jendralpoker

Raih Posisi Ke-2 di Kualifikasi MotoGP Aragon, Bukti Lorenzo Beradaptasi dengan Baik Bersama GP17

BeritaBintangRaih Posisi Ke-2 di Kualifikasi MotoGP Aragon, Bukti Lorenzo Beradaptasi dengan Baik Bersama GP17

Kiprah salah satu pembalap Tim Ducati Corse, Jorge Lorenzo, ketika melakoini sesi kualifikasi MotoG musim 2017 seri Aragon memang cukup gemilang. Sebab, Lorenzo mampu mengklaim urutan kedua pada sesi itu.

Dalam sesi yang berlangsung di Sirkuit Aragon tersebut, Lorenzo memang sempat kurang diperhitungkan. Terlebih Lorenzo sendiri memang tampil kurang menjanjikan dalam sesi latihan bebas pertama hingga ketiga.

{ Baca juga : ” Coutinho Cetak Gol, Liverpool Tambah Keunggulannya atas Leicester  ” }

Akan tetapi dalam sesi kualifikasi, Lorenzo justru tampil sangat luar biasa dengan meraih posisi kedua. Keberhasilan tersebut diraih Lorenzo usai mencatatkan waktu 1 menit 47.735 detik atau terpaut 0.100 detik dari pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang berada di posisi terdepan.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Lorenzo sendiri seusai menjalani sesi kualifikasi MotoGP Aragon. Lorenzo menjelaskan bahwa hasil positif itu menjadi bukti bahwa dirinya sudah menemukan kecocokan dengan motor Desmosedici GP17 miliknya.

“Saya sudah benar-benar sangat menyukai dengan karakter yang dimiliki oleh motor ini (Desmosedici GP17). Ya, butuh waktu untuk saya merasakan hal seperti itu, karena motor ini sangatlah berbeda dibandingkan Yamaha,” jelas Lorenzo, seperti dikutip dari Agen Poker Terpercaya, Minggu (24/9/2017).

“Terlebih di setiap balapan yang mendapatkan sesuatu hal yang baru, sesuatu yang membuat laju saya bersama motor ini semakin cepat. Dan hasil hari ini, menjadi bukti bahwa saya semakin terasa cocok dengan karakter motor ini,” imbuh pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut.

Coutinho Cetak Gol, Liverpool Tambah Keunggulannya atas Leicester

BeritaBintang Coutinho Cetak Gol, Liverpool Tambah Keunggulannya atas Leicester

Berjarak delapan menit dari gol Salah, Liverpool mampu memperbesar keunggulan mereka jadi 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Coutinho. Memanfaatkan peluang dari sepakan bebas, Coutinho pun melepaskan tembakan terarah yang gagal diantisipasi Schmeichel Agen Poker Terpercaya.

Susunan Pemain

Leicester City (4-4-1-1): Schmeichel; Simpson, Morgan, Maguire, Chilwell; Mahrez, King, Ndidi, Albrighton; Okazaki; Vardy.

Manajer: Craig Shakespeare

{ Baca juga : ” Baru Dirilis, Video Klip Agnez Mo Ditonton Lebih dari 500 Ribu ” }

Liverpool (4-3-3): Mignolet; Gomez, Matip, Lovren, Moreno; Can, Henderson, Wijnaldum; Salah, Firmino, Coutinho.

Manajer: Jurgen Klopp

Motor Yamaha Kembali Tak Kompetitif di Lintasan Basah, Ini Komentar Vinales

BeritaBintangMotor Yamaha Kembali Tak Kompetitif di Lintasan Basah, Ini Komentar Vinales

Hasil kurang memuaskan harus diraih oleh salah satu pembalap Tim Movistar Yamaha, Maverick Vinales, ketika melakoni sejumlah sesi latihan bebas di hari pertama lanjutan kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 seri Aragon. Dalam dua sesi itu, Vinales gagal menembus urutan 10 besar.

Pada sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Aragon tersebut, Vinales hanya mampu menempati urutan ke-20 dengan catatan waktu 2 menit 4.094 detik. Sedangkan pada latihan bebas kedua, ia naik tiga tingkat ke urutan ke-17 dengan catatan waktu 2 menit 1.632 detik.

