GB

Xiaomi Mi 5 Cetak Skor Mengesankan, 179.566 di AnTuTu

BeritaBintang – Tak lama diperkenalkannya secara global oleh Xiaomi, smartphone Mi 5 andalannya kini mejeng di aplikasi AnTuTu Benchmark dengan mencatat skor mengesankan yakni 179.566.

Sebagaimana diwartakan Phone Arena, Minggu (20/3/2016), dengan mencetak skor tersebut, pantas membuat Mi 5 bisa disejajarkan dengan smartphone flagship buatan Apple dan Samsung.

Sebelumnya, manufaktur asal China tersebut telah memperkenalkan Mi 5 di ajang MWC 2016 kemarin oleh VP of International Xiaomi, Hugo Barra dan perangkat ini mendapat perhatian penuh oleh khalayak ramai.

Xiaomi Mi 5 dibuat melalui proses panjang, di mana ponsel flagship ini didukung material keramik, layar 5,15 inci dengan resolusi 1080 x 1920 pixel. Salah satu faktor yang dinanti handset ini ialah dapur pacunya disokong oleh chipset Snapdragon 820.

Prosesor quad-core dengan kecepatan 2.15 GHz yang dipadukan dengan RAM 4 GB, dan GPU Adreno 530. Pada sektor fotografi, kamera belakang 16 MP dibekali sensor Sony IMX298 dengan teknologi autofokus PDAF yang cepat.

Kamera depan 4 MP baik untuk pecinta selfie, dan video chat. Sedangkan untuk menyimpan data telah disediakan storage internal 128 GB, serta kapasitas baterai 3.000 mAh dapat melakukan isi ulang baterai cepat melalui fitur Quick Charge 3.0.

Selain itu, terdapat pula teknologi fitur pemindai sidik jari alias fingerprint, yang sudah ditanamkan pada tombol Home Mi 5 tepat di bagian bawah layar. Termasuk teknologi NFC yang kembali muncul di ponsel anyar Xiaomi ini, munculnya NFC dikaitkan dengan rencana perusahaan untuk menghadirkan sistem pembayaran digital ala Apple Pay.

Smartfren Rilis Dua Modem Wi-Fi 4G LTE

BeritaBintang – Setelah meluncurkan lima ponsel pintar 4G LTE, perusahaan telekomunikasi Smartfren kini juga meluncurkan dua modem portabel atau populer disebut mobile Wi-Fi router (MiFi) yang mendukung koneksi 4G LTE namun tidak mendukung jaringan CDMA.

Dua produk itu diberi nama Andromax M2P buatan Huawei dan Andromax M2Y buatan Haier. Keduanya dihargai Rp 400 ribu dan siap dipasarkan sebanyak 1 juta perangkat.

Hal yang membedakan antara keduanya adalah pembekalan kapasitas baterai, di mana Andromax M2P dibekali kapasitas 1.500 mAh dan Andromax M2Y sebesar 2.000 mAh. Andromax M2Y juga dibekali slot kartu memori eksternal MicroSD hingga 32 GB.

Head of Device Planning and Management Smartfren Telecom, Sukaca Purwokardjono mengatakan, secara teori kecepatan dua MiFi ini bisa tembus 100 Mbps karena telah mengadopsi teknologi LTE Cat4 atau kategori empat.

“Satu MiFi dapat terkoneksi dengan 32 perangkat secara bersamaan, baik komputer, ponsel pintar, dan tablet,” kata Sukaca dalam acara peluncuran Smartfren Andromax MiFi 4G LTE di Bali, Jumat (19/6).

Sukaca menjelaskan kedua MiFi mendukung standar pengantaran data Time Division Duplex (TDD) di spektrum 2.300 MHz dan Frequency Division Duplex (FDD) di spektrum 850 MHz. Perangkat ini dikunci agar tidak bisa memakai kartu SIM dari operator lain.

Sayangnya, Smartfren merancang agar kedua produk tersebut tidak mendukung CDMA karena mereka melakukan penghematan cip yang dibekali pada perangkat ini. “Kalau kami tambahkan cip antena yang mendukung CDMA, harganya tidak bisa Rp 400 ribu, mungkin bisa Rp 600 ribu,” jelas Sukaca.

Jaringan CDMA Smartfren bakal difokuskan untuk layanan telepon (voice) dan pesan teks (SMS), namun masih akan dimanfaatkan untuk layanan data (Internet) bagi pelanggan yang memakai ponsel pintar lawas. Sementara teknologi 4G LTE fokus melayani Internet.

Berbeda dengan paket Internet ponsel pintar, untuk paket Internet perangkat MiFi ini disediakan isi ulang pulsa sebesar Rp 100 ribu untuk kuota 19 GB per bulan.

Perusahaan akan menjual perangkat MiFi mulai hari ini di kawasan tengah dan timur Indonesia yang sementara memakai jaringan uji coba 4G LTE Smartfren. Anak usaha kelompok bisnis Sinar Mas ini rencananya baru resmi mengkomersialkan layanan 4G LTE pada semester kedua 2015.

Apple Rilis MacBook Anyar Super Tipis, Harganya?

BeritaBintang – Setelah lama diisukan, Apple akhirnya merilis sebuah MacBook anyar dalam sebuah acara bertajuk Apple Spring Foward, yang digelar di Yerba Buena Center, Selasa (10/3/2015).

Perangkat bernama MacBook ini bukanlah pengganti MacBook Air maupun MacBook Pro. Spesifikasinya nyaris sama dengan yang sebelumnya telah dirumorkan. Salah satunya adalah Apple menggunakan layar Retina berukuran 12 inch di perangkat super tipis ini.

Bisa dibilang perangkat ini menjadi gabungan antara MacBook Pro dan MacBook Air. Sekaligus jawaban Apple atas permintaan para pengguna MacBook Air yang mendambakan layar Retina beresolusi tinggi.

Layar Retina 12 inch-nya mempunyai resolusi 2.304 x 1.440 pixel dengan edge to edge cover glass. Layar ini dikatakan lebih irit 30% daya dibanding pendahulunya.

Dari segi spek, prosesornya menggunakan Intel Core M dual core berkecepatan 1,2 GHz. Prosesor ini tak membutuhkan kipas sebagai pendinginnya. Ada juga RAM 8 GB, dengan storage SSD berkapasitas mulai dari 256 GB.

MacBook anyar ini lebih tipis 24% dibanding MacBook Air, atau tepatnya 13,1 mm berbanding 17,3 mm, dengan berat hanya 2 pound atau sekitar 0,9 Kg. Dan Apple membenamkan sebuah teknologi trackpad anyar yang berjuluk Force Touch.

Dengan resolusi layar yang lebih besar, konsumsi baterainya pun akan lebih boros. Untuk itu Apple membenamkan baterai dengan kapasitas 35% lebih besar, sehingga baterainya diklaim tetap bisa bertahan sekitar 10 jam untuk memutar video.

MacBook anyar ini akan dijual mulai 10 April mendatang dengan harga termurah USD 1.299 atau sekitar Rp 16,9 juta (USD 1 = Rp 13.000). Sementara untuk spek tertinggi akan dilepas dengan harga USD 1.599. Pilihan warnanya ada tiga, yaitu silver, space gray, serta gold.