Kimi Raikkonen

Meski Tampil Maksimal, Raikkonen Kecewa Gagal Kalahkan Verstappen

BeritaBintang – Pembalap Tim Ferrari, Kimi Raikkonen, mengaku sudah tampil maksimal saat mentas di race ke-11 Formula One (F1) 2016 yang berlangsung di Sirkuit Hungaroring, Hungaria pada Minggu 24 Juli 2016 malam WIB. Akan tetapi, The Ice Man –julukan Raikkonen– memiliki sedikit kekecewaan di balapan tersebut.

Kekecewaan yang dimaksud ialah kegagalan pembalap berpaspor Finlandia itu melewati driver Tim Red Bull yakni Max Verstappen. Pada 15 lap terakhir lomba yang berlangsung di sirkuit sepanjang 4,381 km tersebut, Raikkonen dan Verstappen berlangsung sengit.

Raikkonen yang menggunakan ban superlunak berulang kali berpeluang besar melewati pembalap berpaspor Belanda tersebut. Akan tetapi, Verstappen dinilai banyak pihak melakukan kecurangan dengan lebih dari satu kali menutup ruang gerak Raikkonen ketika ingin melakukan overtake.

Sesuai perarutan, pembalap yang berada di depan hanya diizinkan satu kali menutup ruang gerak driver di belakangnya. Namun kenyataannya, Verstappen justru berulang-ulang kali menutup pergerakan Raikkonen.

Alhasil, Raikkonen pun tidak dapat melewati pembalap ajaib asal Belanda tersebut. Meski finis di posisi enam, Raikkonen tetap meraih hasil sensasional di balapan GP Hungaria. Bagaimana tidak, juara dunia F1 2007 itu memulai balapan dari posisi 14!

“Saya sudah tampil maksimal. Namun, saya kecewa karena gagal melewati Verstappen meski memiliki peluang,” jelas Raikkonen mengutip dari Panduan Judi Online, Senin (25/7/2016).

Sebastian Vettel Keluhkan Mobilnya yang Sangat Lambat

BeritaBintangSILVERSTONE – Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, memberikan kritik terhadap timnya tersebut. Pembalap asal Jerman itu mengeluhkan mobilnya yang sangat lambat.

Vettel memang kurang beruntung selama di Silverstone, Inggris. Pemegang empat gelar juara dunia itu harus rela memulai balapan dari tempat 11.

Sejatinya, Vettel berhasil menempati posisi enam di sesi kualifikasi. Namun karena mengalami masalah, ia harus mengganti gearbox sehingga menyebabkan dirinya mendapat penalti turun lima posisi. Ini merupakan kali kedua mantan pembalap Red Bull tersebut mendapat penalti.

Start dari tempat ke-11 jelas bukan hal mudah meski untuk pembalap sekelas Vettel, terlebih dengan kondisi cuaca yang sangat buruk di Inggris. Alhasil, rekan setim Kimi Raikkonen tersebut hanya mampu finis di posisi sembilan.

“Secara keseluruhan itu bukan hari kami. Mobil kami tidak cukup cepat. Sesimpel itu,” jelas Vettel, seperti disadur dari TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Minggu (17/7/2017).

Pembalap Ferrari Akui GP Kanada Tidaklah Mudah

BeritaBintang –Pembalap Scuderia Ferrari, Kimi Raikkonen, mengakui balapan di Circuit Gilles Villeneuve, Kanada tidaklah mudah. Sebab, suhu lintasan yang dingin membuat kinerja ban tidak maksimal.

Raikkonen mengalami kesulitan dalam mengemudikan jet daratnya di lintasan sepanjang 4,3 kilometer. Alhasil ia menyelesaikan lomba di urutan keenam balapan.

Masalah kinerja ban menjadi perhatian para pembalap. Sebab suhu lintasan yang dingin berakibat respon yang tak cukup baik pada ban ultrasoft. Akibatnya, Raikkonen hanya berharap pada balapan berikutnya ia mempelajari kondisi lintasan lewat sebuah simulator.

