Di Indonesia

Kolaborasi G-Shock x SBTG, Cuma Ada 150 Buah di Indonesia, Mau?

Berita BintangKolaborasi G-Shock x SBTG, Cuma Ada 150 Buah di Indonesia, Mau?

G-Shock merilis koleksi jam tangan terbatas yang berkolaborasi dengan pemodifikasi sneaker asal Singapura, Sabotage atau biasa dikenal dengan SBTG. Koleksi terbatas ini diaplikasikan di seri legendaris G-Shock, DW5600. Cerita di balik kolaborasi ini pun tergolong unik. Adik dari Mark Ong, tokoh di balik nama besar SBTG, kebetulan bekerjasama dalam proyek lain dengan Casio. Ong pun dikenali, dan kebetulan Casio tengah mencari seniman lokal yang memiliki talenta keren. G-Shock pun tertarik, dan memutuskan untuk berkolaborasi pada seri jam tangan “kotak” DW5600.

Bukan tanpa alasan, jam yang pertama kali dirilis tahun 1983 dan menjadi produk pertama Gshock ini dipilih sebagai “bahan” kolaborasi. Marketing Communication PT Gilang Agung Persada (GAP) selaku distributor G-Shock di Indonesia, Mora Lubis, menjelaskan, tahun ini G-Shock menggaungkan kampanye “back to original”

 

[ Baca Juga – ” Puma dan Sega,  Bikin Sneaker Kolaborasi ” Sonic The Hedgehog ” ]

Tentu saja, tema tersebut sangat lekat dengan DW5600 sebagai jam perdana karya Father of G-Shock Kikuo Ibe. “Kita juga sekaligus merayakan 35 tahun DW5600,” ungkap Mora kepada Judi Online. Lalu, apa yang menarik dari koleksi ini? Kolaborasi ini menonjolkan sisi khas SBTG, mulai dari warna hingga desain. Sebut saja warna hijau militer pada strap dan bezel. Kemudian desain khas SBTG, kamuflase, yang diaplikasikan pada panel di dekat layar LCD.

Kolaborasi ini kian menarik dengan tambahan bull bar, yang mencirikan kawat-kawat militer. Lalu di bagian belakang juga terdapat logo SBTG dan DW5600 sebagai penanda kolaborasi. Sebagai pelengkap, jika backlight dinyalakan akan muncul slogan SBTG, “Destroy to Create”. Gimana, keren bukan? Kalau emang suka dan berminat, buru-buru deh, karena jam dengan harga Rp 2,99 juta ini termasuk barang langka. “Di Indonesia cuma dikeluarkan 150,” kata Mora.

Menuju Revolusi AI: Jangan Jadikan Anak Kami Bangsa Robot

BeritaBintang –Baru-baru ini publik terhenyak menyaksikan keputusan PresidenJoko Widodo melepaskan amanah Menteri Pendidikan dari  Anies Baswedan.

Baswedan, yang selama ini memiliki perhatian yang mendalam terhadap pendidikan karakter di seluruh pelosok Nusantara, harus berhenti melakukan perjuangannya dalam posisi strategis di negeri ini. Posisi ini digantikan oleh Muhadjir Effendy,

Seperti dikutip Bandar Bola Terpercaya, dalam pelantikannya, Presiden Joko Widodo berpesan kepada Effendy untuk bekerja optimal dalam hal pemerataan pendidikan dan ketenagakerjaan.

Tujuan pemerataan pendidikan di seluruh pelosok Nusantara merupakan isu penting, namun bagaimana dengan tujuan ketenagakerjaan sebagai target pendidikan?

Presiden menginginkan Indonesia memiliki orang-orang terampil yang siap bekerja memenuhi kebutuhan pasar.

Mungkin tujuannya mulia, namun di sini tersirat bahwa sekolah lebih berperan sebagai “pabrik tenaga kerja”. Orang-orang masuk tanpa ketrampilan dan kemudian keluar dengan “tenaga” yang siap dipakai. Apakah itu benar-benar tujuan pendidikan?

