Kentucky Kid

Meski Hanya Satu Musim Bersama, Dovizioso Kehilangan Sosok Hayden

BeritaBintangMeski Hanya Satu Musim Bersama, Dovizioso Kehilangan Sosok Hayden

Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso, mengungkapkan rasa belasungkawanya terhadap meninggalnya mantan rekan satu timnya, yakni Nicky Hayden. Ya, kedua pembalap itu pernah berada satu tim pada 2013 kala sama-sama membela Ducati.

Dovizioso menilai bahwa Hayden adalah seorang yang berpikiran terbuka dan menyenangkan. Ia pun merasa kagum dengan sosok pembalap kelahiran Kentucky, Amerika Serikat itu lantaran dapat bergaul dengan semua orang.

[ Baca Juga : ” Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League ” ]

“Saya mengenal Nicky saat ia masuk dalam kejuaraan dunia pada 2003 dari Amerika Serikat. Dia adalah orang yang berpikiran terbuka, menyenangkan, dan santai, selalu bersahabat dengan semua orang dan seorang penggemar motor yang sebenarnya, yang berhasil mendapatkan beberapa hasil bagus,” ujar Dovizioso, seperti diberitakan laman resmi AGEN BOLA, Rabu (24/5/2017).

Meski hanya satu musim berada satu tim dengan Hayden, tetapi Dovizioso menganggap bahwa pria yang dijuluki Kentucky Kid itu merupakan rekan yang hebat. Ia mengamati bahwa Hayden bisa menjalin hubungan yang baik dengan seluruh personil tim.

“Dalam bertahun-tahun dia bersama Ducati, dia menjalin hubungan baik dengan semua orang dan meskipun saya hanya satu tim dengannya pada 2013, dia merupakan rekan satu tim yang hebat bagi saya dan saya memiliki kenangan indah tentangnya,” pungkas Dovizioso.

Banyak yang memprediksi bahwa pendatang baru Superbike, Nicky Hayden, memiliki potensi tampil mengejutkan. Itu juga menjadi kepercayaan juara Superbike musim 2013 yang membela Kawasaki, Tom Sykes. Hayden memiliki reputasi yang cukup apik di dunia balap motor dengan satu kali juara MotoGP pada 2006 bersama Honda. Setelah itu, meski tak lagi berhasil mengklaim titel juara MotoGP, namanya tetap menjadi ancaman saat membela Ducati lalu menghabiskan dua musim bersama tim satelit Honda, Aspar. Pada akhir musim lalu, pembalap berjuluk the Kentucky Kid ini memutuskan hengkang dari MotoGP untuk berlaga di Superbike bersama Honda. Hayden menjadi suksesor juara Superbike musim 2014 yakni Sylvain Guintoli. “Hayden adalah juara MotoGP dengan kemampuan luar biasa. Dia akan menggunakan motor yang mumpuni dengan sasis dan mesin bagus,” kata Sykes, seperti diberitakan Motorsport, Jumat (26/2/2016). “Dia adalah tipe pembalap yang bisa menyatukan seluruh komponen tim. Jadi, saya memprediksi dia akan kompetitif. Dan sejauh ini saat tes, itu sepertinya terbukti,”

BeritaBintang – Pembalap andalan Red Bull, Daniel Ricciardo, menyatakan timnya berada di posisi yang bagus setelah melakoni tes pramusim pertama F1 2016 di Barcelona. Dia merasakan peningkatan yang signifikan soal performa paket mesin, kendati baru pertama diturunkan di trek.

Ricciardo menyelesaikan sekira 200 putaran menggunakan mobil RB12 di dua hari pertama tes. Daniil Kvyat lantas mengambil alih tes pada hari ketiga dan keempat.

Reliability adalah salah satu area yang mengalami perkembangan bagus dibandingkan saat 12 bulan lalu. Menurut Ricciardo, ini adalah hal yang sangat krusial jelang musim baru yang akan mulai digelar 20 Maret 2016 di Melbourne.

“Saya pikir kami percaya diri dengan apa yang kami miliki. Reliability cukup bagus. Saya pikir kami mengaspal sekira 200 lap selama dua hari. Saya senang karena mobil terasa bagus. Menyenangkan performa kami kembali baik,” kata Ricciardo, seperti dilansir Motorsport, Jumat (26/2/2016).

“Saya pikir kami memiliki ritme yang bagus sejak awal. Ini bagus buat saya. Normalnya, Anda datang ke Barcelona dari Jerez dengan beberapa masalah. Tapi, kami langsung bagus dan saya senang. Kami semua merasa telah berada di posisi yang bagus,” lanjutnya.

Hayden Akan Langsung Ngebut di Superbike

BeritaBintang – Banyak yang memprediksi bahwa pendatang baru Superbike, Nicky Hayden, memiliki potensi tampil mengejutkan. Itu juga menjadi kepercayaan juara Superbike musim 2013 yang membela Kawasaki, Tom Sykes.

Hayden memiliki reputasi yang cukup apik di dunia balap motor dengan satu kali juara MotoGP pada 2006 bersama Honda. Setelah itu, meski tak lagi berhasil mengklaim titel juara MotoGP, namanya tetap menjadi ancaman saat membela Ducati lalu menghabiskan dua musim bersama tim satelit Honda, Aspar.

Pada akhir musim lalu, pembalap berjuluk the Kentucky Kid ini memutuskan hengkang dari MotoGP untuk berlaga di Superbike bersama Honda. Hayden menjadi suksesor juara Superbike musim 2014 yakni Sylvain Guintoli.

“Hayden adalah juara MotoGP dengan kemampuan luar biasa. Dia akan menggunakan motor yang mumpuni dengan sasis dan mesin bagus,” kata Sykes, seperti diberitakan Motorsport, Jumat (26/2/2016).

“Dia adalah tipe pembalap yang bisa menyatukan seluruh komponen tim. Jadi, saya memprediksi dia akan kompetitif. Dan sejauh ini saat tes, itu sepertinya terbukti,”