Giacomo Agostini

Giacomo Agostini: Rossi Kandidat Terkuat Juara Dunia MotoGP 2017!

BeritaBintang –  Giacomo Agostini: Rossi Kandidat Terkuat Juara Dunia MotoGP 2017!

Pesona Valentino Rossi sebagai salah satu pembalap papan atas di kejuaraan dunia MotoGP memang masih belum menunjukkan tanda-tanda bakal mengelami penurunan. Hal tersebut terbukti dengan status The Doctor sebagai pembalap dengan popularitas tertinggi di MotoGP.

Hal tersebut memang bisa dibilang sangat wajar, mengingat Rossi sendiri memang sudah memiliki perjalanan karier yang sangat panjang di MotoGP. Bahkan ketika dirinya sudah berusia 38 tahun, Rossi masih tetap ikut bagian dalam kejuaraan dunia sepeda motor itu.

Bukan hanya sekadar berpartisipasi, kiprah Rossi di MotoGP bisa dikatakan cukup gemilang. Bahkan dalam dua musim terakhir, Rossi mampu meraih predikat sebagai runner-up dan bukan tak mungkin di MotoGP 2017 ia justru menjadi juara dunia.

{ Baca Juga : ” Raih Piala FA, Bukti Arsene Wenger Masih Pelatih Terbaik untuk Arsenal}

Mengetahui kondisi tersebut membuat salah satu legenda MotoGP, Giacomo Agostini, memberikan komentarnya. Ia mendukung penuh rencana Rossi untuk bisa menyabet gelar juara dunia MotoGP musim ini, apabila

“Jika terus berada di depan, tentu Vale jadi kandidat terkuat juara dunia tahun ini. Tapi Marc Marquez dan Maverick Vinales sangat cepat dan lebih berani mengambil risiko. Hal inilah yang membuat perbedaan,” jelas Agostini, seperti disadur dari AGEN BOLA TERBAIK, Selasa (30/5/2017).

 

Sportpedia: Lima Pembalap Tersukses di Kelas 500cc/MotoGP

BeritaBintang – GELARAN balap MotoGP, menjadi salah satu olahraga paling populer di dunia. Meski memiliki risiko tinggi, nyatanya banyak orang yang bercita-cita untuk menjadi rider MotoGP suatu hari nanti. Oleh karena itu, mereka berlatih sejak dini untuk mewujudkan cita-citanya dan meraih kesuksesan.

Namun kenyataannya, tidak banyak pembalap yang mampu berprestasi saat mereka naik ke kelas MotoGP. Beberapa pembalap jelas terlihat kesulitan, apalagi jika harus bersaing dengan riderrider yang menghuni tim pabrikan.

Kendati demikian, berada di tim pabrikan bukan menjadi jaminan seseorang dapat meraih gelar juara dunia. Sebut saja Dani Pedrosa. Rider asal Spanyol itu belum pernah sekalipun merasakan indahnya merengkuh gelar MotoGP bersama Tim Repsol Honda.

Bahkan menurut data statistik, tidak banyak pembalap yang sukses meraih gelar juara dunia sejak pertama kali gelaran MotoGP atau yang dulu dikenal dengan kelas 500cc dilaksanakan. Berikut, Panduan Judi Online merangkum lima pembalap tersukses di kelas 500cc/MotoGP.

5. John Surtees (4 kali)

Selepas satu dekade berlangsungnya gelaran MotoGP, muncul satu nama yang sempat membuat gempar para pencinta balap motor kelas premium. Pembalap asal Inggris, John Surtees, sukses meraih tiga kali gelar juara dunia beruntun sejak musim 1958-1960. Sebelumnya, pada 1956, Surtess juga sukses meraih gelar juara.

4. Geoff Duke (4 kali)

Tidak hanya John Suertees, Geoff Duke juga sempat menguasai gelaran MotoGP di tahun 50-an. Berawal di musim 1951, bersama Tim Norton, Duke sukses menjadi juara dengan lima kemenangan dari delapan seri. Dua musim selanjutnya, Duke kembali merajai gelaran MotoGP atau kelas 500cc. Tidak tanggung-tanggung, pembalap asal Inggris ini sukses menjadi juara tiga kali beruntun.

3. Mick Doohan (5 kali)

Berlanjut ke era 90-an, ada satu nama yang sukses mencuri perhatian. Pembalap asal Australia, Mick Doohan berhasil meraih kesuksesan bersama pabrikan Honda. Ia berhasil merengkuh lima kali gelar juara dunia secara beruntun sejak musim 1994-1998.

2. Valentino Rossi (7 kali)

Di era modern seperti saat ini, hampir dipastikan tidak ada yang tidak mengenal sosok Valentino Rossi. Rider asal Italia itu kini menjadi salah satu pembalap tersukses di ajang MotoGP. Pembalap berjuluk The Doctor tersebut sukses merengkuh tujuh gelar juara dunia sejak naik ke kelas MotoGP.

