Jurgen Klopp

Sir Alex Ferguson Puji Dedikasi Klopp untuk Liverpool

BeritaBintang –   Tangan dingin Jurgen Klopp untuk Liverpool mulai berbuah manis. Ia sukses membawa The Anfield Gank –julukan Liverpool– meraih empat kemenangan dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Pencapaian manis tersebut pun menarik perhatian mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson. Ia mengaku kagum dengan dedikasi Klopp untuk Liverpool. Menurutnya, pelatih berpaspor Jerman tersebut telah berhasil membangkitkan semangat juang Liverpool.

“Dia telah melakukan tugas yang sangat baik dan membangkitkan antusiasme Liverpool. Sebuah klub besar dapat kehilangannya. Selama dua dekade, Liverpool telah mengganti pelatih tanpa membangun identitas dirinya,” jelas Ferguson, mengutip dari Agen Bola Terbaik, Jumat (28/10/2016).

Ferguson menambahkan bahwa Klopp pantas diwaspadai pada musim ini. Ia menyatakan bahwa bukan tidak mungkin dedikasi Klopp berbuah manis untuk The Anfield Gank pada akhir musim.

“Anda sudah seharusnya memperhitungkan dia pada tahun ini. Anda dapat melihat dedikasi Klopp. Saya memperkirakan bahwa dia juga melakukannya di sesi latihan. Dia memiliki karakter yang kuat. Tentu saja, dia adalah sosok penting bagi klub,” tandas kepada Link Alternatif SBOBET

Kalahkan Chelsea, Jurgen Klopp Samai Rekor Arsene Wenger

BeritaBintang –  Liverpool berhasil meraih kemenangan kedua ketika menjalani laga tandang di Liga Inggris 2016–2017. Setelah mengalahkan Arsenal di laga perdana, kini Liverpool mengalahkan klub London lainnya Chelsea.

Pada pertandingan tersebut Dejan Lovren mencetak gol pertama setelah memanfaatkan umpan dari Philippe Coutinho. Sementara itu pada menit 36 Liverpool memperbesar keunggulan melalui Jordan Henderson. Chelsea sendiri baru bisa memperkecil keunggulan melalu Diego Costa pada menit 61.

Menurut Panduan Judi Online Kemenangan tersebut membuat Jurgen Klopp menorehkan rekor baru. Ia menjadi pelatih pertama yang meraih dua kemenangan di pertemuan melawan Chelsea di Stamford Bridge sejak 1997.  Sebelum rekor tersebut dipegang oleh pelatih Arsenal, Arsene Wenger.

“Jurgen Klopp menjadi pelatih pertama semenjak Wenger di 1997 yang mampu memenangkan dua pertandingan Liga Inggris pertamanya di Stamford Bridge,” Seperti yang di beritakan oleh Agen Bola Terpercaya, Sabtu (17/9/2016).

Kemenangan tersebut kini membuat Liverpool berada di posisi empat klasemen sementara. Mereka memiliki poin yang sama dengan Chelsea dan Everton namun kalah dalam jumlah selisih gol.

Liverpool Incar Final Europa League

BeritaBintang  – Liverpool saat ini tengah berkonsentrasi untuk mempersiapkan diri melawan Villareal di babak semifinal Europa League musim 2015-2016. Jelang pertandingan tersebut, pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mulai sadar laga final bukan lah sebuah hal yang tak mungkin.

Klopp mengaku dirinya tak pernah membayangkan dirinya membawa Liverpool ke babak final ketika baru pertama kali menangani The Reds. Namun dirinya saat ini hanya berjarak 180 untuk mencapai babak final.

Itu lah mengapa dirinya meminta para anak buahnya untuk tidak berhenti bermimpi. Liverpool akan menjalani laga pertama pada Jumat 29 April 2016 dini hari WIB. Laga kedua akan digelar pada Jumat 6 Mei 2016 di Anfield.

“Ketika saya pertama kali datang pada Oktober lalu, Basel bukan lah sebuah tempat yang pernah saya pikirkan. Tetapi saat ini partai final bukan suatu hal yang jauh,” ujar Klopp seperti diberitakan Panduan Judi. Kamis (28/4/2016).

