Kelapa Gading

Kondisi Mata Kiri Novel Baswedan Ibarat Mobil Tanpa Kaca

BeritaBintangKondisi Mata Kiri Novel Baswedan Ibarat Mobil Tanpa Kaca

Tiga bulan pasca-penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan diteror penyiraman air keras, kondisi mata kirinya belum mengalami perkembangan yang signifikan.

“Kalau fisik it’s ok. Cuma matanya yang belum. Jadi sekarang kan fokus ke mata. Mata yang sebelah kanan sudah semakin membaik, yang sebelah kiri belum,” kata kakak kandung Novel, Taufik Baswedan ketika dikonfirmasi Agen Bola, Rabu (19/7/2017).

Taufik menjelaskan, mata kiri Novel sudah diberikan tindakan medis operasi. Kendati demikian belum menunjukkan hasil yang menggembirakan.

“Jadi, untuk mata sebelah kirinya akan dilakukan operasi lagi yang kedua. Mungkin beberapa minggu ke depan apakah seminggu, dua minggu atau tiga minggu saya kurang tahu tergantung dokternya,” katanya.

[Baca Juga -“KPK Tetapkan Setya Novanto Tersangka Baru Korupsi E-KTP“]

Berdasarkan penjelasan dari dokter di Singapura, sel-sela selaput kornea Novel tidak bisa tumbuh lagi.

“Ibaratnya mobil tapi enggak ada kacanya. Makanya dilakukan operasi yang kemarin untuk memacu sel selaput korneanya tumbuh lagi. Tapi karena ternyata enggak tumbuh lagi, dokter akan melakukan alternatif lagi untuk upaya pemulihan matanya itu. Operasi kedua itu mungkin diganti plastik bola matanya yang hitam itu. Cuma itu masukan dari dokter yang belum diputuskan masih analisa sementara,” katanya.

Sebelumnya, Novel disiram air keras usai melakukan Salat Subuh di Jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT 03/10, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Selasa 11 April 2017. Hingga tiga bulan kasus ini bergulir, polisi belum berhasil mengungkap siapa pelaku penyerangan itu.

Ini Dia Harapan Penggemar IBL All-Star 2017 terhadap Kemajuan Olahraga Basket di Indonesia

BeritaBintang Ini Dia Harapan Penggemar IBL All-Star 2017 terhadap Kemajuan Olahraga Basket di Indonesia

Kemeriahan acara IBL All-Star 2017 tidak bisa dilepaskan dari ramainya penonton yang memadati Britama Arena Mahaka Sports, Kelapa Gading. Para pencinta bola basket nusantara berkumpul untuk melihat pemain kesayangan mereka berlaga.

Olahraga bola basket telah memiliki posisi tersendiri di hati penggemarnya. Tidak terkecuali Revan, salah satu pencinta basket yang menghadiri pertandingan eksebisi ini.

Kepada tim Okezone, Revan mengaku jika dirinya memang menyukai basket dan datang untuk melihat pemain jagoannya. Dengan tidak malu-malu ia mengaku menjagokan Prastawa, pemain Tim Aspac, karena ia pun sendiri merupakan pendukung dari Tim Aspac.

[ Baca Juga –Aksi Jual Beli Serangan Hiasi Pertandingan Eksebisi IBL Pertalite All-Star 2017  ]

Revan berharap agar olahraga basket ini dapat dikenal lagi oleh masyarakat luas. Ia menyayangkan tidak adanya pembibitan pemain muda yang baik, sehingga masyarakat Indonesia kurang akrab dengan olahraga yang satu ini.

“Saya harap banyak pemain-pemain Indonesia yang bagus. Sekarang ini para pemain bintang di IBL lebih banyak berasal dari luar negeri, bukan dari Indonesia.

12 Orang Diperiksa Terkait Kebakaran Swiss-Bellhotel

BeritaBintang –  Polres Metro Jakarta Utara sudah memeriksa 12 orang saksi terkait kebakaran di Swiss-Bellhotel di Jalan Boulevard, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (7/8) sore. Penyebab terbakarnya gedung di lantai 23 itu masih diselidiki.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol. Daniel Bolly Hyronimus Tifaona mengatakan, terus melakukan penyelidikan dan mengikuti perkembangan kasus yang telah merenggut nyawa tiga pekerja tersebut.

“Sebanyak 12 orang saksi (yang diperiksa). Entah itu pekerja, manajemen dari pemilik proyek, bahkan masyarakat sekitar yang melihat itu pertama kali juga ada menjadi saksi,” ujar Daniel diruangnya, Rabu (10/8/2016).

