Haji Lulung

Sebar Ribuan Kondom ke PSK Jadi Cara Penanggulangan HIV/AIDS di Daerah Ini

BeritaBintangSebar Ribuan Kondom ke PSK Jadi Cara Penanggulangan HIV/AIDS di Daerah Ini

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) membagikan 1.400 kondom kepada Pekerja Seks Komersial (PSK) yang tinggal di Dukuh Mola (Kalimati Baru), Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

“Kondom kami bagikan ke pengelola dan ada yang langsung dibagikan ke PSK,” terang Sekretaris KPA Kobar Muhammad Erfin Hidayat di Pangkalan Bun.

Pembagian kondom, terang Erfin, merupakan langkah untuk mencegah penularan HIV/AIDS dari para PSK dan pengguna jasa. Saat ini, kondom masih menjadi satu-satunya alat paling efektif untuk mencegah penularan virus tersebut.

[Baca Juga -“Anies-Sandi Jadi Gubernur, Haji Lulung: KJP dan KJS Akan Lebih Baik!“]

Erfin mengatakan, cara yang ditempuh KPA Kobar membagikan kondom ini untuk menekan penularan HIV/AIDS. “Pembagian kondom dilakukan sesuai dengan petunjuk KPA pusat, supaya daerah bisa menekan temuan kasus baru,” imbuhnya.

Selain itu, KPA Kobar juga menggandeng sejumlah perkumpulan dan komunitas peduli HIV/AID. Selain membagikan Kondom, pihaknya juga melakukan pemeriksaan kesehatan. “Pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi penyakit infeksi menular seksual (IMS),” lanjut Erfin.

Data dari KPA Provinsi Kalteng, di Kobar terdapat 152 PSK yang terinfeksi HIV/AIDS, dengan rincian 134 orang terdeteksi HIV dan 18 divonis tertular AIDS. Dari jumlah itu, mendudukan Kabupaten Kobar masuk peringkat ketiga se-Kalteng.

Ahok Nangis di Pengadilan, Haji Lulung: Itu Mah Akting

BeritaBintang –  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Haji Lulung, menganggap tangisan Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat membacakan eksepsi dalam sidang perdana kasus dugaan penistaan agama hanyalah pura-pura.

“Ha ha ha, akting nangis dia. Masa bapaknya dibawa-bawa, Gus Dur dibawa-bawa, itu mah akting namanya,” ujar Lulung, seperti dikutip dari Judi Bola, Rabu (14/12/2016).

Lulung menilai, Ahok tidak menunjukkan penyesalan. Padahal, kata dia, seharusnya Ahok menyampaikan permohonan maaf saja, sambil berjanji tidak mengulanginya lagi.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara, Dwiyarso Budi Santiarto mengatakan, akan melanjutkan sidang kasus tersebut pada pekan depan, Selasa 20 Desember 2016.

“Persidangan hari ini kami tunda untuk acara tanggapan nota keberatan terdakwa dan penasehat hukum pada Selasa 20 Desember 2016 pukul 09.00 WIB,” ujarnya.

Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta waktu selama satu pekan untuk menyusun tanggapan atas nota keberatan terdakwa dan penasihat hukum.

Farhat Abbas: Haji Lulung Reinkarnasi Bung Karno

BeritaBintang – Pengacara kondang yang kerap mengundang kontroversi, Farhat Abbas turut meramaikan komentar dengan tagar #SaveHajiLulung di Twitter.  Farhat tak ketinggalan berkicau soal kisruh Gubernur DKI Jakarta dengan DPRD DKI Jakarta.

Lewat akun twitternya @farhatabbaslaw, mantan suami Nia Daniati itu ikut memanaskan suasana. Ia menuliskan Wakil Ketua DPRD DKi, Abraham Lunggana atau dikenal dengan sebutan Haji Lulung dengan ‘puji-pujian’. Farhat membuka tweet-nya dengan menuliskan Haji Lulung adalah solusi bagi bangsa.

“Haji lulung politikus yg tak banyak omong,orangnya pinter, rendah hati & bernurani, #SaveHajiLulung,” tulis Farhat.

Selanjutnya, Farhat juga menyinggung ‘kekuatan’ Lulung yang mana lebih baik dibanding Rhoma Irama maupun Ahok.

“Yang wakilnya rakyat itu haji lulung, kalo ahok wakilnya jokowi. #SaveHajiLulung,” tulis dia.

Dengan kepopulerannya di media sosial saat ini, Farhat pun menyinggung Lulung bisa juga menjadi capres 2019.

“Haji lulung capres 2019 juga lho ! #SaveHajiLulung,” kata Farhat

Bahkan Farhat menyebutkan politisi PPP itu merupakan perwujudan dari proklamator RI, Soekarno.

“Haji lulung itu renkarnasi bung karno ! #SaveHajiLulung
#SaveHajiLulung,”
tulisnya.

Seperti diketahui, selama kurang lebih dua hari tagar #SaveHajiLulung menjadi trending topik bahasan netizen Indonesia. Sejatinya tagar tersebut merupakan sindiran para netizen di Twitter, atas aksi Haji Lulung alias Abraham Lunggana yang memotong pembicaraan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dalam mediasi atas inisiatif Kementerian Dalam Negeri, Kamis, 5 Maret 201.

Rapat mediasi diadakan untuk menyelesaikan kemelut pembahasan RAPBD DKI Jakarta. Dalam mediasi ketegangan terjadi antara Ahok dan Lulung. Aksi politisi PPP itu memantik emosi Ahok, tak beberapa lama kericuhan pun terjadi.