Kutub Utara

Rusia Luncurkan Kapal Raksasa Pemecah Es Terbesar di Dunia

BeritaBintang –   Rusia dilaporkan telah meluncurkan sebuah kapal pemecah es bertenaga nuklir terbesar di dunia. Kapal bernama Arktika itu akan menjadi pemecah es paling kuat di kelasnya.

Kapal tersebut akan bergabung dengan armada Rosatomflot untuk membantu menjaga pertahanan nasional dan melakukan navigasi di kawasan Arktic.

Sebagaimana diberitakan BintangBola.Online, Selasa (21/6/2016), pembuatan kapal tersebut merupakan bagian dari proyek 22220 dengan nilai USD1,9 miliar atau setara Rp25,2 triliun. Ketika selesai, kapal ini diprediksi dapat memproses 150 ton air.

Kapal raksasa Arktika diluncurkan dalam sebuah upacara di Baltik Shipyard, Saint Petersburg, pada Kamis 16 Juni 2016.

Kapal pemecah es terbesar milik Rusia ini memiliki panjang sekira 586 kaki dan lebar lebih dari 100 kaki. Kapal tersebut dapat memecahkan es dengan ketebalan hingga 10 kaki dan kedalaman 13 kaki.

Menurut Kepala Rosatomflot, Sergei Kiriyenko, peluncuran ini adalah sebuah kemenangan. Lalu sebelum akhir 2017, kapal pemecah es akan bergabung dengan Rosatomflot.

Peluncuran ini sekaligus membuka kesempatan baru bagi Rusia untuk mempertahankan pertahanan nasional dan melakukan navigasi sepanjang tahun di Kutub Utara.

Hal ini juga sekaligus memastikan pembangunan ekonomi di wilayah tersebut demi kepentingan Rusia dan seluruh dunia.

Santa Claus Terpilih Menjadi Anggota Dewan Kutub Utara

BeritaBintang – Santa Claus berhasil terpilih menjadi anggota dewan kota di Kutub Utara, Alaska, Amerika Serikat (AS).

Memiliki kumis dan janggut panjang berwarna putih, Santa Claus, memiliki penampilan mirip dengan tokoh legendaris Santa Claus, yang terkenal dermawan dan suka membagi-bagikan hadiah kepada anak-anak.

Di hari Selasa, Santa Claus dipilih oleh masyarakat berpopulasi 2200 orang untuk menjadi anggota dewan kota dengan masa jabatan tiga tahun.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang memilih saya … Dan semua yang mendukung kampanye saya,” tulis Claus dalam akun Facebooknya. “Saya akan melakukan yang terbaik untuk semua!”

Claus, secara hukum mengubah namanya dari Thomas Patrick O’Connor sekitar satu dekade lalu ketika ia tinggal di Nevada. Ia mengatakan ia telah mengadvokasi undang-undang dan layanan yang menguntungkan bagi anak-anak berisiko.