Dennis Rodman

Depay Ingin Jadi Superstar, Bukan Atlet

BeritaBintang –    Legenda sepakbola asal Belanda, Ruud Gullit, menyemprot kompatriotnya yang membela Manchester United yakni Memphis Depay. Dia menyatakan, pemain sayap tersebut lebih sibuk akan hal-hal yang tidak penting ketimbang kewajibannya sebagai pesepakbola.

Kepindahannya ke United dari PSV Eindhoven pada musim panas lalu banyak disorot, sebab dia diyakini akan sukses di Old Trafford. Sayangnya, pemain berusia 22 tahun ini gagal memenuhi ekspektasi terhadap banderol 22 juta pounds (sekira Rp409 miliar) yang dikeluarkan Setan Merah saat itu.

Belum lagi dengan fakta bahwa Depay gemar mengoleksi mobil mewah nan cepat, lalu minatnya terhadap fashion. Kritik pun kian deras menerpa pemain lincah ini. Gullit pun meminta Depay sadar dan melakukan apa yang seharusnya menjadi prioritas.

“Apa yang saya lihat adalah, Memphis adalah sosok lelaki yang menginginkan dua hal sekaligus. Dia ingin menjadi pesepakbola bagus, tapi di waktu yang sama dia ingin menjadi superstar dunia dan ikon fashion,” kata Gullit, seperti dilansir BintangBoLa, Senin (29/2/2016).

“Anda harus tampil, tampil, dan tampil lagi. Sekali Memphis memenangi banyak trofi, maka saya tidak akan peduli jika dia ingin segila seperti Dennis Rodman, atau bahkan lebih gila,” sambungnya.

Mantan Pemain NBA Menangis Karena Filmnya Dicekal

BeritaBintangTRENTON – Dennis Rodman dahulu di medio 90-an merupakan pebasket NBA ternama yang memiliki julukan The Worm, dan dikenal dengan pertahanannya yang lugas. Namun belakangan ia mendapatkan banyak kritikan mengenai film terbarunya.

Tak hanya kritik yang didapatnya, ancaman pembunuhan pun didapatkannya akibat membuat film yang berkaitan dengan Korea Utara (Korut). Hubungan persahabatannya dengan Kim Jong-un yang notabene Presiden Korut, mengundang kritikan dan membuatnya menangis.

“Saya bukan Martin Luther King. Jika seseorang ingin menembak saya, tolong, lakukan hari ini,” ucapnya.

Film tersebut bernama Dennis Rodman’s Big Bang In Pyongyang, dan bercerita mengenai perjalanan keduanya ke Korut. Ia juga membawa beberapa mantan pemain NBA lainnya untuk bermain di sebuah laga untuk menghormati ulang tahun Kim Jong-un.

Fakta mengejutkan muncul pada video yang diunggah oleh Deadline. Dalam video tersebut, Rodman mengaku tak tahu sama sekali mengenai kejahatan yang dilakukan Kim Jong-un.

Saat ia mengeksekusi pamannya untuk pembersihan politik, tepat sebelum kunjungan Rodman ke Korut,”Saya tidak tahu mengenai hal tersebut,” aku Rodman.

Film Rodman itu sejatinya akan diputar 25 Januari mendatang di festival film Slamdance, dan Rodman disinyalir takkan membuat konferensi pers mengenai film tersebut. Namun menurut Deadline, semuanya dapat berubah jika teatrikal film itu banyak diputar di seluruh dunia.