Kontrak Habis

Jelang NBA Finals 2017, Rumah LeBron James Diserang

BeritaBintangJelang NBA Finals 2017, Rumah LeBron James Diserang

RUMAH bintang bola basket LeBron James di Los Angeles terkena aksi vandalisme dengan kata-kata rasial, kata polisi pada Rabu, satu hari sebelum pemain Cleveland Cavaliers itu masuk ke lapangan pada pertandingan pertama final NBA.

Grafiti dibuat menggunakan cat semprot di gerbang depan rumah James dan para penyelidik sedang mencari kemungkinan tersangka yang terlibat dalam aksi vandalisme ini, kata juru bicara kepolisian Los Angeles Norma EisenVrman.

[ Baca Juga – Kontrak Habis, Satria Muda Berupaya Pertahankan Dua Pemain Andalannya ]

Eisenman menolak untuk mengatakan apa ejekan rasial yang dituliskan di grafiti itu. James (32) sedang tidak berada di kediamannya di Los Angeles barat saat aksi tersebut terjadi.

Ia adalah pemain paling tajam di playoff NBA dan menjadi Pemain Terbaik liga sebanyak empat kali. Cavaliers dijadwalkan bertanding pada Kamis melawan Golden State Warriors di Oakland, California.

TOP AUTOS: Kolektor Jual Museum Motor Klasik

BeritaBintangTOP AUTOS: Kolektor Jual Museum Motor Klasik 

Total ada 81 sepeda motor termasuk jenis skuter dan motor bebek merek Laverda yang ikut dijual bersama bangunan museum di Belanda. Pemiliknya adalah seorang penggila sekaligus kolektor motor klasik, Cor Dees.

Kecintaan Dees terhadap Laverda tampaknya teramat dalam. Dees membeli satu per satu kendaraan itu dari keluarga Laverda. Namun bukan sekadar untuk dikendarai, melainkan dijadikan memorabilia yang menggambarkan perjalanan sejarah dari Laverda.

Koleksinya dimulai dari sepeda motor 75 Turismo yang dibuat pada 1950. Saat ini nilai motor tersebut diperkirakan mencapai 12 ribu euro atau sekira Rp175 juta. Ada pula 75 Turismo produksi tahun 1951 yang pernah dimiliki oleh Massimo Laverda. Motor dengan perkiraan harga 5.500 euro itu didonasikan ke museum.

{ Baca Juga, ” Kontrak Habis, Satria Muda Berupaya Pertahankan Dua Pemain Andalannya ” }

Koleksi lainnya adalah Laverda 650 dan prototipe Laverda 1000 3C yang diperkenalkan di ajang EICMA di Milan, Italia, pada 1971. Harga motor itu ditaksir pencapai 45 ribu euro.

Tidak hanya motor reguler, Laverda juga membuat tunggangan untuk balapan. Ada 12 ajang balap yang diikuti oleh beberapa model Laverda produksi tahun 1950-an hingga 1970. Satu motor balap yang juga menarik perhatian adalah Laverda 750 dengan kereta samping. Motor yang sudah mengalami modifikasi mesin itu finis kedua dalam ajang balap di Milan. Nilainya kini ditaksir mencapai 45 ribu euro.

Dees yang juga seorang mekanik berpengalaman memastikan bahwa sebagian besar dari koleksinya masih menggunakan komponen yang orisinal. Sebagian lainnya direstorasi dengan standar tinggi. Sementara enam unit harus dibangun ulang.‎

Kontrak Habis, Satria Muda Berupaya Pertahankan Dua Pemain Andalannya

BeritaBintangKontrak Habis, Satria Muda Berupaya Pertahankan Dua Pemain Andalannya

Tim bola basket Liga Bola Basket Indonesia (IBL) Satria Muda berupaya mempertahankan dua pemain senior andalannya, Arki Dikania Wisnu dan Christian Ronaldo “Dodo” Sitepu, yang kontraknya habis tahun 2017 ini.

“Kami sudah negosiasi dengan mereka. SM butuh Arki dan Dodo karena mereka pemain inti tim dan kami butuh pengalaman serta kepemimpinan mereka,” kata Rony Gunawan, Vice President PT Indonesia Sport Venture perusahaan penaung Satria Muda, di Jakarta.

Arki dan Dodo sudah menjadi andalan Satria Muda (SM) di liga beberapa tahun terakhir. Mereka berdua adalah kapten dan wakil kapten di tim asuhan pelatih Youbel Sondakh itu.

SM memang sedang berbenah jelang musim IBL terbaru. Selain berusaha mempertahankan Arki dan Dodo, runner-up IBL 2017 tersebut juga mendatangkan pemain baru dan melepas beberapa pemain yang sudah ada.

[ Baca Juga – Tampil Impresif, Warriors Tundukkan Cavaliers di Final Pertama NBA 2017  ]

“Memang ada pemain yang dilepas, tetapi itu masih dibahas secara internal,” ujar Rogun, sapaan Rony.

Namun, dia bersedia mengungkapkan seorang pemain baru yang direkrut SM untuk musim 2018.

“Kami merekrut Coke dari Liga Mahasiswa,” tutur Rogun.

Coke sendiri merupakan panggilan dari Christian Gunawan, point guard Universitas Pelita Harapan. Dia pernah memperkuat Indonesia di ASEAN University Games (AUG) ke-18 tahun 2016, Singapura, salah satunya bersama Muhammad Rizal Falconi yang saat ini memperkuat SM.