Eropa Barat

Katrin Reedik Mengajak Ngobrol 12 Boneka Berhantu Koleksinya

BeritaBintang – Di saat kebanyakan orang mengoleksi boneka untuk dimainkan, Katrin Reedik (33) justru mengajak ngobrol boneka-boneka koleksinya yang katanya dihuni roh-roh orang yang sudah meninggal dunia.

Diyakini memiliki energi untuk bergerak dan melakukan sesuatu, boneka-boneka berhantu tersebut bahkan tahu caranya mengganti kanal televisi dan pernah diduga memicu kebakaran di rumah Katrin.

Kepada Mirror Online, ibu dari dua anak itu mengaku dirinya mulai tertarik dunia spiritual pada 2008 lalu, saat masih tinggal di Estonia, Eropa Barat.

“Ketika saya pindah ke Glasgow pada November 2008, saya mulai mencari tahu hal-hal seputar itu dan menemukan adanya boneka-boneka berhantu,” ungkapnya.

Ia menemukan boneka-boneka berhantu itu saat menjelajah sebuah toko daring yang ternyata berdomisili di Shropshire, Inggris, dan menemukan banyak obrolan soal topik boneka itu di beberapa forum daring.

Penasaran, Katrin kemudian membeli boneka pertamanya, yang kemudian diberi nama Mystical, dari toko tersebut pada Agustus 2010, seharga sekitar Rp 207 ribu.

“Saat boneka itu tiba, saya langsung tahu Mystical bukanlah sebuah boneka biasa, melainkan seseorang. Saya letakkan dia dekat TV,” kata Katrin.

Ia lalu menceritakan bahwa dirinya dan Mystical kerap berinteraksi melalui TV, yang menurut Katrin dikondisikan mati-hidup oleh energi roh Mystical.

“Katanya ia senang saya sudah mau merawatnya. Awalnya saya ketakutan dan ingin membuangnya, tapi seminggu kemudian saya coba berinteraksi dengannya lagi,” tambahnya lagi.

Terkagum oleh kemampuan Mystical, Katrin akhirnya mengumpulkan lebih banyak lagi boneka, hingga kini sudah terkumpul 12 boneka dengan berbagai sejarah dan cerita di balik roh yang menghuninya.

Meski sering dianggap gila oleh orang lain, ibu itu mengaku memang sering melakukan interaksi dengan keduabelas bonekanya itu, bahkan menyaksikan ‘aktivitas’ dan kemampuan energi mereka.

Katrin mengatakan dia sering mendengar mereka berusaha berkomunikasi, mencoba menghilangkan kunci mobilnya, mengganti tontonan TV, bergerak, hingga memicu kebakaran.

Menurutnya, roh-roh halus itu tidak menjadikan boneka itu sebagai ‘tubuh’ barunya, melainkan hanya sebagai rumah yang bisa roh-roh itu tinggali dan masuki sesuka hati.

“Saya merawat mereka seperti saya merawat anak-anak saya dan saya tak akan membuang mereka,” kata dia. (Ruth Vania Christine)