Hillary Clinton

Trump Rogoh Kocek Rp878 miliar Biayai Kampanye Pemilu

BeritaBintang – Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menghabiskan setidaknya US$66 juta atau setara dengan Rp878 miliar dari kantongya sendiri selama masa kampanye pemilu kemarin. Jumlah ini jauh lebih kecil dari US$100 juta dana kampanye yang selama ini dia klaim ke publik.

Pada awal pekan ini, tim kampanye Trump mengungkapkan mereka telah menjual seluruh portofolio saham dari salah satu perusahaan induk taipan real estate itu senilai US$40 juta, Juni lalu.

Diberitakan Judi Online, Sabtu (10/12), langkah pencairan aset ini diduga sebagai cara konglomerat asal New York itu mengalirkan uang untuk membiayai kampanyenya, yang saat itu membutuhkan dana dari donor swasta.

Beberapa minggu sebelumnya, politikus Partai Republik itu mengubah status pinjaman dana sebesar US$47 juta kepada tim kampanyenya menjadi hibah.

Berdasarkan laporan Komisi Pemilu Federal AS terbaru, Trump mengumpulkan dana sebesar US$339 juta selama masa pemilu dan menghabiskan sekitar US$322 juta untuk kampanyenya. Jumlah ini jauh lebih rendah dari dana yang dihabiskan mantan rivalnya dalam persaingan menuju Gedung Putih, Hillary Clinton, yakni US$565 juta.

Secara keseluruhan, Trump menghabiskan dana sebesar US$107 juta untuk periklanan, termasuk iklan televisi, dan US$85 juta untuk iklan digital. Pengeluaran terbesar kedua sepanjang masa kampanyenya adalah biaya transportasi udara yang memakan dana sekitar US$26 juta. Jumlah itu bahkan melebihi gajinya.

Pria berusia 70 tahun ini kerap berjanji menjalankan kampanye murah dengan pendanaan mandiri, yang ia sering artikan bahwa dirinya terlepas dari sejumlah kepentingan politik khusus.

Trump mengejutkan dunia perpolitikan AS bahkan global dengan kemenangannya dalam pemilu AS 8 November lalu mengalahkan Clinton.Linkalternatif.info Kemenangan Trump membuat publik mempertanyakan kredibilitas lembaga survey dan jajak pendapat di negara itu.

Pasalnya, hampir semua jajak pendapat yang digelar sebelum pemilu menunjukkan Trump akan dikalahkan oleh Clinton yang merupakan politikus Demokrat.

Trump berhasil mengejutkan publik AS dengan berhasil meraup 306 suara electoral meninggalkan Clinton yang hanya berhasil meraih 232 suara elektoral. Dalam sistem pemilu AS, calon presiden yang berhasil meraih 270 suara electoral keluar sebagai pemenang. Trump berhasil mengungguli suara di 30 dari 54 negara bagian AS.

Dinilai Menghina Negara, Perez Putuskan Kontrak dengan Sponsor

BeritaBintang – Pembalap Force India, Sergio Perez, memutuskan kontrak dengan salah satu sponsor Formula One (F1). Hal tersebut dilakukannya setelah pembalap berkebangsaan Meksiko tersebut tersinggung dengan perkataan pihak sponsor.

Berawal dengan terpilihnya Donald Trump dalam pemilu Amerika Serikat (AS) yang sukses mengalahkan calon favorit, Hillary Clinton sebagai persiden. Trump yang sebelumnya berjanji akan membangun tembok indah di perbatasan AS-Meksiko membuat para penduduk Meksiko menagih janji tersebut.

Sponsor kacamata ternama Hawkers, memberikan lelucon kepada kliennya untuk menanggapi janji yang diberikan Trump kepada masyarakat Meksiko.

Melalui akun Nonton Bioskop Semi Hawker menulis “Para penduduk Meksiko harus menggunakan kacamata agar setiap orang tidak melihat mata Anda bengkak ketika dinding indah dibangun pada pagi hari,” tulisnya.

