Kasus Penodaan Pancasila

Kasus Makar, Kapolri: Hukum Tidak Bisa Diintervensi!

BeritaBintangKasus Makar, Kapolri: Hukum Tidak Bisa Diintervensi!

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan, pihaknya akan terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan makar.

“Kita kembali ke fakta hukum, tolong jangan dipotong. Kalau fakta hukumnya kuat pasti kita akan ajukan (ke pengadilan). Itu namanya proses hukum. Kalau faktanya tidak kuat kita akan hentikan. Itu aja prinsip kita,” kata Tito di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (14/1/2017).

[Baca Juga -“Kasus Penodaan Pancasila, Kapolda Jabar Sebut Habib Rizieq Segera Jadi Tersangka“]

Oleh karena itu, mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan kepada semua pihak agar jangan melakukan intervensi terhadap Polri.

“Jadi intervensi tidak boleh. Hukum tidak boleh diintervensi. Hukum itu harus melihat fakta hukumnya. Prinsipnya itu, dihentikan kalau enggak kuat, diajukan kalau itu kuat,” tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Polri agar kasus dugaan tindakan makar terhadap Racmawati Soekarnoputri dan tersangka lainnya dihentikan dengan mengeluarkan surat perintah pengehentian penyidikan (SP3).

Kasus Penodaan Pancasila, Kapolda Jabar Sebut Habib Rizieq Segera Jadi Tersangka

BeritaBintangKasus Penodaan Pancasila, Kapolda Jabar Sebut Habib Rizieq Segera Jadi Tersangka

Polda Jawa Barat (Jabar) terus mendalami kasus dugaan penodaan Pancasila yang dilakukan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Kemarin, Kamis 12 Januari 2017, Rizieq telah diperiksa penyidik Polda Jabar.

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan, mengatakan bahwa pihaknya terus mengumpulkan sejumlah bukti dan memeriksa saksi-saksi terkait kasus yang dilaporkan oleh putri Presiden pertama Indonesia Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri itu.

“Habib masih dilakukan pendalaman untuk dilakukan konfrontasi. Dan nanti kita sedang lebih melengkapi bukti-bukti lain,” kata Anton di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jumat (13/1/2017).

[Baca Juga -“Dua Bandar Ganja Seberat 10 Kg Diringkus Polis“]

Jenderal bintang dua itu menyebut bila sejumlah bukti sudah terkumpul, pihaknya dalam waktu dekat akan menjadikan Rizieq sebagai tersangka kasus dugaan penodaan Pancasila. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat, yang bersangkutan (Habib Rizieq) akan dijadikan tersangka,” katanya.

Seperti diketahui, Habib Rizieq telah memenuhi panggilan penyidik Polda Jawa Barat dalam kasus dugaan penodaan Pancasila yang merupakan lambang negara. Rizieq mengaku dicecar 22 pertanyaan oleh penyidik. Namun, ia heran pertanyaan penyidik justru banyak soal tesis yang sedang dirinya tulis.

Rizieq sendiri menegaskan akan terus kooperatif dalam proses hukum yang tengah bergulir ini. Ia siap menghadapi segala konsekuensi. “Saya tidak akan pernah lari daripada proses hukum,” janji Rizieq usai diperiksa.