{ Baca juga : ” Raih Hasil Minor di 4 Laga Terakhir, Emre Can: Liverpool Butuh Tingkatkan Kepercayaan Diri ” }

Dua hasil latihan bebas tersebut memang bisa dikatakan cukup masuk akal. Pasalnya Vinales memang memfokuskan diri untuk bisa menemukan performa motor dalam menghadapi lintasan basah. Meski cuaca diperkirakan bakal cerah sepanjang Sabtu dan Minggu.

Hal itu pun membuat Vinales disebut-sebut telah membuang dengan mengorbankan diri di sesi latihan bebas pertama dan kedua MotoGP Aragon. Namun bagi Vinales hal tersebut tidaklah sia-sia, mengingat dalam balapan selanjutnya seperti MotoGP Jepang dan Malaysia memiliki potensi hujan sangat besar.

“Ya, itu tidak sia-sia, karena kami ingin mengambil kesempatan untuk berkendara di lintasan basah. Kami ingin memperbaiki performa motor. Yang pasti, tidak sia-sia. Anda selalu mencoba meningkatkan di lintasan basah, yang merupakan bagian penting dari balapan,” jelas Vinales, seperti disadur Poker Online, Sabtu (23/9/2017).

“Sekarang ada beberapa balapan seperti Jepang, Australia dan Malaysia, yang bisa berlangsung dalam kondisi basah. Jika kami tidak kompetitif (di lintasan basah), kami bisa kehilangan kejuaraan. Jadi, kami harus memperbaikinya,” tuntas pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut.

 

Raih Hasil Minor di 4 Laga Terakhir, Emre Can: Liverpool Butuh Tingkatkan Kepercayaan Diri

BeritaBintangRaih Hasil Minor di 4 Laga Terakhir, Emre Can: Liverpool Butuh Tingkatkan Kepercayaan Diri

Liverpool berharap bisa kembali meraih poin penuh saat menjalani laga pekan keenam Liga Inggris 2017-2018. The Reds –julukan Liverpool– akan bertandang ke markas Leicester City, King Power Stadium, pada Sabtu 23 September 2017 malam WIB.

Bertandang ke markas Leicester, Liverpool dihantui hasil buruk. Dari lima pertandingan Liverpool di semua kompetisi, Merseyside Merah hanya sekali meraih kemenangan saat bertemu Arsenal di Liga Inggris. Sementara itu di empat laga lainnya, Liverpool menerima dua imbang dan dua kalah.

Namun menurut gelandang bertahan Liverpool, Emre Can, hasil tersebut tidak membuktikan timnya tengah dalam performa buruk. Menurutnya, pasukan Anfield hanya butuh waktu untuk meningkatkan kepercayaan diri agar bisa kembali meraih kemenangan.

“Tidak ada yang berubah dari tim ini. Semuanya berjalan sama. Manajer juga men-treatment kami dengan sanagat baik. Gaya permainan kami juga masih sama dan tidak ada yang berubah dari kami,” ujar Can, mengutip dari Poker Online ,Sabtu (23/9/2017).

“Kami hanya butuh kepercayaan diri untuk kembali meraih kemenangan. Kami hanya butuh waktu untuk bisa menciptakan banyak gol lagi. Tapi hasil itu (tidak meraih kemenangan di empat laga) bukan jaminan bahwa kami bermain buruk,” sambungnya.

{ Baca juga : ” Konser Perdana di Jakarta, Tiket Konser Hyukoh Laris Manis ” }

Sementara posisi Liverpool di klasemen sementara Liga Inggris 2017-2018 masih tertahan di papan tengah. The Anfield Gank –julukan Liverpool– berada di posisi delapan dengan delapan angka.

Lolos Tes Medis, Valentino Rossi Fixed Balapan di Aragon

BeritaBintangLolos Tes Medis, Valentino Rossi Fixed Balapan di Aragon

Rider gaek Movistar Yamaha, Valentino Rossi akhirnya benar-benar dipastikan akan tampil di balapan ke-14 MotoGP 2017, yakni MotoGP Spanyol di Sirkuit Aragon pada akhir pekan ini. Kepastian ini didapat setelah The Doctor lolos tes medis, dan dinyatakan fit untuk balapan oleh otoritas MotoGP.