Melihat Tweet tersebut, Perez, geram dan segera membalas pesan tersebut. Ia menilai perbuatan tersebut bukan lagi sekedar lelucon, melainkan sudah menunjukkan bentuk penghinaan.

“Ini merupakan sebuah komentar buruk. Hari ini saya ingin menyelesaikan kontrak dengan Hawkers MX. Saya tidak pernah membiarkan siapa pun mengejek negara saya,” tulis Perez, melansir dari Agen Judi Online, Sabtu (12/11/2016).

Rencana Larangan Warga Muslim Hilang di Situs Kampanye Trump

BeritaBintang – Beberapa usulan kontroversial yang dibuat Donald Trump pada masa kampanye pemilihan presiden Amerika Serikat hilang dari situs resmi tim kampanye Trump.

Dua di antaranya adalah tentang proposal Trump yang ingin melarang warga muslim masuk ke AS dan sumpahnya yang berencana membatalkan Paris Climate Agreement.

Tautan usulan Trump yang dibuat pada 7 Desember dengan judul “Donald J. Trump statement on Preventing Muslim Immigration” itu hilang bersama dengan daftar nama-nama hakim Mahkamah Agung yang pernah diumumkan diincar untuk dipilih oleh Trump.

Tak hanya itu Linkalternatif.info, tautan tentang rencana perbaikan regulasi ekonomi dan pertahanan AS juga dipastikan tak lagi ada. Tim kampanye Trump hinga kini belum menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan warga AS di situs tersebut.

Tautan-tautan itu diperkirakan dihapus pada pemilu berlangsung, ketika Trump mencatat sejarah karena diumumkan berhasil mengalahkan Hillary Clinton.

Diamini Pangeran Arab Saudi

Meski terasa ganjil dan dipertanyakan banyak pihak, namun hilangnya butir proposal Trump tentang pelarangan warga Muslim masuk ke AS itu ternyata dipuji oleh Pangeran Arab Saudi, Al-Waleed bin Talal.

Dalam wawancaranya dengan Bandar Bola Terbaik, bahkan Al-Waleed juga menyebut Trump juga telah menghapus komentar sinisnya kepada kaum muslim, yang pernah diunggah dalam akun twitternya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepadanya karena telah menghapus kalimat-kalimat itu. Kata-kata dengan sikap adalah hal yang berbeda,” ujar Al-Waleed, seperti dikutip Panduan Judi Online.

Penghapusan pernyataan

Jika pernyataan tentang kaum muslim telah dihapus dari situs resmi kampanye Trump, maka ada beberapa rencana kebijakannya yang masih tetap berada di dalam situs tersebut.

Salah satunya adalah tentang rencana membangun tembok di perbatasan AS-Meksiko, dan meminta Meksiko untuk membayar pembangunan tembok tersebut.

Kejadian penghapusan pernyataan ini terbilang telah beberapa kali dilakukan oleh tim kampanye Trump tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Presiden Obama Undang Donald Trump ke Gedung Putih

BeritaBintang – Presiden Amerika Serikat Barack Obama telah secara resmi mengundang Donald Trump ke Gedung Putih setelah dinyatakan memenangkan pemilihan presiden kali ini Linkalternatif.info.

Pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Gedung Putih itu menyebut bahwa Obama ingin bertemu dengan Trump untuk membahas pemindahan kekuasaan yang selama delapan tahun telah dipegangnya.

“Memastikan transisi kekuasaan agar berjalan dengan baik sudah menjadi prioritas Presiden Obama pada awal tahun lalu, dan pertemuan dengan presiden terpilih adalah langkah selanjutnya,” ujar juru bicara Gedung Putih, seperti dilansir Agen Bola Online, Kamis (10/11).

