tampil di hadapan publik dari tim Ducati.

[ Baca Juga : ” Keren, Nih Metamorfosis Kostum Spider-Man di Setiap Film ” ]

Meski begitu, ambisi Lorenzo untuk meraih kesuksesan di GP Italia nanti tak ingin membuat dirinya menjadi sesumbar. Tak ingin muluk-muluk yang terpenting bagi dirinya adalah bisa menjadi pembalap terbaik di Ducati pada saat mengaspal di GP Italia.

“Tujuan saya adalah tetap menjadi pembalap Ducati terbaik di trek berikutnya. Mari kita lihat apakah saya bisa melakukannya, seperti di Jerez, karena di Le Mans sulit bagi saya,” ungkap Lorenzo, mengutip dari AGEN BOLA, Jumat (26/5/2017).

“Dovizoso jelas lebih cepat dari saya (saat di Jerez), Tujuan saya adalah dengan lebih banyak waktu di Mugello, dan lebih banyak waktu di sini (Catalunya), bisa menjadi pembalap Ducati tercepat dengan posisi terbaik,” tutupnya.

Iannone: Saya Sangat Menyukai Lintasan di Le Mans

BeritaBintangIannone: Saya Sangat Menyukai Lintasan di Le Mans

Kiprah salah satu pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, di kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 memang belum benar-benar menjanjikan. Pasalnya dari keempat seri yang sudah berlalu, Iannone masih belum pernah menyelesaikan balapan di posisi lima besar.

Bahkan pada balapan teranyar di MotoGP seri Jerez, Iannone gagal menyelesaikan balapan. Ia mengalami crash ketika baru melalui sembilan lap, padahal Iannone sempat tampil kompetitif di papan atas.

[ Baca Juga : ” Nasib Naruto Mulai Terungkap di Serial Boruto ” ]

Meski begitu tidak lantas membuat Iannone pesimis terkait peluangnya jelang balapan di Le Mans. Ia mengaku cukup optimis bisa meraih hasil lebih baik, lantaran sangat menyukai karakter yang ada di sirkuit itu.

“Saya sungguh sangat menyukai karakter lintasan di sini (Le Mans). Jadi saya berharap saya bisa menikmati balapan pada akhir pekan nanti dengan nyaman,” ucap Iannone, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Kamis (18/5/2017).

“Terlebih saya merasa bahwa meraih poin di sini sangatlah penting untuk kami, terutama kepercayaan diri saya usai balapan yang buruk di Jerez,” tuntas pembalap berjuluk Maniac Joe tersebut.

Honda Mendominasi di Jerez, Marc Marquez Belum Mau Bicara Peluang Juara

BeritaBintangHonda Mendominasi di Jerez, Marc Marquez Belum Mau Bicara Peluang Juara

Tim Repsol Honda, sukses mendominasi pada balapan seri keempat MotoGP 2017 yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, beberapa waktu lalu. Dua pembalap mereka, yakni Dani Pedrosa serta Marc Marquez, sukses menapaki podium satu dan dua.

Meraih podium dua, Marquez semakin meramaikan persaingan gelar juara dunia musim ini. Kendati demikian, The Baby Alien –julukan Marquez– justru belum mau membicarakan mengenai peluang juaranya.

[ Baca Juga : ” FOTO: Keren, Paul McCartney Jadi Perompak ala Pirates of Carribbean ” ]

Marquez menjelaskan kalau musim balap MotoGP 2017 masih panjang. Oleh karena itu masih banyak hal yang mungkin akan terjadi saat balapan.

“Musim masih panjang. Kami kehilangan balapan di Argentina, sedangkan rider Yamaha terlihat tidak terkalahkan. Di Jerez, semua berbalik,” ujar Marquez, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Senin (15/5/2017).

“Mungkin semua akan berubah lagi di Le Mans. Kami harus terus memperhatikan lawan-lawan kami,” terang rider asal Spanyol tersebut.

Marquez saat ini menduduki posisi tiga klasemen sementara pembalap dengan 58 poin. Juara dunia tahun lalu tersebut hanya terpaut empat angka dari Valentino Rossi (Movistar Yamaha) yang menempati posisi teratas.

 

Bersaing dengan Marquez dan Vinales, Rossi: Saya Menikmati Persaingan di MotoGP 2017

BeritaBintangBersaing dengan Marquez dan Vinales, Rossi: Saya Menikmati Persaingan di MotoGP 2017

Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, saat ini berada di puncak klasemen sementara MotoGP 2017 dengan raihan 56 poin. The Doctor -julukan Rossi- unggul enam angka dari rekan setimnya, Maverick Vinales di posisi kedua.

