Komisi Keselamatan

Jelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

BeritaBintangJelang Seri Perdana MotoGP 2017, Lorenzo Enggan Memprediksi Jalannya Balapan

Pembalap anyar Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, mengatakan ingin fokus menjalani seri perdana MotoGP 2017. Ia pun tidak ingin memprediksi bagaimana jalannya balapan seri pembuka di Sirkuit Losail, Qatar pada Senin, 27 Maret 2017 dini hari WIB.

“Saat ini, bukan saatnya membuat prediksi. Saya tahu Vinales dan Marquez memiliki kecepatan yang cepat dan mereka siap di balapan seri perdana ini,” ujar Lorenzo, mengutip dari AGEN BOLA, Minggu (26/3/2017).

[ Baca Juga : ” Remake Film ‘Death Note’ Luncurkan Trailer Keren, Tayang 25 Agustus!  ” ]

Lebih lanjut, Lorenzo tidak ingin memikirkan lebih jauh tentang persaingan dirinya dengan pembalap Yamaha, Maverick Vinales dan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Ia menanggapi dengan santai atas pole position yang diraih Vinales dan Marquez yang start dari posisi tiga.

“Saya katakan saya merasa santai dengan hasil yang mereka dapatkan. Saya tidak ingin terganggu dengan hal ini,” tambahnya.

Sementara Lorenzo akan memulai balapan dari urutan 12 atau berada di grip empat. Hasil tersebut didapat pembalap berpaspor Spanyol itu karena Komisi Keselamatan tidak mengizinkan kualifikasi di Sirkuit Losail, Qatar karena terjadi hujan. Akibatnya pihak penyelenggara menentukan posisi start pembalap berdasarkan hasil akumulasi tiga latihan bebas.

Trek Diganti, Lorenzo Kecawa Tidak Diajak Diskusi

BeritaBintang – Komisi Keselamatan sudah memutuskan akan mengganti lay-out Sirkuit Catalunya untuk balapan MotoGP yang akan berlangsung malam nanti WIB. Namun ternyata, keputusan tersebut mendapat tanggapan negatif dari salah satu rider yakni Jorge Lorenzo.

Lorenzo mengaku sangat kecewa lantaran para pembalap tidak diikut sertakan dalam menentukan pergantian lintasan di Catalunya tersebut. Rider asal Spanyol tersebut mengatakan seharusnya, 21 pembalap diikut sertakan dalam mengambil keputusan penting seperti saat ini.

“Saya tahu setelah apa yang terjadi kemarin, Komisi Keselamatan memutuskan untuk mengganti tikungan, bersama dengan beberapa pembalap,”kata Lorenzo, seperti dikutip dari Panduan Judi Online, Minggu (5/6/2016).

“Tapi saya tidak menerima komunikasi apa pun dan saya tidak mengerti mengapa kami tidak ada bersama-sama, semua 21 pengendara, untuk mengambil keputusan penting. Untuk mengubah setelah (yang terjadi) hari jumat di lintasan. Kecewa, tapi sudah terjadi,” lanjut juara dunia musim lalu tersebut.

Komisi keselamatan memutuskan untuk mengganti tikungan 10 dan 13. Perubahan tersebut membuat balapan MotoGP kali ini akan menggunakan lay-out seperti pada ajang balap Formula One.