Kokpit Halo

Red Bull Berencana Pasang Kaca Anti Peluru di Kokpit Halo

BeritaBintang – Tim Red Bull Racing (RBR) tampaknya sangat senang dengan teknologi pengamanan alternative yang dibuat Federasi Automotive Internasional (FIA), Halo teknologi untuk melindungi kokpit pada Formula One (F1) musim 2017.

Selain itu tim berlogo banteng merah tersebut memberikan gagasan untuk meletakan kaca anti peluru di depan pelindung Halo. Keputusan tim asal Austria tersebut nampaknya mendapat sambutan hangat dan lamu hijau dari FIA.

Kepala tim Red Bull, Christian Horner, mengatakan konsep tersebut akan diuji pada minggu depan. Untuk mengukur ketahanan statis mengenai perlindungan baru tersebut. Kabarnya setelah tes dilakukan, RBR akan mencoba penemuan tersebut di Sirkuit Sochi pada 1 Mei mendatang.

“Jika hasil dari tes tersebut positif, maka kita akan meletakan pada salah satu mobil dan akan melakukan uji coba singkat di Sochi,” tegas Horner, sebagaimana diberitakan BeritaBintang.com, Selasa (19/4/2016).

Hamilton Diminta Jangan Terlalu Sering Mengkritik Kokpit Halo

BeritaBintang – Mantan pembalap F1, John Surtees, menilai tak sepantasnya pembalap tim Mercedes, Lewis Hamilton, melontarkan kritik pedas terhadap teknologi baru F1, Kokpit Halo. Menurutnya, Kokpit Halo akan melindungi pembalap dari kecelakaan fatal.

“Lewis seharusnya lebih memikirkan dampak positif dari penggunaan Kokpit Halo. Saya kecewa mendengar kritikan juara dunia F1 mengenai hal itu. Tidak sepantasnya Hamilton mengatakan bahwa Halo adalah tampilan modifikasi terburuk dan enggan menggunakannya,” ujar Surtees, seperti yang dilansir dari Crash, (11/3/2016).

Surtees menilai Hamilton harus lebih memperhatikan keamanan ketimbang penampilan. “Saya dapat menerima tanggapan Lewis karena jika saya masih balapan saat ini, saya mungkin akan mengatakan hal yang sama. Namun untuk masalah keamanan, dia harus lebih memikirkannya dengan hati-hati,” jelasnya.

Selain Hamilton, pembalap tim Force India, Nico Hulkenberg, juga kerap memprotes penggunaan kokpit Halo. Sementara Nico Rosberg dan Sebastian Vettel memilih berkonsentrasi memaksimalkan kemampuan mobil dan mempersiapkan diri di ajang balapan perdana F1 pada 20 Maret 2016 di Melbourne, Australia.