“Balapan tersebut tidak lah mudah. Kami mencoba untuk membuat hasil maksimal, tapi kami belum puas dengan hasilnya karena mengalami masalah pada ban di trek yang dingin. Sebab ketika memperlambat laju mobil saya sangat sulit mengendalikannya,” ucap Raikkonen mengutip Taruhan Bola Online, Selasa (14/6/2016).

“Sekarang saya tidak tahu apa yang bisa diharapkan untuk akhir pekan berikutnya. Saya hanya melihat tata letak Sirkuit Baku pada saat simulasi. Namun saya yakin itu akan menjadi sirkuit yang lebih rumit lagi,” jelas pembalap berusia 36 tahun tersebut.

Balapan seri kedelapan Formula One (F1) akan berlangsung pada 17 hingga 19 Juni 2016, di Sirkuit Baku, Azerbaijan. Trek sepanjang 6,6 kilometer tersebut memiliki tingkat kesulitan yang tinggi.

Raikkonen Gerah Ferrari Disebut Tak Mampu Berkompetesi

BeritaBintang –Ferrari dapat dikatakan tampil dengan cukup mengecewakan dalam balapan Formula One musim ini. Dari total enam balapan yang sudah dijalani, mereka sama sekali belum mendapatkan kemenangan. Tak ayal, Ferrari sering mendapat kritikan dari banyak pihak.

Namun pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen menegaskan bahwa timnya terus berkembang untuk bersaing dengan Mercedes di urutan terdepan. Bagi Raikkonen, balapan Formula One masih panjang dan segala sesuatunya masih bisa terjadi.

“Pernyataan itu (Ferrari mengecewakan musim ini) terdengar seperti kami tidak akan melakukan perlawanan. Tetapi biar saya katakan satu hal kepada Anda: kami masih dalam pertempuran dan kami akan melakukan itu sampai akhir,” ujar Raikkonen seperti dilansir situs Taruhan Bola Online, Sabtu (11/6/2016).

“Sejauh ini, kami memang tidak menjalani musim dengan baik. Kami berdua pernah mnegalami gagal finis tetapi suatu hal kami tidak akan menyerah. Kami bekerja keras dan kami akan mendapatkan hasilnya,” tambah pembalap Finlandia tersebut.

“Tentu kami ingin memenangkan balapan, dan jika orang mengatakan bahwa kami lebih buruk dari musim lalu, maka saya tegaskan bahwa itu salah! Itu adalah fakta meskipun orang lain berkata lain. Apa yang meraka katakan adalah omong kosong,

Ferrari Dicap sebagai Tim Terburuk F1 2016

BeritaBintang – Tim Ferrari belum dapat menunjukkan taringnya hingga gelaran Formula One (F1) 2016 memasuki seri keenam. Kedua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen, masih belum dapat finis sebagai pembalap tercepat di F1 musim ini.

Mantan pembalap F1, Mark Webber menyebutkan bahwa Tim Ferrari merupakan tim paling mengecewakan pada musim ini. Pendapat Webber tersebut bukan tanpa alasan.

Sebab, Tim Ferrari telah menyiapkan mesin dengan performa apik sebelum musim 2016 bergulir. Namun, kemampuan Tim Ferrari ternyata masih belum kelihatan.

“Ferrari adalah tim paling mengecewakan sejauh ini. Mereka belum dapat menunjukkan kemapuan terbaiknya,” tutur Webber, seperti dilansir dari Bintangbola.co, Sabtu (4/6/2016).

Kendati demikian, Webber yakin Ferrari akan tampil lebih maksimal di Kanada, pekan depan. “Saya memperkirakan bahwa mereka akan tampil maksimal di Kanada,” pungkasnya.