Di Amerika Serikat, sejumlah cendekiawan mulai aktif mengusulkan “Revolusi Pendidikan” seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence atau AI. Dalam beberapa tahun ke depan, akan ada banyak pekerjaan yang bisa diambil alih oleh AI (automation).

Di Indonesia, contoh terdekat adalah aplikasi Gojek, Uber, dan Grab yang mengambil alih sebagian penghasilan ojek pangkalan dan juga taksi konvensional. Di masa depan, bukan tidak mungkin ada lebih banyak lapangan kerja yang tergantikan oleh AI.

Oleh karena itu, para ahli tersebut mengusulkan sebuah perubahan yang mendasar dalam sistem pendidikan.

Dalam artikel The Economist, “Re-educating Rita”, ahli AI, Joel Mokyr, seorang ekonom dari The NorthWestern University, mengatakan bahwa kita harus meninggalkan sistem pendidikan “pabrik tenaga kerja” seperti yang disiratkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sistem ini memperlakukan manusia sebagai tanah liat, “shape it, then bake it, and that’s the way that it stays,”. Menurut Mokyr, kemauan untuk terus belajar seumur hidup adalah yang terpenting.

Perhatian Mokyr bukanlah main-main, pada awal tahun 2015, Bill Gates dan juga Stephen Hawking menulis surat terbuka yang mengajak para ilmuwan untuk melakukan penelitian mendalam untuk memaksimalkan pemanfaatan AI dalam kehidupan manusia.

Dan saat ini, perusahaan-perusahaan besar seperti Facebook, Google, Apple, dan Microsoft sedang melakukan penelitian besar-besaran terhadap bidang ini. Perubahan yang besar, jelas sedang terjadi.

Januari lalu, DeepMind, perusahaan AI yang dimiliki Google, mengalahkan manusia dalam permainan “Go”, sesuatu yang selama ini dikatakan tantangan terbesar dalam bidang AI.

Dalam permainan itu, Deep Mind menggunakan “deep learning”, sebuah bentuk kecerdasan artifisial yang menggunakan banyak algorithma sehingga sebuah komputer bisa mensimulasikan jaringan syaraf manusia yang bisa belajar melalui pengalaman.

Sejak momen itu, banyak ahli AI yang berpendapat bahwa kecerdasan artifisial (AI) akan banyak dijumpai dalam kehidupan manusia dalam jangka waktu 20 tahun ke depan.

Seperti dikutip dalam artikel di Panduan Judi Online , “Tomorrow’s World”,  Daniela Rus, Kepala Laboratorium Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial (AI) di MIT, mengatakan bahwa kita tak lama lagi berada di dunia “dimana semua orang bisa mempunyai robot dan banyak robot akan ditemukan dalam segala lini kehidupan,”

Lalu bagaimana Indonesia menyikapi hal ini?

Seperti yang dijelaskan di atas, kemajuan AI berdampak pada banyaknya pekerjaan yang diambil alih oleh AI (automation) sehingga akan ada banyak orang yang kehilangan pekerjaan.

Sebagai negara berkembang, Indonesia memiliki banyak tenaga kerja dengan upah rendah yang bekerja di berbagai pabrik besar. Jika tugas-tugas dalam pabrik sudah diambil alih oleh AI, darimanakah mereka bisa mendapatkan uang?

David Autor,seorang  ekonom dari MIT, mengatakan bahwa dampak negatif AI yang paling besar dialami oleh negara berkembang karena ekonomi mereka banyak mengandalkan barang murah yang dibuat oleh buruh dengan upah yang rendah.

Jika negara maju bisa memenuhi kebutuhan barang mereka dengan teknologi AI yang mereka miliki, maka negara maju tidak lagi memerlukan ekspor dari negara berkembang.

Di lain pihak, hampir semua paten teknologi AI dimiliki oleh negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang, ataupun Eropa. Sementara kita?

Tahun ini kita masih baru memulai riset ilmu dasar yang didanai oleh Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI), sebelumnya ilmu pengetahuan dan teknologi kita masih berkutat dalam masalah pendanaan yang minim dan infrastruktur yang lemah.

Dalam hemat saya, Indonesia saat ini harus melakukan “Revolusi Pendidikan” sebagai langkah persiapan. Apa yang diarahkan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Pendidikan yang baru bukanlah langkah yang tepat.

