IFW

Lima Desainer Angkat Keindahan Alam Tanah Air di IFW 2016

BeritaBintang –Alam Indonesia yang begitu luar biasa membuat lima perancang busana kenamaan Indonesia meluncurkan koleksi busana yang terinspirasi dari keindahan Nusantara.

Bertajuk Colordination lima desainer Tanah Air, yaitu Barli Asmara, Dian Pelangi, Mel Ahyar, Ria Miranda dan Zaskia Sungkar berkolaborasi dengan Wardah untuk menampilkan pagelaran busana di gelaran Indonesia Fashion Week 2016 di Jakarta, yang didedikasikan untuk alam Indonesia.
“Melalui fashion show ini kami mengajak masing-masing desainer untuk mewujudkan keindahan alam Indonesia di setiap rancangan mereka. Dalam warna-warni memukau, kami berharap agar mereka mampu memberikan inspirasi berbeda pada dunia fesyen,” ujar Andini Aska Dwiani Puri, Brand Develpoment Wardah Cosmetics saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Jumat, 11 Maret 2016.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa lima desainer tersebut membawakan lima keindahan alam yang berbeda, seperti Barli Asmara yang mengangkat keindahan alam Kepulauan Bangka Belitung dan Dian Pelangi yang akan menampilkan keindahan Kawah Ijen Banyuwangi.
Sementara itu, Mel Ahyar membawakan keindahan Kawah Putih dengan mengangkat elemen udara dan Ria Miranda yang menampilkan keindahan bawah laut Raja Ampat.
Terakhir, Zaskia Sungkar menghadirkan keindahan Goa Gong Pacitan. Ia mengaku akan menampilkan warna relief dengan ciri khas yang simpel, tegas dan struktual

Melly Goeslaw Rancang Busana Tanpa Inspirasi

BeritaBintang – Mendengar nama Melly Goeslaw, yang terpikirkan pertama kali adalah seorang penyanyi dan pencipta lagu. Namun, musisi yang satu ini juga berbakat menjadi seorang desainer pakaian.

Sebelum merancang dan membuat baju sendiri, sebenarnya ibu dua anak ini sudah lama merancang busana pribadi. Ia kerap membuat baju untuk dipakainya sendiri, baik baju sehari-hari maupun kostum show.
Nah, kebiasaannya ini, ia buktikan dalam pagelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2016. Pengisi soundtrack film Eiffel I’m in Love ini menampilkan beberapa koleksi anyarnya, yang dia akui tidak memiliki inspirasi.
“Untuk IFW ini koleksinya macem-macem ada kemeja, celana dan coat. Dalam desain ini saya enggak punya inspirasi, jadi saya campur-campur saja bahan dan motifnya,” ujar Melly Goeslaw saat ditemui dikawasan Jakarta Pusat, Kamis, 6 Maret 2016.
Meski begitu koleksinya tersebut sangatlah indah, seperti ditangani oleh perancang yang sudah memiliki jam terbang tinggi. Untuk proses pengerjaan, Melly mengaku dapat menyelesaikannya selama dua minggu dengan total 12 penampilan.
Tidak hanya menampilkan koleksi di panggung IFW, ia pun juga membuka boot yang menampilkan koleksinya dengan harga yang terjangkau.
“Kalau ada yang mau lihat koleksi saya, bisa kunjungi booth di IFW disana ada berbagai macam koleksi. Untuk harganya sangat terjangkau hanya Rp299 ribu,” ungkap dia

Sentuhan Misterius Dian Pelangi untuk IFW 2016

BeritaBintang – Desainer Dian Pelangi cukup populer dengan gaya rancangan busananya yang santun dan tertutup atau lebih sering disebut dengan istilah modest wear.

Tak lama lagi, wanita penyuka corak jumputan ini juga akan tampil di ajang peragaan busana bergengsi. Dan kali ini, ia berkolaborasi dengan perusahaan kosmetik Wardah dalam ajang Indonesia Fashion Week (IFW 2016).

Mengusung tema Colordination, Dian akan membawa koleksi yang terinspirasi dari keindahan kawah Ijen di Banyuwangi. Perancang busana berusia 25 tahun ini akan membawakan rancangan baju dengan karakter jiwa yang misterius. Dian pun mengambil sisi api dari kawah Ijen namun dengan detail dan warna yang berbeda.

“Aku bekerjasama dengan Wardah dan dipilih untuk menampilkan busana dengan inspirasi kawah Ijen. Namun aku menampilkan dengan ornamen yang berbeda baik dari warna maupun teknik pengerjaannya,” ujar Dian Pelangi saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin, 7 Maret 2016.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa koleksinya sendiri menggambarkan keseriusan alam namun tetap menjadi pusat perhatian. Untuk warna, Dian tidak menggambarkan sisi api dengan warna merah melainkan mengambil sisi api berwarna biru, ungu dan keemasan.

Pada proses pembuatan Dian mengaku menggunakan teknik tie dye (ikat celup) dan menggunakan paduan songket. Dian akan menampilkan 10 looks dengan bentuk busana yang lebih flowy dan A-line.

“Untuk persiapan koleksi ini sekitar satu bulan. Adapun kendalanya ada pada teknik tie dye karena semua bahan yang digunakan produksi sendiri saya juga menambahkan detail bebatuan untuk memperkuat karakter,