De Gea

De Gea Tak Ingin Bicarakan Kegagalannya Pindah ke Madrid

BeritaBintang – Penjaga gawang Manchester United, David de Gea, nyaris saja bergabung dengan Real Madrid pada jendela transfer musim panas 2015 lalu. Namun sayang, kesalahan yang terjadi dari United membuat transaksi keduanya gagal.

Usai kegagalan tersebut, De Gea sempat diberitakan sangat kesal dengan Manchester United. Namun tak lama kemudian, penjaga gawang Timnas Spanyol tersebut memutuskan untuk memperpanjang kontrak dengan tim yang bermarkas di Old Trafford itu.

Kini, De Gea tampaknya sudah tak ingin membicarakan kegagalan tersebut. Baginya, terlalu banyak orang yang berbicara tetapi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kini, dirinya memutuskan untuk fokus bersama Manchester United dan meraih banyak gelar.

“Banyak orang berbicara tetapi mereka hanya tahu sedikit tentang apa yang sebenarnya terjadi,” ujar De Gea seperti diberitakan Bintangbola.co, Sabtu (4/6/2016).

“Saya tahu bagaimana itu terjadi. Tetapi akan sangat tidak hormat ketika orang akan menggunakan perkataan saya. Saat ini saya memiliki tiga tahun kontrak dan memiliki keinginan untuk meraih gelar lebih banyak,” tandasnya.

De Gea Bukan Orang

BeritaBintang – Usai tampil heroik di pertandingan semifinal FA Cup, David de Gea banjir pujian. Kali ini, sanjungan datang dari Ander Herrera yang menyatakan kompatriotnya itu adalah penjaga gawang terbaik di dunia.

De Gea memiliki peran penting saat menghadapi Everton di Wembley. Kiper internasional Spanyol tersebut sempat menyelamatkan tendangan penalti Romelu Lukaku, dan peluang emas Gerard Deulofeu.

United pun akhirnya menang dengan skor 2-1 berkat gol telat Anthony Martial. Lolosnya United ke partai final semakin spesial karena De Gea masuk Team of the Year Premier League 2015-2016.

“Apa yang bisa saya katakan? Saya tidak objektif. Dia adalah kiper nomor satu dunia. Di Inggris, Anda sudah tahu itu, tapi di dunia Anda akan memikirkan nama-nama lain. Tapi, saya tidak demikian. Ketika kami memenangi gelar, saya pikir dia akan lebih terkenal,” kata Herrera, seperti dilansir BeritaBintang, Senin (2/4/2016).

“Dia memiliki talenta spesial. Ketika Anda lahir dengan kualitas dan kemampuan, berarti Anda beruntung. Kami adalah manusia biasa yang harus bekerja lebih keras. Tapi, dia tidak,” jelasnya.

Puja-puji untuk De Gea

BeritaBintang –David de Gea tampil cemerlang untuk membantu Manchester United mengalahkan Everton sehingga maju ke final Piala FA. Tak ayal, kiper Spanyol itu banjir pujian.

MU ke partai puncak usai mengandaskan Everton 2-1 dalam pertarungan di Stadion Wembley, Sabtu (23/4/2016). Anthony Martial menentukan kemenangan The Red Devils dengan gol di masa injury time.

Marouane Fellaini lebih dulu membuka keunggulan MU di babak pertama. Lalu, The Toffees menghidupkan peluang setelah bek MU Chris Smalling membobol gawangnya sendiri di babak kedua.

Kamusjudi.com mencatat, MU memang lebih dominan daripada Everton. Dengan 54 persen penguasaan bola, pasukan Louis van Gaal ini mampu menciptakan total 22 percobaan [7 on target] berbanding 16 percobaan [8 on target] milik Everton.

De Gea berhasil melakukan tujuh penyelamatan dari delapan percobaan Everton yang mengarah ke gawang. Kiper berusia 25 tahun ini juga berhasil menepis bola eksekusi penalti Romelu Lukaku di awal babak kedua.

“De Gea melakukan penyelamatan penalti yang hebat,” seru kapten MU Wayne Rooney kepada Berita Bintang. “Kecepatan saat bola ditendangan menunjukkan bahwa dia punya lengan yangkuat, dan Everton mesti mengejar momentum saat itu.”