Ketenagakerjaan bukanlah esensi dari pendidikan, apalagi di masa sekarang dimana pekerjaan bisa digantikan oleh AI ataupun robot.

Hal yang terpenting adalah bagaimana mendidik anak kita agar memiliki karakter manusia yang kompeten. Misalnya saja manusia yang visioner, mempunyai jiwa kepemimpinan yang tangguh Linkalternatif.info,  rasa ingin tahu yang kuat, mencintai belajar,  ataupun pandai bersosialisasi. Karakter-karakter ini bukanlah sesuatu yang mudah digantikan oleh robot.

Semoga Presiden Joko Widodo dan juga para pengambil kebijakan di negeri ini mempertimbangkan hal ini dalam strategi pendidikan negara kita. Anak-anak yang kita didik hari ini adalah mereka yang menjadi “pekerja” 20 tahun yang akan datang.

Akankah kita siapkan mereka seperti robot? Atau menjadi manusia pengatur dan pencipta robot?

WNI di Singapura tak perlu khawatir dengan tax amnesty

BeritaBintang – Kementerian Keuangan menegaskan warga negara Indonesia yang memiliki asset di Singapura untuk tidak perlu khawatir melakukan tax amnesty.

Juru bicara Direktorat Jenderal Pajak, Hestu Yoga Saksama, berkata bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani langsung menghubungi otoritas keuangan Singapura – MAS (Monetary Authority of Singapore) begitu mendengar laporan bahwa bank-bank swasta di Singapura membeberkan nama-nama nasabah mereka yang melakukan tax amnesty di Indonesia ke polisi.

Sebagaimana dipaparkan kantor berita Agen Bola Terbaik, pelaporan bank-bank swasta Singapura dilakukan atas dasar kecurigaan bahwa nasabah-nasabah yang menjalani tax amnesty mendapatkan aset mereka dengan tidak taat hukum.

Kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani, menurut Hestu Yoga, MAS menjelaskan bahwa transaksi perbankan yang dilaporkan adalah yang masuk ke transaksi mencurigakan (suspicious transaction reports). MAS menyatakan partisipasi seorang WNI dalam program amnesti pajak Indonesia tidak menjadi pemicu penyelidikan.

Di Indonesia, transaksi mencurigakan dilaporkan lewat PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan).

Laporan transaksi mencurigakan juga berlaku untuk semua nasabah perbankan Singapura, bukan hanya nasabah Indonesia

“Kalau kemudian ada perbankan yang melaporkan ke polisi tentunya itu bukan langkah yang benar. Itu sudah diklarifikasi oleh MAS dan MAS sendiri mendorong kepada perbankan supaya menginformasikan nasabah-nasabahnya yang berasal dari Indonesia untuk memanfaatkan tax amnesty supaya masalah perpajakan nasabah yang uangnya ada disana itu clear,” kata Hestu Yoga kepada wartawan Linkalternatif.info, Mehulika Sitepu.

Melalui surat elektronik, Kedutaan Besar Singapura di Jakarta menyatakan bahwa MAS telah menganjurkan bank-bank di Singapura untuk mendorong nasabah-nasabahnya menggunakan kesempatan program amnesti pajak untuk merapihkan urusan pajak mereka.

“Bank-bank diwajibkan untuk mengikuti standar Financial Action Task Force untuk melaporkan transaksi-transaksi yang mencurigakan (Suspicious Transaction Report – STR) ketika menangani kasus-kasus amnesti pajak, sama seperti praktik yang dilakukan jurisdiksi lain.

Berita Bintang
MAS menegaskan bahwa partisipasi dalam program amnesti pajak, tidak akan memicu penyelidikan kriminal di Singapura. Dengan mengetahui bahwa pelaporan STR akan dibuat ketika seorang nasabah berpartisipasi dalam program amnesti pajak seharusnya tidak menghalangi para nasabah untuk berpartisipasi. Penyelidikan polisi dilakukan di Singapura hanya jika ada alasan untuk mencurigai bahwa telah terjadi pelanggaran pidana di bawah hukum kami.”