Tidak hanya mengundang Trump, presiden AS dari partai Demokrat itu juga memanggil kandidat dari partainya, Hillary Clinton ke Gedung Putih. Obama dijadwalkan bakal memberikan pernyataan pada hari Rabu, waktu setempat.

‘Janji Kotor’ Madonna untuk Penggemar Hillary Clinton

BeritaBintang – Sudah bukan rahasia jika Madonna termasuk pendukung Hillary Clinton. Saat Katy Perry menyatakan dukungannya dengan berjanji untuk memilih Clinton tanpa busana, Madonna melakukan hal yang sama. Kini, Madonna punya janji lain untuk pendukung Clinton.

Diberitakan Bandar Bola Terpercaya, sang Material Girl berjanji akan memberikan ‘layanan seksual.’

“Satu hal lagi sebelum saya memperkenalkan seorang komedian genius ini: jika Anda memilih Hillary Clinton, saya akan memberi Anda ‘layanan khusus,’ dan saya mahir dalam hal itu,” tutur Madonna. Itu dilakukannya di atas panggung di Madison Square Garden, Selasa malam.

Ia bahkan memberi detail bagaimana ‘kemahirannya’ dalam hal itu. “Saya pelan-pelan, saya menatap mata, dan saya menelan,” ujarnya, sembari mengacungkan jempol dan tertawa.

Dalam konteks panggung komedi, tentu saja itu merupakan candaan. Madonna saat itu tengah membuka penampilan salah satu sahabat selebritinya—yang juga disebutnya sebagai komedian genius—Amy Schumer. Sang komedian sendiri akan melawak tunggal di atas panggung malam itu.

“Suatu hari nanti, saya ingin melakukan apa yang dia lakukan,” kata Madonna.

Saat akhirnya Schumer muncul ke atas panggung, Madonna tidak lagi mengungkit janjinya untuk para pemilih Clinton. Ia berdansa dengan Schumer sebentar, lalu berpelukan.

Sebelumnya Schumer pernah melakukan hal yang sama—menjadi pembuka penampilan Madonna. Lokasinya juga di Madison Square Garden. Kejadiannya sekitar September tahun lalu, saat Madonna melangsungkan konser ‘Rebel Heart.’ Saat dapat giliran kini, Madonna mengaku senang.

“[Saya] sangat menyayangi dan menghargai perempuan ini. Terima kasih telah mengizinkan saya naik ke atas panggung Anda! Itu luar biasa!” tulis Madonna di Linkaternatif.info, setelahnya.

Jika dikaitkan dengan Clinton, sama seperti Madonna, Schumer juga termasuk pendukung Clinton. Ia bahkan sempat dijadikan cemoohan oleh penggemar saat mencibir pesaing Clinton sebagai calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump di tengah penampilannya di Florida, Minggu malam. Saat itu ia melontarkan candaan anti-Trump. Tapi penggemar berteriak, “Boo!”

Dalam penampilan di Madison Square Garden—setelah Madonna turun—Schumer membacakan surat terbuka untuk penontonnya di Tampa, Florida yang waktu itu mencemoohnya.

Mengutip Panduan Judi Online Schumer berkata, “Yang tersayang [masyarakat] Tampa, maaf karena Anda tidak menginginkan saya, seorang komedian yang berbicara soal apa yang dia percaya, yang mengungkit-ungkit hal terbesar yang sedang terjadi di negara kita sekarang.”

“Bagaimana saya bisa berpikir akan baik-baik saja mengorbankan lima menit berbincang secara damai dengan orang-orang yang berpandangan berbeda?” ia melanjutkan membaca.

Pejabat Kemlu AS Tekan FBI demi Lindungi Hillary Clinton

BeritaBintang – Pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Amerika Serikat (AS) Patrick Kennedy, dituduh berupaya menekan Biro Investigasi Federal (FBI) untuk melindungi Hillary Clinton dalam skandal e-mail. Pria berusia 67 tahun itu dinilai ingin melindungi atasannya yang kala itu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri.