Seperti diketahui, Rossi mengalami patah tulang tibia dan fibula di kaki kanannya usai kecelakaan saat berlatih enduro di Italia belum lama ini. Rider 38 tahun itu pun menjalani operasi, dan dokter menyatakan bahwa The Doctor membutuhkan pemulihan 30-40 hari.

{ Baca juga : ” Clash dengan Cavani, Diego Forlan Kecam Tingkah Neymar Jr ” }

Rossi pun absen di balapan kandangnya, yakni MotoGP San Marino di Misano pada awal bulan ini. Ia pun diyakini akan absen di Aragon dan baru akan comeback di Motegi, Jepang. Namun, Rossi kini dipastikan akan tampil di Aragon setelah lolos tes medis dan dinyatakan siap balapan.

“Sore ini (waktu setempat) Valentino Rossi berhasil menyelesaikan tes medis wajib yang dilakukan oleh Petugas Chrief of MotorLand Aragon, Clemente Millan. Ia dinyatakan fit dan siap untuk tampil pada balapan di Aragon nanti,” demikian pernyataan Movistar Yamaha yang dilansir Agen Poker .

Menariknya, Rossi sendiri menghadiri tes media di Aragon tersebut dengan masih sedikit terpincang-pincang. Sembilan kali juara Grand Prix itu pun masih terlihat dibantu tongkat untuk berjalan.

Clash dengan Cavani, Diego Forlan Kecam Tingkah Neymar Jr

BeritaBintangClash dengan Cavani, Diego Forlan Kecam Tingkah Neymar Jr

Paris Saint-Germain (PSG) memang memiliki sederet bintang kelas dunia. Namun, pemain-pemain tersebut tak hanya memiliki kemampuan yang mumpuni, namun juga ego yang besar.

Seperti diketahui, dua superstar PSG, Neymar Jr dan Edinson Cavani terlihat beberapa kali clash di tengah pertandingan, saat PSG menang atas Olympique Lyon 2-0, dalam lanjutan Liga Prancis 2017-2018 akhir pekan lalu.

Pertikaian keduanya bermula ketika Neymar mencoba mengambil bola dari Cavani, untuk menjadi eksekutor free kick pada laga yang dihelat di Parc des Princes tersebut. Agen Poker asal Brasil, Dani Alves, bahkan membantu Neymar yang notabene merupakan rekan senegaranya, dengan menghalangi Cavani untuk mengambil kembali bola tersebut. Kali ini Neymar menang.

Neymar lantas kembali mencoba melakukan hal yang sama ketika PSG mendapat hadiah penalti dari wasit. Namun, Cavani kali ini berkeras untuk menjadi eksekutor tendangan 12 pas. Sayangnya, sepakan bomber internasional Uruguay itu berhasil ditepis kiper Lyon. PSG sendiri menang 2-0 berkat dua gol bunuh diri dua pemain Lyon di 15 menit akhir laga!

Usai pertandingan, Cavani dan Neymar dikabarkan nyaris berkelahi di ruang ganti PSG usai laga kontra Lyon tersebut. Keduanya disebut nyaris baku hantam sebelum dipisahkan kapten PSG, Thiago Silva.

Legenda Timnas Uruguay, Diego Forlan, pun ikut berkomentar soal hal ini. Eks penyerang Manchester United, Atletico Madrid, dan Inter Milan itu membela Cavani yang merupakan kompatriotnya, serta mengecam tingkah Neymar.

Menurut Forlan, seharusnya sebagai pendatang baru, Neymar yang diboyong PSG dengan harga 198 juta pounds dari Barcelona di musim panas 2017, wajib menghormati Cavani yang memang sudah jadi andalan PSG dalam beberapa tahun terakhir.

{ Baca juga : ” Marak Peredaran Pil PCC, DPR: Sekolah dan Keluarga Harus Ingatkan Anak-Anak ” }

“Cavani tentu wajib dihormati. Ia bukan pemain sembarangan, ia sudah jadi andalan Paris dalam beberapa musim terakhir. Dia sudah mencetak banyak gol dan mengambil banyak penalti, jadi dia harus dihormati,” kata Forlan kepada KampusBet.

