Daripada Demo

Demokrat: Anytime Kita Siap Ketemu Pak Jokowi

BeritaBintangDemokrat: Anytime Kita Siap Ketemu Pak Jokowi

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang menyatakan Presiden Joko Widodo telah siap bertemu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hinca menuturkan, apabila kabar itu benar, maka orang nomor satu di partai berlambang bintang mercy itu siap kapan saja untuk bertemu dengan Presiden.

Anytime kita siap bertemu dengan Pak Jokowi,” ujarnya di Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

[Baca Juga -“Ketua KPU DKI: Daripada Demo, Lebih Baik Berdoa di Rumah“]

Ia menambahkan, dalam pertemuan nanti SBY akan mengklarifikasi segala informasi tentang dirinya yang tidak benar. Agar semuanya menjadi jelas dan untuk kemajuan bangsa yang lebih baik.

“Kita ingin semuanya menjadi terang benderang, sehingga permasalahan ini cepat selesai,” imbuhnya.

Menurutnya, tak perlu orang nomor satu di Partai Demokrat itu menyampaikan surat resmi untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. Sebab, kata dia, pihaknya juga sudah melakukan komunikasi dengan pihak istana, tapi tidak muncul ke publik.

“Saya kira pesan melalui konferensi pers lalu sudah lebih bermakna, ketimbang mengirim surat formal,” tandasnya.

Ketua KPU DKI: Daripada Demo, Lebih Baik Berdoa di Rumah

BeritaBintangKetua KPU DKI: Daripada Demo, Lebih Baik Berdoa di Rumah

Masa tenang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta seluruh elemen masyarakat dilarang untuk menggelar aksi demonstrasi. Adapun masa tenang akan diterapkan sejak 12-14 Februari 2017.

“Intinya tidak boleh, berdoa di rumah sajalah,” kata Ketua KPU DKI Sumarno saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Alasannya, kata Sumarno, hal tersebut bisa mengganggu jalannya ketertiban dan keamanan dari pilkada itu sendiri.

[Baca Juga –“Polisi Harus Memeriksa HP SBY”]

Tak hanya demo yang dilarang, Sumarno mengajak seluruh kandidat yang bertarung dalam Pilgub DKI Jakarta tak melakukan kampanye saat masa tenang.

“Selama minggu tenang tidak boleh ada kegiataan yang bersifat kampanye dari paslon bahkan masyarakat,” ujar Sumarno.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan, hingga saat ini belum ada informasi dari elemen masyarakat yang akan menggelar demonstrasi.

Namun, sambung Argo, akan ada komunikasi lebih lanjut mengenai apakah demonstrasi di masa tenang diizinkan untuk dilaksanakan dengan pihak penyelenggara pemilu.

“Nanti kita lihat undang-undang bagaimana boleh atau tidak nanti KPU yang bicara,” ujar Argo.