Dijelaskan Daniel Bolly, hingga kini belum bisa disimpulkan penyebab kebakaran gedung 27 lantai itu. Tim identifikasi Polres Metro Jakarta Utara dan Tim Puslabfor Mabes Polri masih melakukan penyelidikan mendalam.

“Akan memakan waktu lama (penyelidikan). Kemungkinan sekira lima hingga satu minggu baru ada hasilnya. Ditunggu saja,” tutupnya.

Setelah Menikah, Nycta Gina ingin Lanjut Kuliah Dokter Spesialis

BeritaBintang – Artis Nycta Gina sebentar lagi akan melepas masa lajang bersama Rizky Kinos setelah lebaran mendatang. Ia mengaku, meski sudah menikah nanti, ia ingin tetap berkarir dan meneruskan pendidikannya sebagai dokter spesialis.

“Setelah nikah, aku sih sudsh sentil-sentil si mas (Kinos)nya, aku pengen lanjut sekolah dokter,” ujar Gina, saat ditemui di Wong Hang Butik, kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (14/7/2015).

“Aku emang pengen sih, nanti kalau sudah nikah mau sekolah lagi. Dia si ngga masalah, dan dukung-dukung aja,” sambungnya.

Gina mengaku, saat ini masih aktif membuka praktek dokter di sebuah klinik rekan kerjanya selama seminggu dua kali. Ia juga mengaku masih bingung menentukan dokter spesialis apa yang akan dia tekuni setelah menikah nanti.

“Aku masih bingung mau lanjut spesialis apa, tadinya sih mau spesialis kandungan, tapi kok kayanya agak gimana gitu, nanti dipikirkan lagi deh,” katanya.

Wanita berusia 30 tahun ini mengharapkan agar rencananya itu dapat terwujud dan dia juga bisa membuka klinik atas nama dia sendiri. “Iya doain dong, semoga aku bisa punya klinik sendiri dan buka praktek terus,” tutur Gina.

Panglima TNI Serahkan 69.000 Black Dollar ke Wakapolri

BeritaBintang – Panglima TNI Jendral Moeldoko menyerahkan 69.000 lembaran black dollar dengan uang pecahan USD100 atau senilai Rp8 miliar kepada Wakapolri Komjen Badrodin Haiti di Markas Komando Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal).

Dansatgasopssus TNI AL, Kolonel Laut (P) S. Irawan mengatakan, uang palsu ini merupakan hasil temuan anggota Denintelarmabar yang memperoleh informasi ada prilaku dari oknum TNI AL, Mayor Laut (P) Zaid Joko Utomo, yang berdomisili di Komplek TNI Sunter, Jakarta Utara, yang diduga menggunakan narkoba.

“Kita melakukan kontrol terhadap anggota dan mengikutinya sampai ke diskotik, dari situ langsung kita lakukan penangkapan di rumahnya pada 4 Maret 2015,” kata Irawan kepada wartawan, di Mako Pomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/3/2015).

Setelah melakukan penangkapan, sambung Irwan, petugas melakukan pengembangan kasus. “Dari hasil pengembangan yang bersangkutan, diperoleh keterangan bahwa dirinya menerima black dollar dari I Made Gede Markadiwan yang berdomisili di Bali yang kemudian diketahui dollar tersebut berasal dari Ketut Srianing,” bebernya.

Selanjutnya, Petugas melaksanakan penjemputan pada 12 Maret 2015 ke kediaman Ketut Sraning di Bali. “Kita bawa ke Puspomal dan dari hasil penyelidikan yang bersangkutan mengakui dolar tesebut merupakan miliknya,” ungkapnya.

Jendral TNI Moeldoko mengapresiasi anggotanya yang berhasil melakukan pengungkapan atas kasus ini. Dia pun berjanji akan menindak tegas anggotanya yang terlibat kasus narkoba.

“Ditemukan satu anggota berpangkat Mayor dan kita akan melakukan pemecatan terhadap yang bersangkutan. Tidak ada cerita, dia positif narkoba dan dari hasil pengungkapan ini ditemukan barang bukti sebanyak 69.000 lembar black dollar,” jelas Moeldoko.

Sementara, Wakapolri Badrodin haiti, menjelaskan, telah menerima barang bukti tersebut. Dia menuturkan anggota TNI yang terlibat akan dilakukan penyelidikan oleh POM TNI.

“Namun ada dua orang sipil yang terlibat terkait uang palsu itu yang berdomisili di Bali dan kita akan berikan sanksi,” tandasnya.