Kepada para wartawan, Menteri Keuangan Sri Mulyani berkata pembeberan nama-nama nasabah tersebut berpotensi meragukan para wajib pajak Indonesia yang tinggal di Singapura.

Sri Mulyani mengaku mendapatkan banyak pertanyaan dari warga Indonesia yang ingin mengikuti amnesti pajak namun khawatir hal itu akan dianggap sebagai pencucian uang oleh otoritas negara pulau tersebut.

Kepada kantor berita Panduan Judi Online, Sri Mulyani berkata bahwa menurut peraturan amnesti pajak, warga Indonesia yang memiliki rekening di Singapura dan ingin mengikuti amnesti pajak seharusnya tidak dianggap mencurigakan.

“Tidak ada alsan untuk khawatir. Mengikuti amnesti pajak adalah langkah yang baik, legal dan dilindungi oleh hukum,” ujarnya.

Hestu Yoga berkata sejauh ini 85% deklarasi amnesti pajak dari luar negeri datang dari Singapura.

“Mungkin realitasnya terbanyak orang Indonesia menyimpan duitnya atau hartanya itu yah memang di Singapura,” kata Hestu Yoga.

Reuters melaporkan ada sekitar US$200 milliar (Rp2630 triliun) asset warga Indonesia yang ditempatkan di perbankan Singapura –sekitar 40% dari total aset perbankan negeri itu.

Per Jumat (16/09) Ditjen Pajak mencatat sebesar Rp552 triliun harta yang dideklarasi 60.000 wajib pajak selama program amnesti pajak berlangsung sejak Juli lalu.

Terbukti! Ini Cara Baru Masak Nasi Biar Gak Bikin Kamu Gendut!

BeritaBintang – Tiap bangsa punya kebiasaan makan yang unik dan berbeda-beda. Di Indonesia, rasanya belum makan kalau gak makan nasi. Meski sudah habis mie sepiring, kalau belum makan nasi, masih belum komplit.

Meski jadi makanan wajib bagi bangsa Indonesia, nyatanya sekarang banyak orang yang tak lagi mengkonsumsi nasi putih untuk asupan gizi sehari-hari. Banyak orang yang beralih mengkonsumsi nasi merah atau gandum sebagai pengganti nasi putih. Apalagi bagi mereka yang menjalani diet, baik untuk melangsingkan tubuh ataupun mengurangi kadar gula dalam darah.

Sebenarnya berapa banyak kalori yang terkandung dalam nasi putih?

BErita Bintang

Nasi putih cenderung dihindari mereka yang mengidap diabetes dan kelebihan berat badan karena kadar patinya yang tinggi. Kandungan karbohidratnya sebesar 45 gram per cangkirnya. Kalori yang terkandung dalam secangkir beras putih adalah 206 kalori.

Nah, kalori dari karbohidrat inilah yang akan diolah tubuh menjadi energi. Jika berlebih maka akan disimpan tubuh menjadi gula. Sudah tahu dong, kalau para penderita diabetes dan yang diet menurunkan berat badan, harus menghindari segala sesuatu yang berhubungan dengan gula?

Kira-kira kalori dalam nasi putih bisa dikurangi gak ya?

Berita Bintang

Nah, buat kamu yang gak bisa hidup kalau gak makan nasi putih, ada kabar gembira nih dari para peneliti. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Pushparajah Thavarajah, membuahkan hasil yang menggembirakan bahwa ternyata nasi putih dapat direbus dengan teknik khusus untuk mengurangi jumlah pati tidak sehat yang terkandung di dalamnya.

Di dalam nasi putih adalah dua jenis pati yang terkandung di dalamnya, yaitu yang mudah dicerna dan yang tidak. Tubuh kita tidak memiliki enzim yang dibutuhkan untuk mencerna jenis yang kedua. Itu artinya, tubuh tidak dapat memecah pati tersebut dan tidak bisa mengubahnya menjadi gula yang diserap ke dalam aliran tubuh. Jadi, jika kita bisa menemukan cara untuk memasak nasi yang mengandung pati tak dapat dicerna itu, kita bisa menghindari kelebihan olahan gula dalam tubuh.

Jadi, gimana cara memasak nasi yang rendah kalori ini?