The Iceman Pesimis Mengenai Peluangnya di GP Monaco

BeritaBintang –Tim Scuderia Ferrari memang melalui persiapan mereka untuk tampil di seri keenam gelaran Formula One (F1) musim 2016 dengan hasil yang kurang memuaskan. Bahkan pada dua sesi latihan bebas awal, tim berlambang Kuda Jingkrak itu gagal meraih catatan waktu terbaik.

Baru pada sesi latihan bebas ketiga Ferrari tampil luar biasa dengan meraih catatan waktu terbaik melalui pembalap andalannya, Sebastian Vettel. Namun sayangnya hal itu gagal berlanjut ketika mereka melakoni sisi kualifikasi, yang mana Vettel harus memulai balapan dari posisi keempat.

Sementara rekan setimnya, Kimi Raikkonen, bakal memulai balapan nanti dari tempat keenam. Melihat kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari pemilik The Iceman itu, ia mengakui bahwa sedikit tidak yakin bakal meraih hasil hebat pada balapan di Sirkuit Monaco itu.

“Saya rasa akan ada balapan yang sulit di sini (Sirkuit Monaco) akhir pekan nanti. Sepanjang sesi latihan bebas hingga kualifikasi, kami hanya menggunakan ban ultrasoft,” ucap Raikkonen, seperti dikutip dari Taruhan Bola Online, Minggu (29/5/2016).

“Sayangnya, hasil yang kami dapat kurang memuaskan. Kini kami masih mencari solusi terbaik yang akan kami terapkan di sini, semoga kami bisa melewati akhir pekan yang indah di lintasan ini,” pungkas pembalap berkebangsaan Finlandia tersebut.

Mercedes Inginkan Persaingan Antara Pembalapnya

BeritaBintang –Meski berada dalam satu tim, baik Nico Rosberg maupun Lewis Hamilton tetap bersaing secara pribadi untuk meraih kemenangan. Bahkan Rosberg mengaku, Mercedes juga menginginkan persaingan terjadi antara pembalapanya.

Rosberg dan Hamilton memang kerap bersaing dalam memperebutkan gelar juara dunia sejak dua tahun lalu. Rosberg yang diambang juara pada musim 2014, harus merelakannya jatuh ke tangan Hamilton karena ia hanya mampu finis di urutan 14, sementara The Boss mampu memenangkan balapan.

Satu musim berselang, kedua jagoan Mercedes ini kembali bersaing untuk titel juara dunia. Lagi-lagi, Hamilton yang keluar sebagai juara dengan total poin 381, terpaut 59 angka dari Rosberg.

Musim ini, sepertinya masih menjadi milik Mercedes. Tim yang bermarkas di Woking, Inggris tersebut mampu menempatkan Rosberg sebegai pemimpin klasemen sementara dengan raihan 100 poin.

Sejatinya, Hamilton mampu berada di tempat kedua. Sayang, insiden tabrakan yang terjadi dengan Rosberg pada seri kelima di Katalunya membuat keduanya gagal menyentuh garis finis. Alhasil, The Boss harus merelakan posisinya disalip pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen.

“Pada akhirnya, kami di sini berjuang untuk menang, untuk melawan satu sama lain. Itulah yang tim juga inginkan, itu yang jelas membawa kegembiraan dalam tim,” ungkap Rosberg, seperti disadur dari Agen Bola Judi Online, Jumat (20/5/2016).

Ferrari Terus Berkembang di Spanyol

BeritaBintang   –   Balapan Formula One (F1) musim 2016 telah memasuki balapan kelima. Kini, balapan jet darat tersebut tengah memasuki seri Spanyol. Jelang balapan yang terjadi Minggu, 15 Mei 2016, pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen mengaku timnya terus berkembang.

Pencapaian Ferrari dalam empat balapan pertama sebenarnya tak terlalu buruk. Itu terjadi karena mereka terus mengirimkan setidaknya satu pembalap untuk naik podium di setiap balapan. Namun sayang pencapaian terbesar mereka hanya berada di posisi dua.

