Kurri Kurri Boy

Stoner Senang Selesaikan Tes di Sirkuit Losail

BeritaBintangTest rider Ducati, Casey Stoner mengaku senang menyelesaikan uji coba motor yang dilakukan di Sirkuit Losail. Ia berhasil menuntaskan 65 lap untuk mendapatkan perbandingan antara Desmosedici GP15 dengan versi 2016.

Tes yang dilakukan oleh mantan juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 tersebut sebenarnya berlangsung sejak Selasa 22 Maret 2016. Namun karena cuaca buruk, latihan tersebut sempat tertunda dan dilanjutkan pada malam hari.

Akhirnya, Stoner bisa menemukan perbedaan yang kentara antara mesin Desmosedici GP 2016 dengan GP15. Kendati pihak Ducati tak merilis catatan waktu milik Kurri Kurri Boy di lintasan.

“Hari ini tak terlalu buruk, tapi sangat melelahkan sekali. Kami memiliki banyak waktu di lintasan, meski cuaca tidak sempurna,” ungkap Stoner mengutip Crash, Rabu (23/3/2016).

“Akhirnya, saya bisa mencicipi Desmosedici GP 2016 dan menemukan ada perbedaan dibandingkan dengan GP15. Namun, secara menyeluruh saya senang telah menuntaskan 65 putaran,” tuntas sosok berusia 30 tahun tersebut.

Ducati berhasil menduduki posisi kedua pada seri balapan perdana lewat pembalap Andrea Dovizioso. Ia menyelesaikan balap dalam 42 menit 30,471 detik dengan selisih waktu lebih dari 2,019 detik milik Jorge Lorenzo yang berada di posisi pertama.

Test Rider Ducati Tak Terusik Kedatangan Stoner

BeritaBintang –    Test rider resmi Ducati Corse, Michele Pirro, mengaku dirinya sama sekali tak merasa terancam dengan comeback-nya Casey Stoner ke timnya per musim depan. Seperti diketahui, Stoner akan menjalani peran yang sama dengan Pirro ke depannya, selain juga jadi brand ambassador. Hal ini disampaikan Pirro dalam wawancaranya bersama GPOne, Jumat (27/11/2015).

Stoner yang sukses meraih titel juara dunia MotoGP bersama Ducati pada 2007, kemudian hijrah ke Repsol Honda pada 2011. Hebatnya, dia juga langsung meraih titel di tahun perdananya membela tim anyarnya. Kurri Kurri Boy akhirnya memutuskan pensiun sebagai rider pada akhir musim 2012.

Nah, sejak 2013 Stoner didaulat menjadi test rider resmi Honda, sampai akhirnya kini dia memutuskan comeback ke ke Ducati demi membantu pengembangan motor Desmosedici.

“Kembalinya Casey (Stoner) jelas merupakan hal yang sangat positif bagi tim. Ia merupakan salah satu rider paling kuat dan cepat di MotoGP dan satu-satunya rider yang mampu meraih gelar juara dunia bersama Ducati,” papar Pirro yang menjabat sebagai test rider Ducati sejak 2013 dan selalu mendapat jatah wildcard setiap tahunnya.

Test rider asal Italia ini pun mengaku bersemangat bakal bahu-membahu dengan Stoner. Meski begitu, Pirro yakin Stoner harus kembali menjalani proses adaptasi dengan karakter motor Desmosedici, begitu pula ban Michelin yang mulai tahun depan menggantikan Bridgestone sebagai penyuplai ban tunggal di MotoGP.

“Saya tak merasa terancam, malah sangat excited bisa punya kesempatan bekerja sama dengannya. Dengan begitu, saya juga bisa membandingkan diri dengannya. Saya menyambutnya dengan tangan terbuka. Tapi, saya rasa ini tak akan mudah bagi Casey, karena ia sudah lama tak mengendarai Desmosedici, begitu pula di atas ban Michelin,” tandasnya.