Justice League

Wih Marquez Pamer Museum dari Penggemarnya

BeritaBintangWih Marquez Pamer Museum dari Penggemarnya

Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, berhasil menjadi jawara di paruh musim MotoGP 2017. Saat ini, Marquez memimpin klasemen sementara dengan koleksi 129 poin.

Poin tersebut berjarak lima angka dari Maverick Vinales (Movistar Yamaha) yang berhasil mengekornya dari posisi dua klasemen sementara. Meski telah berhasil merajai paruh musim, timnya tak ingin lengah.

[ Baca Juga : ” Kocak, Justice League dan Mission: Impossible 6 Sengketa Kumis Henry Cavill ” ]

Di sela rehat musim balap, tim yang bermarkas di Aalst, Belgia, itu melakukan private test untuk menjajal sasis baru motornya. Meski menjalani libur paruh musim dengan melakukan test, The Baby Alien –julukan Marquez– tak lupa menikmati masa free-nya.

Dalam akun CASINO ONLINE, Marquez terlihat tengah berada di sebuah ruangan yang menampilkan motor-motor yang pernah ia tunggangi. Museum yang dimiliki oleh salah satu fans klubnya itu bernuansa kuning dan orange yang merupakan warna kebesaran Marquez.

Tak hanya itu, Marquez juga terlihat pamer liburan ke salah satu pantai bersama adiknya, Alex Marquez. Liburan singkatnya ini juga diharapkan bisa mengembalikan semangatnya yang sempat padam.

Kocak, Justice League dan Mission: Impossible 6 Sengketa Kumis Henry Cavill

BeritaBintangKocak, Justice League dan Mission: Impossible 6 Sengketa Kumis Henry Cavill

Fans dibuat geger ketika mengetahui jika DC dan Warner Bros akan menghilangkan kumis di wajah Henry Cavill secara digital untuk peran Superman di Justice League. Ketika dunia masih mempermasalahkan itu, Henry Cavill pun tak mau ketinggalan.

Pemeran Superman ini ikut mengomentari penghapusan kumis secara digital dari wajah sang Man of Steel. Bedanya, jika fans terang-terangan memprotes keputusan DC, Cavill malah bercanda dengan mengaitkan kisruh kumis itu dengan filmnya yang lain, yaitu Mission: Impossible 6 (MI6).

Bagi yang kurang paham, minggu lalu terungkap jika Cavill dilarang oleh Paramount Pictures untuk mencukur kumisnya demi kepentingan perannya di MI6. Sayangnya, syuting ulang Justice League mengharuskan Cavill tampil dengan wajah bersih tanpa kumis sebagai Superman. Agar tak saling merugikan, DC pun muncul dengan ide untuk menghapus kumis di wajah Cavill sebagai Superman dengan cara digital.

Lewat Instagram, Cavill memposting foto yang diyakini dari lokasi syuting MI6. Pemilik nama panjang Henry William Dalgliesh Cavill itu bahkan mengubah judul Mission: Impossible menjadi Moustache: Impossible.

[ Baca Juga : ” Mesin Lexus LC 500 5.000 Cc tapi Top Speed-nya 270 Km/Jam, Kenapa? ” ]

“Dear followers, sekarang waktunya untuk menyelesaikan dalam (masalah) kegagalan kumis ini. Gambar di atas, bukanlah dari set MI6 tapi sebenarnya adalah yang terbaru dari sebuah seri yang senjata-senjatanya didesain oleh Warner Bros dan Paramount Studios untuk melawan entitas yang dikenal sebagai ‘Henry Cavill’s Moustache,’” tulis Cavill bercanda.

Ia melanjutkan, “Tak ada diskusi soal apakah harus mencukurnya atau tidak mencukurnya untuk syuting ulang JL (Justice League). Hanya kampanye tanpa henti untuk mengakhiri penaklukan tak terelakkan dari kumis kejam ini. Ini bukan sebuah pertanyaan apakah aku harus mencukurnya. Ini adalah pertanyaan tentang bagaimana kita bisa berjaya melawan musuh tanpa membawa kehancuran kepada diri kita sendiri #MI6 #JusticeLeague #HenryCavillsMoustache #HopeIsAllWeHaveLeft #MoustacheImpossible.”