Berita Bintang

Seperti yang sudah disebutkan di atas, untuk memasak nasi yang rendah kalori ini, kita butuh sejenis lemak untuk menciptakan pati yang tak dapat dicerna. Ternyata lemak tersebut bisa didapatkan dari minyak kelapa murni.

Caranya gampang kok.

Siapkan beras yang akan dimasak di wadahnya, cuci seperti biasa. Tambahkan minyak kelapa murni ke dalam beras, takarannya kira-kira tiga persen dari total berat beras yang akan dimasak. Masak sekitar 40 menit atau sampai nasi benar-benar matang. Setelah matang, masukkan nasi ke dalam lemari es selama 12 jam. Nasi siap dikonsumsi setelahnya.

Berminat mencoba nasi rendah kalori ini?

Berita Bintang

Nasi putih rendah kalori ini diklaim para ahli 50 persen lebih sehat daripada dimasak dengan cara biasa. Cara ini bisa mengurangi kadar pati yang diubah menjadi gula dalam tubuh hingga 10 kali dan menurunkan kandungan kalorinya.

Mungkin terdengar sedikit ribet dalam mempersiapkannya. Kalau kamu berminat mencoba metode ini, setidaknya kamu harus mempersiapkan nasi di malam sebelumnya agar ketika disimpan 12 jam dalam lemari es keesokan paginya, bisa langsung dikonsumsi untuk sarapan.

Namun, bukan berarti dengan ditemukannya cara ini, kamu boleh kalap makan nasi putih sebanyak-banyaknya lho. Tetap imbangi dengan asupan makanan kaya serat lainnya, seperti buah-buahan, sayuran dan umbi-umbian. Stay healthy!

Time Renegades, Mimpi Bantu Tuntaskan Kasus Pembunuhan Berantai

BeritaBintang –   Time Renegades mengisahkan tentang dua orang pria bernama Kim Gun Woo (Lee Jin Wook) dan Baek Ji Hwan (Jo Jung Suk). Uniknya, mereka dipertemukan lewat mimpi dan terpaut jarak jaman 30 tahun lamanya.

Kim Gun Woo yang berprofesi sebagai polisi detektif terbingung-bingung saat dirinya bertemu dengan wanita Jung So Eun (Im Soo Jung) dengan ciri-ciri serupa seperti yang ada di mimpinya. Rasa penasarannya pun semakin menjadi saat dirinya kembali dimimpikan tentang pengalaman Baek Ji Hwan yang datang dari tahun 1983, sementara dirinya dari tahun 2015.

Misteri dimulai dari kisah Ji Hwan yang kehilangan calon istrinya Seo Yoon Jung (Im Soo Jung) karena kasus pembunuhan. Ia berusaha untuk menguak kebenaran dan kisah pembunuhan yang kemudian berantai hingga ke murid-murid di sekolah tempat Seo Yun Jung mengajar.

Setiap detail terlihat jelas dalam mimpi Ji Hwan dan Gun Woo. Mereka saling berkomunikasi untuk menguak misteri pembunuhan berantai dan menyelamatkan wanita yang mereka cintai.

Gun Woo di tahun 2015 menyelidiki kasus lewat berkas penyelidikan dan pemberitaan yang ada. Sementara Ji Hwan di tahun 1983 menyelidiki sendiri dengan rasa penasaran yang ia runtutkan. Mimpi mengantarkan mereka untuk saling membantu memecahkan masalah pembunuhan berantai.

Time Renegades telah sukses masuk box office di Korea Selatan dengan mencapai lebih dari 3.000.0000 penonton pada lima hari penayangan perdana April silam. Di Indonesia sendiri film bergenre fantasy-thriller ini baru akan ditayangkan pada 29 Juni 2016 di BintangBola.Online yang tersebar di Tanah Air.

Tax Amnesty Dinilai Tak Menggiurkan Wajib Pajak

BeritaBintang – Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (BKF Kemenkeu) Anggito Abimanyu menilai potensi kegagalan penerapan pengampunan pajak (tax amnesty) bermuara pada minimnya kajian yang dilakukan pemerintah atas efektivitas kebijakan tersebut.

