Keputusan Messi

Maradona: Messi Harus Bertahan di Timnas Argentina

BeritaBintangBUENOS AIRES – Timnas Argentina gagal meraih gelar juara Copa America Centenario 2016 usai takluk 2-4 dalam adu penalti dari Cile pada Senin, 27 Juni 2016 pagi WIB. Seusai kekalahan tersebut, kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, mengungkapkan keputusan mengejutkan.

Messi memutuskan untuk angkat kaki dari Timnas Argentina. Kegagalan Timnas Argentina disinyalir menjadi alasan Messi mundur dari Timnas Argentina. Kegagalan tersebut semakin memilukan bagi Messi, sebab megabintang Barcelona itu gagal mengeksekusi penalti.

Keputusan Messi untuk mundur mendapat penolakan dari legenda Timnas Argentina, Diego Maradona. Maradona meminta Messi untuk tetap membela Argentina.

“Messi harus tetap tinggal di tim nasional. Dia akan pergi ke Rusia untuk mengikuti Piala Dunia. Dia akan membantu para pemain di lini depan,” tutur Maradona, sebagaimana dimuat TaruhanBolaOnline, Selasa (28/6/2016).

“Biarkanlah mereka yang mengatakan setuju dengan keputusan itu. Kami tidak ingin melihat bencana di tubuh sepakbola Argentina,” pungkasnya.

Disebut Hina Mesir, Messi Dibela Mido

BeritaBintang –  Mantan penyerang timnas Mesir, Mido, mengeluarkan pembelaan untuk Lionel Messi yang diklaim telah menghina masyarakat Mesir karena menyumbang sepatu untuk dilelang usai melakukan wawancara khusus dengan televisi MBC.

Keputusan Messi menyumbang sepasang sepatu untuk dilelang justru menimbulkan kontroversi. Anggota parlemen Mesir, Said Hasasin, menganggap tindakan Messi untuk menyumbang sepatu telah menghina masyarakat Mesir. Sepatu dianggap sesuatu yang tidak bersih di Mesir dan memukul dengan sepatu merupakan penghinaan.

“Mesir tidak pernah dihina sepanjang 7.000 tahun. Saya akan memukul kamu dengan sepatu saya, Messi. Ini sepatu saya, saya akan menyumbangkannya ke Argentina,” ujar Hasasin seperti dilansir Marca.

Mido yang karier sepakbola berakhir dengan cepat pada 2013, menganggap Hasasin tidak mengerti dunia sepak bola. Mido mengatakan Messi seharusnya mendapat pujian karena mau memberikan salah satu barang berharganya, yakni sepatu.

“Hal paling berharga bagi penulis adalah pulpen, dan hal paling berharga bagi pesepakbola adalah sepatu yang dikenakannya. Saya berharap kita berhenti melakukan tuduhan yang salah,” ujar Mido seperti dilansir Ahram Online.

Jurnalis yang mewawancarai Messi, Mona El-Sharkawy, juga menganggap Messi tidak bersalah. Mona mengatakan sejak awal pihak MBC memang meminta Messi memberikan barang usai wawancara untuk dilelang. Mona juga menyebutkan hasil lelang sepatu Messi bukan untuk kegiatan sosial di Mesir.

“Sudah menjadi tren di acara kami sang tamu memberikan barang berharga untuk dilelang dan diamalkan. Saya tidak bilang ini untuk amal di Mesir atau tempat lainnya. Kami tidak pernah bilang untuk Mesir,” ucap Mona.

Salah satu pihak yang merasa dihina Messi adalah Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA). Juru bicara EFA, Azmy Megahed, mengatakan masyarakat Mesir tidak butuh sepatu Messi.

“Masyarakat miskin kami tidak butuh Messi. Saya bingung, jika dia ingin mempermalukan kami, maka lebih baik dia menaruh sepatu di atas kepalanya atau di kepala orang yang mendukungnya,” ujar Megahed.