Menurut laporan dari FILM SERI, kehadiran Superman di Justice League masih menjadi misteri. Trailer yang dirilis tak memperlihatkan bagaimana karakter Superman yang seharusnya sudah mati bisa hidup kembali dan membantu pertempuran Batman dkk.

Di sisi lain, peran Cavill di Mission: Impossible 6 pun masih menjadi misteri. Meski sudah diketahui jika dia ikut syuting bersama Tom Cruise di Prancis, tapi tak ada yang tahu peran apa yang dihidupkan oleh aktor kelahiran 1983 tersebut.

Mengejutkan! Biaya Syuting Ulang Justice League Tembus Rp332,5 Miliar

BeritaBintangMengejutkan! Biaya Syuting Ulang Justice League Tembus Rp332,5 Miliar

Saat mundur dari kursi sutradara Justice League, Zack Snyder mengungkap, Warner Bros dan DC sepakat untuk melakukan syuting ulang. Namun siapa sangka, syuting ulang yang dilakukan Joss Whedon, sang sutradara baru, itu malah menghabiskan biaya luar biasa besar.

Melansir Semi168, sejumlah sumber mengungkap jika syuting ulang tersebut menghabiskan dana hingga USD25 juta. Dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar di angka Rp13.300, maka jika dikonversi besaran itu mencapai Rp332,5 miliar. Biaya itu, menurut sumber tersebut, dipakai untuk syuting selama dua bulan di London, Inggris, dan Los Angeles.

Biaya jutaan dolar untuk film sekelas Justice League memang wajar adanya. Namun publik tetap saja terkejut, karena angka itu dihabiskan hanya untuk syuting ulang. Umumnya, reshoot hanya menghabiskan budget antara USD6-10 juta dan berlangsung selama satu atau dua minggu.

Banyak yang bertanya-tanya dipakai untuk apa saja uang sebanyak itu dan kenapa syuting ulang memakan waktu hingga berbulan-bulan. Padahal kala itu, Ben Affleck dan Gal Gadot yang merupakan pemeran utama sedang tak syuting apa-apa. Sementara Ezra Miller dan Henry Cavill disibukkan dengan proyek lainnya.

[ Baca Juga : ” Demi Gelar MotoGP, Rossi Ingin Kuda Besinya Lebih Liar ” ]

Miller saat itu, sedang masuk ke dunia sihir untuk film Fantastic Beasts and Where to Find Them. Sedangkan Cavill, syuting film keenam Mission: Impossible. Namun banyak yang menyebut, jika syuting Mission: Impossible saat itu telah selesai ketika Justice League mulai reshoot.

Di sisi lain, Justice League bercerita tentang usaha Bruce Wayne untuk mengumpulkan para superhero demi melawan ancaman lebih besar terhadap bumi. Film ini dibintangi oleh sederet aktor papan atas, seperti Ben Affleck, Henry Cavill, Gal Gadot, Jason Momoa, dan Ezra Miller.

Warner Bros telah merilis cuplikan eksklusif tayangan film itu dalam Comic Con 2017 pekan lalu. Dalam trailer tersebut, diperlihatkan Batman merekrut Wonder Woman, Aquaman, The Flash, dan lainnya untuk menghadapi Thanos, tanpa bantuan Superman.

Beberapa karakter baru akan muncul dalam Justice League. Sebut saja Ratu Amazon dan Jenderal Antiope yang melakukan debutnya dalam film Wonder Woman bulan lalu. Juctice League dijadwalkan rilis di bioskop pada 17 November 2017.

Warner Bros Ajak Penulis Skenario Kingsman Gabung Man of Steel 2?

BeritaBintang Warner Bros Ajak Penulis Skenario Kingsman Gabung Man of Steel 2?

Warner Bros telah mengumumkan niatnya untuk membuat sekuel film Superman, Man of Steel. Lama tak ada kabar, tiba-tiba menyeruak rumor jika Warner Bros tengah melirik Jane Goldman untuk menjadi penulis skenario Man of Steel 2.

Goldman adalah penulis skenario untuk film Kingsman. Menariknya, jika Goldman menerima tawaran untuk bergabung di Man of Steel 2, maka ia akan kembali bekerja sama dengan sutradara Kingsman, Matthew Vaughn.