1. Giacomo Agostini (8 kali)

Mungkin tidak banyak atau bahkan lupa dengan sosok Giacomo Agostini. Memulai karier di kelas 500cc pada musim 1965, ternyata Agostini merupakan pemegang gelar juara dunia terbanyak. Total, rider asal Italia itu sukses mengumpulkan delapan kali gelar juara dunia.

Rossi Raja Podium!

BeritaBintang

VALENTINO Rossi dikenal sebagai legenda balap kelas utama. The Doctor –julukan Rossi– telah meraih tujuh gelar juara di kelas tersebut. Rider berpaspor Italia itu hanya terpaut satu gelar juara dari Giacomo Agostini yang meraih trofi terbanyak.

Rossi memang kalah dari segi trofi, namun, tidak halnya dalam hal podium. Semenjak turun membalap di kelas 125 cc pada 1996, Rossi sudah 211 kali naik podium, sementara Agostini hanya meraih 159 podium.

Dari 211 kali naik podium, meraih posisi teratas adalah yang tersering diraih rider berusia 37 tahun tersebut. Rossi 122 kali meraih kemenangan, 55 kali finis di posisi dua dan 44 kali duduk di tangga ketiga.

Sementara kampiun MotoGP 2015, Jorge Lorenzo, gagal menduduki posisi tiga besar. X-Fuera –julukan Lorenzo– hanya menduduki tangga kelima dengan raihan 135 podium. Perhitungan podium ini tak hanya raihan di kelas utama, namun juga dari kelas-kelas di bawahnya.

Berikut ini 50 pembalap dengan peraih podium terbanyak, melansir dari Speedweek, Senin (14/3/2016).

Posisi, pembalap, jumlah podium, posisi satu, dua dan tiga:

1 Valentino Rossi 211 112 55 44

2 Giacomo Agostini 159 122 35 2

3 Dani Pedrosa 141 51 50 40

4 Angel Nieto 139 90 35 14

5 Jorge Lorenzo 135 61 46 28

6 Phil Read 121 52 44 25

7 Mike Hailwood 112 76 25 11

8 Max Biaggi 111 42 41 28

9 Loris Capirossi 99 29 34 36

10 Jim Redman 98 45 33 20

11 Mick Doohan 95 54 31 10

12= Casey Stoner 89 45 17 27

12= Luigi Taveri 89 30 33 26

14 Toni Mang 84 42 25 17

15 Eugenio Lazzarini 81 27 35 19

16= Eddie Lawson 78 31 31 16

16= Marc Marquez 78 50 16 12

18 Luca Cadalora 72 34 22 16

19 Andrea Dovizioso 70 10 29 31

20 Carlo Ubbiali 68 39 20 9

21 Alex Criville 66 20 21 25

22 Wayne Rainey 65 24 22 19

23 Marco Melandri 62 22 20 20

24= Jorge Martinez 61 37 14 10

24= Pierpaolo Bianchi 61 27 17 17

26 Stefan Dörflinger 58 18 27 13

27 Randy Mamola 57 13 25 19

28 Tetsuya Harada 55 17 26 12

29 Kent Andersson 53 18 15 20

30= Barry Sheene 52 23 13 16

30= Wayne Gardner 52 18 20 14

32 Kevin Schwantz 51 25 13 13

33= Geoff Duke 50 33 7 10

33= Ralf Waldmann 50 20 15 15

Valentino Rossi Bisa Pecahkan Rekor Legenda MotoGP

BeritaBintang – Legenda balap MotoGP, Giacomo Agostini menilai Valentino Rossi punya peluang untuk memecahkan rekor miliknya sebagai orang yang meraih jumlah kemenangan terbanyak dalam sejarah balap motor dunia.

Meski peluangnya kecil, namun peluang itu tetap ada.

Dia akan meminta Rossi untuk mentraktirnya makan malam jika berhasil memecahkan rekornya.

“Saya masih memegang beberapa rekor. Valentino sangat dekat untuk terus menambah jumlah kemenangan.”

“Saya memiliki 123 kemenangan dan ia memiliki 112. Sangat dekat. Ada kemungkinan dia akan memecahkan rekor itu, ” kata Agostini dilansir Crash.net.

“Semua orang suka membuat rekor. Tidak ada yang suka dikalahkan! Tapi aku lebih suka ada beberapa pebalap yang sangat baik untuk bisa memecahkan rekor saya. Dan saya berharap ketika Valentino mematahkan rekor saya dia akan mentraktir saya untuk makan malam!”

Rossi telah memecahkan rekor Ago khusus kelas 500cc/MotoGP.

Jika meraih gelar juara Kedelapan kali, dia akan menyamai jumlah juara legenda asal Italia itu.

Keberhasilan tersebut akan menempatkan Rossi bersama Agostini sebagai pebalap terhebat yang pernah ada.

“Dan itu tidak mungkin bagi saya untuk membuat data statistik, karena saat ini yang memberikan emosi kepada orang-orang itu siapa? Dia adalah Valentino, bukan aku. Masa saya sudah lewat 20 tahun lalu, sekarang masanya orang lain. Semua [pebalap besar] adalah juara yang hebat,” katanya.