Kennedy meminta FBI menarik kecurigaan terhadap server pribadi yang digunakan Hillary saat menjabat sebagai Menlu dengan menyebut informasi di dalamnya bersifat sangat rahasia. Fakta itu terungkap dalam dokumen penyelidikan FBI yang dirilis Senin 17 Oktober 2016.

Seperti dimuat Agen Judi Online, Selasa (18/10/2016), salah satu pejabat FBI menuturkan, Kennedy berulang kali menekan beberapa pejabat FBI untuk memindahkan sejumlah pesan berlabel rahasia di salah satu e-mail Clinton. Pesan tersebut berisi informasi mengenai serangan mematikan untuk Perwakilan AS di Benghazi, Libya, pada 2012.

Juru Bicara Kemlu AS Mark Toner menuturkan, Kennedy tidak berusaha untuk menekan FBI, tetapi hanya ingin memantau sejauh mana proses klasifikasi FBI bekerja. Sebab, dokumen tersebut ternyata berasal dari FBI, artinya biro investigasi itu punya hak menentukan kerahasiaan dokumen.

Sengketa bermula pada musim panas 2015. Saat sejumlah pejabat FBI sedang sibuk meninjau ulang 30 ribu e-mail Hillary, tiba-tiba saja puluhan ribu e-mail tersebut dikembalikan ke Kemlu jelang rilis ke publik sesuai perintah pengadilan dalam dua termin, yakni 2015 dan 2016.

Pejabat FBI itu menuturkan, Kantor Penasihat Hukum Kemlu memanggilnya untuk menanyakan apakah FBI telah mengklasifikasi informasi tersebut. FBI sendiri tetap pada keputusan mereka. Setelahnya Linkalternatif.info, Kennedy menelefon salah satu agen FBI untuk meminta bantuan dengan mengubah-ubah klasifikasi e-mail Hillary.

Panggilan tersebut dinilai sebagai upaya Kennedy melindungi Clinton dengan seminimal mungkin menampilkan informasi rahasia di e-mail yang berasal dari server pribadinya. Hillary sendiri telah meminta maaf dan menyadari kesalahannya karena menggunakan server pribadi di rumahnya untuk urusan pekerjaan sebagai Menteri Luar Negeri pada 2009-2013.

Demi Jadi Presiden AS, Donald Trump Bawa 3 Wanita yang Ngaku “Selingkuhan” Bill Clinton!

BeritaBintang – Donald Trump membuat sebuah kejutan dalam persiapan debatnya. Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik tersebut mengadakan konferensi pers yang menghadirkan tiga wanita yang telah menuduh suami Hillary Clinton, Bill Clinton, telah melakukan kekerasan seksual atau pemerkosaan.

Dilansir Agen Judi Online, (10/10), Trump diapit oleh Paula Jones, Kathleen Willey, dan Juanita Broaddrick. Ketiganya menuduh Bill Clinton telah melakukan kekerasan seksual. Ketiga wanita itu juga menuduh bahwa Hillary Clinton pernah mengintimidasi mereka.

57fb27bb170000bc16acaae3-15ee42d65e685b5b2639d36e1b3a0ddb.jpeg

Broaddrick mengatakan bahwa Trump mungkin telah mengatakan beberapa hal buruk, tapi Bill Clinton telah memerkosa dirinya dan Hillary Clinton mengancamnya. Kemudian, Kathly Shelton mengatakan bahwa wanita tersebut menyebut bahwa Hillary membela pria yang telah memerkosa dirinya saat berusia 12 tahun pada 1975 . Hal ini tentunya bertentangan dengan dirinya yang mengatakan akan mendukung perempuan dan anak-anak.

hi-people-b57ee60bb0aaa00b3ee79d5fce1ba5d7.jpg

Dalam konferensi pers, Trump memperkenalkan sedikit tentang tiga wanita tersebut. Direktur Komunikasi Hillary for America, Jennifer Palmieri, merespons konferensi pers yang dilakukan Trump dalam sebuah pernyataan. Mereka mengatakan bahwa Donald Trump melanjutkan upaya penghancurannya.

