COTA

Sport of The Week: Keperkasaan Marc Marquez di Sirkuit Austin

BeritaBintangSport of The Week: Keperkasaan Marc Marquez di Sirkuit Austin

Tim Repsol Honda, Marc Marquez, tampaknya akan kembali menguasai GP Amerika Serikat 2017 yang akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin. Pasalnya, jika menilik pada catatan terakhir di MotoGP, Marquez selalu memenangi GP Amerika Serikat yang sudah berlangsung sejak 2013.

Memulai debut di MotoGP pada 2013, kemenangan pertama yang diraih Marquez adalah di sirkuit sepanjang 5,5 km. Bahkan semenjak itu dominasi Marquez dan sirkuit tersebut tak ada yang mampu menghentikannya.

[ Baca Juga : ” Bikin Kecewa, Jadwal Rilis Insidious 4 Diundur hingga ” ]

Pada 2014, The Baby Alien –julukan Marquez- kembali keluar menjadi juara setelah berhasil mengalahkan persaingan rekan satu timnya yakni Dani Pedrosa. Pada 2015, pembalap asal Spanyol itu keluar sebagai juara setelah menghentikan perlawanan dari Andrea Dovizioso dan Valentino Rossi.

Sementara pada 2016, dominasi Marquez tak mampu terbendung. Jorge Lorenzo yang saat itu memberikan persaingan kepadanya tak mampu menghentikan aksi gemilang dari pembalap berusia 23 tahun itu.

Lalu pada musim ini, Marquez sedikit memberikan sinyal akan sekali lagi menguasai COTA. Pasalnya, ia kembali berhasil meraih pole position untuk yang kelima kalinya. Akankah musim ini, ia mampu merebut kemenangan di GP Amerika Serikat untuk yang kelima kalinya juga? Menarik untuk ditunggu. di kutip dari AGEN BOLA

Sport Board: Pernah Gagal Finis di Austin, Rossi Bakal Balas Dendam Tahun Ini

BeritaBintangSport Board: Pernah Gagal Finis di Austin, Rossi Bakal Balas Dendam Tahun Ini

Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, memang telah tampil memukau di dua race MotoGP 2017 yang telah digelar. Di GP Qatar, Rossi berhasil menempati podium ketiga di akhir lomba.

Lalu raihan semakin gemilang ditunjukkan pembalap berdarah Italia itu di Argentina dengan menempati posisi sebagai runner-up. Di race ketiga MotoGP musim ini yang akan digelar di Circuits of The Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat, Rossi berharap bakal melanjutkan tren positifnya.

[ Baca Juga : ” Nih Daftar Lengkap Nominasi Indonesian Movie Actors Awards 2017 ” ]

Apalagi keinginan Rossi untuk menempati podium sangatlah besar. Sebab, The Doctor –julukan Rossi– harus gagal finis di COTA pada musim lalu. Bahkan, Rossi menyebut kegagalannya musim lalu sedikit membebani dirinya.

Namun, Rossi berjanji akan mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menebus dosanya musim lalu. Apalagi, Rossi mengaku sangat senang jika balapan di atas lintasan yang memiliki panjang 5,5 km tersebut.

Sebab, atmosfer para pendukungnya sangat terasa di Austin. Oleh karena itu, Rossi tak ingin membuat para pendukungnya yang telah rela menyaksikan balapan itu kecewa dengan hasil minor yang diraihnya. AGEN BOLA

Rossi Ingin Hapus Mimpi Buruk

BeritaBintangRider gaek Movistar Yamaha, Valentino Rossi ingin menghapus mimpi buruk yang dialaminya saat mengaspal di Circuit of the America pada pada Senin (11/4/2016). Kini ia bertekad ingin meraih finis kala mengaspal di Sirkuit Jerez pada akhit pekan ini.

Seperti diketahui, Rossi terjatuh dari kuda besinya saat perlombaan baru berjalan tiga putaran. Tak ayal, ia sedikit mengalami masalah pada ban Michelin yang digunakannya.

Kini Rossi mengaku optimistis bisa meraih podium di Sirkuit Jerez. Sebab ia menilai lintasan tersebut sangat berbeda dari tiga grand prix sebelumnya.

“Saya sangat senang kami kembali di Eropa. Saya tidak beruntung saat balapan di COTA, tapi kita harus melihat sisi positifnya. Kini kami melewati akhir pekan yang bagus dengan membuat beberapa kemajuan,” kata Rossi menukil Berita Bintang, Kamis (21/4/2016).

“Sekarang kita akan pergi ke Jerez. Lintasan ini sangat saya sukai,karena berbeda dengan tiga sirkuit sebelumnya pada musim ini. Kami harus bekerja dengan baik seperti di seri pertama, mencari setelan terbaik untuk ban, lantas kami harus naik ke atas podium di akhir pekan nanti,” pungkas pria berusia 36 tahun tersebut.