“Jangan-jangan ada unsur, lakukan dulu lihat hasilnya nanti,” kata Anggito kepada Link Alternatif di sela acara International Conference on Tax, Investment, and Business di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (24/5).

Belajar dari kegagalan sebelumnya, Anggito kembali meragukan efektivitas kebijakan tax amnesty kali ini. Pasalnya selain minim kajian, pemerintah juga membatasi lingkup pengampunan hanya pada pidana pajak, tidak untuk pidana lainnya.

“Tidak apa waktunya pendek, 3 bulan saja misalnya, asal aset hasil TPPU (tindak pidana pencucian uang) juga bisa. Dan itu sepertinya sudah mengerucut di DPR, tak hanya pidana pajak,” jelasnya.

Akademisi Universitas Gajah Mada (UGM) ini menilai semua itu merupakan dilema bagi pemerintah. Pasalnya, insentif fiskal bisa menjadi bonus yang besar bagi pengusaha untuk investasi, tetapi di sisi lain jadi ongkos penerimaan yang lebih besar bagi pemerintah.

Kepatuhan pajak yang rendah dan minimnya sumber daya manusia di bidang pajak juga menjadi tantangan bagi Indonesia. Anggito memamaparkan dari total populasi penduduk 254,8 juta jiwa, hanya 44,8 juta orang yang bekerja atau punya pendapatan tetap.

Dari 44,8 juta jiwa populasi penduduk berpenghasilan, sedikitnya 26,9 juta penduduk masuk kategori pembayar pajak. Namun kenyataannya, hanya 10,29 juta jiwa yang terdaftar sebagai Wajib Pajak atau punya NPWP. Sayangnya, yang benar-benar patuh membayar pajak hanya sekitar 1 juta orang.

Tidak Efektif

Selain itu, pria yang kini menjabat sebagai Kepala Ekonom PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) tersebut menilai secara keseluruhan insentif fiskal yang selama ini diterapkan di Indonesia tidak efektif dalam meningkatkan investasi dan menambah basis WP baru.

“Kalau di negara maju, insentif pajak itu diikuti dengan bertambahnya jumlah wajib pajak. Kalau di Indonesia tidak,” ujarnya.

Anggito menilai ada yang salah dengan kebijakan insentif fiskal pemerintah selama ini karena tidak dibarengi dengan reformasi perpajakan.

“Di Indonesia, insentif pajak diberikan untuk sektor-sektor yang sedang drop, sehingga tidak menambah pemain baru. Sedangkan di negara maju justru di sektor-sektor baru yang belum dapat insentif sehingga basis pajaknya meningkat,” tuturnya.

Tiga Alasan Orang Indonesia Tak Tertarik dengan Keicar

BeritaBintang –PT Astra Daihatsu Motor (ADM) agen pemegang merek mobil Daihatsu di Indonesia pernah memamerkan tiga keicar di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun lalu. Ketiganya adalah Move, Wake, dan Cocoa. Meski sudah dipamerkan Daihatsu tidak berniat menjualnya di pasar Indonesia.

Menurut Direktur Marketing ADM, Amelia Tjandra, keicar banyak yang suka tapi tidak dijual. “Karena harganya enggak cocok dengan harapan konsumen,” paparnya.

Lebih lanjut, Amel mengungkap tiga alasan mengapa orang Indonesia tidak tertarik untuk mempunyai keicar, “Di Indonesia kalau mobil bentuk kotak agak kurang disukai, ada yang suka tapi terbatas. Kedua, kapasitas mesin (cc), mobil keicar yang 660 cc itu buat mereka bertanya-tanya peformanya. Ketiga harganya dari Jepang ke Indonesia dengan kondisi utuh atau (CBU) pajak itu menjadikan mobil akan mahal harganya,” terang Amel.

Berbeda dari Indonesia, Keicar Daihatsu sangat laku di Jepang, bahkan selalu unggul dalam hal penjualan.

Market share Keicar Daihatsu di Jepang nomor satu, itu tahun lalu. Tahun ini sampai Mei 2016 juga nomor satu,” pungkas Amel.

