Dapatkah Anda

Pengakuan Perempuan Dengan Dua Vagina dan Dua Rahim

BeritaBintang –Seorang perempuan di Inggris mengaku memiliki dua alat kelamin, dan dua rahim. Perempuan yang dirahasiakan namanya ini mengatakan ia terlahir dalam kondisi didelphys uterus lengkap.

“Saya di usia 20-an dan memiliki dua uteri, dua serviks, dan dua vagina. Ini saya ketahui saat berusia 16 tahun dan saya telah diberitahu saya bisa hamil di kedua rahim yang saya miliki,” ujarnya.

Pengakuannya tak ayal mengundang tanya bagi khalayak. Berikut adalah jawabannya atas beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan:

1. Bagaimana Anda mengetahui tentang hal itu?
“Ketika saya berusia 13 tahun saya harus menjalani operasi pada usus saya. Ketika saya keluar dari operasi, orang tua saya diberitahu untuk membawa saya ke bagian ob/gyn karena ada sesuatu yang salah dengan sistem reproduksi saya. Pemeriksaan yang dilakukan bagian ob/gyn menunjukkan saya memiliki dua vagina dan dua serviks. Kami memutuskan untuk melakukan laparoskopi eksplorasi.”

2. Bagaimana kehidupan seks Anda?
“Kehidupan seks saya adalah baik. Itu tergantung yang vaginanya ditembus. Vagina saya berdampingan dan sisi kiri sakit ketika menembus karena lebih kecil.

3. Apakah ini mempengaruhi orgasme Anda?
“Setahu saya, saya G-spot ditutupi oleh septum sehingga saya hanya dapat memiliki orgasme klitoris dan orgasme serviks.

4. Apa reaksi orang-orang ketika tahu Anda memiliki dua vagina?
“Percaya tidak percaya, dan membuatnya bertanya-tanya seperti apa dan bagaimana itu terjadi. Ini menyenangkan untuk dibicarakan.”

5. Apa reaksi pasangan Anda?
“Dia terkejut pada awalnya, tetapi dia tidak menyadarinya ketika kita bercinta. Tapi, kadang seks dapat menjadi tidak nyaman karena sisi kiri kecil.

6. Bagaimana siklus menstruasi Anda?
“Saya memiliki dua saluran tuba, satu terhubung dengan uterus. Jadi, saya menstruasi sebulan sekali.”

7. Apakah Anda perlu dua tampon?
“Dokter saya mengatakan saya harus menggunakan dua tampon pada satu waktu, tapi itu agak konyol jadi saya hanya menggunakan satu tampon.

8. Apakah Anda memiliki vagina yang normal?
“Ini terpisah sekitar satu inci ke dalam vagina saya. Apakah itu masuk akal?”

9. Dapatkah Anda bisa hamil dua kali, oleh dua orang?
“Jika itu adalah malam yang sama saya kira bisa. Tapi, setelah saya hamil di dalam satu vagina maka periode saya akan berhenti secara bersama-sama karena faktor hormonal.

10. Apa hal terbaik dan terburuk tentang memiliki dua vagina?
“Saya kira hal terburuk adalah seks dapat menjadi tidak nyaman karena sisi kiri kecil. Yang terbaik adalah merasa menjadi unik. Selain itu ada benar-benar tidak yang beda.

“Smartphone” Bisa Membunuh Kehidupan Seks?

BeritaBintang – Frekuensi bercinta di antara pasangan menikah terus menurun.

Dapatkah Anda mengingat kapan terakhir kali Anda merasa begitu bergairah saat bercinta dengan pasangan? Jika ternyata itu sudah lama sekali, maka cobalah periksa seberapa sering Anda menggunakan telepon pintar atau gawai dan membawa berbagai perangkat elektronik ini ke kamar tidur?

Ya, penelitian terbaru mengungkap bahwa penggunaan gawai ataupun telepon pintar dapat mengakibatkan menurunnya kehidupan seks.  Profesor David Spiegelhalter dari Cambridge University, dalam buku barunya yang berjudul Sex By Numbers menyebut saat ini, banyak pasangan di Inggris berhubungan seks rata-rata hanya 3 kali sebulan.

Hal ini menurun dibandingkan dengan 4 kali dalam sebulan, menurut penelitian serupa yang dilakukan pada tahun 2000, dan lima kali sebulan pada tahun 1990.

Profesor Spiegelhalter mengatakan, meskipun sulit untuk dijabarkan penyebab yang jelas, satu kemungkinannya adalah perkembangan teknologi yang memungkin orang membawa pulang pekerjaan mereka ke rumah. Perubahan yang sangat cepat dalam teknologi telepon menjadi pemicu utama dari kondisi ini.

“Orang-orang memeriksa email mereka sepanjang waktu, Anda tidak lagi melakukan hal ini dalam waktu kosong seperti di masa dulu,” ujarnya.

Dalam bukunya, Spiegelhalter juga menunjukkan celah rata-rata dari sejumlah pasangan seksual, di mana lelaki mengklaim memiliki 14 kali waktu melihat smartphonenya, dan perempuan mengaku hanya 7 kali.

Ia menegaskan, hal ini memang belum bisa dipastikan. Tetapi secara matematis penjelasan ini bisa berkaitan.