Golden State Warriors

Grizzlies Hadirkan Kekalahan Beruntun bagi Spurs

BeritaBintangGrizzlies Hadirkan Kekalahan Beruntun bagi Spurs

San Antonio Spurs dipaksa menelan dua kekalahan beruntun. Dalam lanjutan NBA 2016-2017, Minggu 19 Maret 2017 WIB, Spurs tumbang dari Memphis Grizzlies dengan skor 96-104.

Spurs bertandang ke markas Grizzlies di FedEXForum, dengan misi bangkit usai kekalahan dari Portland Trail Blazers beberapa hari lalu.

Namun, Spurs memulai laga dengan buruk ketika tertinggal 18-29 dari Grizzlies di kuarter pertama. Masuk di kuarter kedua, Spurs bangkit dengan mencetak 25 poin berbanding 15 poin untuk menipiskan ketertinggalan menjadi 43-44.

[ Baca Juga  – Celtics Menang Tipis di Kandang Nets ]

Grizzlies masih unggul dalam perolehan angka di kuarter ketiga dengan memimpin 31-30 dan memimpin 75-73. Di kuarter pamungkas, Spurs kian tertinggal dari sang tuan rumah dan akhirnya kalah 96-104.

Kekalahan ke-16 Spurs musim ini pun membuat mereka masih tertahan di posisi kedua klasemen Wilayah Barat dengan rekor menang-kalah 52-16, selisih 2,5 laga dari Golden State Warriors di urutan pertama (55-14), yang menang 117-92 atas Milwaukee Bucks.

Isaiah Thomas Hadirkan Mimpi Buruk bagi Warriors

BeritaBintangIsaiah Thomas Hadirkan Mimpi Buruk bagi Warriors

Runner-up NBA musim lalu, Golden State Warriors di luar dugaan menelan kekalahan saat tampil di kandang sendiri, Oracle Arena dalam lanjutan NBA musim ini, Kamis 9 Maret 2017 WIB. Warriors takluk 88-99 dari Boston Celtics.

Isaiah Thomas menjadi mimpi buruk untuk Warriors. Point guard andalan Celtics itu menjadi pendulang poin terbanyak bagi timnya dengan 25 poin ditambah raihan tiga assist.

[ Baca Juga – Bawa Dallas Mavericks Atasi LA Lakers, Dirk Nowitzki Catatkan Rekor Gemilang ]

Sedangkan dari kubu Warriors, Klay Thompson tampil cemerlang dengan 25 poin, enam rebound, dan satu assist. Namun, itu belum cukup untuk Warriors.

Hasil ini mengakhiri dua kemenangan beruntun yang diraih Warriors. Namun, mereka masih kokoh di puncak klasemen Wilayah Barat dengan 52 kemenangan dan 12 kekalahan.

Perpindahan Pemain NBA Paling Mengejutkan

BeritaBintangPerpindahan Pemain NBA Paling Mengejutkan

satu perpindahan yang paling menyedot perhatian adalah pebasket kelahiran Washington DC, Amerika Serikat, Kevin durant. Pemain Oklahoma City Thunder itu memilih bergabung bersama tim rival yaitu Golden State Warriors.

Durrant tampil sebagai pemanas bursa transfer NBA di musim 2016. Dengan statusnya yang free agent, Durant bebas memilih klub. Ia pun memilih bergabung dengan Golden State Warriors yang memberikannya kontrak selama dua musim dengan banderol 54,3 juta dolar atau sekira Rp714 miliar.

Kepindahan Durant ini sempat membuat Komisioner NBA, Adam Silver, merasa resah. Sebab,  keberadaan satu tim yang terlalu kuat di liga cenderung berdampak kurang ideal bagi persaingan.

[Baca Juga –Golden State Warriors Hancurkan Chicago Bulls di Oracle Arena ]

Melihat rekam jejak Durant, ia belum pernah mencicipi bermain untuk Tim All-Stars sebelumnya. Meskipun, pria berusia 28 tahun itu memiliki catatan yang sangat baik dengan juara scoring MPV 2014 dan empat kali membawa Thunder ke Final NBA pada 2012. Ia pun berhasil ke final Wilayah Barat pada empat tahun terakhir.

Durant merasa kepindahannya ke tim rival tidaklah salah. Sebab, ia ingin meraih gelar juara bersama Golden State yang merupakan runner-up musim lalu.