Di Jepang, Daihatsu memiliki beragam varian keicar. Dalam satu tahun total keicar yang berhasil dijual oleh Daihatsu sebanyak 800 unit.

Oldsmobile 98, Mobil Klasik General Motors Tampil Kinclong di IIMS

BeritaBintang –Nama merek mobil Oldsmobile dari General Motors tak terlalu dikenal luas. Namun merek ini bisa bertahan lumayan lama. Mobil oldsmobile diproduksi antara 1897 hingga 2004 di Amerika. Selama periode itu Oldsmobile sudah diproduksi sebanyak 35,2 juta unit.

Di Indonesia, mobil ini sangat langka. Namun Anda bisa mendapati salah satu modelnya yakni Oldsmobile 98 empat pintu di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2016.

Mobil klasik yang didapat dari salah kolektor mobil klasik di Jakarta itu diproduksi 1963. Mobil ini masih tampil sesuai dengan standarnya. Meksi berusia tua, bodi mobil setebal 1,2 milimeter masih tampak kinclong.

“Mobil ini masih memiliki tingkat orisinalitas pabrikan 80 persen dan selurunya masih dalam kondisi baik tanpa ubahan sedikit pun,” ungkap Sandi, pemilik kendaraan sekaligus builder Cockin Sisters Garage, kepada Indowins di lokasi IIMS 2016, kemarin.

Sektor kabin hanya mengalami perubahan di jok yang diganti dengan pelapis kulit. Sementara seluruh panel indikator tetap dibiarkan orisinal dan masih berfungsi.

Untuk mengejar tenaga besar, sektor pacu sudah mengalami engine swap, menggunakan mesin small block 350 berkapasitas 5.700 cc. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 350 hp.

Oldsmobile 98 ini bisa juga sudah dibuat ceper dengan penggunaakn airsuspension di tiga titik dengan tingkat kerendahan berbeda-beda. Meski klasik, Oldsmobile 98 ini telah dilengkapi peralatan elektrikal seperti power window dan reclaining seat.

Budaya Korea yang Digandrungi Anak Muda Indonesia

BeritaBintangBUDAYA Korea digandrungi banyak anak muda, termasuk Indonesia. Lalu, budaya mana sajakah yang digandrungi anak muda Indonesia?

Hal ini terlihat dari tingginya animo anak muda mengikuti kegiatan bertema Korea. Salah satu yang kerap dilakukan pecinta budaya Korea di Indonesia adalah mengikuti kompetisi meniru gerakan tarian para idola mereka yang tergabung dalam grup idola.

Inilah alasan di balik Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta sebagai pihak penyelenggara Korea Festival 2016 akan mengadakan kompetisi K-Pop Cover Dance.

“Di Indonesia, kompetisi meniru lagu atau gerakan grup idol sudah sangat populer. Banyak sekali acara besar yang diadakan di mal kota-kota besar seperti Bandung, Surabaya, Medan, dan Jakarta temanya seperti ini,” jelas OH Hyonjae, Direktur KTO Jakarta di Wisma GKBI, Jl Jend Sudirman, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Menurutnya, peserta ini nantinya akan menunjukkan penampilan sesuai idola masing-masing, seperti EXO, Super Junior dan lain-lain.

Hyonjae menceritakan, awalnya dirinya tidak berpikir akan mengadakan kompetisi ini di Jakarta. Melihat animo masyarakat akan kompetisi K-Pop Cover Dance yang begitu tinggi, ia merasa memiliki kewajiban untuk mewadahi kreativitas anak-anak muda Indonesia pecinta Korea.

“Awalnya saya tidak tahu. Saat saya belanja di mal, ada kompetisi cover dance. Kok di sini acara seperti ini banyak. Setelah itu saya berpikir banyak anak muda suka menari dan menyanyi K-Pop. Maka sudah sepatutnya mewadahi untuk menjadi media mereka ini,” tandas Hyonjae.

Kala Media Belanda Penasaran Isu Narkoba dan LGBT di RI

BeritaBintang –Para jurnalis senior Belanda kian antusias mengikuti perkembangan isu-isu di Indonesia, yang kian beragam dan dinamis. Mulai dari program-program besar ekonomi yang tengah diterapkan pemerintah Indonesia, pemberantasan narkoba secara nasional, hingga isu LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender), yang tengah menjadi kontroversi di masyarakat.

