Free Practice

Alasan Valentino Rossi Pilih Sasis Standar di Assen

BeritaBintangASSEN – Rider veteran Movistar Yamaha, Valentino Rossi menyatakan dirinya tak akan memakai sasis baru motor YZR-M1 terhitung sejak hari ini dalam pekan balap MotoGP Belanda di Sirkuit Assen. The Doctor menyatakan hal ini, meski ia berhasil menduduki posisi kedua pada sesi Free Practice kedua (FP2) awal yang digelar Jumat 24 Juni 2016 malam WIB saat memakai sasis baru tersebut.

Seperti diketahui, sasis ini telah dijajal Rossi dan sang tandem, Jorge Lorenzo, di sesi uji coba setelah MotoGP Catalunya beberapa waktu lalu. Meski begitu, Rossi yakin dengan sasis baru ini, performanya sebenarnya tak jauh berbeda dengan saat memakai sasis standar.

“Kami menjajal beberapa sasis di Catalunya, tapi saya tak yakin soal peningkatannya. Jadi kini (di FP1 dan FP2 MotoGP Belanda) kami menjajalnya lagi di lintasan berbeda. Pada akhirnya saya memilih yang standar saja, karena bagian depan motor terasa lebih baik. Terhitung hari ini, sejak FP3, FP4, sesi kualifikas, dan race, saya akan pakai sasis standar. Tak ada perbedaan besar. Hanya modifikasi kecil,” terang Rossi, seperti dimuat TaruhanBolaOnline, Sabtu (25/6/2016).

Di sesi FP2 sendiri, Rossi hanya tertinggal 0,004 detik dari jagoan Ducati Corse, Andrea Iannone yang mencetak waktu tercepat. The Doctor pun mengaku puas atas modifikasi yang dilakukan timnya di sesi ini, setelah dirinya kesulitan di FP1 dimana rider kebanggaan Italia itu tercecer di posisi tujuh.

“Ini hari yang baik, karena saya sedikit kesulitan di FP1. Kami punya banyak masalah, namun di fp2 kami memodifikasi motor dan keseimbangannya hingga mendapatkan peningkatan performa. Saya merasa nyaman dan cukup kompetitif dari awal sampai akhir sesi. Memang disayangkan Andrea mengalahkan saya, tapi saya kompetitif!” jelasnya.

Rossi Ngaku Sulit Bersaing dengan Marquez

BeritaBintang –Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, agak merendah jelang tampil di race kedua MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Senin 4 April 2016 dini hari WIB. The Doctor –julukan Rossi– mengaku sulit bersaing dengan pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, di balapan nanti.

Marquez dan Rossi mendapat posisi start yang baik. Baby Alien –julukan Marquez– berhasil meraih pole position, sementara Rossi berada tepat di bawahnya.

Tak heran Rossi berpendapat demikian. Marquez begitu dominan sejak mengawali Free Practice (FP) hingga kualifikasi.

Terlepas dari hasil tersebut, persaingan sengit antara Marquez dan Rossi bukan tak mungkin dapat terjadi. Sebab keduanya sempat bersaing ketat pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Termas de Rio Hondo pada MotoGP 2015.

Saat itu Marquez dan Rossi bersaing ketat dari awal hingga lap terakhir. Namun, Marquez mengalami nasib sial karena terjatuh usai menyenggol ban belakang motor Rossi. Pada ujungnya Rossi berhasil meraih kemenangan, sementara Marquez gagal finis.

“Saya pikir bertarung dengan Marquez akan menyulitkan sebab ia sangat cepat,” tegas Rossi mengutip dari Crash, Minggu (3/4/2016).