Ketua Majelis Hakim

Sidang Jessica Kembali Digelar 28 Juni 2016

BeritaBintang –   Dalam persidangan lanjutan kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin, Jaksa Penuntut Umum (JPU), menolak seluruh eksepsi dari kuasa hukum Jessica Kumala Wongso.

“Jaksa penuntut umum pada dasarnya menolak semua eksepsi kuasa hukum terdakwa,” kata JPU Ardito Muwardi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2016).

Penolakan tersebut didasari adanya tiga materi pokok eksepsi yang diajukan dapat dimentahkan oleh JPU, sebab eksepsi yang diajukan oleh kuasa hukum Jessica hanya menyinggung aspek formal saja bukan pada aspek materiil.

“Sehingga eksepsi tersebut tidak berlandaskan hukum, dan patut untuk ditolak,” bebernya.

Oleh karena itu, JPU memohon agar Majelis Hakim menjatuhkan putusan sela dengan amar sebagai berikut:

Dalam penolakan eksepsi dari kuasa hukum terdakwa seluruhnya ditolak. Selanjutnya dalam surat dakwaan No Reg: PDM-2003/JKT.PST/05/2016 tanggal 30 Mei 2016 atas nama terdakwa Jessica Kumala alias Jessica Kumala Wongso alias Jess telah disusun sebagaimana mestinya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP dan doktrin maupun teori hukum pidana.

Oleh karena itu, surat dakwaan tersebut dapat dijadikan dasar pemeriksaan perkara ini. Kemudian, menetapkan bahwa dalam pemeriksaan perkara atas nama Jessica tetap harus dilanjutkan.

Setelah mendengarkan dari JPU, kuasa hukum Jessica sempat meminta tanggapan yang dibacakan oleh JPU, namun Ketua Majelis Hakim, Kisworo tidak mengabulkannya.

Hakim Kisworo memutuskan untuk menunda persidangan kedua dan akan dilanjutkan pada 28 Juni 2016 dengan agenda pembacaan putusan sela.