Isu-isu itu mereka bahas bersama dengan Duta Besar baru Indonesia untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja. Ini terjadi saat Dubes Puja mengundang mereka santap siang di Wisma Duta Rabu kemarin, demikian ungkap Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag.

“Tantangan terbesar sebagai Duta Besar Indonesia di Belanda adalah bagaimana terus menjaga dan meningkatkan hubungan bilateral yang selama ini sudah berjalan dengan sangat baik,“ kata Puja.

Para wartawan yang hadir pada acara makan siang bersama tersebut dari berbagai media cetak dan elektronik terkemuka di Belanda, seperti De Telegraaf, Algemeene Dagblad, Elsevier, Diplomatic Magazine, Geassocieerde Pers Diensten, Jurjenz Production, Wassenaarse Krant,  dan Indo Radio, salah satu media online dari Indonesia.

Puja mengungkapkan, selain menjelaskan tantangan terbesar dalam menjalankan hubungan bilateral, tantangan besar lain adalah isu ekonomi yakni bagaimana dapat terus meningkatkan nilai investasi dan perdagangan. “Selama ini Belanda merupakan mitra dagang Indonesia yang besar dan merupakan pintu gerbang masuknya ekspor Indonesia ke Eropa,” kata Puja.

Kerjasama dengan pihak swasta Belanda yang menyangkut water management juga disinggung. Kepada para jurnalis ini disampaikan bahwa hubungan kedua negara semakin dekat dengan disepakatinya Joint Declaration on Comprehensive Partnership yang ditandatangani kedua kepala pemerintahan tahun 2013 lalu.

Selain itu Dubes Puja juga menjelaskan bagaimana pemerintah menangani masalah narkoba dengan banyaknya korban narkoba di Indonesia. Dia menyampaikan data angka korban narkoba yang meninggal setiap hari dan jumlah pemakai narkoba yang direhabilitasi di Indonesia. Kondisi ini menyebabkan pemerintah memutuskan hukuman yang berat terhadap pembawa, pengedar dan pembuat narkoba di Indonesia.

Isu LGBT di Indonesia pun ditanyakan oleh Wouter de Winther,  wartawan De Telegraaf. Dubes Puja menjawab bahwa hal tersebut merupakan isu global yang juga dihadapi negara lain dan belum selesai dibahas di forum internasional termasuk di PBB.

Di Indonesia terdapat kelompok LGBT yang berhasil membuat Yogyakarta Declaration yang dicontoh oleh organisasi serupa di negara lain.

Untuk masalah pariwisata, disampaikan bahwa angka kunjungan wisatawan dari Belanda terus meningkat. Tahun 2015 lalu hampir mencapai 170 ribu orang.

Namun Indonesia perlu menyasar lebih banyak generasi muda Belanda sebagai wisawatan yang potensial.  Pelarangan mengenai penjualan alkohol juga disampaikan, dan dijelaskan bahwa pemerintah daerah telah mengatur penjualan alkohol di wilayahnya, seperti contohnya di Bali.

Sementara itu Maaike Kraaijeveld  dari Algemeen Dagblad menanyakan tentang penyelenggaraan Pasar Malam Indonesia (PMI). Puja mengungkapkan bahwa kemungkinan PMI sebagai salah satu sarana promosi Indonesia di Belanda akan diselenggarakan kembali pada tahun-tahun mendatang, bekerjasama dengan pihak swasta.

Jamuan makan siang Kepala Perwakilan RI ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh KBRI Den Haag untuk membuat jejaring dengan media guna mempromosikan dan menjelaskan tentang Indonesia terkini kepada publik Belanda, ungkap Azis Nurwahyudi, Minister Counsellor Pensosbud di KBRI Den Haag

Pada jamuan makan siang kali ini disajikan makanan tradisional Indonesia berupa Laksa Betawi, Nasi Rendang, Kue Pandan dan Brownies Ketan Hitam oleh kumpulan Chef Indonesia di Belanda yang tergabung dalam organisasi Indonesia Satu