Bergabungnya Durant ke Warriors Tak Membuat Pelatih Cavaliers Gusar

BeritaBintang –  Eks megabintang Oklahoma City Thunder (OKC), Kevin Durant sudah dipastikan bakal membela Golden State Warriors per musim depan. Meski demikian, hal ini tidak membuat gusar pelatih Cleveland Cavaliers yang notabene merupakan rival berat Warriors di NBA, Tyronn Lue.

“Orang-orang menjadi marah dengan apa yang ia (Durant) lakukan, tetapi bagi saya yang telah menjadi pemain dan pelatih. ketika Anda bebas berstatus free agent, Anda berarti bebas menentukan apapun. Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan. Ia memilih untuk bergabung bersama Warriors, itu pilihannya,” celoteh Lue seperti dimuat BintangBola.Co , Selasa (19/7/2016).

“Di sisi lain, mereka tidak mengatakan apa pun atau marah ketika para pemain diberhentikan atau ditukar. Tidak ada satu kata pun untuk hal itu. Tetapi ketika pemain memilih tim di mana ia ingin bermain, itu menjadi masalah besar. Saya benar-benar tidak memahaminya. Saya menyukai KD. Saya mendukung apa pun yang ia ingin lakukan,” cetus sang pelatih lagi.

“KD tahu bahwa akan ada kritikan ketika ia memutuskan pergi dan bergabung bersama Warriors, tetapi ia melakukan hal yang ia rasa adalah hal yang terbaik untuk dirinya sendiri dan untuk kariernya. Kami sendiri tidak terlalu memusingkan apalagi takut dengan kekuatan Warriors musim depan, kami hanya akan fokus pada permainan kami sendiri,” pungkasnya.

Damien Lillard: Gabung Warriors? Jelas Tidak!

BeritaBintang – Bursa transfer NBA tampaknya sedang begitu menggeliat. Banyak perpindahan pemain dari satu tim ke tim yang lain secara tak terduga. Hal itu pun menyeret nama Damian Lillard pada rumor transfer.

Pemain yang membela Portland Trail Blazers tersebut dikabarkan tertarik untuk bergabung dengan Golden State Warriors. Namun dengan tegas, pemain berusia 26 tahun tersebut menampik memiliki keinginan untuk bergabung dengan Warriors.

Warriors belum lama ini baru saja merekrut pemain kelas wahid, Kevin Durant. Pemain yang sebelumnya membela Oklahoma City Thunder tersebut memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Thunder dan rela berstatus sebagai free agent sebelum direkrut oleh Warriors.

Lillard memang sejak awal kariernya di NBA sudah membela Blazers. Pemain berusia 26 tahun tersebut dipilih oleh tim yang bermarkas di Moda Center pada event NBA Draft 2012. Empat tahun bersama Blazers, Lillard dua kali terpilih sebagai pemain All Star NBA.

“Bergabung dengan Warriors? Jelas Tidak!” ujar Lillard seperti dikutip dari laman Panduan Judi Online , Jumat (15/7/2016).

Bukan Cavaliers yang Layak Masuk Final NBA Musim Lalu

BeritaBintangOAKLAND – Salah satu pilar andalan Golden State Warriors, Andre Iguodala menilai, seharusnya bukan Cleveland Cavaliers yang masuk final pada musim lalu. Menurutnya, tim yang lebih layak untuk berada di babak puncak adalah Oklahoma City Thunder.

Di mata eks pemain Philadelphia 76ers tersebut, Thunder bermain lebih baik ketimbang siapa pun di NBA. Bahkan jika dibandingkan dengan timnya sendiri, Iguodala berpendapat Thunder masih jauh lebih baik.

Musim depan Thunder tak akan lagi diperkuat oleh sang ace, Kevin Durant. Pemain yang berposisi sebagai small forward ini sudah berseragam Warriors. Maka dengan otomatis Thunder kini hanya memiliki sosok Russell Westbrook yang bisa dijadikan andalan.

“Oklahoma City Thunder bermain lebih baik. Mereka tampil baik daripada siapa pun ketika melawan kami,” ujarnya seperti dikutip dari TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Sabtu (16/7/2016).