Trump sendiri semakin terperosok ke banyak skandal terbaru.

hi-the-e5265f5ddbaac9a41ef5f7fbf44b6a35.jpg

Trump sendiri beberapa hari lalu terperosok ke dalam skandal baru, di mana rekaman pembicaraan vulgarnya tentang wanita pada 2005 bocor ke publik. Atas bocornya rekaman itu, Trump telah meminta maaf pada Jumat 7 Oktober lalu, namun banyak anggota Partai Republik yang memintanya untuk mundur sebagai calon presiden.

Trump sebelumnya telah mengatakan bahwa dirinya akan mengungkit skandal Bill Clinton dengan sejumlah wanita dalam debat pertama. Tapi akhirnya dia keberatan karena putri Clinton, Chelsea, berada di barisan penonton.

Trump mengaku tidak bangga dan malu dengan ucapannya pada 2005 lalu. Namun, kemudian dia balik menuding mantan Presiden AS Bill Clinton, suami Hillary.

Seperti apa profil para wanita yang dibawa Trump?

hi-cdn-a54923962162d3a66ffbc5e0246fb5df.jpg

Paula Jones mantan karyawan Negara Bagian Arkansas yang pernah menuding Bill Clinton melakukan pelecehan seksual. Pada 1999 kasus itu tidak berlanjut setelah Jones menerima 850.000 dolar AS atau setara 11 miliar rupiah.

Juanita Broaddrick adalah perempuan yang mengklaim Bill Clinton memperkosanya di sebuah kamar hotel pada 1978. Clinton membantah klaim itu dan tiada tuntutan hukum yang muncul.

Perempuan ketiga adalah Kathleen Willey, mantan karyawan Gedung Putih yang mengaku Bill Clinton melecehkannya pada 1993, namun sempat mengatakan hal itu tak pernah terjadi.

Trump kemudian menyebut ketiga perempuan yang mendampinginya dalam konferensi pers sebagai perempuan yang sangat berani.

Hillary Clinton sendiri menolak membahas komentar Trump tentang suaminya. Debat calon Presiden AS kedua ini tentunya berlangsung sangat tegang. Donald Trump dari Republik, dan Hillary Clinton dari Demokrat saling menyerang secara personal.

‘Trump adalah seorang jenius jika benar bisa tidak membayar pajak’

BeritaBintang – Donald Trump justru adalah seorang ‘jenius’ jika benar sebuah laporan yang mengatakan dia secara legal tidak membayar pajak pendapatan selama 18 tahun, kata pendukung calon presiden Partai Republik itu.

Bandar Bola Terbaik  mengaku mendapatkan sebagian dokumen pajak Trump pada tahun 1995 yang menyatakan dia rugi sebesar $915 juta (Rp 12 triliun) yang membuatnya secara legal tidak membayar pajak.

Tim dari raja real estate tersebut menolak untuk mengukuhkan atau manyanggah laporan itu, namun berkata bawa dokumen pajak tersebut ‘diperoleh secara ilegal’.

Lawannya, Hillary Clinton, mengatakan hal itu ‘sangat mengejutkan.’

Namun, seorang politikus pendukung kandidat partai Republik itu muncul di siaran televisi pada Minggu (2/10) pagi untuk membelanya.

Gubernur New Jersey Chris Christie berkata bahwa artikel New York Times adalah ‘berita yang sangat baik’ karena menunjukkan kejeniusan Trump.

Chris Christie berkata kepada Fox Newsbahwa laporan tersebut hanya menegaskan bahwa Trump adalah orang paling tepat untuk membuat kebijakan pajak yang memudahkan kaum pekerja.

Rudy Giuliani, penasihat dekat Trump, juga berkata kandidat partai Republik itu adalah seorang yang ‘benar-benar jenius’ jika bisa menghindari pajak pendapatan federal.