“Neymar tidak akan mungkin melakukan itu kepada Lionel Messi. Entah apa yang ada di pikirannya, yang jelas dia tidak ingin Cavani mengambil penalti. Dia seperti bocah yang mengganggu Cavani. Sangat memalukan!” semburnya.

 

Jalani Tes, Rossi Akan Tampil di MotoGP Aragon?

BeritaBintang Jalani Tes, Rossi Akan Tampil di MotoGP Aragon?

Pembalap MotoGP Tim Yamaha, Valentino Rossi dikabarkan akan segera turun ke lintasan lagi. Juara Dunia 9 kali ini, akan kembali beraksi di balapan dalam 18 hari ke depan.

Rossi mengalami cedera patah tulang kaki kanan saat menjalani latihan Motocross. Kabar sebelumnya, Rossi harus absen satu bulan.

Dikutip dari Poker Online, Rossi akan memutuskan untuk mengikuti MotoGP Aragon, di Spanyol, Rabu 20 September 2017. Tim Movistar Yamaha mengatakan, Senin, 18 September kemarin Rossi telah mencoba beberapa putaran di Sirkuit Marco Simocelli di Italia.

“Sesi latihan harus berhenti karena perubahan cuaca, hujan. Evaluasi kondisi fisik Rossi belum meyakinkan,” tulis pertanyaan resmi Yamaha.

{ Baca juga : ” Jadi Cadangan di MU, Mourinho Minta 2 Pemain Ini Bersabar ” }

“Ia akan memutuskan Rabu besok, apakah ia akan turun di Spanyol atau tidak akhir pekan ini,” tambah Yamaha.

Rossi sukses menjalani operasi kakinya pada 31 Agustus lalu. Di posisi klasemen sementara, Rossi berada di peringkat empat dengan tertinggal 42 poin dari pimpinan klasemen Marc Marquez. Seri MotoGP hanya tersisa 5 balapan lagi.

Jadi Cadangan di MU, Mourinho Minta 2 Pemain Ini Bersabar

BeritaBintangJadi Cadangan di MU, Mourinho Minta 2 Pemain Ini Bersabar

Manajer Manchester United (MU), Jose Mourinho, menilai Michael Carrick dan Ander Herrera adalah pemain penting. Ia pun meminta keduanya bersabar menunggu giliran bermain.

Carrick dan Herrera kalah bersaing dengan Nemanja Matic, Paul Pogba dan Marouane Fellaini musim ini. Carrick belum pernah bermain, sementara Herrera baru sekali jadi starter di MU.

Meski demikian, di mata Mourinho, keduanya tetaplah pemain penting. Ia memastikan keduanya bakal mendapat kesempatan.

“Sergio Romero bermain di final Liga Europa, yang merupakan pertandingan terpenting kami musim lalu dan sekarang dia tidak bermain. Herrera adalah pemain terbaik musim lalu dan dia tidak jadi starter musim ini. Itulah kehidupan di klub-klub besar,” kata Mourinho seperti dilansir Poker Online.

“Kami memperpanjang kontrak Carrick karena kami pikir dia adalah pemain bagus, pemain penting. Dia hanya berada di tim yang saya pikir saat ini dengan Nemanja Matic dan Marouane Fellaini berada dalam kondisi terbaik.”

Matic dan Pogba adalah duet jangkar utama Mourinho musim ini. Begitu salah satu absen, posisi mereka akan digantikan Fellaini.

“Saya tidak pernah melihat Matic atau Fellaini bermain sebagus itu, jadi Carrick berada dalam tim dengan kedua orang ini bermain sangat fenomenal. Bagi Carrick dan Herrera, ini hanya masalah kesabaran karena saat itu akan tiba dan mereka akan menjadi pemain penting bagi kami. Itulah tim, kami hanya bisa bermain dengan 11 orang,” Mourinho menambahkan.

{ Baca juga : ” Minho ‘SHINee’ Bakal Terima Penghargaan Khusus di ITA 2017 ” }

MU sendiri bakal menghadapi Burton di Piala Liga, dinihari nanti. Laga ini bisa jadi kesempatan bagus Mourinho memainkan Carrick dan Herrera.

