Force India

Sergio Perez Bangga Bisa Dikaitkan dengan Ferrari

BeritaBintang – Ferrari tampaknya menjadi tim yang banyak diisukan bakal merekrut pembalap baru. Setelah diakitkan dengan Daniel Ricciardo dan Valtteri Bottas, kini nama Sergio Perez masuk bursa kandidat pembalap anyar Tim Kuda Jingkrak.

Mendengar hal tersebut, Perez mengaku merasa bangga. Menurutnya, meskipun hanya rumor saat ini, hal tersebut menunjukkan dirinya sudah mengalami kemajuan dalam kariernya sehingga bisa dikaitkan dengan tim sekelas Ferrari.

Penampilan pembalap Force India tersebut musim ini bisa dikatakan cukup gemilang. Dari tiga seri terakhir yang sudah dilaksanakan, pilot asal Meksiko tersebut naik podium ketiga sebanyak dua kali yakni di seri Monaco dan Eropa.

“Sebagai pembalap hal itu membuat diri Anda bangga, terutama jika melihat dari bagaimana karier saya dalam beberapa tahun terakhir, hingga akhirnya saya bisa kembali tampil bagus,” ujar Perez, seperti dikutip dari Panduan Judi Online, Jumat (1/7/2016).

“Meskipun hal itu hanya rumor, saya tahu saya sudah melakukan hal yang benar dan baik. Saya tahu saya tampil baik, bekerja dengan baik bersama tim, dan itu adalah hal yang bagus untuk siapa pun di tim,” sambungnya.

Terbuang dari McLaren, Perez Ingin Berikan Bukti

BeritaBintangSPIELBERG – Pembalap Tim Force India, Sergio Perez, ingin memberikan bukti bahwa dirinya layak membela tim sekelas McLaren-Honda. Performa sepanjang F1 2016 dapat dijadikan rujukan bahwa pembalap asal Meksiko itu cukup kompetitif untuk tampil bersama McLaren.

Pada 2013, Perez sempat bertindak sebagai pembalap McLaren untuk berduet dengan Jenson Button. Namun, karena hanya finis di posisi 11 klasemen akhir, Perez pun ditendang.

Pembalap yang kini berusia 26 tahun itu pun hengkang ke Force India dan hingga kini masih membela tim tersebut. Hebatnya bersama Force India di F1 2016, Perez sukses dua kali menapaki podium, tepatnya di GP Monaco dan GP Baku.

Hasil itu membuat Perez menduduki posisi delapan klasemen sementara. Ia mengungguli dua pembalap McLaren yakni Fernando Alonso dan Jenson Button yang hanya menduduki posisi 13 serta 16.

“Saya tidak ingin membuktikan bahwa keputusan McLaren membuang saya adalah salah atau benar. Saya hanya ingin membuktikan cukup layak untuk menjadi juara dunia,” jelas Perez mengutip dari TaruhanBolaOnlineTerpercaya, Jumat (1/7/2016).

Kimi Raikkonen Mengaku Kecewa Kehilangan Posisi Ketiganya di Sirkuit Baku

BeritaBintangBAKUPembalap Scuderia Ferrari, Kimi Raikkonen, mengaku kecewa kehilangan posisi ketiganya pada seri balapan kedelapan di Sirkuit Baku. Hal tersebut terjadi akibat melanggar aturan pit stop dan mendapatkan hukuman lima detik saat perlombaan.

Sejatinya Raikkonen menjalani perlombaan dari posisi kelima dengan baik. Bahkan ia melakukan praktek team order dengan menyerahkan posisi kedua kepada rekan satu timnya Sebastian Vettel.

Sayangnya, memasuki babak akhir perlombaan, Raikkonen yang baru keluar dari pit stop tak mengindahkan tanda bendera biru. Sebab, pada saat lomba ada mobil yang akan melintas di samping lorong pit. Lantas, jawara Formula One (F1) 2007 tersebut menilai mengalami situasi yang tak menyenangkan.

“Saya tak mengerti aturan tentang menyeberangi garis tersebut. Namun itu sedikit bodoh hingga saya mendapat hukuman. Pada akhirnya saya mengikuti Sauber dan Haas selama lebih dari satu lap dan kehilangan lap time, “ ucap Raikkonen mengutip TaruhanBolaOnline, Senin (20/6/2016).