Pada babak perempatfinal sebelumnya, Klopp berhasil membawa Liverpool menang dramatis di kandang. Setelah sempat tertinggal, Liverpool berhasil membalikkan keadaan dan memastikan diri lolos ke babak semifinal.

Klopp Senang dengan Vonis Insiden Hillsborough

BeritaBintang –Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menganggap vonis pada kasus Hillsborough merupakan momen yang sangat luar biasa bagi keluarga dari 96 pendukung yang meninggal pada bencana mengerikan 1989.

Saat itu kekisruhan terjadi pada semifinal FA Cup antara Liverpool dan Nottingham Forest di stadion Hillsborough. kejadian tersebut murni karena kesalahan perencanaan yang dibuat oleh kepolisian Yorkshire Selatan.

“Ini merupakan momen yang sangat besar bagi seluruh keluarga, dan saya benar-benar senang atas kebahagiaan mereka. Saya sangat senang karena mereka telah mendapatkan keadilan yang mereka inginkan,” tutur Klopp, sebagaimana dilansir Indowins, Kamis (28/4/2016).

“Saya senang karena mereka telah menanti keadilan sejak 27 tahun lalu. itu merupakan waktu yang sangat lama. Mereka berjuang untuk kebenaran dan cukup sabar menanti sehingga vonis tersebut dapat terjadi,” tambahnya.

Liverpool Bakal Lanjutkan Puasa Gelar

BeritaBintang –   Liverpool melalui pertandingan Final melawan Manchester City ajang Capital One Cup musim 2015-2016 dengan hasil yang kurang mengesankan. Sebab skuad The Reds harus mengakui kemenangan The Citizens via adu penalti 1-3 di laga tersebut.

Dalam pertandingan tersebut City sebenarnya mampu unggul lebih dahulu melalui upaya dari Fernandinho di awal babak kedua. Akan tetapi Liverpool mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan Philippe Coutinho tujuh menit jelang laga usai. Skor 1-1 pun bertahan hingga dua kali masa perpanjangan waktu.

Saat memulai babak adu penalti, para pendukung Liverpool sempat bersorak usai Emre Can mampu melakukan tugasnya dengan baik. Akan tetapi apa yang dilakukan Can gagal dilanjutkan oleh Coutinho, Adam Lallana dan Lucas Leiva, yang mana sepakan mereka mampu dibaca oleh Willy Caballero. Liverpool pun akhirnya kalah 1-3 dari City di babak tersebut.

Melihat hasil kurang baik yang diraih Liverpool tersebut, membuat pemain legendarisnya, Jamie Carragher angkat bicara. Ia pun mengaku pesimis skuad The Kop mampu menyudahi musim dengan torehan gelar.

“Jurgen Klopp akan sadar bila ada banyak pekerjaan untuk memutar balik keadaan. Liverpool adalah klub besar dan jauh sekali dari memenangkan Premier League. Mereka juga sangat jauh dari harapan menjuarai Liga Champions,” ujar Carragher, seperti dikutip BintangBoLa, Selasa (1/3/2016).

“Apakah Liverpool cukup bagus untuk memenangkan Europa League? Mungkin tidak. Ada banyak tim bagus yang masih tersisa. Sekarang ada pertandingan melawan Manchester United di Europa League, itu adalah pertandingan besar untuk mereka. Ini bakal terasa seperti final sekarang,” sambungnya.

“Sudah jelas bahwa musim ini merupakan musim yang sangat mengecewakan dan akan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan Klopp. Ia harus melakukan sesuatu untuk membawa klub ini kembali ke tempat yang seharusnya,” tuntas pemain Liverpool medio 1996 hingga 2013 itu.

Perkembangan Roberto Firmino Dipuji Juergen Klopp

BeritaBintang –    Roberto Firmino sedang berada dalam masa-masa indah sebagai salah satu pemain andalan Liverpool di musim 2015-2016. Sempat menunjukkan penampilan yang kurang mengesankan di awal kedatangannya dari TSG Hoffenheim pada musim panas 2015, Firmino mulai menunjukkan kontribusinya di lini depan The Reds.