Meski sempat dianggap kurang kompetitif dengan Mercedes, namun Raikkonen yakin timnya terus berkembang di setiap seri. Pada saat yang bersamaan ia juga menegaskan bahwa pabrikan asal Italia tersebut tetap harus bekerja keras untuk memberi perlawanan Mercedes.

“Bagi saya, minggu ini kami mengawali dengan lebih baik. Lebih mudah rasanya untuk memaksa ban bekerja dari pada saat berada di Rusia,” ujar pria Finlandia tersebut seperti diberitakan Kamusjudi.com, Sabtu (14/5/2016).

“Tetapi masih ada beberapa hal yang harus kami perbaiki sampai akhirnya kami 100 persen senang. Saya dapat mengatakan bahwa kami terus mendekati sempurna. Kita lihat apa yang telah kami kerjakan nanti,” tandasnya.

Hamilton Beruntung Finis Kedua

BeritaBintang  –  Juara dunia Formula One (F1), Lewis Hamilton mengaku beruntung setelah sukses berdiri di podium kedua kala mengaspal di Sirkuit Sochi, Rusia, Minggu 1 Mei 2016 malam WIB. Menurutnya awal balapan sangat sulit karena ia mengawali lomba dari urutan ke-10.

Memang Hamilton harus mengawali lomba dari posisi ke-10 karena pada Q2 mobilnya mengalami kerusakan mesin. Namun, ia merasa beruntung bisa terhindar dari beberapa insiden yang terjadi pada awal balapan.

Selama perlombaan pembalap asal Inggris tersebut melihat beberapa kejadian. Untungnya, ia mampu merangsek ke depan hingga bersaing dengan pilot Ferrari, Kimi Raikkonen dan pembalap Williams, Bottas.

“Pada tikungan pertama sangat sulit, dan itu terjadi pada pembalap lainnya.  Bahkan saya melihat beberapa kejadian yakni mobil berputar di lintasan . Kemudian, di tikungan ketiga, saya melihat salah satu Ferrari menabrak dinding lintasan, “ kata Hamilton mengutip Kamusjudi.com, Senin (2/5/2016).

 “Saya tak tahu apakah Kimi mengharapkan saya untuk menyalipnya. Bahkan ada Valtteri, saya beruntung cukup jauh darinya, sangat mudah dengan memiliki kecepatan mobil yang baik,” tuntas pembalap berusia 31 tahun tersebut.

Ferrari Jadi Ancaman Terbesar Mercedes

BeritaBintang –Nico Rosberg menyatakan, hegemoni Mercedes akan sulit terulang dalam Formula One (F1) 2016. Pasalnya, dia meyakini mobil-mobil Ferrari memiliki kapabilitas untuk bersaing memperebutkan podium teratas dalam setiap seri.

Rosberg tampil sangat meyakinkan musim ini dengan merebut posisi satu di tiga seri beruntun, sehingga memiliki keunggulan jauh 36 poin dari rival terdekat di klasemen, Lewis Hamilton. Tapi, di lain pihak, Ferrari menunjukkan kecepatan yang impresif meskipun mengalami kesialan di Australia dan Bahrain.

Musim masih panjang, Rosberg menyatakan, kebangkitan mobil SF16-T milik Ferrari tinggal menunggu waktu. Meskipun begitu, pembalap berkebangsaan Jerman tersebut tetap yakin Mercedes memiliki paket mesin yang lebih mumpuni.

“Menyenangkan melihat kami masih menjadi yang tercepat. Tapi, Ferrari belum menunjukkan apa yang mereka miliki. Mereka memiliki banyak sekali kesialan, dan kami benar-benar berpikir mereka memiliki jarak yang dekat sangat kami,” kata Rosberg, seperti dilansir Indowins, Minggu (24/4/2016).

“Kami harus tetap fokus dan terus berusaha, sebab pada latihan bebas hari pertama bahkan kualifikasi, Kimi (Raikkonen) sangat berbahaya. Kami harus terus melaju,” jelasnya.