Hasil tersebut diraih Rossi karena berhasil meraih podium di tiga seri awal MotoGP 2017. Pembalap berusia 38 tahun itu berhasil finis di Grand Prix (GP) Qatar (posisi tiga), Argentina (runner-up), dan Amerika Serikat (runner-up).

[ Baca Juga : ” Pemeran Valak kembali Hadir di The Nun, Spin Off dari The Conjuring 2 ” ]

Rossi mengatakan, dirinya menikmati persaingan dengan Vinales dan Marc Marquez (Repsol Honda) di MotoGP 2017. Ia pun optimis untuk meraih hasil terbaik di seri Eropa.

“Saat memulai awal musim balapan, tujuan utama saya adalah memenangkan perlombaan. Tentu sangat sulit untuk bersaing dengan Vinales dan Marquez di atas. Tapi saya hanya harus menikmatinya saat ini,” ungkap Rossi, seperti dilansir dari AGEN BOLA, Minggu (30/4/2017).

“Sekarang kami akan kembali GP di Eropa. Jerez, Le Mans, Mugello, Barcelona, dan Assen memberikan perasaan yang hebat ketika saya pergi ke sana. Pada tahap ini, saya punya kenangan hebat. Tempat itu membuat MotoGP menjadi menyenangkan,” ucapnya.

Ferrari Klasik Ini Bakal Jadi Mobil Termahal di Dunia, Harganya Rp773 M

BeritaBintangLONDON – Sebuah Ferrari 250 GTO akan menjadi mobil termahal di dunia setelah dijual di Inggris beberapa waktu ke depan. Mobil ini ditaksir laku dengan harga 45 juta poundsterling atau sekira Rp773 miliar.

Salah satu daya tarik dari Ferrari 250 GTO adalah penampilan, tingkat kelangkaan, serta mampu memadukan dalam hal performa, baik baik di lintasan balap maupun jalan raya. Tak heran model ini selalu menjadi primadona di ajang lelang mana pun.

Mobil yang diberi nama ‘Holy Grail’ ini hanya dibuat sebanyak 36 unit. Sedangkan mobil dengan warna biru yang akan dilelang ini merupakan unit kedua yang diproduksi. Ferrari 250 GTO sendiri diproduksi pada periode 1962-1964.

Keunggulan lain adalah Ferrari 250 GTO ini juga pernah terjun di ajang balap Le Mans dan Sebring. Meski usianya sudah lebih dari 50 tahun, namun performanya masih terjaga dengan sangat baik. Akeselerasi dari 0-96 kilometer per jam dapat dicapai dalam enam detik dengan top speed 272 km/jam.

Mobil Ferrari ini terakhir dijual 20 tahun lalu. Perusahaan Talacrest selaku pemilik akan menjual mobil ini dengan harga mulai 45 juta poundsterling. Menurut pemilik perusahaan, John Collins, ini merupakan Ferrari 250 GTO kesembilan yang ia jual.

“Mobil 250 GTO kedua yang diproduksi. Ini mobil Ferrari yang indah. Mobil klasik ‘Holy Grail’ yang memiliki sejarah balap. Finis keenam di Le Mans dan juara pertama di Sebring,” jelas Collins, seperti dikutip dari Agen Judi Online.

Dengan harga 45 juta poundsterling maka mobil ini 245 kali lebih mahal dari mobil Ferrari 488 baru.

Sebelumnya atau pada 2014 model yang sama pernah dilelang oleh Bonhams. Saat itu Ferrari 250 GTO terjual USD38 juta.

Demi Gelar Juara, Marquez Bertekad Tampil Gemilang hingga Akhir Musim

BeritaBintangASSEN – Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil menyalip posisi pembalap Tim Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, di puncak klasemen sementara MotoGP 2016. Saat ini, Marquez duduk di puncak klasemen sementara dengan raihan 125 poin atau unggul 10 poin dari Lorenzo di posisi kedua.

Hasil tersebut diraih Marquez usai keluar sebagai pembalap kedua tercepat di GP Catalunya, dua pekan lalu. Sementara rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi berhasil menduduki posisi terdepan di GP Catalunya.

Marquez mengaku dirinya siap tampil maksimal hingga akhir musim 2016. Pembalap asal Spanyol tersebut menambahkan bahwa saat ini tidak ada ruang untuk melakukan kesalahan. Sebab, persaingan MotoGP semakin ketat.

“Tentu saja saya ingin menjadi yang di depan karena masih ada jarak beberapa poin, saat ini selisihnya adalah 10 poin. Saya pasti ingin memimpin,” tutur Marquez, sebagaimana dikutip dari laman resmi TaruhanBolaOnline, Minggu (19/6/2016).

