Christian Horner

Kvyat Tidak Akan Menyerah Berkarier di F1

BeritaBintang – Pembalap Toro Rosso, Daniil Kvyat, menegaskan tidak akan menyerah untuk tetap berkarier di Formula One (F1). Pernyataan tersebut ia sampaikan di tengah spekulasi yang menyatakan jika dirinya akan dibuang oleh Tim Red Bull pada akhir musim ini.

Penampilan Daniil Kvyat di awal gelaran F1 2016 sebenarnya cukup mengesankan. Bahkan, pembalap berkebangsaan Rusia ini sempat meraih podium ketiga ketika tampil di Grand Prix (GP) China.

Akan tetapi gaya membalap yang kontroversi di sejumlah seri F1 2016 membuat Kvyat harus rela turun kasta dari Tim Red Bull ke Torro Rosso. Sejak bersama Torro Rosso, Kvyat justru kerap menuai hasil kurang memuaskan di beberapa balapan terakhir.

“Saya mendapat hasil maksimal dari mobil, dan itu merupakan hal yang sangat positif. Saya rasa harus terus melakukan pendekatan ini. Saya pikir di paruh kedua musim ini, situasi harusnya jauh lebih baik,” tutur Kvyat, sebagaimana diberitakan Panduan Judi Online, Rabu (3/8/2016).

“Banyak orang yang mengenal saya, termasuk Christian Horner yang telah menemani saya dalam beberapa minggu terakhir. Namun, semua orang pasti memiliki waktu yang sulit. Dan, sekarang adalah waktu tersulit saya,” tambahnya.

Red Bull Mampu Bersaing dengan Ferrari

BeritaBintang –Ketua Tim Red Bull, Christian Horner, yakin timnya mampu bersaing dengan tim seperti Ferrari. Sebab pilot andalannya yakni Daniel Ricciardo meraih hasil positif pada seri perdana GP Australia.

Pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Albert Park, Melbourne, persaingan ketat terjadi antara Ricciardo dengan Sebastian Vettel yang mengendarai Ferrari. Kendati tak mampu menembus posisi ketiga, jet darat yang berbasis di Inggris tersebut memiliki selisih waktu sekira 15,3 detik dengan tim kuda jingkrak tersebut.

Atas fakta tersebut, Horner yakin mesin RB12 yang digunakan Red Bull mampu berbicara banyak dalam persaingan di lintasan. Syaratnya, Daniel Ricciardo dan Daniil Kvyat wajib menghilangkan keraguan dalam dirinya.

“Ferrari tak terlalu jauh di depan. Jadi, kalau kami bisa terus berusaha, bukan tak mungkin kami bisa mendekati mereka,” ungkap Horner mengutip AutoSport, Rabu (23/3/2016).

“Sasis bekerja dengan baik dan kinerja ban juga sangat bagus. Saat Ricciardo menghilangkan keraguannya, ia bisa mencatat waktu yang sama seperti Vettel. Jadi ada beberapa fakta yang mengembirakan,