ITV

Bocah Empat Tahun Dibunuh, Warga Taiwan Ngamuk

BeritaBintang – Bocah perempuan berumur empat tahun dibunuh dengan cara dipenggal oleh seorang laki-laki dewasa. Saat kejadian, bocah itu tengah bersama ibunya. Alhasil, kasus tersebut membuat warga Taiwan ngamuk.

Bocah malang itu diketahui tewas di dekat sebuah stasiun kereta bawah tanah di Taipei, Taiwan. Sang ibu tidak dapat mencegah pembunuhan yang dilakukan oleh pria 33 tahun itu. Pelaku memenggal bocah perempuan itu dengan menggunakan pisau daging.

Pria itu kemudian ditangkap oleh pihak kepolisian. Warga yang mengetahui aksi sadis itu menyumpahi si pelaku. Polisi harus membentuk barikade untuk mengawal pelaku yang tidak diketahui namanya itu dari amukan warga.

“Saya menyaksikan pelaku memenggal kepala anak saya dengan sebuah pisau daging. Saya langsung mencengkeramnya, tapi saya tidak bisa menghentikannya,” ujar ibu korban, seperti dilaporkan ITV, Selasa (29/3/2016).

Warga pun memberikan penghormatan dengan membaringkan bunga di sekitar tempat kejadian perkara (tkp).

Seluruh Penumpang FlyDubai Tewas, Mayoritas Warga Rusia

BeritaBintang – Pesawat milik maskapai FlyDubai mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Rostov-Na-Donu, Rusia. Pesawat itu diketahui sempat coba melakukan pendaratan namun gagal. Burung besi tersebut terlihat mengitari bandara sebelum akhirnya jatuh.

Pesawat Boeing 737-800 itu diyakini terbang dari Dubai, Uni Emirat Arab; dan membawa 55 penumpang beserta enam kru penerbangan. Seluruh penumpang dan awak kabin diyakini tewas dalam kecelakaan tersebut.

Seperti diwartakan ITV, Sabtu (19/3/2016), menurut keterangan pemerintah daerah setempat, sebagian besar penumpang merupakan warga Rusia. Namun, terdapat tiga penumpang warga negara asing dalam pesawat nahas tersebut. Otoritas setempat sedang menyelidiki daftar manifes penerbangan.

Kecelakaan sendiri terjadi pada Sabtu dini hari waktu setempat, tepatnya pukul 3.50. Jarak pandang yang buruk diduga menjadi penyebab kecelakaan. Pihak maskapai FlyDubai dalam akun Facebook-nya menyatakan telah mengetahui insiden tersebut dan tengah mengadakan penyelidikan.

Seniman Ini Gratiskan Tato Bergambar Trump

BeritaBintang –   Nama Donald Trump sebagai salah satu kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, tengah naik daun. Perlahan, jumlah pendukungnya mulai meningkat. Baik dari kalangan atas, maupun bawah seperti seorang seniman tato, Bob Holmes.

Holmes sendiri mengaku bahwasannya selama ini dirinya terbilang “golput” alias golongan putih. Dari waktu ke waktu, pemilik “Clay Dragon Tattoo” di Seabrook, New Hampshire, AS ini tak pernah peduli dengan politik, hingga tak pernah pula ikut serta memberikan suara dalam pemilihan presiden.

Tapi sejumlah kontroversi yang dilakoni Trump yang menyasarkan sejumlah isu sensitif, justru memunculkan antusiasme tersendiri buat Holmes.

Oleh karenanya, dia pun menggratiskan setiap pelanggan yang ingin membuat tato bergambar wajah Trump, maupun slogan-slogan yang selama ini dibawakan dalam kampanye Trump.

“Tak peduli bagaimana gaya hidup Anda. Tak peduli bagaimana cara Anda mencari nafkah, terlepas dari itu bagaimana Anda tidak menyukai Donald Trump?,” papar Holmes.

So far, Holmes mengaku sudah menggambar tato wajah Trump maupun slogan kampanye Trump, kepada 14 pelanggannya dan itu diberikannya secara cuma-cuma.

“Demi masa depan yang lebih baik untuk negara ini, bagaimana Anda tidak menyukai Trump? Buat saya, dia bukan seorang politikus,” tambahnya, dikutip ITV, Minggu (31/1/2016).

“Dia mengatakan setiap hal yang dipikirkan semua orang, di mana semua orang selama ini tak punya nyali mengatakannya. Sebagai pebisnis, saya menyukai fakta bahwa dia juga pebisnis dan begitulah negara ini seharusnya dijalankan (seperti bisnis),” tandas Holmes.

F1 Akan Kehilangan Penyiarnya

BeritaBintang –   Setelah beredar kabar bila Formula One (F1) akan memangkas anggaran sebesar 35 juta poundsterling atau setara dengan Rp722 miliar. BBC selaku lembaga penyiaran publik yang menayangkan F1 ingin secepatnya mengakhiri kontrak selama tiga tahunnya lebih awal.

Dikabarkan perusahan media lain yakni ITV akan segera dikontrak sebagai pengganti BBC yang akan segera hengkang. Rencananya ITV akan dikontrak untuk mengambil setengah dari semua seri balapan setiap tahunnya.

Namun Presiden Federasi Internasional Automotive (FIA), Bernie Ecclestone, selaku penyelenggara F1 telah memperingatkan kepada BBC agar mengakhiri kesepakatannya sesuai dengan kontraknya yakni pada musim 2016.

“Intinya kebijakan memotong anggaran memang berlaku pada semua jenis olahraga, namun kami harus mengatakan jika mereka tidak dapat begitu saja meninggalkan kontrak lebih awal. Sesuai kesepakatan kami telah mengontrak mereka sampai 2016,” ujar Eclesstone, menyadur dari Bioskop168 , Minggu (20/12/2015).

“BBC selalu melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Kami merasa tidak memiliki masalah dengannya. Namun yang harus dipertanyakan, mengapa mereka tidak dapat melanjutkan pekerjaan yang telah mereka berikan kepada kami seperti tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.