Franco Morbidelli

Dituduh Punya Taktik Rahasia, Ini Komentar Zarco

BeritaBintangDituduh Punya Taktik Rahasia, Ini Komentar Zarco

Performa salah satu pembalap Tim Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco, di empat seri perdana kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 memang cukup mengesankan. Bahkan dalam balapan teranyar di Sirkuit Jerez, ia hampir meraih podium.

Akan tetapi sangat disayangkan hal tersebut urung terjadi. Pasalnya meski sempat berada di posisi kedua dan ketiga dalam kurun waktu yang cukup lama, Zarco harus puas menyudahi balapan di urutan keempat.

[ Baca Juga : ” Konflik Mematikan, Jadi Sajian Trailer War For The Planet Of The Apes! ” ]

Penampilan apik Zarco tersebut pun memunculkan indikasi bahwa Zarco memiliki sebuah strategi rahasia agar dirinya bisa tampil apik jelang balapan berakhir. Adalah salah satu pembalap didikan Valentino Rossi di VR46 Riders Academy, Franco Morbidelli.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari Zarco sendiri beberapa waktu lalu. Ia membantah bahwa memiliki taktik rahasia untuk bisa tampil langsung kompetitif di MotoGP musim ini.

“Itu tidak benar, hanya saja mungkin saya selalu membandingkan performa ban para rival. Terkadang saya memang merasa lebih nyaman saat balapan, terutama di lap-lap akhir. Tapi semua ini jelas berkat kerja keras sejak sesi latihan,” ucap Zarco, seperti dikutip dari AGEN BOLA, Rabu (17/5/2017).

VR46 Academy Memiliki Sebelas Pembalap Andal

BeritaBintang –   Nama besar rider Yamaha Movistar, Valentino Rossi,  di dunia balap sepertinya sudah melekat di benak para pembalap muda. Adanya VR46 Academy membuka peluang bagi pemuda asal Italia untuk mengembangkan bakat mereka.

Ada delapan nama yakni  Romano Fenati, Luca Marini, Nicolò Bulega, Francesco Bagnaia, Andrea Migno, Franco Morbidelli, Niccolò Antonelli dan Lorenzo Baldassarri merupakan anak muda yang tergabung dalam VR46 Akademy. Namun pada Desember, dua talenta baru pun muncul seperti Dennis Foggia dan Celestino Vietti.

Selain itu nama Marco Bezzecchi menjadi bagian dari VR46 Academy. Pemuda berusia 17 tahun yang pernah mengaspal di Moto3 itu memiliki catatan manis, dengan memenangi kejuaraan di Italia (CIV) pada 2015 bersama tim Mahindra.

Bazzecchi mengaku senang bisa bekerja bersama Valentino Rossi dan timnya. Bahkan ia mengaku tidak sabar untuk menambah ilmunya di akademi yang di bangun The Doctor sejak 2014 lalu.

“Saya senang dan bahagia bisa tergabung menjadi anggota VR46 Academy. Itu merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya akan mengambil manfaat dari sini dan mampu menyerap ilmu dari pembalap muda lainnya,” kata Bazzecchi dilansir Bioskopsemi , Minggu (24/1/2016).

Akademi VR46 adalah sekolah bagi para rookie asal Italia yang dimiliki Rossi. Bahkan sang juara dunia sembilan kali tersebut menularkan mental juara dan berbagi pengalaman sebagai penunggang andal kuda besi ke para muridnya.