Saat ini Matthew Vaughn berada di urutan pertama daftar sutradara yang diincar untuk mengarahkan Man of Steel 2. Walau demikian, belum ada keputusan resmi apapun dari Warner Bros soal gosip tersebut.

Berkesempatan kembali bekerja dengan rekan lamanya,  Goldman tak berani bicara banyak. Lebih dari sekadar bekerja sama lagi dengan Vaughn, Goldman lebih mempertimbangkan beban yang akan dipikulnya dari nama besar Superman.

[ Baca Juga : ” Cleveland Cavaliers Saling Sikut dengan LA Lakers untuk Dapatkan Derrick Rose ” ]

“Aku tak yakin. Mungkin sudah ada skenario untuk itu. Kupikir begitu. Aku tak yakin sebenarnya tapi ini rumit dengan sebuah karakter yang memiliki sejarah seperti itu,” kata Goldman seperti dikutip dari AGEN BOLA

Goldman sendiri sejatinya bukan nama baru di dunia film superhero. Sebelumnya, ia sudah pernah terlibat dalam pembuatan skenario X-Men: First Class beberapa tahun lalu.  Tapi nyatanya, pengalaman di X-Men: First Class tak cukup membuat Goldman percaya diri menerima pinangan Superman.

“Jelas X-Men punya (sejarah) rumit yang selevel, tapi Superman terasa jauh lebih kekinian. Dia dihidupkan dalam perulangan yang baru. Dia berarti begitu banyak bagi banyak orang dan mungkin, ada lebih banyak orang dengan koneksi yang lebih dengan Superman. Tapi, siapa tahu,” sambung Goldman.

Di sisi lain, seraya menanti kepastian Warner Bros untuk memproduksi Man of Steel 2, fans bisa melihat aksi Superman di Justice League 17 November 2017. Henry Cavill sebagai Superman masih akan beradu akting dengan Ben Affleck (Batman), Gal Gadot (Wonder Woman), Ezra Miller (The Flash), Jason Momoa (Aquaman), Amy Adams (Lois Lane), Amber Heard (Mera), dan tentunya Jesse Eisenberg (Lex Luthor).

 

Ternyata Bayaran Gal Gadot Perankan Wonder Woman Cukup Kecil

BeritaBintangTernyata Bayaran Gal Gadot Perankan Wonder Woman Cukup Kecil

Jika Anda mengikuti industry perfilman Hollywood, Anda pasti akan tercengang ketika melihat perbandingan bayaran yang diterima oleh Johnny Depp ketika beraksi di film keempat Pirates of the Caribbean dengan bayaran yang diterima oleh Gal Gadot sebagai Wonder Woman.

Bayangkan saja, Depp menerima bayaran fantastis sebesar USD35 juta atau setara dengan Rp466 milyar sedangkan Gadot hanya mendapatkan USD30 ribu atau sekira Rp3,9 milyar untuk perannya sebagai superhero DC Comics tersebut.

Dilansir dari AGEN BOLA, Kamis (22/6/2017), angka yang diterima oleh Gadot dikatakan oleh beberapa pengamat perfilman adalah hal yang wajar.

[ Baca Juga : ” Resmi, Jon Horst Jadi General Manager Anyar Milwaukee Bucks ” ]

Chris Evans saja hanya menerima angka yang setara saat pertama kali beraksi dalam film Captain America. Begitu pun dengan para bintang Avengers lainnya.

Lagipula Gal Gadot tidak pernah mendapatkan peran utama dalam beberapa film terakhirnya. Ia hanya menjadi pemain pendukung saat tampil dalam franchise Fast and Furious. Jadi, saat ia menandatangani kontrak Wonder Woman, dengan nama yang masih belum menjual saat itu, kecil kemungkinan bagi dirinya mendapatkan tawaran angka yang lebih besar.

Gadot sendiri pada dasarnya menandatangani kontrak untuk tiga buah film bersama Warner Bros. ia mendapatkan bayaran setara untuk tampil dalam Batman vs Superman: Dawn of Justice, Wonder Woman, dan Justice League.