“Itu masalah kecil, namun secara keseluruhan sedikit kecewa dengan akhir pekan yang sulit. Bukanlah sebuah bencana tapi tidak menyenangkan,” tuntas pembalap berusia 36 tahun tersebut.

Atas situasi tersebut, posisi Raikkonen direbut oleh pembalap Force India, Sergio Perez, yang berada di belakangnya. Alhasil ia harus puas finis di posisi keempat dengan selisih waktu 33.102 detik dari Nico Rosberg yang keluar sebagai juara satu.

Lewis Hamilton Kembali Jadi Driver Tercepat di FP2 GP Kanada

BeritaBintang – Driver andalan Mercedes AMG, Lewis Hamilton, kembali tampil sebagai pembalap tercepat dalam Free Practice 2 (FP2) GP Kanada, Sabtu 11/6/2016). The Boss mengungguli andalan Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel dan Nico Rosberg yang merupakan tandemnya di Mercedes. Seperti diketahui, Hamilton menjadi yang tercepat di FP1.

Hamilton mencatatkan waktu tercepat 1 menit 14,212 detik dalam sesi yang dihelat di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada tersebut. Catatan waktu ini lebih cepat daripada torehan waktu terbaiknya di sesi sebelumnya.

Sementara itu, driver kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto sejatinya mampu memperbaiki catatan waktunya di FP2. Namun, di sesi ini Rio menjadi pembalap paling lambat dari 22 driver yang berpartisipasi seperti yang diberitakan Bintangbola.co

Berikut hasil lengakap FP2 GP Kanada:

1. Lewis Hamilton, Mercedes, 1:14.212
2. Sebastian Vettel, Ferrari, 1:14.469
3. Nico Rosberg, Mercedes, 1:14.738
4. Max Verstappen, Red Bull, 1:15.156
5. Daniel Ricciardo, Red Bull, 1:15.168
6. Valtteri Bottas, Williams 1:15.213
7. Jenson Button, McLaren, 1:15.213
8. Kimi Raikkonen, Ferrari, 1:15.234
9. Nico Hulkenberg, Force India, 1:15.321
10. Carlos Sainz, Toro Rosso, 1:15.410
11. Fernando Alonso, McLaren, 1:15.450
12. Sergio Perez, Force India, 1:15.493
13. Felipe Massa, Williams, 1:15.513
14. Daniil KVyat, Toro Rosso, 1:15.559
15. Romain Grosjean, Haas, 1:16.093
16. Kevin Magnussen, Renault, 1:16.255
17. Felipe Nasr, Sauber, 1:16.582
18. Esteban Gutierrez, Haas, 1:16.591
19, Marcus Ericsson, Sauber, 1:16.902
20. Jolyon Palmer, Renault, 1:17.001
21. Pascal Wehrlein, Manor, 1:17/023
22. Rio Haryanto, Manor, 1:17.423

Skill Lain yang Harus Dimiliki Seorang Pembalap

BeritaBintang –    Formula One (F1) adalah salah satu cabang motorsport yang paling banyak ditonton oleh jutaan pasang mata di dunia. Tidak hanya sekedar balapannya yang ditunggu, sisi hiburan di luar trek juga menjadi faktor.

Hal itu diakui juga oleh pembalap Force India, Sergio Perez. Menurutnya, seorang pembalap tidak hanya sebatas mampu tampil apik di belakang kemudi saja tetapi juga harus memiliki skill lebih dari hanya seorang pembalap yakni sebagai seorang entertainer.

Dua pembalap yang dijadikan contoh oleh Perez yakni pilot andalan Mercedes, Lewis Hamilton, dan pembalap McLaren-Honda, Fernando Alonso. Menurutnya, kedua pilot tersebut juga berperan sebagai “wajah” dari timnya juga olahraga F1.

“Oke, Lewis sangat spesial! Atau juga Alonso. Saya setuju bahwa pembalap harus bisa melakukan lebih dari sekadar pembalap karena Anda juga adalah ambassador dari olahraga ini,” ujarnya seperti dikutip dari laman BintangBoLa , Jumat (26/2/2016).

“Namun pada akhirnya kecepatan akan menjadi hal terpenting. Saya juga akan coba menjadi pembalap yang menghibur! Apakah topi dan kacamata bisa jadi langkah pertama saya untuk menjadi trendi? (sambil tertawa),” tambahnya.