“Mereka adalah penantang kami yang jauh lebih baik ketimbang Cleveland. Beberapa hal yang mereka lakukan begitu luar biasa,” tambahnya.

Kevin Durant: Saya Bahagia Bisa Bergabung dengan Warriors

BeritaBintangSmall forward Kevin Durant akhirnya resmi dikenalkan kepada publik Golden State Warriors pada Jumat (8/7/2016) pagi WIB. Durant mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa bergabung dengan juara NBA musim 2014-2015 tersebut.

Durant memutuskan untuk hijrah setelah menolak untuk memperpanjang kontraknya bersama Oklahoma City Thunder. Dirinya sempat dikait-kaitkan dengan beberapa nama tim lain seperti Los Angeles Lakers, Los Angeles Clippers, hingga Chicago Bulls.

Namun pada akhirnya Durant memilih untuk bergabung dengan tim yang berbasis di Oakland tersebut. Salah satu faktornya diyakini Durant ingin mengejar impiannya untuk menjadi juara NBA, dan Warriors memiliki peluang besar untuk meraih hal tersebut di musim depan.

Ini merupakan tim kedua selama 11 tahun kariernya di NBA. Sebelum pindah ke Warriors, sejak 2007 hingga 2016 ia membela Oklahoma City Thunder. Prestasi tertingginya bersama Thunder yakni membawa Thunder menggapai final NBA pada 2012. Sayangnya pada saat itu Durant gagal mempersembahkan gelar karena kalah dari Miami Heat.

“Saya menjalani prosesnya dengan cukup melelahkan. Banyak perhatian kepada saya ketika berada di posisi seperti ini. Ketika saya bertemu dengan mereka (pihak Warriors), saya merasa nyaman. Semuanya berlangsung secara natural. Saya merasa luar biasa, saya sangat bahagia bisa mendapatkan kesempatan seperti ini,” jelasnya seperti dikutip dari Bintangbola.co, Jumat (8/7/2016).

Warriors Tak Boleh Remehkan Thunder

BeritaBintang –LAGA panas akan tersaji pada babak final NBA Wilayah Barat yang mempertemukan juara bertahan Golden State Warriors dengan Oklahoma City Thunder. Warriors mencapai babak final usai menumbangkan Portland Trail Blazers dengan skor 4-1, sementara Thunder menghabisi San Antoino Spurs 4-2.

Sebagai juara bertahan, Warriors tentu ingin kembali mengulangi capaian musim lalu yakni masuk ke babak final NBA. Demi mewujudkan hal itu, Warriors dapat dipastikan akan kembali mengandalkan sang ace, Stephen Curry.

Curry yang musim ini tampil gemilang akan jadi motor serangan bersama Klay Thompson. Bisa dikatakan sepanjang musim ini kesuksesan yang diraih oleh Warriors tidak lepas dari duet kedua pemain tersebut.

Sementara untuk Thunder, menggapai babak final adalah hal yang sudah lama diinginkan. Maklum saja karena tim yang bermarkas di Chesapeake Arena tersebut terakhir kali menggapai babak puncak NBA yakni empat tahun silam atau tepatnya pada 2012.

Sayangnya pada saat itu Thunder ditumbangkan oleh kedigdayaan Miami Heat dengan skor 4-1. Thunder bisa mengulangi prestasinya tersebut musim ini jika dua pemain andalan mereka, Russell Westbrook dan Kevin Durant, bisa tampil gemilang selayaknya di musim reguler dan babak playoff.

Imbas permainan baik kedua pemain sudah terbukti ketika Thunder membungkam tim kuat San Antonio Spurs di babak semifinal wilayah barat. Tanpa ampun, tim yang dulu bernama Seattle Supersonics menghabisi juara NBA 2014 tersebut dengan kedudukan 4-2.

Selama musim reguler, kedua tim sudah bertemu sebanyak tiga kali. Dari tiga pertemuan tersebut, Warriors sukses memenangkan semuanya. Tentu keberhasilan itu jadi keuntungan untuk tim asal Bay Area tersebut, akan tetapi mereka tetap saja tidak bisa meremehkan kejutan yang bakal diberikan oleh Thunder.

Jadwal pertandingan final Golden State Warriors vs Oklahoma City Thunder (semua dalam waktu Indonesia):

Game 1 — 17 Mei 2016 di Golden State, jam 8 pagi WIB.