“Jika saya melakukan kesalahan seperti di Le Mans, saya dapat kehilangan poin. Akan ada kemungkinan pembalap lainnya menyalip posisi saya. Saat Anda berada di posisi kedua atau ketiga, Anda menyadari bahwa tidak boleh ada kesalahan,” lanjutnya.

Barnato, Mobil Baru Bentley Bertenaga Listrik Hadir pada 2019

BeritaBintang –Produsen automotif Bentley beberapa waktu lalu pernah memperkenalkan mobil EXP 10 Speed 6 Concept. Kini beredar kabar mobil tersebut akan masuk jalur produksi dan diberi nama Barnato.

Seperti dikutip dari TaruhanBolaOnline, Jumat (17/6/2016), nama Bentley Barnato dipakai sebagai penghargaan kepada mantan kepala Bentley yang juga pemenang tiga kali ajang balap ketahanan kendaraan, Le Mans 24 Hours, Woolf Barnato.

Pemilihan nama Barnato sebenarnya sudah diajukan sejak dua tahun lalu bersama Bentayga.

Bentley Barnato nantinya hadir dengan desain coupe. Mobil sport ini juga disebut-sebut akan menggunakan penggerak listrik murni. Hal itu diketahui dari rencana jangka panjang Bentley yang menyebut mobil EXP 10 Speed 6 Concept akan memanfaatkan energi listrik.

Bentley Barnato sendiri akan diluncurkan pada 2019. Mobil ini diposisikan sejajar dengan  Continental GT dengan harga jual mulai dari 130 ribu poundsterling.

Mantan Pembalap F1 Menyindir Keinginan Maldonado Kembali ke F1

BeritaBintang – Eks pembalap yang disebut-sebut sebagai driver terburuk Formula One (F1) sepanjang masa, Taki Inoue kembali menyindir mantan pembalap F1 berkebangsaan Venezuela, Pastor Maldonado yang berniat kembali ikut serta dalam ajang balap jet darat tersebut.

Sebelumnya, Maldonado kehilangan kesempatannya untuk terus membela Tim Lotus karena sponsor utama mereka yang merupakan perusahaan minyak terbesar Venezuela yakni Petroleos de Venezuela (PDVSA) tidak mampu membiayai dirinya.

Kabarnya Maldonado yang saat ini tinggal di Monaco, menghadiri paddock F1 pada akhir pekan lalu. Ia sangat santer diisukan sedang mengincar kursi Manor yang mungkin akan ditinggalkan oleh Rio Haryanto setelah Juli 2016.

Mendengar rumor tersebut taki langsung berkicau menggunakan akun social media Twitter-nya @takiinoue. Ia lantas mengomnetari keinginan Maldonado untuk kembali menuju F1.

“Pastor Maldonado sedang mencari jalan keluar agar dapat kembali membalap di F1. Ayo Mal, tanpa Anda F1 sangatlah membosankan,” tulis mantan pembalap berkebangsaan Jepang tersebut, Jumat (3/6/2016).

Iannone Berharap Tidak Ulangi Kesalahannya di MotoGP Barcelona

BeritaBintang – Kiprah Andrea Iannone sebagai pembalap MotoGP memang bisa dikatakan cukup impresif. Selain memiliki kemampuan yang lumayan, pembalap Tim Ducati itu juga mempunyai keberanian dalam menyalip lawannya dari sudut yang tidak memungkinkan.

Meski memiliki kemampuan yang di atas rata-rata, musuh utama Iannone adalah nasib sial yang terkadang menimpanya di sejumlah balapan. Bahkan di musim ini saja, terhitung Iannone sudah kali merasakan kesialan atau tepatnya saat mengaspal di MotoGP seri Le Mans dan Mugello.

Jelang bergulirnya seri ketujuh MotoGP 2016, lantas membuat Iannone memberikan komentarnya. Pemilik julukan The Maniac Joe tersebut berharap bisa melakoni balapan yang sesuai harapannya di Sirkuit Katalunya akhir pekan nanti.

“Kemenangan bukanlah hal yang dengan mudah bisa kami raih, segalanya harus sempurna untuk meraihnya. Saya mempunyai peluang memenangi balapan di Le Mans dan Mugello, sayangnya melakukan kesalahan,” ucap Iannone, seperti dikutip dari Bintangbola.co, Sabtu (4/6/2016).

“Saya memulai balapan dengan cukup buruk dan ditambah dengan crash yang saya alami. Akan tetapi peluang kami untuk menang begitu nyata, maka dari itu saya berharap balapan di akhir pekan ini akan berjalan baik untuk saya,” tutup pembalap berusia 26 tahun tersebut.