Terhitung dalam beberapa pertandingan terakhir, Firmino telah beberapa kali sukses mencatatkan namanya di papan skor. Apabila ditotalkan, maka Firmino sudah menyumbangkan enam gol dan tujuh assist dalam 30 laga bersama Liverpool sejauh ini.

Melihat perkembangan permainan yang diperlihatkan oleh Firmino, membuat Jurgen Klopp memberikan sanjungannya. Ia bahkan secara terang-terangan bakal mengandalkan pemain asal Brasil itu di laga Liverpool kontra Aston Villa akhir pekan nanti.

“Roberto Firmino merupakan pemain yang luar biasa, tidak perlu diragukan. Beberapa pekan lalu kami tak memiliki penyerang, sekarang kami punya empat,” jelas Klopp, seperti dikutip The Guardian, Sabtu (13/2/2016).

“Namun bukan begitu cara kerjanya. Kami punya pertandingan-pertandingan penting dan ini bukan hanya mengenai memuaskan satu pemain. Kami harus menemukan formasi yang stabil agar kami bisa terus menciptakan peluang,” sambung pria berkebangsaan Jerman itu.

“Banyak pemain yang berada dalam kondisi bagus di setiap waktu, lalu kami harus menggunakannya dan menemukan formasi. Ini selalu menjadi tantangan bagi manajer. Roberto jauh lebih stabil dan konsisten sejak saya berada di sini dan ia menunjukkan seberapa hebat dirinya,” tutupnya.

Faktor Penyebab Hancurnya Permainan Liverpool

BeritaBintang –    Manajer Sunderland, Sam Allardyce mengungkapkan penyebab turunnya permainan Liverpool dalam pertandingan di Anfield, Sabtu malam 6 Februari 2016. Menurutnya protes fans The Reds mengenai kenaikan harga tiket menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi permainan tuan rumah Anfield.

Ribuan penggemar meninggalkan bangku penonton pada menit ke-77 setelah Liverpool sukses memimpin pertandingan dengan skor 2-0. Namun lima menit kemudian Sunderland memulai penyerangan yang menahan imbang tim asuhan Jurgen Klopp tersebut.

Gol dari Adam Johnson dan Jermain Defoe membantu menyelamatkan The Black Cats dari ancaman Liverpool. Baginya protes dari seluruh penggemar mempengaruhi mental para pemain Liverpool dalam titik terendah sehingga mereka kehilangan fokus dan konsentrasi.

“Saya sedang berkonsentrasi kepada tim karena efek yang ditimbukan dari para penggemar. Ketika hal buruk tersebut datang, maka ini adalah kesempatan saya untuk mengangkat semangat para pemain saya,” cetus pelatih berusia 61 tahun tersebut, seperti diberitakan Sportsmole, Minggu ( 7/2/2016).

“Saat itu Liverpool sedikit gugup ketika kami mampu mencetak gol. namun kualitas mental dari para pemain selalu bisa mengubah pola permainan,” tuntasnya.

Pernah Ditolak, Klopp Doakan Teixeira Sukses di China

BeritaBintang –    Terungkap sudah teka teki di mana Alex Teixeira berlabuh pada bursa transfer musim dingin 2016. Pemain berusia 26 tahun tersebut memilih melanjutkan kariernya dengan bergabung bersama salah satu peserta Liga China, yakni Jiangsu Suning.

Bahkan demi melabuhkan Teixeira, Jiangsu rela mengeluarkan nilai transfer sebesar 50 juta euro atau sekira Rp760 miliar. Bersama Jiangsu, mantan gelandang andalan Shakhtar Donetsk tersebut diikat kontrak dengan durasi tiga musim ke depan.

Kesepakatan transfer itu pun akhirnya mendapatkan respons dari manajer Liverpool, Jurgen Klopp. Pria berpaspor Jerman itu mengaku tak sakit hati dengan keputusan Teixeira usai menolak tawaran The Reds untuk memboyongnya. Bahkan, Klopp mendoakan agar pemain asal Brasil itu meraih kesuksesan bersama klub barunya tersebut.