“Banyak orang miskin mengambil kesempatan dari celah dan tidak membayar pajak,” mantan walikota New York tersebut berbicara di program Meet the Press di stasiun televisi Linkalternatif.info pada Senin(3/10).

“Itu semua juga adalah celah.”

Trump sendiri meremehkan laoran itu pada Minggu. Dia berciut: “Saya tahu lebih dari siapapun yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden tentang peraturan pajak kita yang kompleks dan hanya saya yang dapat memperbaikinya. #[email protected]

Dalam debat presiden pertama pada Senin (26/09), Hillary Clinton menyerang Trump karena tidak mengeluarkan laporan pajaknya, seperti semua kandidat Gedung Putih lakukan sejak Jimmy Carter pada 1976.

Kandidat Demokrat itu mengesankan Trump telah menutupi ‘sesuatu yang sangat buruk’ dan dia mungkin tidak pernah membayar pajak pendapatan federal. Saat itu Trump menjawab: “Berarti saya cerdas.”

Dalam artikelnya, New York Times berkata tiga lembar dokumen itu dikirim oleh seorang secara anonim pada bulan lalu kepada salah satu reporter mereka yang menulis tentang keuangan Trump.

Mantan akuntan untuk raja property tersebut, Jack Mitnick, yang namanya muncul sebagai orang yang menyiapkan dokumen pajak, berkata dokumen tersebut terlihat seperti salinan yang otentik untuk laporan pajak 1995, menurut harian tersebut.
Berita Bintang

Tim kampanye Trump tidak membahas keaslian kutipan tersebut, namun New York Times berkata seorang pengacara Trump telah mengirimkan surel ke harian tersbeut mengatakan bahwa publikasi dokumen tersebut adalah illegal.

Tim kampanye kandidat partai Republik menuduh New York Times, yang mendukung kandidat partai Demokrat untuk menjadi presiden sebagai ’perpanjangan tangan tim kampanye Clinton.”

Mereka menambahkan bahwa Trump, adalah seorang ‘pengusaha yang sangat terlatih yang memiliki tanggung jawab atas usahanya, keluarganya dan pekerjanya untuk membuat pajak tak lebih dari yang dibutuhkan secara legal.’

“Trump telah membayar ratusan juta dolar di pajak properti, pajak penjualan dan cukai, pajak real estate, pajak pemerintah kota, pajak negara bagian, pajak pegawai dan pajak federal, termasuk sumbangan amal yang sangat besar.”

Tim kampanye Clinton berkata Trump mewakili ‘sistem yang curang’ dari peraturan pajak AS yang tidak adil.

Manajer kampanye Clinton Robby Mook menyatakan: “Laporan yang mengejutkan ini menunjukkan kegagalan usaha Donald Trump yang luar biasa besar dan kemungkinan dia sudah menghindari membayar pajak pendapatan federal untuk sekian lama.”

Clinton telah mengeluarkan laporan pajak pendapatan federal selama hampir 40 tahun, sedang wakil Trump, Mike Pence, telah mengeluarkan laporan pajak selama 10 tahun.

Diduga Terlibat Tindakan Tak Pantas, Yayasan Amal Donald Trump Diselidiki

BeritaBintang – Pejabat penegak hukum tertinggi di negara bagian New York mengatakan akan membuka penyelidikan terhadap Donald J Trump Foundation. Hal ini dipicu oleh kekhawatiran yayasan amal milik kandidat presiden dari Partai Republik itu terlibat dalam tindakan yang tidak pantas. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Jaksa Agung Eric Schneiderman.