Beberapa rumah produksi besar yang menaungi film superhero memang menerapkan strategi yang sama ketika menawarkan sebuah film kepada seorang aktor atau aktris. Biasanya mereka ditawari dengan angka yang tidak terlalu besar untuk tampil dalam beberapa film. Jika film tersebut meledak di pasaran, negosiasi harga akan kembali dimulai dengan catatan adanya film sekuel atau prekuel.

Adil atau tidak, Gadot telah menyelesaikan kontraknya bersama WB untuk ketiga film. Warner Bros dipastikan akan merogoh kocek lebih dalam jika mereka ingin membuat Wonder Woman 2 pada beberapa tahun ke depan karena bagaimana pun, imej Wonder Woman telah melekat di diri Gal Gadot.

Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League

BeritaBintang Imbas Kematian Anak, Zack Snyder Mundur dari Justice League

Selesai sudah tugas Zack Snyder sebagai sutradara Justice League. Awal minggu ini, Snyder mengumumkan mundur dan menunjuk Joss Whedon sebagai penggantinya.

Keputusan berat untuk mundur itu diambil Snyder setelah peristiwa tak mengenakkan terjadi di keluarganya Maret lalu. Kala itu, putri Snyder ditemukan mati bunuh diri di usianya yang masih 20 tahun. Hal yang sama juga dilakukan oleh Deborah Snyder, sang istri yang juga merupakan produser Justice League.

“Aku telah memutuskan untuk mundur dari film ini untuk bisa bersama dengan keluargaku, dengan anak-anakku, yang sangat membutuhkanku. Mereka menjalani masa berat. Aku mengalami masa berat,” kata Snyder seperti dikutip dari AGEN BOLA, Selasa (23/5/2017).

[ Baca Juga : ” Kalahkan Cavaliers di Quicken Loans Arena, Celtics Jaga Asa Lolos ke NBA Finals 2017 ” ]

Snyder mengatakan mundur dari Justice League merupakan keputusan yang sangat berat. Awalnya, dia sempat berpikir untuk melanjutkan pekerjaannya dengan keyakinan pekerjaan akan menyibukkan pikirannya.

“Dalam pikiranku, kupikir ini adalah penawar yang tepat dengan kembali bekerja, dengan mengubur diriku dalam kesibukan dan melihat jika inilah cara yang tepat melewati ini. Tuntutan pekerjaan ini sangat berat. Ini menyita semuanya,” lanjut Snyder.

Sebagian besar syuting dan editing Justice League sendiri sejatinya sudah selesai. Namun Snyder punya ide dan keinginan untuk menambahkan adegan tambahan. Adegan inilah yang menjadi tugas Joss Whedon. Rencananya, syuting adegan tambahan akan dilakukan di Inggris.

Tampil di Sirkuit Losail pada Ajang ATC, Pembalap Indonesia Raih Hasil Positif

BeritaBintangTampil di Sirkuit Losail pada Ajang ATC, Pembalap Indonesia Raih Hasil Positif

Asia Talent Cup (ATC) Seri Qatar memberikan banyak pengalaman dan momen berharga bagi para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT). Berbagai momen dan hasil positif menghiasi kiprah pembalap honda tersebut di ajang balap bagi pebalap muda berbakat Asia yang berlangsung di Losail International Circuit,seperti dikutip AGEN BOLA. Qatar 24-26 Maret 2017.

ATC seri kedua ini diwarnai pembatalan balap pertama. Penyelenggara membuat keputusan akhir untuk membatalkan balap pertama dikarenakan kondisi lintasan yang dinilai tidak aman untuk balap setelah diterpa cuaca buruk.

“Sayang sekali race pertama di seri Qatar dibatalkan, seharusnya ini menjadi kesempatan saya menambah poin untuk championship. Saya dan rekan yang lain sudah mempersiapkan segala hal untuk balap di lintasan basah, tapi saya menghargai keputusan penyelenggara yang sudah pasti untuk alasan keselamatan,” ujar Gerry Salim.

Meskipun kehilangan kesempatan menambah poin kejuaraan di balap pertama ATC seri Qatar, Gerry Salim, Lucky Hendriansya, Irfan Ardiansyah dan Muhamad Erfin Firmansyah tetap menunjukan penampilan impresifnya. Performa balap sensasional ditunjukan oleh Lucky pada 7 lap pertama.