Game 2 — 19 Mei 2016 di Golden State, jam 8 pagi WIB.

Game 3 — 23 Mei 2016 di Oklahoma City, jam 7 pagi WIB.

Game 4 — 25 Mei di Oklahoma City, jam 8 pagi WIB.

Game 5 — 27 Mei di Golden State. jam 8 pagi WIB.

Game 6 — 29 Mei di Oklahoma City. jam 8 pagi WIB.

Game 7 — 1 Juni di Golden State. jam 8 pagi WIB.

LA Lakers Tunjuk Luke Walton sebagai Pelatihnya

BeritaBintang –LA Lakers akhirnya sepakat menunjuk Luke Walton menjadi pelatih kepala di musim 2016/2017. Mantan asisten pelatih Golden State Warriors tersebut dinilai bukanlah orang asing di klub basket yang bermarkas di Los Angeles tersebut.

Memang pria berusia 36 tahun tersebut pernah mengenakan jersey Lakers dan membawa dua kali juara NBA. Bahkan Walton sebenarnya sudah lama diincar Lakers karena terkesan dengan gaya melatihnya.

Pengumuman pemilihan Walton sebagai pelatih, diungkapkan oleh manajer umum klub yakni Mitch Kupchak. Ia senang dengan karier mantan pemainnya tersebut karena memiliki kecerdasan dalam membina pemain muda.

“Kami sangat gembira untuk membawa Luke kembali ke Los Angeles, di mana kita merasa dia akan memulai karier kepelatihannya yang luar biasa. Kecerdasannya dalam membina pemain muda menjadi salah satu faktor mengapa Lakers memilihnya. Dan kami merasa beruntung bahwa dia akan memimpin masa depan lapangan tim kami,” ucap Mitch Kupchak, menukil Taruhan Bola Online, Minggu (1/5/2016).

Sementara itu, Walton tak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah dipilih menjadi pelatih baru Lakers. Kendati ia merasa berat karena memiliki kenangan bersama tim yang berbasis di Oakland tersebut.

“Saya sangat mencintai setiap kenangan sewaktu masih bersama Golden State Warriors, terutama ketika belajar dengan Steve Kerr. Pada kesempatan ini saya ingin berterima kasih kepada Kerr dan tim. Tapi yang perlu diingat bahwa ini merupakan impian saya untuk bisa menjadi pelatih kepala,”

LA Lakers Tunjuk Luke Walton sebagai Pelatihnya

BeritaBintang –LA Lakers akhirnya sepakat menunjuk Luke Walton menjadi pelatih kepala di musim 2016/2017. Mantan asisten pelatih Golden State Warriors tersebut dinilai bukanlah orang asing di klub basket yang bermarkas di Los Angeles tersebut.

Memang pria berusia 36 tahun tersebut pernah mengenakan jersey Lakers dan membawa dua kali juara NBA. Bahkan Walton sebenarnya sudah lama diincar Lakers karena terkesan dengan gaya melatihnya.

Pengumuman pemilihan Walton sebagai pelatih, diungkapkan oleh manajer umum klub yakni Mitch Kupchak. Ia senang dengan karier mantan pemainnya tersebut karena memiliki kecerdasan dalam membina pemain muda.

“Kami sangat gembira untuk membawa Luke kembali ke Los Angeles, di mana kita merasa dia akan memulai karier kepelatihannya yang luar biasa. Kecerdasannya dalam membina pemain muda menjadi salah satu faktor mengapa Lakers memilihnya. Dan kami merasa beruntung bahwa dia akan memimpin masa depan lapangan tim kami,” ucap Mitch Kupchak, menukil Indowins, Jumat(13/5/2016).

Sementara itu, Walton tak bisa menyembunyikan kegembiraannya setelah dipilih menjadi pelatih baru Lakers. Kendati ia merasa berat karena memiliki kenangan bersama tim yang berbasis di Oakland tersebut.

“Saya sangat mencintai setiap kenangan sewaktu masih bersama Golden State Warriors, terutama ketika belajar dengan Steve Kerr. Pada kesempatan ini saya ingin berterima kasih kepada Kerr dan tim. Tapi yang perlu diingat bahwa ini merupakan impian saya untuk bisa menjadi pelatih kepala,” pungkas  Walton.