Dan Stevens

Berkat Beauty and the Beast, Emma Watson Dibayar Miliaran Rupiah

BeritaBintangBerkat Beauty and the Beast, Emma Watson Dibayar Miliaran Rupiah

Film Beauty and the Beast telah tiba di layar bioskop seluruh dunia termasuk Indonesia. Berkat penayangannya di banyak negara, film yang dibintangi Emma Watson ini meraup US$60 juta (sekitar Rp 800,8 miliar) hingga Jumat (17/3/2017) sore, seperti disampaikan Agen Bola, Senin (20/3/2017).

Andai pendapatan Beauty and the Beast terus bertambah, maka otomatis Emma Watson akan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak berkat aktingnya sebagai Belle di film besutan Disney itu. Bahkan, pendapatan yang diterima Emma juga sudah diumumkan.

[ Baca Juga : ” Zayn Malik Munculkan Lagu Misterius ” ]

Kabarnya, Emma Watson menerima bayaran di muka sebanyak US$3 juta atau sekitar Rp 40,04 miliar. Pendapatannya masih bisa bertambah lagi, tergantung bagaimana performa Beauty and the Beast di bioskop. Andai film tersebut bisa setara dengan Maleficent yang dibintangi Angelina Jolie, US$759 juta (Rp 10,1 triliun) di seluruh dunia, maka pendapatan Emma bisa mencapai lebih dari US$15 juta (Rp 200,2 miliar).

Optimisme Disney terhadap Beauty and the Beast rupanya sudah terlihat. Belum juga sepekan tayang, Disney diam-diam tengah mempertimbangkan sekuel film yang turut dibintangi oleh Dan Stevens ini.

Salah satu sumber terdekat Disney menyebutkan bahwa rencana sekuel Beauty and the Beast juga didasari dari besarnya pendapatan di penayangan perdana film ini. Rasa antusiasme dari penonton, membuat Disney tak ingin melepaskan kesempatan ini dan berniat merilis sekuelnya antara 2019 atau 2020.

“Mereka ingin semua orang kembali untuk cerita asli. Ini adalah tahap berikutnya dari apa ingin dilakukan Disney dengan sekuel live-action mereka terhadap animasi klasik mereka,” ujar sumber tersebut menyampaikan.

Beauty and the Beast yang sudah bisa ditonton di bioskop seluruh Indonesia, aslinya diadaptasi dari cerita klasik abad ke-18. Film animasinya digarap Disney dan rilis pada 1991 lalu. Beberapa lanjutan film animasi juga sempat dibuat, namun hanya dirilis melalui video rumahan.