[ Baca Juga : ” Superman, Kenapa Absen di Justice League? ” ]

Lucky yang start pada posisi ke 11 sudah kembali ke motor balap tunggangannya setelah sebelumnya kualifikasi menggunakan motor cadangan. Sejak start, Lucky terlihat mahir memosisikan dirinya hingga akhirnya berada di rombongan terdepan. Bahkan pada lap ke-5, Lucky berhasil menyusul rekannya di Astra Honda Racing Team Gerry Salim yang berada di posisi kedua terdepan dan sempat memimpin jalannya balap.

Pada lap-lap selanjutnya, Gerry Salim dan Lucky pun terus menunjukkan semangat juangnya di grup kedua terdepan sampai akhirnya finish di posisi ke 8 dan ke 7. “Beberapa kesempatan sudah saya dapatkan di awal balap. Tapi inilah balap dan saat ini saya berada di ajang balap yang sangat kompetitif. Saya dapat banyak pengalaman di seri ini dan optimis bisa lebih maksimal lagi di seri berikutnya. Terima kasih semua yg sudah mendukung dan mendoakan saya,” ujar Lucky.

Dengan hasil tersebut Lucky mampu memperbaiki posisinya di klasemen sementara menjadi posisi ke 9 dan Gerry Salim saat ini mengisi posisi 7. Irfan Ardiansyah pun pada seri ini berhasil menambah poin untuk naik ke peringkat 8 kelasemen sementara dengan finish di posisi 9. Sedangkan Erfin berhasil finish di posisi ke 12 dan naik 1 peringkat ke 12 kelasemen sementara.

“Keberuntungan belum berpihak kepada kami di seri ini, meskipun pebalap AHRT beberapa kali di posisi depan. Kami yakin pengalaman berharga yang mereka dapatkan pada seri ini akan membuat mereka semakin berkembang. Fokus selanjutnya adalah seri ketiga di Jepang, kami mohon terus dukungan dari masyarakat Indonesia hingga merah putih bisa secepatnya kembali berkibar di ajang ATC 2017,” ujar GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor Agustinus Indraputra.

Kritikan Suicide Squad Jadi Motivasi bagi Justice League

BeritaBintang –  Bintang film Justice League, Ezra Miller, menilai bahwa kritikan yang datang bertubi-tubi terhadap film Suicide Squad justru menjadi motivasi bagi para pemain dan kru film Justice League.

Suicide Squad saat ini telah mengantungi sekira 26 persen respons positif di situs barometer perfilman Rotten Tomatoes. Para penggemar bahkan meminta untuk menghentikan voting di situs tersebut.

“Anda tidak perlu melihat lebih jauh respons dari sutradara Suicide Squad dan para pemain untuk menanggapi ulasan negatif untuk merasakan bagaiamana kritik negatif memotivasi kita,” ungkap Miller seperti dilansir BANDAR BOLA, Jumat (12/8/2016).

Ia melanjutkan, “Pada akhirnya, kita tidak bisa mendasarkan apa-apa terhadap respons kritis. Sebagai seniman, kami bertujuan untuk menyenangkan semua orang dengan karya kita, tapi kami juga tahu bahwa kami harus tetap mengekspresikan diri kami sebaik mungkin.”

Justice League menjadi film selanjutnya yang akan dirilis oleh DC Comics. Film yang dibintangi oleh Miller, Ben Affleck, Gal Gadot, Ray Fisher, dan Jason Momoa ini rencananya akan dirilis pada bulan November 2017.

Zack Snyder Ubah Konsep Justice League

BeritaBintang –  Film para tokoh superhero jagat DC Comics, Justice League, mengalami perubahan besar sebelum diluncurkan. Dari rencana untuk membuatnya dua seri, kini film itu akan dirilis hanya dalam satu seri.

Selain pengurangan panjang film, konsep film ini juga mengalami perubahan yang mungkin cukup signifikan. Apa penyebab perubahan itu?

Usut punya usut, perubahan ini tidak lepas dari peran sang sutradara, Zack Snyder. Sutradara Batman v Superman: Dawn of Justice ini mengaku banyak belajar dari sejumlah kesalahan yang dia lakukan di film yang rilis beberapa bulan lalu tersebut.