Soal Sorakan kepada Marquez di Misano, Ini Permohonan Maaf Fans Rossi

BeritaBintang Soal Sorakan kepada Marquez di Misano, Ini Permohonan Maaf Fans Rossi

Salah satu pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, tampil begitu gemilang kala melakoni lanjutan kejuaraan dunia MotoGP 2017 seri San Marino, Minggu 10 September 2017. Pasalnya, Marquez mengklaim podium pertama dalam balapan yang berlangsung di Sirkuit Misano itu.

Marquez memang mengawali balapan di MotoGP San Marino dengan performa yang kurang menjanjikan. Bahkan Marquez sempat kesulitan untuk melewati hadangan pembalap Tim Pramac Ducati, yakni Danilo Petrucci.

Namun satu lap jelang balapan usai, Marquez memanfaatkan kelengahan Petrucci untuk meraih podium pertama di MotoGP San Marino. Meski sukses menjadi juara, Marquez tampaknya tidak terlalu senang dengan balapan di Sirkuit Misano itu.

Terlebih, pembalap berjuluk Baby Alien tersebut mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan dari pendukung Valentino Rossi yang hadir di Sirkuit Misano. Marquez disoraki oleh para pendukung Rossi, kala berada di atas podium.

{ Baca juga : ” Dybala Bikin Sejarah dan Kian Dekat dengan Jumlah Gol Vialli ” }

Mengetahui kondisi tersebut membuat Wakil ketua The Doctor Fan Club, Flavio Fratesi, memberikan tanggapannya. Ia mewakili seluruh pendukung Rossi, meminta maaf terhadap aksi tak pantas dari sejumlah oknum pendukung Rossi kepada Marquez tersebut.

“Terdapat sekira 20 ribu penggemar di tribun. Ini seperti sebuah pertandingan sepakbola, kami tidak bisa mengatur semua orang karena segala sesuatunya terjadi tanpa direncanakan,” ucap Fratesi, seperti dirangkum dari Agen Poker Terpercaya, Senin (18/9/2017).

Marc Marquez seharusnya tidak layak mendapat perlakuan seperti itu. Olahraga ini berbahaya dan setiap pembalap harus mendapat penghormatan yang sama besarnya,” tuntas pria berkebangsaan Italia tersebut.

Dybala Bikin Sejarah dan Kian Dekat dengan Jumlah Gol Vialli

BeritaBintang Dybala Bikin Sejarah dan Kian Dekat dengan Jumlah Gol Vialli

Penyerang muda berusia 23 tahun, Paulo Dybala, membuat sejarah baru bagi Juventus di Serie A. Dybala mencatatkan namanya sebagai pemain pertama Juventus yang sanggup mencetak setidaknya 8 gol hanya dari 4 partai pembuka Serie.

Bahkan, dia sudah dua kali mencetak hat-trick. Mantan penyerang Palermo ini lebih dulu melakukannya ke gawang Genoa dan dalam laga teranyar saat Juventus menang 3-1 di markas Agen Poker Terpercaya, Minggu (17/9/2017).

Borongan tiga golnya ke gawang Sassuolo terjadi tepat pada penampilannya yang ke-100 bersama klub berjulukan La Vecchia Signora di semua kompetisi. Kini, La Joya atau Si Permata, julukan Dybala, telah mengoleksi 52 gol buat Juventus di semua kompetisi.

Nama Dybala pun masuk dalam jajaran pemain-pemain Juventus yang mencetak lebih dari lima puluh gol. Pemain Argentina berdarah keturunan Polandia itu untuk sementara menduduki posisi ke-29 pencetak gol terbanyak Juventus.

Dybala sejajar dengan mantan bek kiri Juventus yang dikenal karena paras tampannya, Antonio Cabrini, dengan torehan gol yang sama. Di atas namanya terdapat striker Juventus saat menjuarai Liga Champions 1996, Gianluca Vialli, yang mencetak 53 gol.

{ Baca juga : ” Comeback, Fergie Hibur Pengunjung Rock in Rio dengan Balutan Kostum Super Seksi ” }

Namun, untuk bisa menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Juventus, Dybala masih harus menempuh jalan yang sangat panjang. Saat ini, status tersebut masih menjadi milik Alessandro Del Piero dengan torehan 289 gol.