“Itu (keputusan Teixeira gabung Jiangsu) merupakan sesuatu hal yang normal. Sebab, apabila Anda berusia 26 tahun dan mendapatkan tawaran besar dari sebuah klub, maka akan sangat sulit untuk menolak ajakan itu,” ucap Klopp, seperti dikutip Sportsmole, Sabtu (6/2/2016).

“Apakah kami merasa patah hati? Saya rasa tidak. Inilah sepakbola, terkadang apa yang Anda harapkan takkan pernah dengan mudah terwujud. Kini saya hanya berharap ia meraih kesuksesan bersama Jiangsu Suning,” tuntas mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.

Klopp Harus Mengatakan Kebenaran tentang Sturridge

BeritaBintang –   Mantan pemain bertahan Liverpool, Dietmar Hamann, mengatakan Jurgen Klopp harus berhenti melindungi Daniel Sturridge. Pelatih asal Jerman itu harus mengatakan kebenaran tentang Sturridge kepada para pendukung Liverpool.

Banyak dari para pendukung The Reds yang tidak tahu kemana Sturridge saat ini. cedera apa yang diderita pemain Sturridge dan kapan Timnas Inggris itu akan kembali merumput.

“Klub ini memiliki tanggung jawab untuk memberi tahu masyakarat yang sudah membayar apa yang salah dengannya. Jika ia menderita cedera hamstring, cedera engkel, atau apapun itu, masyarakat yang sudah membayar tiket harus mengetahui apa yang salah dengannya,” ujar pria 42 tahun tersebut, seperti dikuitp dari Bioskopsemi , Rabu (20/1/2016).

“Melihat dari cara Klopp menjawab pertanyaan sebelum laga melawan United, sepertinya tidak ada yang serius dengan para pemain,” tambahnya.

Jika tidak ada yang salah dengan Sturridge, Hamann menambahkan, lebih penting untuk jujur kepada para pendukung daripada melindungi pemain yang hampir tidak bermain dalam 18 bulan terakhir. Para fans tampaknya ingin tahu kapan Sturridge akan kembali bermain.

Caulker Tak Percaya Klopp Memboyongnya ke Anfield

BeritaBintang –   Steven Caulker resmi berseragam Liverpool di bursa transfer musim dingin 2016. Bek berusia 24 tahun itu diboyong manajemen Liverpool dari Southampton dengan status pinjaman hingga akhir musim 2015-2016.

Meski rumor mengenai ketertarikan Liverpool terhadap Caulker sudah berkembang beberapa waktu lalu, ia justru mengaku sempat terkejut bahwa Jurgen Klopp ingin memboyongnya. Bahkan, hingga saat ini Caulker menyatakan masih tak percaya bisa memperkuat tim seperti Liverpool.

“Ketika itu datang (tawaran untuk bergabung ke Liverpool) saya merasa sangat terkejut. Sebab, saya tak pernah menyangka bahwa pelatih seperti Jurgen Klopp memiliki ketertarikan kepada saya,” ujar Caulker, seperti dikutip Liverpool Echo, Minggu (17/1/2016).

“Terlebih, setelah masa-masa penuh rasa frustrasi saya bersama Southampton sejak musim panas 2015. Saya merasa sangat berterima kasih kepada Liverpool yang telah menyelamatkan karier saya di sini,” sambung mantan personel Timnas Inggris U-21 itu.

Selain itu, Caulker juga membeberkan target yang ingin dicapainya oleh Liverpool di sisa musim 2015-2016. Ia sangat berharap mampu membawa Liverpool menyudahi musim ini dengan menempati posisi zona Liga Champions.

“Saya berharap mampu memberikan penampilan terbaik yang saya miliki bersama Liverpool di musim ini. Semoga dengan kehadiran saya, kami mampu menyudahi musim ini dengan berada di posisi itu (empat besar Premier League),” tutup pemain jebolan akademi Tottenham Hotspur tersebut.