Johann Zarco

Ingin Jaga Fokus, Zarco Enggan Terlena di Puncak Klasemen

BeritaBintangSACHSENRING – Puncak klasemen di paruh pertama musim Moto2 membuat Johann Zarco senang bukan kepalang. Meski demikian Zarco menyatakan dirinya enggan terlena dengan hasil tersebut dan siap menjaga fokus untuk paruh kedua musim.

Zarco menilai, timnya sudah melakukan tugas dengan sangat baik di paruh pertama musim. Akan tetapi, saat ini ia merasa belum mendapat hasil apa-apa. Karena itu, pembalap berusia 26 tahun itu menilai penting baginya untuk terus menjaga fokus hingga akhir musim nanti.

“Kami telah melakukan banyak hal, tapi kami baru setengah jalan. Kami harus sangat fokus untuk paruh kedua musim nanti,” ujar Zarco, sebagaimana dimuat laman resmi TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Kamis (28/7/2016).

“Saya pikir belum ada yang selesai. (Hasil paruh pertama musim) membuat saya senang dan termotivasi untuk menjadi lebih kuat hingga akhir,” sambung pembalap berusia 21 tahun tersebut.

Zarco saat ini memimpin klasemen sementara pembalap Moto2 dengan raih 126 poin. Ia unggul jumlah kemenangan dari Alex Rins yang duduk di posisi kedua dan unggul lima poin dari Sam Lowes yang bertengger di posisi ketiga.

Tak Mudah bagi Suzuki Temukan Penerus Maverick Vinales

BeritaBintang – Setelah mendatangkan Andrea Iannone, Tim Suzuki Ecstar, memilih mendatangkan rising star Moto2, Alex Rins. Rins pun diharapkan bisa menjadi penerus Maverick Vinales yakni pembalap muda yang berkembang pesat bersama Suzuki.

Manajer Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, menyatakan tidak mudah baginya dan tim memilih Rins. Sebab, ada banyak pertimbangan yang harus dilakukan, mengingat Suzuki memiliki misi untuk mengembangkan pembalap muda.

Brivio tak segan mengaku bahwa sebelum memilih Rins, ia dan tim sempat mempertimbangkan juara Moto2 2015 Johann Zarco. Namun, pada akhirnya tim sepakat menjatuhkan pilihan kepada Rins.

“Kami memiliki opsi untuk Zarco dan Alex Rins. Sekali lagi, itu adalah pilihan yang sulit untuk kami. Bahkan, saya harus pergi ke Jepang untuk mendiskusikannya dengan seluruh manajemen,” ungkap Brivio, seperti dimuat Panduan Judi Online , Selasa (26/7/2016).

“Pada akhirnya kami berpikir Rins memiliki potensi untuk menjadi pembalap yang sangat bagus di masa depan. Jadi, kami memilih untuk membuat investasi dengannya dan membantunya berkembang. Kami berpikir dia adalah seseorang yang bisa berada di posisi top dalam satu atau dua tahun,” tambahnya.

Nicky Hayden Ikut Serta dalam Suzuka 8-Hours 2016

BeritaBintang –  Nicky Hayden mengonfirmasi dirinya akan mengikuti Suzuka 8-Hours 2016 dengan memperkuat MuSASHi RT HARC-PRO. Dia ingin membayar tuntas penampilan melempemnya pada edisi 2007.

Hayden baru satu kali mengikuti Suzuka 8-Hours dan hanya bertahan selama satu lap. Kala itu, pembalap berkebangsaan Amerika Serikat tersebut berdampingan dengan Ryuichi Kiyonari di bawah payung Tim Seven Stars Honda.

“Buat saya, ini adalah sebuah kehormatan besar bisa mengikuti Suzuka 8-Hours 2016, sebuah turnamen dengan sejarah panjang. Ini adalah turnamen dengan tipe balapan berbeda dengan start yang terus running, ada pit stop, dan bekerja sama dengan rekan setim untuk menemukan set-up tepat,” kata Hayden, seperti dilansir BintangBola.Co, Jumat (10/6/2016).

“Dengan libur musim panas yang panjang, saya senang bisa memiliki kesempatan untuk tetap membalap dan tetap tajam. Ini akan menjadi tantangan besar dengan banyaknya tim-tim bagus. Akan tetapi, akan sangat menyenangkan jika bisa menang dan menambah koleksi trofi saya,” jelasnya.

MuSASHi RT HARC-PRO pernah menjuarai Suzuka 8-Hours pada 2013 dan 2014 dengan line-up Takumi Takahashi, Michael van der Mark, dan Leon Haslam. Adapun selain Hayden, nama besar yang mengikuti Suzuka 8-Hours 2016 adalah Pol Espargaro, Johann Zarco dan Alex Lowes.

Juara Dunia Moto2 2015 Bakal Uji Coba dengan Suzuki

BeritaBintang – Team Principal Suzuki Ecstar, Davide Brivio, membantah pihaknya telah melakukan negosiasi kontrak dengan jawara Moto2 2015 yang memperkuat Tim Ajo Motorsport, Johann Zarco, untuk menggantikan salah satu dari Maverick Vinales dan Aleix Espargaro di musim 2017. Pernyataan Brivio ini dimuat RACER, Sabtu (19/3/2016).

Jelang seri perdana MotoGP 2016 yang akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu 20 Maret 2016, Suzuki dihebohkan dengan gosip Zarco yang telah menandatangani prakontrak dengan pabrikan asal Jepang tersebut.

Meski membantah rumor tersebut, Brivio juga menyatakan kalau pihaknya tengah menawarkan sesi uji coba tertutup bersama Zarco diatas motor GSX-RR pada pertengahan 2016.

“Terlalu dini untuk membicarakan kalau Johann (Zarco) akan bergabung dengan Suzuki. Namun, kami sedang mempertimbangkan untuk memberinya kesempatan melakukan uji coba dengan motor MotoGP kami, dan setelahnya kita lihat saja nanti,” ujar Brivio, mengutip RACER, Sabtu (19/3/2016).

“Tugas utama Johann saat ini adalah turun di Moto2 dan mencoba mempertahankan gelar, jadi mungkin uji coba ini bakal dilakukan saat jeda liburan musim panas,” imbuh pria asal Italia tersebut.