Dianggap Mengancam

Game ‘War Tech Fighters’ Akan Hadir di PC

BeritaBintangGame ‘War Tech Fighters’ Akan Hadir di PC

Jika Anda merupakan penggemar robot ‘mecha’ dan senang melihat robot tersebut bertempur, game ‘War Tech Fighters’ merupakan jawabannya. Game buatan Green Man Gaming dan Drakkar Dev ini akan tersedia di Steam pada akhir tahun ini. Dalam pengumumannya, Green Man Gaming juga telah merilis trailer terbaru yang akan memberi sedikit gambaran dan menunjukkan beberapa hal yang mengesankan.

Dilansir Flickeringmyth, Sabtu (3/6/2017), game ini akan menempatkan pemain duduk di kursi pilot sebuah robot ‘mecha’ raksasa untuk memperjuangkan dan mempertahankan planet dari serangan kekuatan Zatronian yang tanpa henti dan kejam. Pemain akan bertempur menggunakan robot ‘mecha’ raksasa ini. Pemain dapat memukul dan menendang pesawat tempur luar angkasa musuh dan bahkan memotong mereka menggunakan pedang laser.

[ Baca Juga – Dianggap Mengancam, Uzbekistan Blokir Game Populer ]

Setiap robot ‘mecha’ dapat dilengkapi dengan banyak senjata yang dapat ditingkatkan dengan memberikan kesempatan untuk menyesuaikan preferensi para pemain. Pemain juga dapat meneliti proyek peningkatan terbaru untuk meningkatkan robot mereka dan mengembangkan berbagai senjata termasuk peluncur rudal dan meriam ‘anti-matter’.

Saat ‘War Tech Fighters’ rilis di Steam pada akhir tahun, ini tidak hanya dibuka untuk ‘single player campaign’ tetapi juga ‘survival mode’ dan serangkaian tantangan yang dibuat untuk menguji kemampuan para pemain.

Dianggap Mengancam, Uzbekistan Blokir Game Populer

BeritaBintangDianggap Mengancam, Uzbekistan Blokir Game Populer

Beberapa negara seperti Uni Emirat Arab melarang sejumlah game dengan alasan pelanggaran nilai-nilai budaya dan politik. Negara Asia Tengah, Uzbekistan, kini juga menempuh langkah yang sama.

Uzbekistan telah melarang impor dan pendistribusian game seperti ‘Grand Theft Auto’, ‘Hatred’, bahkan ‘The Sims 3’ dan 4. BBC melaporkan bahwa negara tersebut menganggap game itu mendistorsi nilai dan mengancam stabilitas.

Game paling awal yang dilarang yakni Phantasmagoria, game horor dari 1995. ‘Grand Theft Auto’ juga masuk KE daftar terlarang, namun kabarnya hanya GTA 2004. Sementara pelarangan ‘The Sims 3’ dan 4 lebih berkaitan dengan penggambaran hubungan sesama jenis, seperti yang dipermasalahkan oleh Rusia sebelumnya.

[ Baca Juga – Bungie Pastikan Perbaikan Game Destiny 2 via Dedicated Servers ]

Pihak berwenang Uzbekistan mengatakan bahwa game tersebut bisa digunakan untuk menyebarkan kekerasan, pornografi, mengancam keamanan, serta stabilitas sosial dan politik. Pemerintah juga khawatir mereka akan mengganggu perdamaian sipil dan kerukunan antaretnis serta agama.

Alasan lain di balik larangan tersebut yakni potensi distribusi informasi palsu tentang Uzbekistan dan distorsi nilai historis, budaya, serta spiritualnya.

Sebagian besar pengguna Twitter di Uzbekistan mengkritik larangan tersebut dan menyatakan bahwa pemerintah akan lebih baik berfokus pada masalah sosial dan ekonomi negara. Demikian seperti dilansir Techspot, Rabu (31/5/2017).