Indonesia Pastikan Keluar

TOP NEWS: Pria Bertopi Santa di Acara Haul Gus Dur

BeritaBintangTOP NEWS: Pria Bertopi Santa di Acara Haul Gus Dur

Seorang pria yang memakai topi santa khidmat mengikuti peringatan ke-7 wafatnya (haul) Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur di Komplek Al-Munawwaroh, Jalan Warung Silah 10, Ciganjur, Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2016).

Terlihat pria itu mengenakan topi santa dipadu dengan baju koko. Ia tampak khidmat mengikuti salawat dan lantunan tahlil yang dibawakan oleh salah seorang kiai.

[Baca Juga – Indonesia Pastikan Keluar dari Enam Organisasi Internasional“]

Dalam acara yang mengusung tema ‘Ngaji Gus Dur: Menebar Damai Menuai Rahmat’ ini juga dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat publik lainnya, seperti  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua PBNU Said Aqil Siradj.

Selanjutnya, ada juga Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Ketua Setara Institute Hendardi, Budayawan Jaya Suprana, Rohaniawan Franz Magnis Suseno, tokoh agama Kristen, Buddha, Hindu, tokoh partai politik, beserta tokoh-tokoh lainnya.

Indonesia Pastikan Keluar dari Enam Organisasi Internasional

BeritaBintangIndonesia Pastikan Keluar dari Enam Organisasi Internasional

Presiden Indonesia Joko Widodo memerintahkan pemangkasan keanggotaan di organisasi internasional. Sebanyak 75 keanggotaan internasional harus dievaluasi.

Saat ini, Indonesia tercatat menjadi anggota pada 223 organisasi internasional. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menyampaikan, Indonesia sudah pasti keluar dari enam organisasi internasional.

“Kita sifatnya mengkaji ulang keanggotaan di 75 organisasi internasional. Kita melihat biaya yang tinggi dari segi anggaran dan segi kontribusi terutama manfaatnya apa. Banyak yang kita ikuti perannya tertutupi organisasi internasional lain,” ujar pria yang akrab disapa Pak Tata itu dalam press briefing mingguan di Kementerian Luar Negeri, Jumat (23/12/2016).

[Baca Juga -“Terduga Teroris Ditangkap di Sumut Jarang Pulang ke Rumah Orangtuanya“]

“Keikutsertaan dalam organisasi internasional sifatnya tidak ada paksaan. Ada enam organisasi yang sudah pasti kita keluar karena tidak banyak manfaatnya buat kita. Daripada dilanjutkan tetapi tidak sehat, lebih baik diakhiri saja,” sambung Tata.

Sayangnya, pria berkacamata itu enggan menyebut keenam organisasi internasional tersebut. Tata beralasan, penyebutan hal itu tidak etis.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuturkan ada 112 keanggotan yang bersifat strategis dan permanen sehingga patut dipertahankan. Ada pula 45 keanggotaan yang bersifat teknis yang juga diputuskan untuk tetap dilanjutkan.