Ago juga memberikan tips kepada Rossi untuk memiliki mental yang tetap gembira meski menghadapi tekanan saat mengejar gelar juara.

Rossi, 36 dan pembalap tertua di grid sedang bersaing ketat dengan rekan setimnya, Jorge Lorenzo untuk mengejar gelar juara musim ini.

Lorenzo adalah juara pada tahun 2012, sementara Rossi terakhir kali juara pada musim 2009.

“Valentino sudah mengerti tahu [apa yang harus dilakukan], terutama ketika kita sampai ke akhir balapan dengan lebih banyak kegembiraan dan tekanan. Saya pikir dia terbaik karena ia memiliki banyak pengalaman dan tentu saja dia memiliki keunggulan poin,” katanya.

Gelar Juara Dunia 80 Persen Milik Valentino Rossi

BeritaBintang – Ketatnya persaingan menuju mahkota juara dunia MotoGP musim ini mengerucut menjadi pertarungan antara dua pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Keduanya kini hanya berjarak 23 poin. Baik Valentino Rossi maupun Jorge Lorenzo sama-sama tak meraih podium di seri terahir di Sirkuit Misano.

Hanya, Rossi masih ‘beruntung’ lantaran mampu menuntaskan drama di sirkuit itu dengan raihan poin lewat cara finis di posisi lima. Berbeda dari Jorge Lorenzo yang malah gagal finis lantaran terjatuh.

Soal persaingan keduanya, pebalap legendaris Giacomo Agostini angkat bicara. Perbedaan 23 poin di kompetisi super ketat seperti MotoGP bukanlah sesuatu yang mudah dilewati. Sang legenda punya prediksi, Valentino Rossi bisa meredam perlawanan Jorge Lorenzo.

“Tak mudah mengejar 23 poin, terutama saat pemimpin klasemen dipegang oleh orang seperti Valentino Rossi. Peluang memang masih terbuka bagi keduanya, namun 80 persen gelar milik Valentino Rossi,” ujar mantan pebalap yang kini berusia 73 tahun

Pemegang gelar juara dunia 8 kali tersebut menyebut baik Valentino Rossi maupun Jorge Lorenzo punya skill membalap mumpuni. Namun, Valentino Rossi unggul dalam hal pengalaman.

“Pebalap seperti Valentino Rossi tahu bagaimana memenangkan lomba dan meraih poin,” katanya.

Marquez Bertekad Libas Rossi dan Lorenzo di Brno

BeritaBintang – Juara bertahan MotoGP, Marc Marquez, berusaha mengejar gelar GP ketiga melalui GP Ceko di Brno untuk mempertipis ketinggalannya dari para pebalap tim Yamaha.

Pebalap Yamaha asal Italia, Valentino Rossi, kini memimpin klasemen dengan mengumpulkan 195 poin dan diikuti rekan setimnya dari Spanyol, Jorge Lorenzo, yang mengumpulkan 186 poin.

Marquez yanvg merupakan juara 2013 dan 2014 saat ini menempati peringkat tiga dengan 139 poin, menyusul penampilannya yang buruk di awal musim lomba.

Pebalap berusia 22 tahun ini merebut gelar kedua di Indianapolis pekan lalu dengan diikuti dua pebalap Yamaha, Lorenzo dan Rossi. “Tentu kami masih percaya diri, meski kami tahu ini akan sangat sulit,” kata Marquez.

“Kami tahu dua pebalap Yamaha memiliki kecepatan luar biasa dan kami ingin mengalahkan mereka dalam setiap lomba. Namun, untuk menandingi mereka, kami butuh usaha yang keras,” lanjut Marquez.

“Kami akan mencoba berkonsentrasi sejak awal lomba di Brno,” ungkap dia lagi.

Tahun lalu di GP Ceko, Marquez gagal memecahkan rekor pebalap legendaris Giacomo Agostini saat memenangi gelar juara ke-10 secara berturut-turut karena hanya menempati posisi empat.

Peringkat sementara:
1. Valentino Rossi (ITA/Yamaha) 195
2. Jorge Lorenzo (ESP/Yamaha) 186
3. Marc Marquez (ESP/Honda) 139
4. Andrea Iannone (ITA/Ducati) 129
5. Bradley Smith (GBR/Yamaha) 97
6. Andrea Dovizioso (ITA/Ducati) 94
7. Dani Pedrosa (ESP/Honda) 80
8. Cal Crutchlow (GBR/Honda) 74
9. Pol Espargaro (ESP/Yamaha) 73
10. Maverick Vinales (ESP/Suzuki) 62
11. Danilo Petrucci (ITA/Ducati) 57
12. Aleix Espargaro (ESP/Suzuki) 46
13. Yonny Hernandez (COL/Ducati) 36
14. Scott Redding (GBR/Honda) 33
15. Hector Barbera (ESP/Ducati) 20