“Dia adalah salah satu alasan mengapa kami bisa ada di final ini.”

“Kupikir bukan penaltinya yang buruk, tapi David sudah tampil sensasional pada hari ini — berapa kali kami mesti mengatakannya dalam beberapa tahun terakhir?” timpal gelandang senior MU Michael Carrick.

“Dia terus menjaga kami dalam pertandingan lagi, dia selalu melakukan apa yang kami harapkan tentang dia. Mudah-mudahan dia tidak akan sesibuk ini di antara hari ini sampai akhir musim!” ucap dia.

Manajer MU Louis van Gaal tampak tidak menyangka De Gea akan menggagalkan penalti Everton. Berkaca pada latihan penyelamatan penalti di sesi latihan tim sebelumnya.

“Kemarin kami menjalani latihan dengan penalti. Sebanyak 20 penalti diambil — Sergio Romero bisa menyelamatkan satu dan David de Gea nol. Tapi hari ini adalah yang paling penting,” cetus pelatih asal Belanda ini.

Insigne Buat Publik Stadio Friuli Bergemuruh

BeritaBintang  Lorenzo Insigne! Akhirnya mampu membuka keunggulan untuk Italia melalui golnya di menit 67. Memanfaatkan sodoran matang dari Giaccherini, bomber andalan Napoli itu melepaskan sepakan sembari menjatuhkan badannya yang gagal diamankan oleh De Gea. Italia 1-0 Spanyol.

Susunan Pemain

Italia (3-4-3): Buffon; Darmian, Bonucci, Astori; Florenzi, Motta, Parolo, Giaccherini; Candreva, Pelle (Zaza 60’), Eder (Insigne 51).

Pelatih: Antonio Conte

Spanyol (4-4-2): De Gea; Juanfran, Pique, Ramos (Nacho 46’), Azpilicueta; San Jose, Fabregas, Thiago, Mata (Isco 46’); Morata, Aduriz.

Pelatih: Vicente Del Bosque

Gol Hazard Pecahkan Dominasi United

BeritaBintangLONDON – Pekan ke-33 Premier League disuguhi oleh pertandingan big match antara Chelsea dan Manchester United di Stamford Bridge. United mendominasi dengan total 70-30 persen dibanding Chelsea, namun justru tim tuan rumah yang unggul di babak pertama via sepakan Hazard di menit 37.

Babak Pertama

Pertandingan berjalan dengan tempo cepat di menit-menit awal. Chelsea langsung menggebrak dengan melakukan penetrasi dari sisi kiri yang dikomandoi oleh Eden Hazard. Namun rapatnya barisan pertahanan United masih mampu membendung serangan.

Setan Merah balas menyerang. Kesempatan emas datang pada menit kelima ketika Wayne Rooney yang berdiri bebas menerima umpan terukur dari pemain yang baru direkrut dari Southampton, Luke Shaw. Sayang tendangan Wazza – sapaan Rooney – masih melebar.

Penetrasi dari sisi kiri terus dilakukan oleh pasukan Jose Mourinho. Pada menit ketujuh, operan cerdik Hazard ke Cesc Fabregas hampir saja membuahkan gol. Namun lagi-lagi kesigapan De Gea berhasil memupuskan kesempatan Chelsea.

Pertandingan berlangsung cukup imbang di 10 menit awal. jual beli serangan terus dilakukan secara bergantian oleh kedua kubu. Namun memasuki 20 menit pertandingan, pasukan Loius van Gaal terus memberikan tekanan.

Pada menit ke 29 Chelsea kembali mendapatkan kesempatan melalui free kick Drogba. Namun tendangan pemain Pantai Gading tersebut hanya membentur pemain United. Setelah sabar menysun serangan, akhirnya gol datang pada menit ke 37.

Berawal dari operan cerdik Oscar, Hazard yang menerima umpan memanfaatkan celah kosong di pertahanan United. Dengan tenang mantan pemain Lille tersebut menceploskan bola ke gawang De Gea. Gol Hazard sekaligus membawa The Blues unggul di paruh pertama.