Ketika Batman v Superman keluar, banyak kritikus dan fans yang tidak puas dengan film itu. Bahkan, review buruk pun diterimanya dengan Rotten Tomatoes hanya memberi angka 27persen untuk film sepanjang 2 jam 31 menit tersebut.

Masukan dari fans pun didapatkan Zack. Dan, dia menggunakan informasi ini untuk membuat Justice League menjadi lebih baik.

“Ketika Batman v Superman keluar, saya seperti bilang, ‘Wow, okay, woh.’ Itu membuat saya lengah. Saya harus, di dalam pikiran saya, melakukan perubahan. Saya benar-benar berpikir bahwa tone Justice League berubah karena apa yang dibilang para fans,” papar Zack kepada Vulture.

Salah satu perubahan itu adalah tone yang ada di film. Jika Batman v Superman: Dawn of Justice begitu terasa gelap, maka Justice League bakal dibikin agak ringan. Meski begitu, dia masih membela Batman v Superman.

“Kalian benar-benar harus menggali begitu dalam untuk bagian tergelap mereka untuk membuat mereka berkelahi satu sama lain. Saya bener-benar yakin bahwa dengan film ini, dengan Justice League, mereka dibebaskan dari tanggung jawab untuk berada di satu tempat dimana mereka akan saling bertarung satu sama lain. Itu membebaskan kami dalam membuat film ini, karena sekarang kami punya satu musuh dengan satu tujuan, dan ini benar-benar tentang menyatukan tim. Itu, buat saya, aktivitas yang menyenangkan,” tutur Zack.

Justice League bakal mengisahkan petualangan untuk menemukan tiga Mother Boxes di Bumi, Atlantis dan Themyscira. Bintang Game of Thrones, Kristofer Hivju dikabarkan akan memerankan raja Atlantis kuno yang memiliki salah satu Mother Boxes itu.

Film ini akan dibintangi Henry Cavill, Ben Affleck, Gal Gadot, Jason Momoa, Ray Fisher dan Ezra Miller. Justice League bakal dirilis pada 17 November 2017.

Warner Bros. Tak Khawatir Batman v Superman Anjlok

BeritaBintang –   Para eksekutif Warner Bros. mengaku tidak terlalu khawatir dengan menurunnya pendapatan film terbaru mereka, Batman V Superman: Dawn of Justice. Di pekan keduanya, penjualan tiket Batman v Superman merosot drastis sebesar 68 persen.

“Kami tida khawatir dengan penurunan tersebut,” kata Jeff Goldstein, kepala distribusi Warner Bros. Amerika Serikat sebagaimana dilansir BintangBola, Selasa (5/4/2016). “Tidak peduli bagaimana Anda memahaminya, untuk mendapat USD52 juta pada setiap akhir pekan adalah sebuah prestasi besar. Kami lebih fokus secara keseluruhan. Dan pendapatan global kami sangat besar,” urainya lebih lanjut.

Sejauh ini Batman V Superman: Dawn of Justice menjadi film ketiga terbesar yang dirilis tahun 2016, di bawah film keluaran Marvel, Deadpool yang meraup USD355 juta dan Zootopia yang sampai sejauh ini telah mengumpulkan sekitar USD276 juta. Meski begitu, ini bukan sebuah prestasi yang mengagumkan karena mereka tertinggal dari rival abadinya, Marvel.

Penilaian kurang memuaskan dari para kritikus film sedikit banyak berpengaruh terhadap penjualan tiket Batman V Superman. Beberapa kabar juga menyebutkan bahwa para penggemar Batman kecewa dengan performa sang sutradara Zack Snyder, yang dinilai tak mampu mengoptimalkan film yang seharusnya bisa menjadi lebih besar lagi.

Dengan menampilkan sosok Batman baru yang diperankan oleh Ben Affleck dan Gal Gadot sebagai Wonder Woman, Batman v Superman menjadi pertaruhan Warner Bros. untuk menjadi jembatan bagi film-film besar lainnya yang akan mereka keluarkan. Pada Agustus mendatang, mereka akan merilis film Suicide Squad, disusul dengan dua film Justice League yang akan menampilkan karakter-karakter superhero DC Comics lain, seperti Flash dan Aquaman.