Jelang Pensiun, Bridgestone Rilis Daftar Lap Tercepat

BeritaBintang –   Perusahaan ban asal Jepang, Bridgestone, merilis sepuluh daftar lap record selama 10 tahun berkiprah di MotoGP. Hal tersebut dilakukan menjelang berakhirnya era Bridgestone bersama MotoGP pada musim 2016.

Seperti diberitakan Bioskopsemi , Kamis (14/1/2016), rekor lap tercepat masih didominasi beberapa rider ternama seperti Marc Marquez, Jorge Lorenzo, Valentino Rossi, Dani Pedrosa, dan tak ketinggalan pembalap legenda Casey Stoner.

Bridgestone telah menjadi pemasok ban tunggal MotoGP sejak 2009. Musim 2016 posisinya Bridgestone digantikan oleh produsen ban Michelin.

Berikut ini rekor tercepat ban Bridgestone:

1. Losail: Casey Stoner Ducati 2008 (168.1km/h average speed)

2. COTA: Marc Marquez Honda 2014 (160.6km/h)

3. Argentina: Valentino Rossi Yamaha 2015 (174.7km/h)

4. Jerez: Jorge Lorenzo Yamaha 2015 (161.2km/h)

5. Le Mans: Valentino Rossi Yamaha 2015 (162.2km/h)

6. Mugello: Marc Marquez Honda 2013 (175.4km/h)

7. Catalunya: Marc Marquez Honda 2014 (166.5km/h)

8. Assen: Marc Marquez Honda 2015 (174.6km/h)

9. Sachsenring: Marc Marquez Honda 2015 (162.0km/h)

10. Indianapolis: Marc Marquez Honda 2015 (162.0km/h)

11. Brno: Dani Pedrosa Honda 2014 (167.6km/h)

12. Silverstone*: Dani Pedrosa Honda 2013 (174.1km/h)

13. Misano*: Jorge Lorenzo Yamaha 2015 (163.1km/h)

14. Aragon: Jorge Lorenzo Yamaha 2015 (169.0km/h)

15. Motegi*: Jorge Lorenzo Yamaha 2014 (164.0km/h)

16. Phillip Island: Marc Marquez Honda 2013 (181.7km/h)

17. Sepang: Jorge Lorenzo Yamaha 2015 (165.4km/h)

18. Valencia: Jorge Lorenzo Yamaha 2015 (157.8km/h)

Jorge Lorenzo Kaget Start di Tiga Besar

BeritaBintangAUSTIN – Joki Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo mengaku kaget bisa start dari posisi tiga di MotoGP Amerika Serikat yang akan digelar di Circuit of The Americas (COTA), Minggu (12/4/2015). Meski kondisinya kurang fit karena terserang bronkitis, X-Fuera di luar dugaan tampil cukup impresif di sesi kualifikasi.

Walaupun harus menenggak antibiotik sebelum memulai sesi kualifikasi, tapi rider asal negeri Matador itu berhasil mengamankan posisi ketiga di belakang Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. Juara dunia MotoGP dua kali itu mencatatkan waktu terbaik 2 menit 2,540 detik, hanya terpaut 0,405 detik dari Marquez.

Lorenzo pun mengaku kaget namun sangat puas karena sebelumnya hanya menargetkan lima besar di sesi kualifikasi. Kendati demikian, rider yang juga pernah dua kali menjuarai kelas 250cc ini yakin betul akan menghadapi situasi yang jauh lebih sulit lagi pada balapan nanti. Apalagi, dia belum merasa kesehatannya benar-benar pulih.

“Terus terang saya kaget dengan raihan ini, karena saya hanya menargetkan lima besar. Kondisi saya masih belum fit, bahkan saya masih merasa kedinginan,” ujar Lorenzo.

“Mari kita lihat bagaimana cuaca dan kondisi saya nanti. Antibotik bekerja dengan baik, tapi saya mesti berada dalam kondisi yang benar-benar sempurna untuk balapan nanti. Marc sepertinya telah menunjukkan kualitas sebenarnya, Andrea juga terlihat menjanjikan. Akan jadi tantangan berat bagi Yamaha untuk menang di COTA,” ujar Lorenzo.

Dalam dua balapan yang dilakoninya di COTA, Lorenzo sendiri baru sekali naik podium. Pembalap yang sudah memperkuat Yamaha sejak 2008 itu itu finis ketiga di musim 2013. Sementara itu, musim lalu Lorenzo hanya bisa finis di urutan 10 setelah sempat melakukan jump start yang menggemparkan MotoGP tersebut.