Dilansir Agen Bola Terbaik, (15/9), Eric khawatir Donald J Trump Foundation terlibat dalam tindakan yang tidak pantas yang diduga berselisih paham dengan sang miliarder selama beberapa tahun. Hal ini mengenai isu program real estate Trump University. Diduga ada unsur penipuan dalam program ini.

tr-nyt-74ef84b41a70b757a823fe026280dc93.jpg

Donald J Trump Foundation menghadapi serangkaian masalah, termasuk dari The Washington Post, yang akhir pekan lalu melaporkan Trump sendiri belum memberikan sumbangan ke yayasannya sejak 2008. The Washington Post juga menemukan penyimpangan lain, termasuk Trump menghabiskan dana 20 ribu dolar AS atau sekitar 264,4 juta rupiah yang sudah disisihkan untuk tujuan amal guna membeli lukisan dirinya yang berukuran 1,8 meter.

Di samping itu, yayasan Trump juga memberikan sumbangan ilegal kepada kelompok kampanye yang berafiliasi dengan Jaksa Agung Florida Pam Bondi pada 2013 saat dia sedang mempertimbangkan kemungkinan untuk bergabung dengan Schneiderman menangani kasus penipuan Trump University.

Trump anggap penyelidikan Eric bermotif politik.

tr-stream-b78e4ee28e400533fbf3ffa4cdcacf17.jpg

Dalam tanggapannya, juru bicara Trump, Steven Cheung, menyebut langkah Eric ini sepenuhnya didasarkan motif politik. Tindakan Eric itu disebut sebagai upaya mengalihkan perhatian dari Yayasan Clinton yang selama ini dituding korup oleh Trump. Dia juga menuding bahwa Eric adalah antek partai yang menutup sebelah mata untuk Yayasan Clinton selama bertahun-tahun.

tr-the-641cb77ff6b803110b83e588bcab9681.jpg

Selain itu, kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, Donald Trump juga diduga diam-diam menyumbangkan donasi untuk Yayasan Clinton sejumlah 100 ribu dolar AS. Donasi Trump untuk Yayasan Clinton ini tercatat dalam sebuah dokumen pajak tahun 2009 silam.

Padahal, selama ini diketahui Trump kerap melayangkan kritikan untuk rivalnya Hillary Clinton dari Partai Demokrat. Hal ini terungkap setelah dokumen pajak yang dipublikasikan secara online, seorang donatur yang bernama Donald J Trump mengirimkan donasi untuk Yayasan Clinton.

Trump balik tuduh Clinton.

tr-trumo-34741167d49d4b5d6ecbbef1bbd53f61.jpg

Serangan balik pun didapatkan oleh pemilik Yayasan Clinton, Hillary Clinton. Dia juga dituduh oleh Trump telah menjalankan skema pay-to-play ketika menjabat sebagai sekretaris negara. Trump pun mendesak agar tuduhan yang dia layangkan segera diselidiki lebih mendalam. Lebih jauh, Trump juga menuntut Yayasan

Leonardo DiCaprio dan Pacar Alami Kecelakaan Mobil

BeritaBintang – Leonardo batal jadi pemandu acara penggalangan dana Hillary Clinton.

Aktor beken Leonardo DiCaprio mengalami kecelakaan mobil pada Sabtu sore (20/8/2016) di East Hampton Village, New York.

Panduan Judi Online melaporkan, Leo kecelakaan saat bersama pacarnya, Nina Agdal. Sebuah mobil Mini Cooper menghantam bagian belakang mobil mereka. Sebuah ambulan pun meluncur ke tempat kejadian usai dipanggil.

Sumber mengatakan, Leo dan Nina dalam keadaan baik-baik saja, dan bagian belakang mobil mereka penyok kecil.

“Tapi semua baik-baik saja. Itu mobil teman (Leo),” kata sumber.

Bintang The Revenant itu seharusnya menjadi pemandu acara penggalangan dana calon presiden Hillary Clinton yang dijadwalkan berlangsung Selasa di Los Angeles. Namun, Leo malah terjebak di New York sampai hari Rabu.

Akhirnya, Justin Timberlake dan istrinya Jessica Biel akan menggantikan Leo sebagai pemandu acara Bintangbola.