Uji Coba Perdana, Sauber Masih Gunakan C34 Ferrari

BeritaBintang –    Tim Sauber Formula One (F1) telah melakukan uji coba daya tahan mobil yang dilangsungkan oleh FIA. Pabrikan asal Swiss tersebut menjajal mobil barunya C35 agar bisa tampil pada musim 2016.

Sauber merupakan tim ketujuh yang mengumumkan pihaknya telah mendapatkan lampu hijau dari FIA setelah melakukan lolos uji chassis. Sebelumnya sudah ada enam tim yang melakukan uji coba tersebut yakni Haas, Renault, Manor Racing, Ferrari, Force India, dan Toro Rosso.

Namun jelang uji coba perdana yang dilangsungkan di Barcelona pada 22-25 Februari 2016, pihak Sauber masih menggunakan mesin lama yakni C34-Ferrari. Bahkan mereka menunda memperkenalkan mobil barunya karena lambatnya penyesuaian mesin yang dilakukan pada tahun lalu.

“Secara konsep mirip dengan musim lalu. Hanya saja arsitekturnya berubah banyak dengan beberapa penyesuaian yang sesuai dengan chassis,” tulis pernyataan Sauber di situs resminya, Rabu (10/2/2016).

Pembalap Jerman Abaikan Rumor Ferrari

BeritaBintang –   Pembalap Tim Force India, Nico Hulkenberg, tidak mau memikirkan rumor Ferrari yang sedang dikaitkan dengannya. Hulkenberg mengungkapkan, yang saat ini menjadi fokusnya adalah persiapan untuk tampil bersama Force India musim depan, bukan tim lain.

Hulkenberg mengaku belum berniat untuk berganti tim karena masih merasa bahagia bersama Force India. Karena itu, pembalap 28 tahun tersebut ingin mengabaikan rumor yang beredar saat ini agar tidak mengganggu fokusnya untuk Force India.

“Saat ini saya sangat senang dengan di mana saya berada. Force India adalah tim yang keren. Bermimpi adalah hal yang berbahaya di F1, khususnya bermimpi gabung dengan Si Merah (Ferrari),” tutur Hulkenberg, sebagaimana dimuat Bioskopsemi , Selasa (19/1/2016).

Mantan pembalap Williams itu mengaku punya target yang cukup tinggi untuk musim 2016. Karena itu, ia pun bertekad bekerja keras dan memberikan segalanya demi mewujudkan target tersebut.

“Saya ingin membuat musim ini adalah musim terbaik saya di F1, dalam hal ini adalah tentang poin dan posisi saya di akhir musim. Saya ingin mendorong diri saya untuk bisa ke atas podium,” urai Hulkenberg.

“Untuk itu, saya akan melakukan yang terbaik: membalap dengan cepat dan menikmati apa yang saya lakukan!” tutupnya.

Mobil Mewah Inggris Tak Berniat Kembali ke F1

BeritaBintang –   Aston Martin sempat dikabarkan akan kembali bertarung di ajang Formula One (F1). Mendengar rumor tersebut, pihak mobil mewah pabrikan Inggris itu langsung memberikan bantahan tegas.

CEO Aston Martin, Andy Palmer, mengakui keikutsertaan di F1 akan mampu menambah nilai jual mobilnya di mata para pelanggan. Meski demikian, hal itu sama sekali tidak membuat Aston Martin berniat kembali ke F1.

“Kami tidak memiliki niat untuk berinvestasi di F1. Satu-satunya ketertartikan brand seperti kami pada olahraga balap adalah untuk mempromosikan kualitas teknologi mobil kami,” tutur Palmer, sebagaimana diberitakan Bioskopsemi , Selasa (5/1/2016).

“Selain itu, saya tidak melihat adanya ketertarikan pada grand prix (GP) bisa memberikan nilai transfer apa pun,” sambung pria 52 tahun tersebut.

Aston Martin terakhir ikut F1 pada 1959 dan 1960, di era David Brown. Sebelumnya, mereka dirumorkan akan comeback sebagai penyuplai mobil Force India. Bahkan, kabar ini sempat dikonfirmasi langsung oleh Vijay Mallya selaku pemilik Force India.

 

Mesin Independen Bisa Mengembalikan Persaingan F1

BeritaBintang –   Bos Tim Red Bull, Christian Horner, percaya mesin independen akan mengembalikan persaingan yang lebih dinamis di balapan Formula One (F1). Komentar Horner itu keluar karena Mercedes mendominasi balapan F1 sejak dua musim terakhir.

Mercedes mampu menjadi juara konstruktor dan mengantarkan Lewis Hamilton kampiun selama dua musim belakangan. Tak hanya itu, beberapa tim balap F1, seperti Marussia, Force India dan Williams, memakai mesin Mercedes.

Balap F1 yang hanya dikuasai dua pabrik, Mercedes dan Ferrari, membuat kompetisi jet darat tersebut menjadi monoton.

“Anda memerlukan mesin independen yang kompetitif. Karena itu akan membawa keseimbangan dalam balapan,” ujar Horner, seperti mengutip dari Bioskop168 , Rabu  (30/12/2015).

“Mesin adalah alat yang sangat ampuh untuk mengontrol F1. Itulah sebabnya mesin perlu disederhanakan, dan perlu ada pengurangan kesenjangan antara tim terbaik dan terburuk,” tuntasnya.

Mercedes Kuasai Grid Depan GP Abu Dhabi, Vettel Hancur Lebur

BeritaBintang –   Driver Mercedes AMG, Nico Rosberg, sukses merebut pole position setelah menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi GP Abu Dhabi, Sabtu (28/11/2015) malam WIB. Driver berkebangsaan Jerman itu pun tercatat sukses meraih pole di Sirkuit Yas Marina dalam enam tahun terakhir.

Mendominasi sejak awal, Rosberg sukses mengungguli sang rekan setim yang sudah dipastikan jadi juara dunia musim ini, Lewis Hamilton.

Rosberg dan Hamilton sendiri sempat bersaing ketat. Keduanya bergantian menempati posisi pertama hingga menit akhir sesi. Hamilton mencetak catatan waktu terbaik 1 menit 40.614 detik. Namun, di detik-detik akhir sesi, Rosberg mampu mengungguli catatan waktu The Boss dan merebut posisi pertama. Rosberg unggul 0.377 detik atas tiga kali juara dunia F1 itu.

Sementara itu, kejutan datang dari andalan Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel. Semua akibat mobil SF15-T-nya kehilangan tenaga, dan harus puas start dari posisi ke-16! Hasil kontradiktif justru diraih sang tandem, Kimi Raikkonen. The Iceman tampil cukup impresif dan sukses merebut posisi start ketiga.

Tak ketinggalan, Force India terus melanjutkan performa apik dengan keberhasilan Sergio Perez menempati posisi start keempat. Sementara sang rekan setim, Nico Hulkenberg, dipastikan akan start dari posisi ketujuh.

Berikut Hasil Lengkap Sesi Kualifikasi GP Abu Dhabi, seperti dimuat Crash, Sabtu (28/11/2015):

1. Nico Rosberg GER Mercedes-Mercedes 1:40.237
2. Lewis Hamilton GBR Mercedes-Mercedes 1:40.614
3. Kimi Raikkonen FIN Ferrari-Ferrari 1:41.051
4. Sergio Perez MEX Force India-Mercedes 1:41.184
5. Daniel Ricciardo AUS Red Bull-Renault 1:41.444
6. Valtteri Bottas FIN Williams-Mercedes 1:41.656
7. Nico Hulkenberg GER Force India-Mercedes 1:41.686
8. Felipe Massa BRZ Williams-Mercedes 1:41.759
9. Daniil Kvyat RUS Red Bull-Renault 1:41.933
10. Carlos Sainz Jr ESP Toro Rosso-Renault 1:42.708
11. Max Verstappen NED Toro Rosso-Renault 1:42.521
12. Jenson Button GBR McLaren-Honda 1:42.668
13. Pastor Maldonado VEN Lotus-Mercedes 1:42.807
14. Felipe Nasr BRZ Sauber-Ferrari 1:43.614
15. Romain Grosjean FRA Lotus-Mercedes No Q2 time
16. Sebastian Vettel GER Ferrari-Ferrari 1:42.941
17. Fernando Alonso ESP McLaren-Honda 1:43.187
18. Marcus Ericsson SWE Sauber-Ferrari 1:43.838s
19. Will Stevens GBR Manor Marussia-Ferrari 1:46.297
20. Roberto Merhi ESP Manor Marussia-Ferrari 1:47.434